Sandi Kotak
Sandi Kotak Asal Usul Sandi Sejak tahun 3000 SM masa kerajaan Babilonia, para arkeolog telah menemukan tulisan cuneiform. Tulisan ini berupa kode rahasia yang ditulis di kepala seorang budak botak karena dicukur. Jika rambut tumbuh barulah kemudian pesan disampaikan kepada penerima. Sesampainya ditempat penerima rambut budak ini akan kembali dicukur untuk melihat pesan yang dikirim oleh pengirim pesan. Meski rumit metode ini terbilang berhasil. Seorang kaisar dengan nama Julius Caesar membuat sebuah sandi dengan cara sistem sebuah loncatan dalam huruf romawi. Contoh jika ia menuliskan huruf A maka menjadi F, dari A loncat ke lima huruf yang menjadi F dan seterusnya. Sampai saat ini masih digunakan sebagai pengatar pesan rahasia. Fungsi Sandi Berfungsi supaya setiap pesan rahasia yang ingin disampaikan aman terkendali, seperti dalam kegiatan kepramukaan dalam hikeing, camping, kemah dan lain sebagainya.