Materi BTQ Kelas 5 Semester 1 & 2 Kurmer

Materi BTQ Kelas 5 Semester 1 & 2 Kurmer

Berikut adalah ringkasan materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) untuk kelas 5 SD/MI sepanjang Semester 1 dan 2 berdasarkan panduan umum Kurikulum Merdeka.

Pada tingkatan kelas 5, fokus utama adalah memperdalam hukum bacaan (tajwid) yang lebih kompleks, meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur'an, serta melatih penulisan ayat secara bersambung dengan rapi.

Materi Semester 1

Pada semester ganjil, pembelajaran biasanya dititikberatkan pada penguasaan hukum bacaan Nun Sukun/Tanwin tingkat lanjut serta pengenalan beberapa hukum Mim Sukun.

1. Hukum Bacaan Idgham (Bighunnah & Bilaghunnah)

  • Idgham Bighunnah: Memasukkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin ke dalam huruf sesudahnya dengan disertai dengung (ghunnah), jika bertemu huruf: ي, ن, م, و (ya, nun, mim, wawu).

  • Idgham Bilaghunnah: Memasukkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin tanpa disertai dengung, jika bertemu huruf: ل, ر (lam, ra).

  • Praktik: Membaca dan mengidentifikasi contoh-contohnya dalam juz amma (misalnya dalam Q.S. Al-Lahab atau Al-Humazah).

2. Hukum Bacaan Iqlab dan Ikhfa' Haqiqi

  • Iqlab: Mengubah bunyi Nun Sukun atau Tanwin menjadi bunyi Mim (m) disertai dengung jika bertemu huruf ب (ba).

  • Ikhfa' Haqiqi: Menyandarkan atau menyamarkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin jika bertemu dengan 15 huruf ikhfa' (seperti ت, ث, ج, د dll.).

  • Praktik: Menuliskan perubahan bunyi lafal Iqlab (biasanya ditandai dengan mim kecil di atas ayat).

3. Hukum Mim Sukun (م)

  • Ikhfa' Syafawi: Mim sukun bertemu huruf ب (ba), dibaca samar dengan dengung di bibir.

  • Idgham Mimi / Mutamatsilain: Mim sukun bertemu huruf م (mim), dibaca lebur dengan dengung.

  • Izhar Syafawi: Mim sukun bertemu dengan semua huruf hijaiyah selain ب dan م. Dibaca jelas di bibir tanpa dengung.

4. Menulis Kalimat Al-Qur'an (Khat)

  • Aturan menyambung huruf-huruf hijaiyah yang mengalami perubahan bentuk di awal, di tengah, dan di akhir kalimat.

  • Menyalin potongan ayat pendek dari Q.S. Al-Ma'un atau Q.S. Al-Fil.

Materi Semester 2

Pada semester genap, materi berkembang ke hukum bacaan mad (pemanjangan suara), hukum Lam Jalalah, serta pengenalan tanda-tanda waqaf (tempat berhenti membaca).

1. Hukum Bacaan Mad (Dasar-Dasar Mad Far'i)

  • Mengulang kembali Mad Thabi'i (Mad Asli) sebagai fondasi.

  • Mad Wajib Muttasil: Mad Thabi'i bertemu dengan hamzah (ء) dalam satu kata (dibaca 4-5 harakat).

  • Mad Jaiz Munfasil: Mad Thabi'i bertemu dengan hamzah (ء) di lain kata/kata yang berbeda (dibaca 2, 4, atau 5 harakat).

2. Hukum Bacaan Lam Jalalah (Lafal Allah)

  • Tafkhim (Tebal): Lafal Allah yang didahului oleh harakat fathah atau dhammah (contoh: Rasulullah, Wallahu). Dibaca tebal menjerengkan mulut.

  • Tarqiq (Tipis): Lafal Allah yang didahului oleh harakat kasrah (contoh: Bismillah). Dibaca tipis.

3. Mengenal Tanda Waqaf dan Washal

  • Belajar kapan harus berhenti (waqaf) dan kapan harus lanjut membaca (washal) agar tidak merusak makna ayat.

  • Tanda penting seperti:

    •  م (Waqaf Lazim): Harus berhenti.

    •  لا (Waqaf La Taqif): Tidak boleh berhenti.

    •  ج (Waqaf Jaiz): Boleh berhenti, boleh lanjut.

4. Menulis Huruf Hijaiyah Berharakat Panjang

  • Praktik menulis ayat yang mengandung hukum bacaan Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfasil dengan kaidah penulisan Arab yang benar (menggunakan garis buku sebagai acuan huruf yang menggantung atau di atas garis).

Target Capian Kelulusan Kelas 5

Dalam Kurikulum Merdeka, asesmen tidak hanya berpatokan pada teori, melainkan pada kemampuan esensial:

  1. Fashohah: Lancar dan benar dalam melafalkan makhorijul huruf.

  2. Tajwid: Mampu membedakan kapan harus mendengung (ghunnah), membaca jelas (izhar), atau memanjangkan suara (mad).

  3. Imla'/Khat: Mampu menyalin 1–2 potongan ayat Al-Qur'an secara mandiri tanpa salah menyambung huruf.


Komentar