Modul Ajar OJT 3 Koding KA _Uyun_Kelompok A

 

MODUL AJAR

PEMANFAATAN KECERDASAN ARTIFISIAL

 

 

A. INFORMASI UMUM

Nama Penyusun                : Uyun, S.Pd.I

Satuan Pendidikan           : SDN 1 Jayamekar

Mata Pelajaran      : Koding KA (diintegrasikan dengan PPKn dan Bahasa Indonesia) Kelas/Fase                         : 5/C

Alokasi Waktu                  : 1 x 20 menit (1 pertemuan)

 

Kompetensi Awal

: Siswa sudah mengenal dan pernah menggunakan perangkat digital seperti smartphone atau komputer.

Profil Pelajar Pancasila

ØBernalar Kritis: Mengidentifikasi tantangan dan manfaat penggunaan AI.

Ø Mandiri: Bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi AI dengan aman.

Ø Kreatif: Memberikan ide atau gagasan terkait pemanfaatan AI.

Ø Gotong Royong: Aktif berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah.

Sarana dan Prasarana

Ø Laptop & Proyektor/Papan Tulis Interaktif

Ø Koneksi Internet (jika memungkinkan)

Ø Gambar atau video pendek contoh AI (Asisten Virtual, Filter Kamera, dll.)

Ø Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Target Peserta Didik

: Peserta Didik  Fase C (Kelas 6)

Model Pembelajaran

: Problem-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah)

 

B. KOMPONEN INTI

1. Tujuan Pembelajaran

Siswa dapat menerapkan pemahaman mengenai tantangan dalam pengembangan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam kehidupan sehari-hari.

2. Capaian Pembelajaran

Pada akhir pembelajaran, siswa diharapkan mampu:

1)    Menjelaskan contoh pemanfaatan Kecerdasan Artifisial dalam kehidupan sehari-hari.

2)    Mengenali strategi dasar untuk mengatasi tantangan dalam penggunaan AI.

3)    Menjelaskan cara aman menggunakan teknologi Kecerdasan Artifisial.

3. Pemahaman Bermakna

AI adalah alat bantu yang hebat, tetapi seperti alat lainnya, kita harus tahu cara kerjanya, batasannya, dan cara menggunakannya dengan bijak dan aman agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

4. Pertanyaan Pemantik

1) Sebuah AI (Kecerdasan Artifisial) seperti Asisten Google terkadang bisa memberikan jawaban yang salah. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan alasan atau tantangan nyata terkait hal tersebut?

2) Jika sebuah game memintamu untuk mengizinkan akses data pribadimu (seperti kontak, lokasi, atau file), apakah itu aman? Mengapa? (Pilih  jawaban yang paling akurat)

Pilihan Jawaban:

  Link Tugas: https://forms.gle/2zuKrU5aZEm88Rq76

5. Kegiatan Pembelajaran

Tahapan

Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

1)    Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran.

2)    Apersepsi: Guru menampilkan gambar filter kamera di media sosial atau ikon asisten suara. "Siapa yang membuat gambar ini jadi lucu? Ada 'otak pintar' di dalamnya yang disebut AI."

3)    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu siswa.

 2 Menit

Kegiatan Inti

Fase 1: Orientasi Siswa pada Masalah

  • Guru menyajikan sebuah cerita masalah sederhana: "Adi sangat senang menggunakan aplikasi AI untuk membuat gambar. Suatu hari, ia meminta AI menggambar 'seorang profesor', tetapi AI selalu menggambar seorang kakek tua berkacamata. Adi bingung, kenapa AI tidak pernah menggambar profesor yang masih muda atau seorang perempuan?"

Fase 2: Mengorganisasi Siswa

  • Siswa dibagi menjadi 4 kelompok kecil.

Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi masalah-masalah berbeda terkait tantangan AI.

Fase 3: Membimbing Penyelidikan Kelompok

  Guru menjelaskan tugas di LKPD. Setiap kelompok akan fokus pada satu "Tantangan AI":

Ø Kelompok 1/A (Privasi): Sebuah aplikasi game gratis meminta izin untuk mengakses dan menggunakan data pribadimu (seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor telepon). Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau risiko keamanan nyata dari memberikan izin tersebut?. (Pilih  jawaban yang benar).

Link Tugas:  https://forms.gle/dtkQMcadTViW7vuYA

Ø Kelompok 2/B (Kebenaran Informasi): Kamu bertanya pada sebuah AI untuk tugas sekolah, tetapi kemudian kamu menyadari bahwa jawaban yang diberikannya ternyata keliru. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau risiko nyata dari mengandalkan informasi yang tidak akurat tersebut?. (Pilih  jawaban yang benar. Link Tugas: https://forms.gle/eEF7VnGGdSY73upY6

Ø Kelompok 3/C (Ketergantungan): Seorang temanmu selalu menggunakan AI untuk langsung mendapatkan jawaban PR tanpa mencoba berpikir terlebih dahulu. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau dampak negatif utama dari kebiasaan tersebut? (Pilih  jawaban yang benar). Link Tugas: https://forms.gle/SfMar8jdwPiVyPLh7

Ø Kelompok 4/D (Cara Aman Menggunakan AI):

Seiring makin canggihnya teknologi, kita perlu tahu cara aman dalam menggunakan Kecerdasan Artifisial (AI) sehari-hari. Manakah dari pilihan di bawah ini yang termasuk cara aman dan bijak dalam menggunakan AI? (Pilih  jawaban yang benar.) Link Tugas: https://forms.gle/2zuKrU5aZEm88Rq76

   Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan di LKPD. Guru berkeliling untuk membimbing dan memfasilitasi diskusi.

Fase 4: Mengembangkan & Menyajikan Hasil

    Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Mereka menjelaskan tantangannya dan ide solusinya (cara aman menggunakan AI).

Fase 5: Menganalisis & Mengevaluasi

    Guru memandu diskusi kelas untuk menarik kesimpulan dari semua presentasi.

  Bersama-sama, siswa dan guru menyusun "3 Aturan Emas Menggunakan AI dengan Aman" di papan tulis, misalnya: Jaga Data Pribadi (Privasi): Jangan berikan info penting (nama lengkap, alamat), Jangan Langsung Percaya (Kebenaran Informasi): Cek ulang informasi dari AI ke guru atau buku dan situs yang relevan. Gunakan untuk Membantu, Bukan Curang (Ketergantungan): AI untuk cari ide, bukan menyalin jawaban.

15 Menit

Penutup

Ø  Kesimpulan: Siswa menyimpulkan kembali apa itu tantangan AI dan cara aman menggunakannya.

Ø  Refleksi: Guru mengajak siswa melakukan refleksi dengan pertanyaan lisan (lihat bagian Refleksi).

Ø  Tindak Lanjut: Guru memberikan tugas pengamatan sederhana di rumah.

Ø  Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

3 Menit

 

6. Asesmen / Penilaian

Jenis Asesmen

Bentuk Instrumen

Diagnostik (Awal)

Pertanyaan lisan saat apersepsi untuk mengetahui pemahaman awal siswa tentang AI. Link Soal: https://forms.gle/2zuKrU5aZEm88Rq76

Formatif (Proses)

Ø Observasi Sikap: Lembar ceklis penilaian Profil Pelajar Pancasila (Bernalar Kritis, Mandiri, Kretif, dan Gotong Royong) saat siswa berdiskusi.

Ø Penilaian Keterampilan: Penilaian presentasi kelompok (kejelasan, kerja sama, dan relevansi solusi).

   Link Soal: https://forms.gle/dtkQMcadTViW7vuYA

Sumatif (Akhir)

Tes Tulis Singkat (Exit Ticket):

1)  Kecerdasan buatan (AI) menawarkan banyak kemudahan, namun juga datang dengan berbagai tantangan. Manakah di antara pernyataan berikut yang merupakan contoh tantangan nyata dalam penggunaan AI? (Pilih 5 jawaban yang benar,

2)  Untuk menjaga keamanan dan privasi saat menggunakan berbagai aplikasi AI, tindakan pencegahan apa saja yang sebaiknya Anda lakukan? (Pilih 5 jawaban yang benar).

Link Soal: https://forms.gle/hEqPFRQCNke2Foz4A

 

7. Refleksi

1) Refleksi untuk Siswa:

Ø Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang AI?

Ø Setelah belajar hari ini, apa yang akan kamu lakukan berbeda saat menggunakan HP atau komputer?

Ø Apakah ada bagian dari pelajaran ini yang masih membuatmu bingung?

2) Refleksi untuk Guru:

Ø Apakah semua siswa aktif berpartisipasi dalam diskusi?

Ø Apakah contoh yang diberikan mudah dipahami oleh siswa?

Ø Metode apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?

8. Tindak Lanjut

1) Kegiatan Pengayaan: Siswa yang sudah paham diminta untuk mencari satu lagi contoh penggunaan AI di rumah (aplikasi music) dan menceritakannya di pertemuan berikutnya.

2) Kegiatan Remedial: Bagi siswa yang belum memahami, guru memberikan bimbingan tambahan dengan contoh-contoh yang lebih konkret dan sederhana dengan mencoba langsung salah satu aplikasi AI yang aman bersama guru.

 

9. Lampiran-Lampiran

    Materi Pembelajaran

Hai teman-teman! Saat ini kita hidup dikelilingi oleh teknologi pintar yang disebut Kecerdasan Artifisial (AI). Anggap saja AI adalah "asisten digital" yang bisa belajar dan membantu kita. Tapi, untuk menjadi pengguna yang hebat, kita harus tahu manfaat, tantangan, dan cara aman menggunakannya.

1. Contoh Manfaat AI di Sekitar Kita

Tanpa sadar, kita sudah sering dibantu oleh AI setiap hari.

           ·  Di Rumah:

o  Rekomendasi Hiburan: Saat YouTube merekomendasikan film yang kamu suka, itu adalah kerja AI yang mempelajari tontonanmu.

o  Asisten Suara: "OK Google, apa ibukota Australia?" atau "Siri, setel alarm jam 5 pagi." Asisten suara menggunakan AI untuk mengerti dan menjawab perintahmu.

o  Filter Kamera: Filter lucu di Instagram atau TikTok yang bisa mengikuti gerakan wajahmu juga menggunakan AI.

            ·  Di Sekolah:

o  Penerjemah Bahasa: Google Translate menggunakan AI untuk menerjemahkan tugas Bahasa Inggris dengan cepat.

o  Pemeriksa Ejaan: Garis merah di bawah tulisan yang salah ketik di Microsoft Word adalah AI yang membantumu menulis lebih rapi.

·  Di Lingkungan Sekitar:

o Peta Online: Google Maps menggunakan AI untuk menemukan rute tercepat dan menghindari macet saat kamu bepergian.

2. Tantangan Hebat di Balik AI yang Pintar

Membuat AI itu sangat sulit dan punya tantangan besar. Bayangkan AI seperti robot yang harus diajari segalanya.

·  Tantangan 1: AI Bisa "Pilih Kasih" (Bias Data)

o  AI belajar dari data yang diberikan manusia. Jika data yang diberikan tidak adil, AI akan ikut tidak adil.

o  Contoh: Jika kita hanya mengajari AI dengan gambar "ilmuwan" yang semuanya laki-laki, AI akan berpikir bahwa perempuan tidak bisa menjadi ilmuwan. Ini disebut Bias Data.

·  Tantangan 2: AI Butuh "Makan" Data Super Banyak

o  Untuk mengajari AI mengenali seekor anjing, kita butuh jutaan foto anjing. Mengumpulkan data sebanyak ini sangat sulit dan mahal.

·     Tantangan 3: AI Tidak Punya Akal Sehat

o  AI pintar mengenali pola, tapi tidak benar-benar mengerti seperti manusia. Ia bisa memberikan jawaban yang aneh atau salah total (halusinasi) karena tidak punya akal sehat.

3. Cara Cerdas Mengatasi Tantangan AI (Sebagai Pengguna)

Kita tidak bisa memperbaiki kode AI, tapi kita bisa menjadi pengguna yang cerdas untuk mengatasi tantangannya.

·     Strategi 1: Jadi Detektif - Jangan Langsung Percaya! (Berpikir Kritis)

o Saat AI memberimu jawaban untuk PR, tanyakan pada dirimu: "Apakah jawaban ini masuk akal? Apakah ada yang aneh?" Jangan terima begitu saja.

·     Strategi 2: Cek Ulang Fakta! (Verifikasi)

o Ini yang paling penting. Jika AI memberimu informasi penting (misalnya tanggal sejarah atau data IPA), selalu cek ulang ke sumber tepercaya seperti buku paket, ensiklopedia, atau bertanya kepada gurumu.

·     Strategi 3: Bantu AI Belajar! (Beri Umpan Balik)

o Pernah lihat tombol jempol ke atas/bawah di YouTube atau chatbot? Gunakan itu! Saat kamu memberi tahu AI bahwa jawabannya bagus atau jelek, kamu membantunya belajar menjadi lebih baik dan lebih adil.

4. Panduan Aman dan Bijak Menggunakan AI

Menggunakan AI sama seperti berinteraksi di dunia maya, ada aturannya agar tetap aman.

·     Aturan 1: Jaga Rahasia Pribadimu!

o AI bukanlah tempat curhat untuk hal-hal rahasia. Jangan memberikan informasi pribadi seperti:

§ Nama lengkap, alamat rumah, atau nomor telepon.

§ Kata sandi (password) email atau media sosial.

§ Rahasia keluarga atau masalah pribadi.

·  Aturan 2: Waspada Hoax dan Penipuan!

o   Orang jahat bisa menggunakan AI untuk membuat berita bohong (hoax) atau pesan penipuan yang terlihat sangat asli. Jika ada pesan aneh yang memintamu meng-klik link atau memberikan data, jangan lakukan!

·  Aturan 3: Gunakan untuk Kebaikan!

o   Bijak di Sekolah: Gunakan AI untuk mencari ide, membuat ringkasan, atau belajar konsep baru. Jangan menggunakannya untuk menyontek atau copy-paste seluruh tugasmu.

o   Bijak di Rumah & Lingkungan: Gunakan AI untuk hal-hal kreatif (membuat puisi, gambar) atau membantu pekerjaan rumah. Jangan menggunakannya untuk membuat gambar ejekan atau menyakiti orang lain.

Kesimpulan Akhir: AI adalah alat yang sangat hebat untuk membantu kita belajar dan berkreasi. Tapi, ingatlah selalu bahwa kita adalah pengendali utamanya. Jadilah siswa yang cerdas dengan selalu berpikir kritis, bijak dalam menggunakan, dan aman dalam menjaga data pribadi.

 

  Soal Asesmen Diagnostik (Awal)

1) Sebuah AI (Kecerdasan Artifisial) seperti Asisten Google terkadang bisa memberikan jawaban yang salah. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan alasan atau tantangan nyata terkait hal tersebut?

Link Tugas: https://forms.gle/2zuKrU5aZEm88Rq76

A. Jawaban yang salah menandakan bahwa AI tersebut akan segera rusak.

B. Terjadi 'halusinasi', di mana AI menghasilkan informasi yang terdengar masuk akal tetapi sebenarnya tidak benar.

C. Informasi yang menjadi sumber belajar AI mengandung bias atau kesalahan.

D. AI sengaja memberikan jawaban yang salah untuk menguji pengguna.

E. AI tidak dapat memahami konteks atau nuansa dari pertanyaan yang rumit.

F. Data yang dipelajari oleh AI tidak lengkap atau sudah usang.

2) Jika sebuah game memintamu untuk mengizinkan akses data pribadimu (seperti kontak, lokasi, atau file), apakah itu aman? Mengapa? (Pilih  jawaban yang paling akurat)

Pilihan Jawaban:

A. Tidak aman, karena data tersebut dapat dijual oleh pengembang game kepada pihak ketiga seperti pengiklan tanpa sepengetahuanmu. Ini adalah model bisnis umum untuk banyak aplikasi gratis. Data pengguna diagregasi dan dijual untuk penargetan iklan.

B. Aman, selama game tersebut diunduh dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store. Meskipun toko aplikasi resmi memiliki proses peninjauan, aplikasi yang mengumpulkan data secara berlebihan atau memiliki keamanan yang lemah masih bisa lolos.

C. Tidak aman, karena jika server game tersebut diretas (mengalami data breach), informasi pribadimu bisa dicuri dan disalahgunakan oleh peretas. Game populer adalah target utama bagi peretas. Pelanggaran data dapat mengekspos jutaan data pengguna.

D. Tidak aman, karena informasi yang terkumpul (seperti nama, email, dan tanggal lahir) dapat digunakan untuk melakukan penipuan phishing atau pencurian identitas. Peretas dapat menggunakan data ini untuk membuat email atau pesan penipuan yang terlihat lebih meyakinkan.

E. Aman, karena semua pengembang game terikat oleh hukum untuk menjaga kerahasiaan data pengguna sepenuhnya. Meskipun ada undang-undang privasi (seperti GDPR atau UU PDP), implementasi dan kepatuhannya bervariasi, dan pelanggaran masih sering terjadi.

F. Tidak aman, karena game tersebut mungkin meminta izin akses yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan fungsinya (over-permissioning), sehingga mengumpulkan data yang tidak relevan. Contohnya, game teka-teki sederhana yang meminta akses ke daftar kontak atau mikrofon Anda.

G. Tidak aman, karena izin akses seperti lokasi (GPS) dapat digunakan untuk melacak pergerakan dan kebiasaanmu di dunia nyata, yang merupakan pelanggaran privasi yang serius. Data lokasi dapat mengungkapkan di mana Anda tinggal, bekerja, dan tempat yang sering Anda kunjungi.

H. Tidak aman, karena aplikasi game itu sendiri bisa jadi merupakan malware atau spyware yang menyamar, yang tujuan utamanya adalah mencuri data dari perangkatmu. Ini lebih umum terjadi pada aplikasi yang diunduh dari sumber tidak resmi, tetapi juga bisa terjadi di toko aplikasi resmi.

Kunci Jawaban dan pensekoran:

1.     B,c,e,f  = tiap Item nilai 10 x 4       = 40

2.     A,c,d,f,g,h = tiap Item nilai 10 x 6  = 60

Jumlah Total                                   = 100

 

  Rubrik Penilaian Asesmen Diagnostik (Awal)

 

FORMAT PENILAIAN ASESMEN DIAGNOSTIK AWAL

 

Mata Pelajaran          : Koding KA (Topik Projek)

Kelas/Fase                : 5 / C

Satuan Pendidikan    : SDN 1 Jayamekar

Topik                         : Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI)

 

v Tujuan Penilaian Asesmen Diagnostik (Awal)

Penilaian ini tidak bertujuan untuk memberikan nilai benar atau salah, melainkan berfungsi sebagai "peta" bagi guru untuk merancang pengajaran yang paling efektif, spesifik, adapun rinciannya yaitu:

1.   Mengidentifikasi Pengetahuan dan Keterampilan Awal (Prior Knowledge)

o Mengetahui apa yang sudah siswa ketahui dan bisa lakukan terkait materi yang akan diajarkan.

o Memastikan siswa memiliki prasyarat yang cukup untuk mengikuti pelajaran baru.

2.   Mendeteksi Miskonsepsi

o Mencari tahu adanya pemahaman yang keliru atau konsep yang salah pada diri siswa. Jika miskonsepsi ini tidak diperbaiki sejak awal, akan sulit bagi siswa untuk memahami materi baru dengan benar.

3.   Mengetahui Kesiapan Belajar Siswa

o Mengukur sejauh mana kesiapan siswa secara kognitif, afektif (minat/sikap), dan psikomotorik untuk menerima materi pembelajaran.

4.   Dasar untuk Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi

o   Dengan mengetahui kondisi awal setiap siswa yang beragam, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan mereka. Guru bisa:

§  Menyesuaikan tingkat kesulitan materi.

§  Memilih metode atau media yang paling sesuai.

§  Membentuk kelompok belajar yang efektif (homogen atau heterogen).

5.   Menentukan Titik Awal (Starting Point) Pembelajaran

o Memastikan guru memulai pengajaran dari titik yang tepat. Guru tidak perlu mengulang materi yang ternyata sudah dikuasai mayoritas siswa, dan sebaliknya, tidak langsung mengajarkan materi yang terlalu sulit jika fondasinya belum kuat.

6.   Memberikan Umpan Balik Awal

o Memberikan gambaran kepada siswa tentang apa yang akan mereka pelajari dan area mana yang mungkin perlu mereka perhatikan lebih serius.

 

B. Kriteria dan Rubrik Penilaian

Penilaian ini mengkategorikan pemahaman awal siswa ke dalam tiga level untuk setiap soal.

No. Soal

Aspek yang Diukur

Pemahaman Awal Berkembang (Skor 1)

Cukup Memahami (Skor 2)

Sangat Memahami (Skor 3)

1

Identifikasi Konsep dan Contoh AI

Tidak bisa menjelaskan konsep dan tidak bisa memberi contoh.

Bisa menjelaskan konsep secara sederhana atau hanya bisa memberi contoh yang relevan.

Mampu menjelaskan konsep secara sederhana dan memberikan contoh yang relevan (misal: Asisten Google, filter TikTok, game online).

2

Kesadaran Konteks dan Keamanan Digital

Menganggap permintaan izin itu wajar/aman dan tidak bisa memberi alasan.

Menganggap tidak wajar/aman, tetapi tidak bisa menjelaskan alasannya dengan logis.

Menganggap tidak wajar/aman dan mampu memberikan alasan logis (misal: "filter foto tidak perlu tahu lokasi kita", "takut lokasi kita disalahgunakan").

 

C. Lembar Penilaian Siswa

Nama Guru: Uyun, S.Pd.I

Tanggal: _________________

No.

Nama Siswa

Skor Soal 1

Skor Soal 2

Total Skor

Kategori Pemahaman Awal

1.

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

4.

 

 

 

5.

 

 

 

6

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

 

D. Rekapitulasi dan Tindak Lanjut Kelas

Panduan Kategori:

·     Sangat Memahami (Skor Total 100-80): Siswa memiliki dasar yang kuat.

·     Cukup Memahami (Skor Total 70-60): Siswa memiliki beberapa pemahaman dasar tetapi perlu penguatan.

·     Pemahaman Awal Berkembang (Skor Total50-10): Siswa memerlukan pengenalan konsep dari awal.

Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan Hasil:

1.   Untuk Siswa Kategori "Pemahaman Awal Berkembang":

o   Guru akan memberikan perhatian khusus di awal pembelajaran.

o   Menempatkan siswa ini dalam kelompok dengan siswa yang sudah "Sangat Memahami" untuk memicu diskusi.

o   Menggunakan contoh yang paling sederhana dan konkret (misalnya, demonstrasi langsung Asisten Suara di HP).

2.   Untuk Siswa Kategori "Cukup Memahami":

o   Siswa ini siap mengikuti pembelajaran utama.

o   Guru perlu memberikan pertanyaan pemantik saat diskusi kelompok untuk memastikan mereka memahami tantangan teknis dan keamanan secara lebih mendalam.

3.   Untuk Siswa Kategori "Sangat Memahami":

o   Siswa ini dapat diberikan peran sebagai pemimpin diskusi dalam kelompoknya.

o   Guru bisa memberikan mereka studi kasus yang sedikit lebih kompleks saat kegiatan inti untuk menantang pemikiran kritis mereka.

  Asesmen Formatif (Proses)

Ø Kelompok 1/A (Privasi): Sebuah aplikasi game gratis meminta izin untuk mengakses dan menggunakan data pribadimu (seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor telepon). Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau risiko keamanan nyata dari memberikan izin tersebut? (Pilih  jawaban yang benar)

Link Tugas: https://forms.gle/dtkQMcadTViW7vuYA

Pilihan Jawaban:

A. Data Anda dapat dijual kepada pialang data (data broker) atau pihak ketiga yang mungkin tidak memiliki standar keamanan yang baik, sehingga meningkatkan risiko kebocoran di masa depan. Ini adalah model bisnis umum untuk aplikasi gratis. Data Anda menjadi produk yang diperjualbelikan.

B. Kinerja dan kecepatan perangkat smartphone Anda akan menurun secara signifikan hanya karena memberikan izin tersebut. Izin akses data itu sendiri tidak secara langsung memengaruhi kecepatan perangkat. Kinerja perangkat lebih dipengaruhi oleh seberapa berat aplikasi itu berjalan (grafis, CPU, RAM), bukan oleh data yang diaksesnya.

C. Informasi tersebut dapat digunakan oleh penipu untuk melakukan serangan phishing atau smishing (penipuan via SMS) yang lebih personal dan meyakinkan. Dengan mengetahui nama dan nomor telepon Anda, penipu dapat membuat pesan yang terlihat lebih sah, seperti "Halo [Nama Anda], ada masalah dengan akun Anda...".

D. Jumlah pembaruan (update) untuk aplikasi game tersebut akan menjadi lebih sering dari biasanya. Frekuensi pembaruan aplikasi tidak terkait dengan izin data yang Anda berikan. Pembaruan biasanya untuk perbaikan bug, penambahan fitur, atau patch keamanan.

E. Kombinasi data tersebut dapat disalahgunakan untuk upaya pencurian identitas atau membuka akun ilegal (misalnya pinjaman online) atas nama Anda. Nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor telepon adalah data kunci yang sering digunakan untuk verifikasi identitas.

F. Data pribadi Anda dapat dimanfaatkan dalam serangan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu Anda agar memberikan informasi yang lebih sensitif seperti kata sandi atau PIN. Penipu dapat berpura-pura menjadi pihak resmi dan menggunakan data Anda untuk membangun kepercayaan sebelum meminta informasi rahasia.

G. Baterai perangkat Anda akan menjadi lebih cepat habis karena izin akses data yang aktif secara terus-menerus. Sama seperti kinerja, penggunaan baterai lebih dipengaruhi oleh aktivitas aplikasi (misalnya penggunaan GPS, grafis yang intens) daripada izin akses data itu sendiri.

H. Informasi tersebut bisa digunakan untuk mencoba mengambil alih akun Anda di layanan lain (email, media sosial) yang menggunakan data serupa untuk proses verifikasi atau pemulihan akun. Penyerang dapat menggunakan opsi "Lupa Kata Sandi" di situs lain dan mencoba menjawab pertanyaan keamanan menggunakan data yang telah mereka kumpulkan.

Kunci jawaban & Pedoman Pensekoran

Ø  A,C,E,F,H = 1 = 20 x 5 = 100

 

Ø Kelompok 2/B (Kebenaran Informasi): Kamu bertanya pada sebuah AI untuk tugas sekolah, tetapi kemudian kamu menyadari bahwa jawaban yang diberikannya ternyata keliru. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau risiko nyata dari mengandalkan informasi yang tidak akurat tersebut? (Pilih  jawaban yang benar)

Link Tugas: https://forms.gle/eEF7VnGGdSY73upY6

Pilihan Jawaban:

A. Tugas sekolahmu akan mendapatkan nilai yang buruk atau bahkan dianggap gagal karena isinya tidak akurat. Ini adalah konsekuensi paling langsung. Akurasi adalah kunci penilaian akademis.

B. Guru akan sepenuhnya memaklumi kesalahan tersebut karena memahami bahwa AI bisa salah. Tidak benar. Siswa bertanggung jawab penuh atas keakuratan tugas yang mereka kumpulkan, terlepas dari alat yang digunakan.

C. Kamu secara tidak sengaja menyebarkan informasi yang salah (misinformasi) jika membagikannya kepada teman sekelas atau menggunakannya dalam presentasi. Ini merusak pemahaman orang lain dan dapat menyebar lebih jauh, yang merupakan dampak negatif yang signifikan.

D. Sekolah akan mengambil tindakan hukum terhadapmu karena menyerahkan informasi palsu. Ini sangat berlebihan. Konsekuensinya bersifat akademis (nilai, teguran), bukan hukum.

E. Kamu kehilangan kesempatan untuk belajar dan memahami materi secara mendalam karena melewati proses riset dan verifikasi fakta. Tujuan utama dari tugas adalah proses pembelajaran, yang gagal tercapai jika kamu hanya menerima jawaban instan tanpa berpikir kritis.

F. Kredibilitas akademikmu di mata guru dan teman sekelas bisa menurun jika kamu sering menyajikan informasi yang salah. Kepercayaan dibangun di atas keandalan dan akurasi. Menyajikan fakta yang salah dapat merusak reputasi akademikmu.

G. Kebiasaan mengandalkan jawaban instan tanpa verifikasi dapat melemahkan kemampuan berpikir kritismu dalam jangka panjang. Keterampilan untuk mengevaluasi, menganalisis, dan memverifikasi informasi adalah fundamental, dan ini akan tumpul jika tidak dilatih.

H. AI yang kamu gunakan akan mengalami kerusakan teknis dan tidak bisa digunakan lagi. Tidak benar. Memberikan jawaban yang salah (halusinasi) adalah batasan dari teknologi AI saat ini, bukan kerusakan teknis.

Tantangan: AI bisa salah/memberi informasi tidak akurat).

Kunci jawaban & Pedoman Pensekoran

Ø  A,C,E,F,G = 1 = 20 x 5 = 100


Ø Kelompok 3/C (Ketergantungan):

Seorang temanmu selalu menggunakan AI untuk langsung mendapatkan jawaban PR tanpa mencoba berpikir terlebih dahulu. Manakah dari pilihan di bawah ini yang merupakan tantangan atau dampak negatif utama dari kebiasaan tersebut? (Pilih  jawaban yang benar)

Link Tugas: https://forms.gle/SfMar8jdwPiVyPLh7

Pilihan Jawaban:

A. Kemampuan berpikir kritis dan analitisnya tidak akan berkembang karena ia terbiasa menerima "jawaban jadi" tanpa melalui proses analisis. Ini adalah dampak utama. Belajar terjadi saat kita berjuang dengan masalah, bukan saat kita menerima jawaban instan.

B. Dia dijamin akan selalu mendapatkan nilai A+ pada saat ujian akhir semester. Ini tidak benar. Meskipun PR-nya mungkin benar, ia kemungkinan besar akan kesulitan saat ujian yang menguji pemahaman konsep tanpa bantuan AI.

C. Keterampilannya dalam memecahkan masalah (problem-solving) menjadi tumpul karena tidak pernah berlatih menghadapi dan mengatasi kesulitan soal. PR adalah sarana untuk melatih otot pemecahan masalah. Melewatkannya berarti kehilangan kesempatan latihan yang krusial.

D. Timbulnya ketergantungan yang kuat pada teknologi, sehingga ia merasa tidak percaya diri atau cemas saat harus mengerjakan tugas tanpa bantuan AI. Kebiasaan ini membangun ketergantungan psikologis, yang membuatnya sulit berfungsi secara mandiri dalam lingkungan akademis.

E. Akun AI yang digunakannya akan otomatis terblokir oleh sistem karena aktivitas yang dianggap terlalu sering. Ini tidak mungkin terjadi. Penyedia layanan AI tidak memblokir pengguna karena sering bertanya; itu adalah tujuan layanan mereka.

F. Dia tidak akan memiliki pemahaman yang mendalam dan bertahan lama tentang materi pelajaran, hanya mengetahui jawaban di permukaan untuk sesaat. Pengetahuan yang didapat tanpa usaha jarang sekali tersimpan dalam memori jangka panjang. Ia mungkin bisa menjawab "apa", tapi tidak "mengapa" dan "bagaimana".

G. Kebiasaannya dapat dianggap sebagai bentuk ketidakjujuran akademik atau plagiarisme oleh pihak sekolah, yang bisa berujung pada sanksi. Banyak institusi pendidikan menganggap penyerahan hasil kerja AI secara langsung tanpa proses olah pikir sebagai pelanggaran kode etik akademik.

H. Komputer atau smartphone yang digunakannya akan lebih cepat rusak karena beban kerja yang berat untuk menjalankan AI. Ini adalah kesalahpahaman teknis. Proses komputasi AI terjadi di server perusahaan, bukan di perangkat pengguna. Bebannya setara dengan browsing web biasa.

Kunci jawaban & Pedoman Pensekoran

Ø  A,C,D,F,G = 1 = 20 x 5 = 100

 

Ø Kelompok 4 (Cara Aman Menggunakan AI):

Seiring makin canggihnya teknologi, kita perlu tahu cara aman dalam menggunakan Kecerdasan Artifisial (AI) sehari-hari. Manakah dari pilihan di bawah ini yang termasuk cara aman dan bijak dalam menggunakan AI? (Pilih  jawaban yang benar)

Link Tugas: https://forms.gle/2zuKrU5aZEm88Rq76

Pilihan Jawaban:

A. Selalu memeriksa ulang (verifikasi) fakta atau data penting yang dihasilkan AI dengan menggunakan sumber lain yang tepercaya, seperti jurnal ilmiah atau situs berita kredibel. Ini adalah langkah krusial karena AI dapat melakukan "halusinasi" atau memberikan informasi yang keliru. Jangan pernah percaya begitu saja.

B. Percaya sepenuhnya pada semua jawaban AI karena teknologinya sudah sangat canggih dan pasti selalu akurat. Ini adalah cara yang tidak aman. Secanggih apa pun, AI tetaplah alat yang memiliki keterbatasan dan bisa membuat kesalahan.

C. Menggunakan AI sebagai asisten untuk brainstorming ide atau membuat draf awal, yang kemudian disempurnakan dengan pemikiran dan gaya penulisan sendiri. Ini adalah contoh penggunaan AI yang bijak, yaitu sebagai alat bantu untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas, bukan sebagai pengganti usaha.

D. Langsung menyalin-tempel (copy-paste) jawaban dari AI untuk tugas sekolah atau pekerjaan agar lebih cepat selesai tanpa perlu diubah. Ini tidak bijak dan berisiko dianggap sebagai plagiarisme atau ketidakjujuran akademik/profesional.

E. Menghindari memasukkan informasi pribadi yang sangat sensitif (seperti nomor KTP, kata sandi, atau detail rekening bank) ke dalam percakapan dengan AI. Ini adalah praktik keamanan siber mendasar untuk melindungi data pribadi Anda dari potensi penyalahgunaan atau kebocoran.

F. Membagikan sebanyak mungkin detail pribadi yang spesifik untuk membantu AI memberikan jawaban yang paling akurat dan personal. Ini sangat berisiko. Memberikan data pribadi yang berlebihan dapat membahayakan privasi dan keamanan Anda.

G. Memahami bahwa AI bisa memiliki bias yang berasal dari data latihannya, sehingga informasi yang diberikan mungkin tidak selalu netral. Kesadaran ini penting agar kita bisa lebih kritis terhadap output AI dan tidak menganggapnya sebagai kebenaran yang objektif.

H. Mengamankan akun AI dengan kata sandi yang kuat dan unik, serta mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA) jika tersedia. Sama seperti akun online lainnya, akun AI Anda juga bisa menjadi target peretasan. Melindunginya adalah langkah keamanan yang esensial.

 

Kunci jawaban & Pedoman Pensekoran

Ø  A, C, E,G, H = 1 = 20 x 5 = 100

 

FORMAT PENILAIAN ASESMEN FORMATIF (PROSES)

Mata Pelajaran

: Koding KA

Kelas/Fase

: 6 / C

Topik

: Tantangan dan Cara Aman Menggunakan Kecerdasan Artifisial

Aktivitas

: Diskusi dan Presentasi Kelompok

Tanggal

: ……………………………………

v Tujuan Asesmen Formatif:

1.   Memantau perkembangan sikap siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila selama proses diskusi.

2.   Mengukur keterampilan siswa dalam menyajikan hasil diskusi kelompok secara efektif.

3.   Memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan proses belajar siswa.

A. LEMBAR OBSERVASI SIKAP (PROFIL PELAJAR PANCASILA)

Petunjuk: Berikan tanda ceklis () pada kolom yang sesuai dengan perilaku siswa yang teramati selama proses diskusi kelompok. Penilaian ini berfokus pada proses, bukan hasil akhir.

Keterangan Skor:

·     MB (Mulai Berkembang): Siswa menunjukkan satu dari empat indikator perilaku.

·     BSH (Berkembang Sesuai Harapan): Siswa menunjukkan dua hingga tiga dari empat indikator perilaku secara konsisten.

·     SAB (Sangat Berkembang): Siswa menunjukkan semua empat indikator perilaku dan mampu mengajak temannya untuk ikut serta.

   Lembar Penilaian Tugas Kelompok (Observasi Profil Pelajar Pancasila)

Nama Kelompok  : ____________________________________

Anggota               : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

                             : ____________________________________

Mata Pelajaran     : Koding KA,

Kelas/Fase            : 6/c

Tanggal                : ____________________________________

 

No.

Nama Siswa

Bernalar Kritis (Mengajukan pertanyaan, mengidentifikasi inti masalah, menghubungkan sebab-akibat, memberikan gagasan)

Mandiri (Berinisiatif, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab pada tugasnya, mencoba mencari solusi sendiri)

Kreatif (Memberikan ide solusi yang unik, menggunakan contoh/analogi, mengusulkan cara penyajian yang menarik)

Gotong Royong (Mendengarkan teman, aktif berdiskusi, membantu teman, menjaga kekompakan tim)

**MB

BSH

SAB**

**MB

1.

2.

3.

4.

5.

6

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

Catatan/Umpan Balik untuk Sikap:

………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………..

Penilai,

 

(Uyun, S.Pd.I)

 

B. LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PRESENTASI KELOMPOK

Petunjuk: Berikan tanda ceklis () pada kolom yang paling sesuai untuk menilai performa setiap kelompok saat presentasi.

Keterangan Skor:

  • MB (Mulai Berkembang): Kelompok menunjukkan sebagian kecil dari kriteria.
  • BSH (Berkembang Sesuai Harapan): Kelompok menunjukkan sebagian besar kriteria dengan baik.
  • SAB (Sangat Berkembang): Kelompok melampaui harapan dan menunjukkan semua kriteria dengan sangat baik.

Kelompok

Aspek Penilaian

MB (Mulai Berkembang)

BSH (Berkembang Sesuai Harapan)

SAB (Sangat Berkembang)

Catatan & Umpan Balik

1. Privasi (Tantangan: Game minta akses foto)

Kejelasan

Suara pelan, penjelasan berbelit-belit, sulit dipahami.

Suara cukup jelas, penjelasan runtut dan dapat dipahami.

Suara lantang, penjelasan sangat jelas, runtut, dan mudah dipahami semua teman.

Kerja Sama

Hanya 1-2 anak yang berbicara, pembagian tugas tidak merata.

Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi, ada pembagian tugas.

Semua anggota berpartisipasi aktif, saling mendukung, dan menunjukkan kekompakan.

Relevansi Solusi

Solusi tidak menjawab tantangan privasi yang diberikan.

Solusi relevan dan menjawab tantangan (misal: "jangan berikan izin").

Solusi sangat relevan, logis, dan disertai alasan yang kuat (misal: "Tolak izin karena foto itu pribadi dan tidak ada hubungannya dengan game").

2. Kebenaran Informasi (Tantangan: Jawaban AI keliru)

Kejelasan

Suara pelan, penjelasan berbelit-belit, sulit dipahami.

Suara cukup jelas, penjelasan runtut dan dapat dipahami.

Suara lantang, penjelasan sangat jelas, runtut, dan mudah dipahami semua teman.

Kerja Sama

Hanya 1-2 anak yang berbicara, pembagian tugas tidak merata.

Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi, ada pembagian tugas.

Semua anggota berpartisipasi aktif, saling mendukung, dan menunjukkan kekompakan.

Relevansi Solusi

Solusi tidak fokus pada cara mengatasi informasi keliru.

Solusi relevan (misal: "tanya guru atau baca buku").

Solusi sangat relevan dan bervariasi (misal: "bandingkan jawaban AI dengan sumber lain, jangan langsung percaya").

4.   Ketergantungan (Tantangan: Teman malas berpikir)

Kejelasan

Suara pelan, penjelasan berbelit-belit, sulit dipahami.

Suara cukup jelas, penjelasan runtut dan dapat dipahami.

Suara lantang, penjelasan sangat jelas, runtut, dan mudah dipahami semua teman.

Kerja Sama

Hanya 1-2 anak yang berbicara, pembagian tugas tidak merata.

Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi, ada pembagian tugas.

Semua anggota berpartisipasi aktif, saling mendukung, dan menunjukkan kekompakan.

Relevansi Solusi

Solusi tidak menjawab bahaya dari ketergantungan.

Solusi relevan (misal: "gunakan AI untuk mencari ide, bukan menyontek").

Solusi sangat relevan dan solutif (misal: "buat jadwal, kerjakan dulu sendiri baru cek pakai AI").

4. Cara Aman Menggunakan AI (Tantangan: Merumuskan cara aman)

Kejelasan

Suara pelan, penjelasan berbelit-belit, sulit dipahami.

Suara cukup jelas, penjelasan runtut dan dapat dipahami.

Suara lantang, penjelasan sangat jelas, runtut, dan mudah dipahami semua teman.

Kerja Sama

Hanya 1-2 anak yang berbicara, pembagian tugas tidak merata.

Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi, ada pembagian tugas.

Semua anggota berpartisipasi aktif, saling mendukung, dan menunjukkan kekompakan.

Relevansi Solusi

Hanya menyebutkan 1 cara aman yang kurang jelas.

Mampu menyebutkan 2-3 cara aman yang relevan dan logis.

Mampu merangkum minimal 3 cara aman dari diskusi sebelumnya dengan penjelasan yang kuat dan kreatif.

 

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PERSENTASI KELOMPOK

 

Mata Pelajaran                : Koding KA (Kecerdasan Artifisial)

Kelas/Fase                         : 6 / C

Topik/Tugas                      : _________________

Tanggal Penilaian             : _________________

Nama Kelompok              : _________________

Anggota Kelompok          :

1. _________________

2. _________________

3. _________________

4. _________________

5. _________________

6. _________________

7. _________________

8. _________________

Petunjuk Penilaian:

Berikan tanda ceklis () pada kolom yang paling sesuai untuk menggambarkan performa kelompok dalam setiap aspek penilaian.

Ø Rubrik Penilaian:

Aspek Penilaian

Mulai Berkembang (MB)

Berkembang Sesuai Harapan (BSH)

Sangat Berkembang (SAB)

Kejelasan

(Kemampuan menyampaikan ide, argumen, dan hasil diskusi dengan runtut, jelas, dan mudah dipahami)

Penyampaian ide berbelit-belit, suara kurang jelas, dan sulit dipahami oleh kelompok lain.

Mampu menyampaikan ide dengan cukup jelas dan runtut, meskipun terkadang masih ada bagian yang perlu diperjelas.

Mampu menyampaikan ide dengan sangat jelas, terstruktur, percaya diri, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Kerja Sama

(Kemampuan berkolaborasi, mendengarkan, menghargai pendapat, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok)

Hanya 1-2 anggota yang mendominasi diskusi. Sebagian besar anggota lain pasif dan tidak berpartisipasi.

Sebagian besar anggota kelompok sudah berpartisipasi aktif, saling mendengarkan, dan ada pembagian tugas yang cukup baik.

Semua anggota kelompok berpartisipasi aktif, saling mendukung, membangun ide bersama, dan menunjukkan kekompakan tim yang solid.

Relevansi Solusi

(Kesesuaian hasil diskusi atau solusi dengan masalah/tugas yang diberikan)

Solusi yang ditawarkan tidak menjawab inti permasalahan atau tugas yang diberikan.

Solusi yang ditawarkan sudah relevan dan menjawab permasalahan, meskipun belum mendalam.

Solusi yang ditawarkan sangat relevan, kreatif, logis, dan menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap masalah yang diberikan.

 

Ø Hasil Penilaian Kelompok:

Mata Pelajaran      : Koding KA (Kecerdasan Artifisial)

Kelas/Fase               : 6 / C

Topik/Tugas            : _________________

Tanggal Penilaian   : _________________

Nama Kelompok    : _________________

Anggota Kelompok:

1. _________________

2. _________________

3. _________________

4. _________________

5. _________________

6. _________________

7. _________________

8. _________________

 

Aspek Penilaian

Mulai Berkembang (MB)

Berkembang Sesuai Harapan (BSH)

Sangat Berkembang (SAB)

Kejelasan

Kerja Sama

Relevansi Solusi

 

Catatan dan Umpan Balik Konstruktif:

o  Kelebihan Kelompok: (Kerja sama tim sudah sangat baik, semua anggota mau mendengarkan pendapat temannya.)

o  Area yang Perlu Ditingkatkan: (Contoh: Perlu berlatih lagi dalam menyampaikan hasil diskusi agar lebih jelas dan tidak terburu-buru. Pastikan solusi yang diberikan benar-benar menjawab pertanyaan utama.)

Penilai,

 

(Uyun, S.Pd.I)

  Asesmen Sumatif (Akhir)

Ø Soal Asesmen Sumatif (Akhir)

1. Kecerdasan buatan (AI) menawarkan banyak kemudahan, namun juga datang dengan berbagai tantangan. Manakah di antara pernyataan berikut yang merupakan contoh tantangan nyata dalam penggunaan AI? (Pilih 5 jawaban yang benar)

A.  Penggunaan AI dapat menimbulkan masalah privasi karena seringkali membutuhkan data pribadi dalam jumlah besar untuk dapat berfungsi secara efektif.

B.  AI dapat menghasilkan informasi yang tidak akurat atau bias jika dilatih dengan data yang tidak representatif.

C.  Sistem AI sepenuhnya kebal terhadap serangan siber dan upaya manipulasi.

D.  Semua aplikasi AI dirancang dengan standar etika yang universal dan seragam.

E.  Pengembangan dan pemeliharaan sistem AI yang canggih memerlukan biaya dan sumber daya komputasi yang sangat besar.

F.   Otomatisasi oleh AI berpotensi menggantikan beberapa jenis pekerjaan manusia, yang menyebabkan pergeseran di pasar tenaga kerja.

G.  AI hanya dapat melakukan tugas-tugas yang repetitif dan tidak bisa digunakan untuk pekerjaan kreatif.

H.  Sistem AI selalu dapat menjelaskan proses pengambilan keputusannya secara transparan kepada pengguna. Ketergantungan yang berlebihan pada AI dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah pada manusia.

I.    Ketergantungan yang berlebihan pada AI dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah pada manusia.

 

2. Untuk menjaga keamanan dan privasi saat menggunakan berbagai aplikasi AI, tindakan pencegahan apa saja yang sebaiknya Anda lakukan? (Pilih 5 jawaban yang benar)

A.  Gunakan informasi login yang sama (email dan kata sandi) untuk semua aplikasi AI yang Anda gunakan agar mudah diingat.

B.  Bagikan lokasi Anda secara terus-menerus dengan aplikasi AI untuk mendapatkan layanan yang lebih personal.

C.  Verifikasi kebenaran informasi penting yang dihasilkan oleh AI, terutama untuk keperluan akademis atau pekerjaan, dengan sumber yang terpercaya.

D.  Hindari memasukkan informasi yang sangat pribadi atau sensitif, seperti nomor KTP, detail keuangan, atau rahasia perusahaan.

E.  Percayai sepenuhnya semua tautan dan file yang dihasilkan atau direkomendasikan oleh AI tanpa perlu verifikasi lebih lanjut.

F.   Pahami kebijakan privasi aplikasi untuk mengetahui bagaimana data Anda akan dikumpulkan, digunakan, dan dibagikan.

G.  Abaikan semua pembaruan perangkat lunak untuk aplikasi AI karena mungkin akan mengubah antarmuka yang sudah Anda kenal.

H.  Hanya unduh aplikasi AI dari sumber resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.

I.    Secara berkala, tinjau dan kelola pengaturan privasi pada aplikasi AI yang Anda gunakan, seperti riwayat percakapan dan izin akses data.

Link Soal: https://forms.gle/hEqPFRQCNke2Foz4A

 

  Pedoman Penilaian dan Pensekoran!

o  Kunci Jawaban:

No Soal, 1. A, B, E, F, I = 1=10 x 5 = 50

No Soal 2. C, D, F, H, I = 1 = 10 x 5 = 50

Total Skor:                                            100             

 

LEMBAR CEKLIS PENILAIAN SUMATIF (AKHIR)

 

Mata Pelajaran              : Koding KA

Satuan Pendidikan         : _________________

Kelas/Fase                     : 5 / C

Nama Siswa                   : _________________

Tanggal                          : _________________

A. Tujuan Penilaian Sumatif

Penilaian ini bertujuan untuk:

1.   Mengukur Ketercapaian Tujuan Pembelajaran: Memastikan siswa telah mencapai pemahaman dan keterampilan yang ditargetkan pada akhir unit pembelajaran mengenai Kecerdasan Artifisial.

2.   Mengevaluasi Pemahaman Konsep: Menilai kemampuan siswa dalam menjelaskan konsep dasar AI, tantangan teknisnya, dan cara aman penggunaannya.

3.   Memvalidasi Kemampuan Analisis dan Aplikasi: Memastikan siswa mampu menganalisis studi kasus sederhana dan menerapkan pengetahuan tentang penggunaan AI yang aman.

4.   Menjadi Dasar Penilaian Hasil Belajar: Menjadi salah satu acuan untuk menentukan nilai akhir siswa pada lingkup materi yang telah diajarkan.

B. Petunjuk Pengisian

Berikan tanda ceklis () pada kolom Ketercapaian yang sesuai berdasarkan bukti atau hasil kerja siswa (misalnya dari tes tulis singkat, studi kasus, atau jawaban lisan).

Keterangan Ketercapaian:

·     T (Tercapai): Siswa menunjukkan pemahaman yang jelas dan mampu memenuhi kriteria dengan benar dan konsisten.

·     BT (Belum Tercapai): Siswa menunjukkan pemahaman yang masih kurang, keliru, atau tidak mampu memenuhi kriteria.

C. Lembar Ceklis Penilaian

No.

Kriteria Penilaian / Indikator Ketercapaian

Ketercapaian

Bukti / Catatan Spesifik (Diisi guru berdasarkan hasil kerja siswa)

T

BT

1

Peserta didik mampu menyebutkan contoh pemanfaatan Kecerdasan Artifisial

2

Peserta didik dapat mengenal strategi dasar untuk mengatasi tantangan dalam penggunaan AI.

 

 

3

Peserta didik  dapat menjelaskan cara aman menggunakan teknologi Kecerdasan Artifisial.

 

 

 

D. Kesimpulan dan Tindak Lanjut

Jumlah Kriteria Tercapai (T): _______ dari 3 kriteria.

Jumlah Kriteria Belum Tercapai (BT): _______ dari 3 kriteria.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil penilaian di atas, siswa dinyatakan:

·     [ ] Tuntas, telah mencapai seluruh tujuan pembelajaran.

·     [ ] Belum Tuntas, memerlukan bimbingan tambahan pada kriteria yang belum tercapai.

Rekomendasi / Tindak Lanjut:

·     Jika Tuntas: Siswa dapat melanjutkan ke materi pembelajaran berikutnya dan diberikan tugas pengayaan untuk memperdalam pemahaman.

·     Jika Belum Tuntas: Siswa akan diberikan kegiatan remedial yang berfokus pada kriteria yang belum tercapai (misalnya: membahas kembali studi kasus tentang privasi, atau berlatih membedakan informasi akurat dengan bantuan guru).

Penilai,

 

(Uyun, S.Pd.I)

 

 

Komentar

Popular Gurur Garsel Berbagi