Modul Ajar PAI Kelas 6 Bab 2 Allah Swt. Maha Segalanya
MODUL AJAR
A. Informasi Umum
Satuan Pendidikan : SDN 1 Jayamekar
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Bab : 2 - Allah Swt. Maha Segalanya
Fase : C
Kelas/Semester : 6 / 1
Materi Pokok : Asmaul Husna (al-Gaffār, al-‘Afuw, al-Wāḥid, dan al-Ṣamad)
Disusun Oleh : Uyun, S.Pd.I
Tahun : 2025/2026
Kompetensi Awal:
Peserta didik sudah mengenal konsep dasar tentang Asmaul Husna.
Peserta didik memiliki pengetahuan tentang pentingnya berakhlak mulia.
Profil Pelajar Pancasila:
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Memahami sifat-sifat Allah Swt. dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bernalar Kritis: Mampu menghubungkan makna Asmaul Husna dengan perilaku terpuji.
Mandiri: Mampu mengambil inisiatif untuk bertaubat dan memperbaiki diri.
Gotong Royong: Berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok untuk memahami materi.
Sarana dan Prasarana:
Papan tulis, spidol, proyektor/laptop, speaker.
Buku teks Pendidikan Agama Islam kelas 6, lembar kerja siswa (LKPD).
Kartu nama-nama Asmaul Husna, alat tulis.
Target Peserta Didik:
Siswa reguler dengan kemampuan umum.
Model Pembelajaran:
Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) dan Diskusi Kelompok.
B. Komponen Inti
Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
Menjelaskan makna dari al-Gaffār, al-‘Afuw, al-Wāḥid, dan al-Ṣamad dengan benar.
Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan pemahaman terhadap keempat Asmaul Husna tersebut.
Menjelaskan cara Allah Swt. mengampuni kesalahan manusia.
Menganalisis syarat-syarat untuk mendapatkan ampunan dari Allah Swt.
Pemahaman Bermakna: Memahami Asmaul Husna akan menumbuhkan keyakinan bahwa Allah Swt. adalah Maha Pengampun, Maha Pemaaf, Maha Esa, dan Maha Dibutuhkan. Hal ini akan memotivasi siswa untuk senantiasa bertaubat, bersyukur, dan bergantung hanya kepada-Nya.
Pertanyaan Pemantik:
"Apa yang kalian lakukan saat teman kalian berbuat salah, kemudian meminta maaf?"
"Apakah Allah Swt. juga akan memaafkan kita jika kita berbuat salah?"
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Makna al-Gaffār, al-‘Afuw, al-Wāḥid, dan al-Ṣamad
Tahap | Deskripsi Kegiatan | Alokasi Waktu |
Pendahuluan | 1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan membaca surah pendek. <br> 2. Guru mengajak siswa mengingat kembali tentang Asmaul Husna yang telah dipelajari sebelumnya. <br> 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami makna al-Gaffār, al-‘Afuw, al-Wāḥid, dan al-Ṣamad. | 15 menit |
Inti | 1. Materi Inti: Guru menjelaskan makna masing-masing Asmaul Husna (al-Gaffār, al-‘Afuw, al-Wāḥid, dan al-Ṣamad) menggunakan ilustrasi atau contoh sederhana. <br> 2. Diskusi Kelompok: Guru membagi siswa ke dalam empat kelompok, dan setiap kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan satu Asmaul Husna dan mencari contoh perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. <br> 3. Presentasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. | 50 menit |
Penutup | 1. Guru dan siswa merangkum hasil pembelajaran. <br> 2. Guru memberikan tugas refleksi: "Apa yang akan kalian lakukan untuk meneladani sifat al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam hidupmu?" <br> 3. Menutup pelajaran dengan doa dan salam. | 15 menit |
Pertemuan 2: Cara Allah Mengampuni Kesalahan Manusia
Tahap | Deskripsi Kegiatan | Alokasi Waktu |
Pendahuluan | 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. <br> 2. Guru mengulas kembali makna al-Gaffār dan al-‘Afuw. <br> 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami cara Allah Swt. mengampuni kesalahan manusia. | 15 menit |
Inti | 1. Materi Inti: Guru menjelaskan cara-cara Allah Swt. mengampuni kesalahan, seperti melalui shalat, zakat, puasa, dan permohonan ampunan. <br> 2. Studi Kasus: Guru memberikan beberapa studi kasus sederhana tentang kesalahan yang dilakukan oleh anak-anak dan bagaimana cara mereka meminta maaf dan bertaubat. <br> 3. Role-playing: Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk melakukan role-playing (bermain peran) berdasarkan studi kasus yang diberikan, menunjukkan cara bertaubat yang benar. | 50 menit |
Penutup | 1. Guru dan siswa menyimpulkan hasil diskusi. <br> 2. Guru memberikan penguatan bahwa Allah Swt. selalu membuka pintu taubat bagi hamba-Nya. <br> 3. Menutup pelajaran dengan doa dan salam. | 15 menit |
Pertemuan 3: Syarat Untuk Mendapat Ampunan Allah Swt
Tahap | Deskripsi Kegiatan | Alokasi Waktu |
Pendahuluan | 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. <br> 2. Guru mengulas kembali cara Allah mengampuni kesalahan. <br> 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami syarat-syarat untuk mendapatkan ampunan. | 15 menit |
Inti | 1. Materi Inti: Guru menjelaskan syarat-syarat taubat yang diterima, yaitu menyesali perbuatan, tidak mengulangi kesalahan, dan bertekad kuat untuk bertaubat. Jika kesalahan berhubungan dengan hak orang lain, harus meminta maaf kepada orang tersebut. <br> 2. Diskusi Interaktif: Guru dan siswa berdiskusi tentang pentingnya memenuhi syarat-syarat tersebut. Guru menekankan bahwa taubat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. <br> 3. Proyek Kreatif: Siswa diberi tugas membuat poster atau bagan sederhana tentang "Syarat-Syarat Taubat" secara berkelompok. | 50 menit |
Penutup | 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini. <br> 2. Guru memberikan apresiasi atas hasil karya siswa. <br> 3. Guru memberikan tugas refleksi: "Apa yang akan kalian lakukan jika melakukan kesalahan terhadap temanmu?" <br> 4. Menutup pelajaran dengan doa dan salam. | 15 menit |
Asesmen (Penilaian)
Asesmen Diagnostik: Dilakukan di awal bab untuk mengidentifikasi pengetahuan awal siswa tentang Asmaul Husna.
Asesmen Formatif:
Penilaian Sikap: Observasi terhadap keaktifan, kerja sama, dan etika saat berdiskusi dan presentasi.
Penilaian Keterampilan: Penilaian saat role-playing dan pembuatan poster.
Asesmen Sumatif:
Tes Tertulis: Soal pilihan ganda atau esai untuk mengukur pemahaman siswa tentang makna Asmaul Husna, cara Allah mengampuni, dan syarat-syarat taubat.
Refleksi Guru dan Peserta Didik:
Refleksi Guru: "Apakah semua siswa dapat memahami makna Asmaul Husna? Apakah kegiatan role-playing efektif? Bagian mana yang perlu diperdalam di bab berikutnya?"
Refleksi Siswa: "Hal apa yang paling saya suka dari pelajaran ini? Apa pesan yang paling saya ingat dari makna Asmaul Husna yang saya pelajari?"
C. Lampiran
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD):
Lembar Kerja untuk Mengidentifikasi Contoh Perilaku Asmaul Husna.
Lembar Studi Kasus untuk Diskusi.
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik:
Teks singkat tentang kisah-kisah teladan yang mencerminkan sifat Asmaul Husna.
Glosarium:
Asmaul Husna: Nama-nama Allah Swt. yang baik.
al-Gaffār: Maha Pengampun.
al-‘Afuw: Maha Pemaaf.
al-Wāḥid: Maha Esa.
al-Ṣamad: Maha Dibutuhkan.
Daftar Pustaka:
Buku Guru dan Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6.
Kementerian Agama RI. (2020). Al-Qur’an dan Terjemahannya.
Komentar
Posting Komentar