Materi Bahasa Indonesia Bab 5 untuk kelas 6

Materi Bahasa Indonesia Bab 5 untuk kelas 6 SD biasanya mengusung tema "Anak-Anak yang Mengubah Dunia".

Fokus utama bab ini adalah menginspirasi siswa melalui kisah nyata anak-anak di seluruh dunia yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, sembari mengasah kemampuan literasi dan tata bahasa.

Berikut adalah poin-poin penting materinya:

1. Memahami Ide Pokok dan Informasi Penting

Dalam bab ini, kamu akan membaca teks biografi singkat atau profil tokoh anak-anak hebat (seperti Melati dan Isabel Wijsen dari Bali, atau tokoh internasional lainnya).

  • Tujuan: Mampu mengidentifikasi ide pokok di setiap paragraf.

  • Latihan: Menjawab pertanyaan "Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana" (ADIKSIMBA) terkait aksi sosial yang dilakukan tokoh tersebut.

2. Unsur Kebahasaan: Kalimat Majemuk Setara

Kamu akan belajar cara menggabungkan dua kalimat tunggal menjadi satu kalimat yang lebih kompleks menggunakan kata hubung (konjungsi).

  • Kalimat Majemuk Setara Sejalan: Menggunakan kata dan.

    • Contoh: Melati membersihkan pantai dan Isabel memilah sampah.

  • Kalimat Majemuk Setara Berlawanan: Menggunakan kata tetapi, namun, sedangkan.

    • Contoh: Mereka masih kecil, tetapi mereka berani bersuara.

  • Kalimat Majemuk Setara Sebab-Akibat: Menggunakan kata karena, sehingga.

    • Contoh: Lingkungan menjadi bersih karena anak-anak rajin memungut sampah.

3. Melaporkan Hasil Diskusi atau Presentasi

Bab ini melatih keberanianmu untuk berbicara di depan umum. Fokusnya adalah:

  • Menyampaikan pendapat dengan sopan.

  • Menggunakan intonasi dan artikulasi yang jelas.

  • Menghargai pendapat teman saat berdiskusi tentang masalah lingkungan atau sosial.

4. Menulis Esai Singkat (Teks Eksposisi)

Kamu akan diminta menulis teks yang berisi ajakan atau penjelasan tentang suatu masalah.

Struktur: 

1. Tesis: Pengenalan masalah (misal: Bahaya plastik).

2. Argumentasi: Alasan mengapa masalah itu penting.

3. Rekomendasi: Ajakan untuk melakukan perubahan.

Daftar Kosakata Baru yang Perlu Kamu Tahu:

KataMakna
AksiTindakan atau gerakan untuk melakukan sesuatu.
InspirasiPercikan ide atau semangat yang muncul.
KonservasiUpaya pemeliharaan atau perlindungan alam.
KampanyeKegiatan untuk mendapatkan dukungan terhadap suatu isu.
PetisiSurat permohonan resmi kepada pemerintah/otoritas.

Berikut adalah contoh teks biografi singkat Melati dan Isabel Wijsen yang disusun dengan memperhatikan penggunaan struktur kalimat majemuk setara.

Pejuang Lingkungan dari Pulau Dewata: Melati dan Isabel Wijsen

Melati dan Isabel Wijsen adalah kakak beradik aktivis lingkungan asal Bali yang dikenal dunia melalui gerakan "Bye Bye Plastic Bags". Lahir dan tumbuh di lingkungan alam Bali yang indah, mereka merasa prihatin melihat tumpukan sampah plastik yang mulai mencemari pantai-pantai kesayangan mereka. Pada tahun 2013, saat mereka baru berusia 10 dan 12 tahun, keduanya memutuskan untuk mengambil tindakan nyata.

Perjuangan Tanpa Henti

Dalam perjalanannya, Melati dan Isabel menghadapi banyak tantangan. Mereka aktif mengampanyekan bahaya plastik kepada masyarakat dan mereka juga gigih melobi pemerintah daerah agar melarang penggunaan kantong plastik. (Kalimat Majemuk Setara Sejalan). Upaya ini tidak langsung membuahkan hasil dalam semalam. Melati dan Isabel sering kali merasa lelah karena jadwal yang padat, tetapi mereka tidak pernah menyerah demi mewujudkan Bali yang bersih. (Kalimat Majemuk Setara Berlawanan).

Dampak dan Keberhasilan

Kegigihan mereka akhirnya mendapatkan perhatian internasional. Mereka diundang berbicara di berbagai forum dunia, seperti TED Talks dan pertemuan PBB. Berkat konsistensi mereka selama bertahun-tahun, Pemerintah Provinsi Bali akhirnya resmi melarang penggunaan plastik sekali pakai pada tahun 2019. (Kalimat Majemuk Setara Sebab-Akibat). Melati dan Isabel membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk membuat perubahan besar bagi bumi.

Analisis Kalimat Majemuk dalam Teks:

  1. Setara Sejalan: "Mereka aktif mengampanyekan bahaya plastik kepada masyarakat dan mereka juga gigih melobi pemerintah daerah..." (Menggunakan konjungsi dan untuk menghubungkan dua kegiatan yang setara).

  2. Setara Berlawanan: "Melati dan Isabel sering kali merasa lelah karena jadwal yang padat, tetapi mereka tidak pernah menyerah..." (Menggunakan konjungsi tetapi untuk menunjukkan pertentangan antara rasa lelah dan semangat mereka).

  3. Setara Sebab-Akibat: "Berkat konsistensi mereka selama bertahun-tahun, maka (sehingga) Pemerintah Provinsi Bali akhirnya resmi melarang penggunaan plastik sekali pakai..." (Menunjukkan bahwa tindakan mereka menjadi sebab terjadinya sebuah akibat hukum).

Komentar

Popular Gurur Garsel Berbagi