Modul ajar Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 1 Kurmer
MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-1
I.
INFORMASI UMUM
A.
Identitas Sekolah
|
Nama
Penyusun |
: |
Institusi |
: SDN 1 Jayamekar |
|
Tahun
Pembuatan |
: 20../20... |
Mata
Pelajaran |
: BAHASA INDONESIA |
|
Jenjang |
: SD |
Kelas |
: VI (ENAM) Reguler |
|
Kode |
: |
Fase |
: Fase C |
|
Tema |
: Bangga Menjadi Anak Indonesia |
||
|
Materi Pokok |
: Menyimak Cerpen “Aku Anak Indonesia” dan Unsur Intrinsik Cerpen “Aku Anak Indonesia” |
||
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP |
||
|
Kata Kunci |
: menjura Berdentang berdegup siang
bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur |
||
|
Capaian Pembelajaran |
: Pada akhir fase C,
peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat
terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan
pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks
narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan
informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan
tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya;
menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih
terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah
pengetahuan, dan keterampilan. |
||
|
|
|
||
Fase C Berdasarkan Elemen.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Menyimak |
Peserta
didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan
mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai
dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk
lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. |
|
Membaca
dan Memirsa |
Peserta
didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan
fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek,
fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. |
|
Berbicara dan Mempresentasikan |
Peserta
didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan
meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru
yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat
sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun.
Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif,
kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. |
|
Menulis |
Peserta
didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan
kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca.
Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk
menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. |
B.
Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
Prasyarat Pengetahuan:
1.
Memahami kosa kata bahasa
Indonesia dengan baik.
2.
Memiliki pemahaman dasar
tentang struktur cerpen, termasuk unsur-unsur narasi, dialog, dan deskripsi.
3.
Memahami konteks sosial dan
budaya Indonesia sebagai latar belakang cerpen "Aku Anak Indonesia".
4.
Mengetahui beberapa teknik
penyusunan cerpen, seperti pengembangan karakter dan alur cerita.
Prasyarat Keterampilan:
1.
Mampu mengidentifikasi tema
utama dan pesan yang ingin disampaikan dalam cerpen.
2.
Mampu mengenali
karakter-karakter utama dan pendukung, serta hubungan antar merek
3.
Mampu merangkum ide-ide
utama dan peristiwa penting dalam cerpen secara singkat.
4.
Mampu menganalisis perasaan
dan motivasi karakter dalam cerpen.
5.
Mampu membuat
pertanyaan-pertanyaan yang relevan terkait dengan isi cerpen.
6.
Mampu menyatakan pandangan
pribadi terkait dengan cerita dan mengekspresikan pemahaman terhadap
nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.
C.
Profil Pelajar Pancasila
1.
Beriman dan Bertakwa kepada
Tuhan yang Maha Esa
2.
Bergotong Royong
3.
Bernalar Kritis
D.
Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi Pokok
· Untuk menyimak cerpen "Aku Anak
Indonesia," persiapkan materi berupa teks cerpen itu sendiri. Pastikan
teks cerpen tersedia dalam bentuk yang mudah diakses dan dibaca, misalnya dalam
bentuk cetak atau digital.
Media :
Media Pembelajaran
1. Buku Siswa
2. Artikel sesuai tema
3. Buku bacaan sesuai tema
4. Globe, peta, atlas
5. Komputer/gawai dan jaringan internet (apabila tersedia)
Sumber
Belajar
Buku Siswa, globe, peta dunia, atau atlas
E.
Target Peserta Didik
Perangkat
ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik
reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan
pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
F.
Jumlah siswa
v Maksimum 25 - 35 Siswa
G.
Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).
Teknik
v Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi
kelompok.
II.
KEGIATAN INTI
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menyimak dengan
baik, mengenali tokoh dalam cerita dan memahami alur cerita ketika guru
membacakan cerpen.
B.
Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna
Melalui cerpen "Aku Anak Indonesia,"
diharapkan siswa dapat merasakan dan memahami makna keberagaman dan nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
C.
Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan bacaan atau materi dari
buku paket, media cetak, media video, dan website.
2. Membaca materi
pembelajaran
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik
4. Menyiapkan alat dan
bahan yang digunakan dalam pembelajaran
D.
Apersepsi
Penggunaan Media:
a. Gunakan media visual seperti
video singkat yang menampilkan potret kehidupan anak-anak Indonesia dari
berbagai suku dan latar belakang.
b. Diskusikan kesan dan perasaan
siswa setelah menonton video tersebut.
Cerita Pendek atau Anekdot:
a. Ceritakan cerita pendek atau
anekdot yang terkait dengan tema keberagaman dan persatuan di Indonesia.
b. Dorong siswa untuk berbagi cerita
atau pengalaman pribadi mereka terkait keberagaman.
Kaitkan dengan Pengalaman
Pribadi:
a. Ajukan pertanyaan yang
mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman pribadi siswa, seperti,
"Bagaimana keberagaman budaya pernah memengaruhi atau memperkaya kehidupan
sehari-hari kamu?"
E.
Pertanyaan Pemantik
1.
Bagaimana cerpen "Aku
Anak Indonesia" mencerminkan nilai-nilai Pancasila?
2.
Apa pesan atau makna yang
dapat diambil dari keberagaman budaya yang disajikan dalam cerpen?
Tugas kamu adalah mengisi
Format di atas mengacu kepada informasi yang diberikan. Indonesian Menyimak
Cerpen “Aku Anak Indonesia”
F.
Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit) |
Alokasi Waktu |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan
Pendahuluan Pembukaan: ü Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan
keberkahan dalam pembelajaran. ü Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. ü Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk
membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas.
Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter
temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter
dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya,
dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan
energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun
ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini. Peserta didik menentukan dua karakter baik atau
kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau
binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian,
peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan
kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung
elang.” Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan
mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri
masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan
kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut. Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan
sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah
mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk
akan menyakiti hati teman. |
20 menit |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Inti |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 1 Menyimak Cerpen “Aku Anak Indonesia” Menyimak Peserta
didik menyimak dengan saksama, memahami, memaknai instruksi yang lebih
kompleks sesuai jenjangnya, memahami dan menganalisis ide pokok dan ide yang
lebih terperinci dalam paparan guru atau teman dan dalam teks audiovisual dan
teks aural (teks yang dibacakan, misalnya buku atau yang dibacakan nyaring
atau siaran berita). Membaca Mengidentifikasi dan memahami kata-kata yang
memiliki makna jamak yang sering digunakan sehari-hari (misalnya keberagaman,
warisan) dan kata-kata baru (misalnya globalisasi) pada teks sesuai
jenjangnya dengan menggunakan petunjuk visual dan konteks kalimat yang
mendukung. Tip Pembelajaran Agar tujuan menyimak tercapai, guru memberikan
arahan apa yang seharusnya dilakukan oleh peserta didik ketika menyimak:
memahami alur cerita, mengidentifikasi nama-nama tokoh, dan mencatat
kata-kata baru yang belum dipahami. Guru membacakan dengan kecepatan sedang sambil
memerankan suara yang berbeda untuk setiap karakter dalam cerita. Guru dapat
membuat topi kertas sederhana dengan tulisan nama tokoh yang diperankan
ketika membacakan tentang tokoh tersebut. Setiap selesai membaca satu alinea, guru memberi
jeda dan menanyakan bila ada kosakata yang belum dipahami. Peserta didik
menuliskan arti kosakata baru dan contoh kalimatnya di buku tulis
masing-masing. Lalu peserta didik diminta maju menuliskan kata-kata tersebut
di papan tulis. Inspirasi Kegiatan Guru memandu peserta didik untuk memerankan kisah
tersebut, dengan plot cerita yang sama, namun percakapannya dibuat spontan
dan boleh improvisasi. Ketika berdiskusi, guru bisa meminta peserta
didik yang mempunyai pengalaman menjadi murid baru atau pernah berteman
dengan murid baru untuk menceritakan pengalamannya. Kesalahan Umum Guru membaca terlalu cepat. Guru membaca terlalu
lirih sehingga kurang bisa didengar oleh peserta didik yang duduk di
belakang. Jawaban Memahami Cerpen “Aku Anak Indonesia” Tokoh utama dalam cerita ini adalah Hana. Hana
khawatir tidak dapat diterima oleh teman-teman di sekolah barunya.
Kekhawatiran Hana tidak terbukti karena teman-teman baru Hana terbuka
berkenalan dengannya dan senang membantunya dalam menyesuaikan diri di
sekolah barunya. Setuju, anak-anak Indonesia bersifat terbuka, berkawan, dan
senang membantu. Kegiatan 2 Unsur Intrinsik Cerpen “Aku Anak Indonesia” Membaca Mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan
yang dihadapi tokoh cerita pada teks naratif yang sesuai jenjangnya serta
solusi yang dilakukan oleh tokoh tersebut. Jawaban Tokoh Cerita dan Sifatnya
Hana cemas menghadapi menghadapi hari pertama
sekolahnya karena ia baru pindah dari luar negeri. Tindakan Hana Secara terbuka Hana memperkenalkan
diri dan berbagi dengan temantemannya. Penyelesaian Masalah Hana Ibu guru membantu Hana
mengatasi kekhawatirannya dengan memperkenalkannya kepada temantemannya
sebagai anak Indonesia. Hana juga mau belajar memperlancar bahasa
Indonesianya. Ayah Hana juga membantu agar Hana dapat lebih cepat akrab
dengan teman-temannya.
Instrumen Penilaian Isi kolom dengan nama peserta didik!
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi: Diferensiasi Konten:
1. Peserta Didik Level 1 (Nilai
= 1):
2. Peserta Didik Level 2 (Nilai
= 2):
3. Peserta Didik Level 3 (Nilai
= 3):
4. Peserta Didik Level 4 (Nilai
= 4):
Diferensiasi Proses:
1. Peserta Didik Level 1 (Nilai
= 1):
2. Peserta Didik Level 2 (Nilai
= 2):
3. Peserta Didik Level 3 (Nilai
= 3):
4. Peserta Didik Level 4 (Nilai
= 4):
Diferensiasi Produk:
1. Peserta Didik Level 1 (Nilai
= 1):
2. Peserta Didik Level 2 (Nilai
= 2):
3. Peserta Didik Level 3 (Nilai
= 3):
4. Peserta Didik Level 4 (Nilai
= 4):
|
510 menit |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan
membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian
mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada
berdasarkan sudut pandang peserta didik. Kalau ada
murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan
bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang
masing-masing |
|||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Penutup Apresiasi:
Peserta didik dapat memberikan
apresiasi terhadap cerpen "Aku Anak Indonesia" dengan merespons
pertanyaan-pertanyaan berikut:
Evaluasi:
Peserta didik diminta untuk
mengevaluasi pengalaman mereka dalam memahami cerpen. Beberapa pertanyaan
evaluatif antara lain:
Konsolidasi:
Melalui diskusi kelompok kecil,
peserta didik dapat membandingkan kesimpulan mereka tentang cerpen ini. Guru
dapat memberikan pertanyaan panduan, seperti:
Penutup
(Doa, Salam):
Kegiatan ditutup dengan doa
bersama atau salam hangat, menyatukan pengalaman dan pembelajaran dalam
suasana positif. |
10 menit |
||||||||||||||||||||||||||||||||
G.
Asesmen/Penilaian
Judul: Menyimak dan Membaca
Cerpen "Aku Anak Indonesia" Tujuan: Peserta didik dapat menyimak
cerpen dengan saksama dan memahami, serta mengidentifikasi unsur intrinsik
cerpen.
Teknik:
·
Observasi (Menyimak)
·
Kinerja (Membaca)
·
Tes tertulis
(Mengidentifikasi Unsur Intrinsik)
Rubrik Penilaian:
1.
Penilaian Menyimak Cerpen
"Aku Anak Indonesia"
|
Kegiatan Inti |
Penilaian Sikap |
Penilaian Pengetahuan |
Penilaian Keterampilan |
|
Menyimak Cerpen |
Observasi Kelas |
Penilaian diri |
- |
2.
Penilaian Membaca dan
Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerpen "Aku Anak Indonesia"
|
Kegiatan Inti |
Penilaian Sikap |
Penilaian Pengetahuan |
Penilaian Keterampilan |
|
Membaca dan Mengidentifikasi Unsur |
- |
Penugasan |
- |
|
Intrinsik Cerpen "Aku Anak Indonesia" |
Diskusi Kelompok |
Lembar Penilaian Diri
Peserta Didik
Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk:
Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang
sebenarnya
|
No |
Pernyataan |
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1 |
Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. |
|
|
|
|
|
2 |
Saya beribadah tepat waktu. |
|
|
|
|
|
3 |
Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya berani mengakui kesalahan saya. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan. |
|
|
|
|
|
7 |
Saya mengembalikan barang yang saya pinjam. |
|
|
|
|
|
8 |
Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan |
|
|
|
|
|
9 |
Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan. |
|
|
|
|
|
10 |
Saya datang kesekolah tepat waktu. |
|
|
|
|
Lembar Penilaian Diri
Kegiatan Diskusi Kelompok
Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
|
No |
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
1 |
Aktif dalam
mengemukan ide |
√ |
|
|
2 |
Mendengarkan
teman yang sedang berpendapat |
√ |
|
|
3 |
Aktif
mengajukan pertanyaan |
√ |
|
|
4 |
Aktif
membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas |
√ |
|
|
5 |
|
√ |
|
Lembar Kerja
Kelompok Diskusi
|
Nama Anggota Kelompok |
1. ……………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………… 4. ……………………………………………………………… 5. ……………………………………………………………… |
|
Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok |
|
|
Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain |
|
|
Catatan Guru |
|
PENILAIAN PENGETAHUAN
Pilihan
Ganda
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
Tes Tertulis
Nama :
Kelas
:
Tanggal
Kegiatan :
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !
1.
Bagaimana peran
teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem
agribisnis tanaman?
2.
Sebutkan
langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3.
Apa peran
pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4.
Jelaskan
pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5.
Bagaimana
implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan
ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?
Penskoran Soal Uraian
|
Nomor |
Penyelesaian/Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Siswa
dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. |
3 |
|
2 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik
dan benar, tapi kurang lengkap. |
2 |
|
3 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah
sebagian besar. |
1 |
|
4 |
Siswa tidak dapat
menjawab dengan benar |
0 |
|
Skor
maksimum |
|
|
H.
Rencana Tindak Lanjut
F. Rencana Tindak Lanjut:
·
Pengayaan: Memberikan tugas
tambahan atau literatur ekstra kepada peserta didik yang telah mencapai nilai
maksimal.
·
Remedial: Menyelenggarakan
sesi tambahan atau memberikan latihan tambahan kepada peserta didik yang
memerlukan bantuan tambahan.
·
Interaksi Guru dan Orang
Tua Murid: Memberikan laporan kemajuan kepada orang tua dan mengadakan
pertemuan jika diperlukan.
G. Refleksi Guru dan Siswa:
1.
Refleksi Guru:
·
Apakah metode pembelajaran
yang saya gunakan efektif dalam mencapai tujuan?
·
Bagaimana respons peserta
didik terhadap kegiatan ini?
·
Apakah ada aspek-aspek yang
perlu diperbaiki dalam penyajian materi?
2.
Refleksi Siswa:
·
Apa yang telah saya
pelajari dari kegiatan ini?
·
Apa tantangan utama yang
saya alami dalam menyimak dan membaca cerpen?
·
Apakah saya merasa sudah
mencapai tujuan pembelajaran?
III. LAMPIRAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Judul: Menguak Misteri Cerita Pendek
Pendahuluan: Pada kesempatan ini, kita akan menjelajahi dunia
cerita pendek (cerpen) melalui kegiatan mendengarkan (menyimak). Peserta didik
akan diajak untuk lebih memahami tokoh dalam cerita dan meresapi alur cerita
yang dibacakan oleh guru.
Bahan/Alat/Sumber:
- Cerita
Pendek (cerpen) pilihan guru.
- Papan tulis
dan spidol.
- Gambar
tokoh cerita (jika diperlukan).
- Audio
cerpen (jika memungkinkan).
Tujuan:
- Peserta
didik dapat menyimak dengan baik saat guru membacakan cerpen.
- Peserta
didik mampu mengenali tokoh-tokoh dalam cerita.
- Peserta
didik dapat memahami alur cerita yang dibacakan.
Langkah-langkah:
- Pengantar
Cerita Pendek: Guru memperkenalkan konsep cerita
pendek dan menjelaskan keunikan strukturnya.
- Pemilihan
Cerpen: Guru memilih cerpen yang sesuai dengan
tingkat pemahaman peserta didik.
- Penyimakan
Cerpen: Guru membacakan cerpen dengan intonasi
dan ekspresi yang sesuai, melibatkan peserta didik untuk mendengarkan
dengan aktif.
- Diskusi
Tokoh Cerita: Peserta didik berdiskusi tentang
tokoh-tokoh yang muncul dalam cerita, mencoba memahami karakter, sifat,
dan peran masing-masing tokoh.
- Analisis
Alur Cerita: Peserta didik diberi kesempatan untuk
merinci alur cerita, mengidentifikasi bagian awal, tengah, dan akhir serta
peristiwa penting yang terjadi.
- Pertanyaan
Refleksi: Guru memberikan pertanyaan refleksi
terkait cerita yang telah dibacakan, mendorong peserta didik untuk
mengemukakan pemikiran dan pendapat pribadi.
Pertanyaan:
- Bagaimana
pendapatmu tentang tokoh utama dalam cerita?
- Apakah ada
bagian cerita yang membuatmu penasaran atau terkesan?
- Bagaimana
alur cerita memengaruhi pemahamanmu tentang keseluruhan cerita?
- Apakah ada
keterkaitan antara cerita ini dengan kehidupan sehari-hari kita?
- Jika kamu
menjadi salah satu tokoh dalam cerita, apa yang akan kamu lakukan?
Semoga kegiatan ini dapat
meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap cerita pendek dan memperkaya
pengalaman mendengar mereka. Selamat berexplorasi dalam dunia cerita!
BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA
Buku siswa
GLOSARIUM
- Bangga:
- Perasaan
kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
- Identitas Nasional:
- Kesadaran
akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat
Indonesia.
- Kebhinekaan:
- Keragaman
budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
- Pancasila:
- Dasar
ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat
Indonesia.
- Bhinneka Tunggal Ika:
- Semboyan
nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang
menekankan persatuan dalam keberagaman.
- Gotong Royong:
- Semangat
bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
- Warisan Budaya:
- Nilai-nilai,
tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari
kehidupan anak Indonesia.
- Patriotisme:
- Rasa cinta
dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan
tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
- Kemandirian:
- Kemampuan
untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa.
- Pendidikan Karakter:
- Proses
pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk
generasi yang unggul.
- Wawasan Nusantara:
- Pemahaman
yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di
seluruh wilayah Indonesia.
- Kreativitas dan Inovasi:
- Kemampuan
untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk
kemajuan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 +
1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic
Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017.
Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas, dkk.
2019. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, Irene C. &
Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8.
Heinemann.
Hancock, Marjorie R.
2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in
K-8 Classrooms. Pearson.
McGraw-Hill Reading
Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C.
2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan
Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar
Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy. dkk.
(Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford
Press.
Robb. Laura. 2003.
Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching
Resources.
Vadasy, Patricia, F.
& J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The
Guilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind
in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA:
Harvard University Press
………………..,
.. Juli 20..
Mengetahui
Kepala SD/MI Guru
Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.
I.
INFORMASI UMUM
A.
Identitas Sekolah
|
Nama
Penyusun |
: |
Institusi |
: SD/MI... |
|
Tahun
Pembuatan |
: 20.. |
Mata
Pelajaran |
: BAHASA INDONESIA |
|
Jenjang |
: SD/MI |
Kelas |
: VI (ENAM) Reguler |
|
Kode |
: |
Fase |
: Fase C |
|
Tema |
: Bangga Menjadi Anak Indonesia |
||
|
Materi Pokok |
: Berdiskusi: Asal-usul Anak Indonesia dan Mengisi Formulir |
||
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP |
||
|
Kata Kunci |
: menjura Berdentang berdegup siang
bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur |
||
|
Capaian Pembelajaran
|
: Pada akhir fase C,
peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat
terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan
pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks
narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan
informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan
tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya;
menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih
terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah
pengetahuan, dan keterampilan. |
||
|
|
|
||
Fase C Berdasarkan Elemen.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Menyimak |
Peserta
didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan
mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai
dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk
lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. |
|
Membaca
dan Memirsa |
Peserta
didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan
fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek,
fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. |
|
Berbicara dan Mempresentasikan |
Peserta
didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan
meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru
yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat
sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun.
Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif,
kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. |
|
Menulis |
Peserta
didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan
kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca.
Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk
menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. |
B.
Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
Prasyarat
Pengetahuan:
1.
Memahami sejarah awal
masyarakat Indonesia, termasuk migrasi manusia dan perkembangan budaya.
2.
Mengetahui beragam suku
bangsa di Indonesia dan peranannya dalam membentuk keanekaragaman budaya.
3.
Memahami keberagaman bahasa
daerah dan bahasa nasional sebagai identitas bangsa.
4.
Mengetahui peristiwa
sejarah penting yang membentuk Indonesia sebagai negara merdeka.
Prasyarat
Keterampilan:
1.
Mampu menyusun narasi
sejarah perkembangan masyarakat Indonesia.
2.
Mampu mengidentifikasi
perbedaan budaya antar suku bangsa di Indonesia.
3.
Mampu berkomunikasi dengan
bahasa daerah dan bahasa nasional.
4.
Mampu menganalisis dampak
peristiwa sejarah terhadap pembentukan identitas bangsa.
C.
Profil Pelajar Pancasila
1.
Beriman dan Bertakwa kepada
Tuhan yang Maha Esa
2.
Bergotong Royong
3.
Bernalar Kritis
D.
Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi Pokok
Materi pembelajaran harus disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku dan
kebutuhan anak-anak Indonesia. Gunakan pendekatan yang menarik dan relevan
untuk meningkatkan minat belajar mereka.
Media :
Sediakan media pembelajaran
yang beragam, seperti buku-buku teks, materi audiovisual, dan perangkat lunak
pendidikan. Teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman belajar
anak-anak.
Sumber
Belajar
Buku Siswa atau buku cerita lain terkait tema
E.
Target Peserta Didik
Perangkat
ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik
reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan
pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
F.
Jumlah siswa
v Maksimum 25 - 35 Siswa
G.
Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).
Teknik
v Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi
kelompok.
II.
KEGIATAN INTI
A.
Tujuan Pembelajaran
Setelah menyimak dan membaca ulang
cerita“Aku Anak Indonesia”,peserta didik mampu menyebutkan unsur intrinsik
cerita
B.
Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna
Pemahaman Bermakna (Pengalaman
Bermakna): Pada pengalaman pembelajaran ini, siswa akan diajak untuk melakukan
eksplorasi mendalam tentang asal-usul anak Indonesia melalui serangkaian
kegiatan yang menarik dan bermakna. Guru akan memfasilitasi perjalanan pemahaman
siswa dengan:
1. Penelitian Kelompok: Siswa akan dibagi menjadi
kelompok kecil dan diberi tugas untuk melakukan penelitian tentang asal-usul
anak Indonesia. Mereka akan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber,
seperti buku, artikel, dan wawancara dengan orang tua atau anggota keluarga yang
memiliki pengetahuan tentang keturunan dan sejarah keluarga.
2. Pertunjukan Budaya: Siswa akan diminta untuk
menyajikan hasil penelitian mereka dalam bentuk pertunjukan budaya. Setiap
kelompok dapat menampilkan informasi mereka melalui pementasan drama, tarian,
atau presentasi multimedia. Hal ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami
secara verbal tetapi juga melalui pengalaman visual dan auditori.
3. Kunjungan Virtual: Melibatkan siswa dalam kunjungan
virtual ke tempat-tempat bersejarah atau budaya yang terkait dengan asal-usul
anak Indonesia. Ini dapat dilakukan melalui media online, seperti video
dokumenter, situs web interaktif, atau pertemuan virtual dengan ahli sejarah.
4. Diskusi Kelompok: Setelah pertunjukan budaya dan
kunjungan virtual, siswa akan terlibat dalam diskusi kelompok untuk membahas
temuan mereka. Guru akan memberikan panduan pertanyaan untuk merangsang
pemikiran kritis dan mendalam tentang hubungan antara asal-usul anak Indonesia
dan nilai-nilai Pancasila.
Melalui pengalaman-pengalaman ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan fakta tentang asal-usul mereka tetapi juga dapat merasakan nilai-nilai seperti gotong royong dan keberagaman yang merupakan bagian integral dari identitas anak Indonesia
C.
Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan bacaan atau materi dari
buku paket, media cetak, media video, dan website.
2. Membaca materi
pembelajaran
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik
4. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran
D.
Apersepsi
Sebelum memulai pembelajaran, guru akan melakukan kegiatan apersepsi untuk merangsang minat dan perhatian siswa terhadap materi pembelajaran "Asal-usul Anak Indonesia dan Mengisi Formulir". Kegiatan apersepsi ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan menyiapkan pikiran siswa agar lebih responsif terhadap materi.
E.
Pertanyaan Pemantik
Guru dapat mengajukan pertanyaan awal yang menarik dan relevan dengan pengalaman siswa sehari-hari terkait asal-usul dan identitas mereka sebagai anak Indonesia. Pertanyaan ini dapat merangsang pemikiran siswa dan membangkitkan minat mereka untuk belajar lebih lanjut.
F.
Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit) |
Alokasi Waktu |
|
Kegiatan
Pendahuluan Pembukaan: ü Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan
keberkahan dalam pembelajaran. ü Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. ü Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk
membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas.
Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter
temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter
dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya,
dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan
energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun
ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.
Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan
mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri
masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut. Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman. |
20 menit |
|
Kegiatan Inti |
|
|
Berbicara Berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan
menanggapi pernyataan teman diskusi, menggunakan kata kunci yang relevan
dengan topik bahasan diskusi. Menanyakan pertanyaan dengan kalimat yang jelas
sehingga dipahami oleh teman diskusi. Tip Pembelajaran •
Untuk diskusi pertama di kelas, guru bisa menjadi
pemandu/ pemimpin diskusi. Tugasnya adalah memberi contoh bagaimana memandu
diskusi dengan baik, yaitu dengan memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk menyampaikan pendapat dan memberikan contoh bertanya lebih lanjut
tentang pendapat tersebut. Selanjutnya, memberi kesempatan peserta didik lain
untuk menyanggah. • Untuk diskusi selanjutnya, peserta didik bisa menjadi pemimpin diskusi. Inspirasi Kegiatan •
Agar diskusi menjadi lebih semarak, tata ruang
kelas seperti dalam gelar wicara (talkshow) di televisi. •
Salah seorang peserta didik menjadi tuan rumah
(host), sementara beberapa peserta didik lain menjadi panelis atau
narasumber. • Sematkan peran tertentu untuk para narasumber, misalnya anak Indonesia yang lahir di negara tertentu, anak Indonesia dengan orang tua campuran, dan anak Indonesia yang sudah lama tinggal di luar negeri. Kesalahan Umum •
Kadang peserta didik atau bahkan guru
menertawakan pendapat peserta didik lain yang terlalu naif atau lucu.
Sebaiknya hal ini dihindari karena peserta didik tersebut bisa merasa
diremehkan. Hormati setiap pendapat meskipun berbeda dengan pendapat orang kebanyakan.
Tanyakan alasan di balik pendapat tersebut. •
Guru tidak bisa menahan diri “mematahkan”
pendapat peserta didik. Sebaiknya guru memberikan contoh pada seisi kelas
untuk mendengarkan pendapat peserta didik dengan saksama.
Kegiatan 4 Mengisi Formulir Menulis Menuliskan kalimat dengan tanda baca:
tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan
fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat
dengan huruf kapital di awal kalimat
Tip Pembelajaran •
Sampaikan kepada peserta didik pentingnya
keterampilan mengisi formulir yang akan terus kita pakai sepanjang hayat,
misalnya formulir KTP, pendaftaran sekolah, pengajuan paspor dan visa, dan
pengajuan beasiswa. •
Berikan contoh-contoh formulir dengan format yang
berbeda. •
Ingatkan peserta didik untuk hanya memberikan
data/informasi pribadi kepada pihak/instansi resmi yang bisa dipercaya.
Inspirasi Kegiatan •
Mintalah peserta didik untuk membawa
contoh-contoh formulir yang ada di rumah. Diskusikan persamaan dan perbedaan
formulir tersebut dan cara pengisiannya. •
Lalu peserta didik menerapkan pengetahuannya
tentang pengisian formulir dengan bermain peran. Secara berpasangan, seorang
peserta didik berperan sebagai seorang petugas perpustakaan dan teman yang
lain menjadi calon pengguna perpustakaan (pemustaka). Petugas perpustakaan
memberikan formulir dan calon pemustaka mengisinya.
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi: 1. Diferensiasi Konten:
2. Diferensiasi Proses:
3. Diferensiasi Produk:
|
510 menit |
|
Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan
membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian
mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada
berdasarkan sudut pandang peserta didik. Kalau ada
murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan
bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang
masing-masing |
|
|
Kegiatan Penutup 1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan
apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa
belajar banyak dari keragaman tersebut. 2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari
kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah
kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi
selanjutnya? 3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi,
mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi.
Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak
ada yang terlewatkan. 4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri
kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima
kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan
kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi
dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua. |
10 menit |
G.
Asesmen/Penilaian
Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi
Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan
berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan
dan bertanya dengan kalimat yang jelas.
Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan
Rubrik Penilaian:
Penilaian Sikap: Observasi
Kelas
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Observasi Kelas |
|
|
Penilaian Diri |
|
|
Penilaian Antar Teman |
Penilaian Pengetahuan: Tes
Lisan
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Penugasan |
|
|
Diskusi Kelompok |
|
|
Tes Tertulis |
|
|
Tes Lisan |
Penilaian Keterampilan:
Kinerja Diskusi
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Proyek |
|
|
Produk |
|
|
Presentasi |
|
|
Study Lapangan |
Lembar Penilaian Diri
Peserta Didik
Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk:
Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang
sebenarnya
|
No |
Pernyataan |
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1 |
Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. |
|
|
|
|
|
2 |
Saya beribadah tepat waktu. |
|
|
|
|
|
3 |
Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya berani mengakui kesalahan saya. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan. |
|
|
|
|
|
7 |
Saya mengembalikan barang yang saya pinjam. |
|
|
|
|
|
8 |
Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan |
|
|
|
|
|
9 |
Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan. |
|
|
|
|
|
10 |
Saya datang kesekolah tepat waktu. |
|
|
|
|
Lembar Penilaian Diri
Kegiatan Diskusi Kelompok
Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
|
No |
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
1 |
Aktif dalam
mengemukan ide |
√ |
|
|
2 |
Mendengarkan
teman yang sedang berpendapat |
√ |
|
|
3 |
Aktif
mengajukan pertanyaan |
√ |
|
|
4 |
Aktif
membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas |
√ |
|
|
5 |
|
√ |
|
Lembar Kerja
Kelompok Diskusi
|
Nama Anggota Kelompok |
1. ……………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………… 4. ……………………………………………………………… 5. ………………………………………………………………
|
|
Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok |
|
|
Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain |
|
|
Catatan Guru |
|
PENILAIAN PENGETAHUAN
Pilihan
Ganda
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
Tes Tertulis
Nama :
Kelas
:
Tanggal
Kegiatan :
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !
1.
Bagaimana peran
teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem
agribisnis tanaman?
2.
Sebutkan
langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3.
Apa peran
pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4.
Jelaskan
pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5.
Bagaimana
implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan
ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?
Penskoran Soal Uraian
|
Nomor |
Penyelesaian/Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Siswa
dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. |
3 |
|
2 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik
dan benar, tapi kurang lengkap. |
2 |
|
3 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah
sebagian besar. |
1 |
|
4 |
Siswa tidak dapat
menjawab dengan benar |
0 |
|
Skor
maksimum |
|
|
H.
Rencana Tindak Lanjut
F. Rencana Tindak Lanjut
·
Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan
untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.
·
Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan
sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.
·
Interaksi Guru dan Orang
Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam
mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik
reguler.
G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:
1.
Apakah pendekatan yang saya
gunakan efektif dalam membimbing diskusi?
2.
Apakah semua peserta didik
mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?
Refleksi Siswa:
1.
Apa yang telah saya
pelajari dari diskusi ini?
2.
Bagaimana saya dapat
meningkatkan kemampuan berbicara saya?
III. LAMPIRAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak
Indonesia"
Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan
membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah
dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita
mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya.
Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur
tersebut.
Bahan/Alat/Sumber:
- Cerita
"Aku Anak Indonesia"
- Alat tulis
(pensil, pulpen, atau laptop)
- Catatan
atau buku catatan
Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak
Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik
cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman
terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.
Langkah-langkah:
- Bacalah
cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
- Identifikasi
tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
- Kenali
tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik
masing-masing tokoh?
- Analisis
alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
- Perhatikan
latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi
jalannya cerita?
- Cari
unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
- Tuliskan
jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.
Pertanyaan:
- Apa tema
utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
- Siapakah
tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
- Bagaimana
alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
- Apa latar
tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi
cerita?
- Adakah
konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
- Apakah ada
pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?
Selamat mengerjakan tugas!
Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban
Anda.
BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA
Buku siswa
GLOSARIUM
- Bangga:
- Perasaan
kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
- Identitas Nasional:
- Kesadaran
akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat
Indonesia.
- Kebhinekaan:
- Keragaman
budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
- Pancasila:
- Dasar
ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat
Indonesia.
- Bhinneka Tunggal Ika:
- Semboyan
nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang
menekankan persatuan dalam keberagaman.
- Gotong Royong:
- Semangat
bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
- Warisan Budaya:
- Nilai-nilai,
tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari
kehidupan anak Indonesia.
- Patriotisme:
- Rasa cinta
dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan
tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
- Kemandirian:
- Kemampuan
untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa.
- Pendidikan Karakter:
- Proses
pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk
generasi yang unggul.
- Wawasan Nusantara:
- Pemahaman
yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di
seluruh wilayah Indonesia.
- Kreativitas dan Inovasi:
- Kemampuan
untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk
kemajuan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 +
1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic
Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017.
Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas, dkk.
2019. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, Irene C. &
Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8.
Heinemann.
Hancock, Marjorie R.
2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in
K-8 Classrooms. Pearson.
McGraw-Hill Reading
Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C.
2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan
Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar
Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy. dkk.
(Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford
Press.
Robb. Laura. 2003.
Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching
Resources.
Vadasy, Patricia, F.
& J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The
Guilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind
in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA:
Harvard University Press
………………..,
.. Juli 20..
Mengetahui
Kepala SD/MI Guru
Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.
MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-2
I.
INFORMASI UMUM
A.
Identitas Sekolah
|
Nama
Penyusun |
: |
Institusi |
: SDN 1 Jayamekar |
|
Tahun
Pembuatan |
: 20.. |
Mata
Pelajaran |
: BAHASA INDONESIA |
|
Jenjang |
: SD |
Kelas |
: VI (ENAM) Reguler |
|
Kode |
: |
Fase |
: Fase C |
|
Tema |
: Bangga Menjadi Anak Indonesia |
||
|
Materi Pokok |
: Membaca untuk
Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia” dan Surat Resmi |
||
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP |
||
|
Kata Kunci |
: menjura Berdentang berdegup siang
bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur |
||
|
Capaian Pembelajaran
|
: Pada akhir fase C,
peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat
terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan
pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks
narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan
informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan
tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya;
menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih
terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah
pengetahuan, dan keterampilan. |
||
|
|
|
||
Fase C Berdasarkan Elemen.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Menyimak |
Peserta
didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan
mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai
dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk
lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. |
|
Membaca
dan Memirsa |
Peserta
didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan
fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek,
fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. |
|
Berbicara dan Mempresentasikan |
Peserta
didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan
meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru
yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat
sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun.
Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif,
kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. |
|
Menulis |
Peserta
didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan
kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca.
Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk
menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. |
B.
Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
Prasyarat Pengetahuan:
1.
Memahami sejarah
perkembangan Bahasa Indonesia.
2.
Mengetahui konteks dan
peristiwa penting yang memengaruhi perkembangan Bahasa Indonesia.
3.
Memiliki pemahaman dasar
tentang struktur dan ciri khas Bahasa Indonesia.
Prasyarat Keterampilan:
1.
Mampu membaca dengan
pemahaman teks berbahasa Indonesia.
2.
Dapat mengidentifikasi
informasi utama dalam teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia."
3.
Mampu mengekstrak informasi
penting dari surat resmi.
C.
Profil Pelajar Pancasila
1.
Beriman dan Bertakwa kepada
Tuhan yang Maha Esa
2.
Bergotong Royong
3.
Bernalar Kritis
D.
Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi Pokok
·
Pastikan terdapat akses
kepada teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan contoh surat resmi
yang akan dijadikan bahan bacaan.
·
Persiapkan bahan bacaan
tambahan yang relevan untuk mendukung pemahaman lebih lanjut.
Media :
· Siapkan perangkat lunak atau perangkat keras yang
dibutuhkan untuk membaca teks, seperti komputer, laptop, tablet, atau
smartphone.
· Gunakan aplikasi pembaca dokumen atau browser untuk
membuka teks secara efisien.
Sumber
Belajar
Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga
E.
Target Peserta Didik
Perangkat
ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik
reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan
pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
F.
Jumlah siswa
v Maksimum 25 - 35 Siswa
G.
Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).
Teknik
v Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi
kelompok.
II.
KEGIATAN INTI
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu berdiskusi
dengan baik mengenai asalusul dan ciri anak Indonesia.
B.
Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna
Pemahaman Bermakna (Pengalaman
Bermakna): Pada pembelajaran ini, kami akan menciptakan pengalaman bermakna
dengan mengaitkan materi "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan Surat
Resmi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan diajak untuk
merespons dan merelasi konsep sejarah bahasa Indonesia dalam kehidupan
sekarang.
Kegiatan akan melibatkan diskusi
kelompok, penelitian kecil, atau mungkin wawancara dengan orang tua atau
anggota keluarga yang mungkin memiliki pengetahuan lebih tentang sejarah bahasa
Indonesia. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat merasakan relevansi
sejarah bahasa dengan perkembangan bahasa Indonesia saat ini.
Penggunaan metode ini diharapkan
dapat memberikan kesan mendalam dan memberikan pemahaman bermakna kepada
peserta didik, sehingga mereka tidak hanya menghafal fakta sejarah, tetapi juga
dapat mengaitkannya dengan realitas kehidupan mereka sendiri.
Melalui pengalaman bermakna ini,
diharapkan peserta didik dapat menginternalisasi konsep-konsep sejarah bahasa
Indonesia dengan lebih baik, sehingga pembelajaran tidak hanya menjadi kegiatan
rutin di dalam kelas, tetapi juga menjadi pengalaman yang membekas dan bernilai
untuk kehidupan sehari-hari mereka.
C.
Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan bacaan atau materi dari
buku paket, media cetak, media video, dan website.
2. Membaca materi
pembelajaran
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik
4. Menyiapkan alat dan
bahan yang digunakan dalam pembelajaran
D.
Apersepsi
Dalam memulai pembelajaran
ini, kita akan melakukan apersepsi sebagai langkah awal untuk membangun minat
dan motivasi peserta didik terhadap materi yang akan dipelajari. Apersepsi
dilakukan dengan cara membahas pertanyaan atau topik terkait yang sudah dikenal
oleh peserta didik, sehingga mereka dapat mengaitkan pengetahuan yang telah
dimiliki dengan materi baru.
Salah satu cara yang bisa
digunakan adalah memunculkan pertanyaan seperti:
1.
"Apa yang sudah kalian
ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sejauh ini?"
2.
"Apakah kalian pernah
menulis atau menerima surat resmi? Bagaimana pengalaman kalian?"
Melalui diskusi ini,
diharapkan peserta didik dapat merespon dan berbagi pengetahuan serta
pengalaman mereka terkait materi pembelajaran. Apersepsi yang baik dapat
membantu menciptakan suasana belajar yang positif dan membuat peserta didik
lebih terlibat dalam proses pembelajaran.
E.
Pertanyaan Pemantik
·
Apa yang Anda ketahui
tentang sejarah bahasa Indonesia sebelumnya?
·
Bagaimana sejarah bahasa
Indonesia memengaruhi penggunaan bahasa kita sehari-hari?
·
Menurut Anda, mengapa
penting untuk memahami sejarah bahasa Indonesia?
·
Apakah Anda pernah menemui
kata atau ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki asal-usul sejarah yang
menarik? Ceritakan.
·
Bagaimana perkembangan
teknologi berpengaruh pada cara kita menggunakan bahasa dalam surat resmi?
·
Apa perbedaan antara bahasa
formal dan bahasa informal dalam surat resmi?
F.
Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit) |
Alokasi Waktu |
||||||||||
|
Kegiatan
Pendahuluan Pembukaan: ü Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan
keberkahan dalam pembelajaran. ü Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. ü Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.
KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU
Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk
membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas.
Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter
temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter
dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya,
dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan
energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun
ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.
Peserta didik menentukan dua karakter baik atau
kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau
binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian,
peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan
kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung
elang.”
Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan
mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri
masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan
kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.
Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan
sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah
mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk
akan menyakiti hati teman.
|
20 menit |
||||||||||
|
Kegiatan Inti |
|
||||||||||
|
Kegiatan 5 Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia”
Membaca Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada
fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh
penerbit dalam bentuk glosarium sesuai untuk jenjangnya.
Tip Pembelajaran •
Sebelum meminta peserta didik
membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk
mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan. •
Pastikan peserta didik memahami
pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan. •
Ingatkan peserta didik untuk
tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan
menghasilkan informasi yang dicari.
Inspirasi Kegiatan Berlatihlah memindai bacaan dengan artikel lain dari surat kabar,
majalah, atau internet yang sesuai tema.
Sebelum membaca, tulis pertanyaan atau informasi yang dicari di papan
tulis.
Beri batas waktu membaca dengan mengaktifkan stopwatch.
Setelah waktu membaca habis, peserta didik boleh berlomba menuliskan
jawaban di papan tulis.
Jawaban Menandai Informasi dalam Bacaan “Sekilas Sejarah Bahasa
Indonesia”
Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928 (1). Pada saat itu, para
pemuda dari berbagai pelosok nusantara berkumpul dalam rapat pemuda dan
berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang
satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
(2). Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda (3). Unsur
ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia
merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia (4). Pada tahun 1928 itulah
bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional (5).
Selanjutnya, bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara
pada 18 Agustus 1945 saat Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (6). Dalam UndangUndang Dasar
1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36)
(7).
Secara teknis, yang disebut bahasa Indonesia pada saat itu adalah bahasa
Melayu Modern (8). Penamaan bahasa Indonesia semata untuk mengemban visi
persatuan nasional (9). Pada era kebangkitan nasional, nama Indonesia yang
berasal dari kata Indus (Hindia) dan Nesia yang berarti kepulauan sudah
banyak digunakan sebagai nama-nama organisasi antikolonial (10). Pada awal
abad ke-20, politik etis yang diterapkan oleh Belanda mampu mendidik
tokoh-tokoh bumiputra yang semakin sadar akan eksploitasi pemerintah Belanda
atas tanah milik pribumi (11). Kaum terdidik yang menguasai bahasa Belanda
ini sadar bahwa keterampilan berbahasa Belanda hanya dimiliki oleh sebagian
kecil orang (12). Para pemuda menolak menggunakan bahasa ini karena ingin
melepaskan diri dari identitas yang dibentuk oleh penjajah (13).
Bahasa Melayu dipilih sebagai bahasa nasional karena pada saat itu bahasa
Melayu sudah dikenal sebagai lingua franca di kepulauan Nusantara, bahkan di
kawasan Asia Tenggara (14). Lingua franca adalah bahasa perhubungan atau
bahasa yang menjembatani pihak-pihak yang menggunakan bahasa yang berbeda
(15). Bahasa Melayu digunakan secara luas oleh para pedagang di kepulauan
Nusantara (16).
Penutur bahasa Melayu memang tidak sebanyak penutur bahasa Jawa, yang
merupakan bahasa mayoritas pada saat itu (17). Namun bahasa Melayu adalah
bahasa yang paling banyak menyebar di seluruh nusantara (18). Alasan lain
dipilihnya bahasa Melayu adalah karena bahasa ini tidak mempunyai tingkat
tutur seperti yang ada dalam bahasa Jawa (19). Bahasa Melayu, cikal bakal
bahasa Indonesia sifatnya egaliter atau setara, tanpa tingkatan tertentu bagi
penuturnya (20). Bahasa ini sederhana dan tidak menganggap satu kelompok lebih tinggi derajatnya dibanding kelompok yang lain (21). Oleh karena
itu, bahasa Indonesia adalah bahasa yang sukses menjadi bahasa pemersatu
bangsa (22).
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi: 1. Diferensiasi Konten:
2. Diferensiasi Proses:
3. Diferensiasi Produk:
|
510 menit |
||||||||||
|
Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan
membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian
mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada
berdasarkan sudut pandang peserta didik. Kalau ada
murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan
bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang
masing-masing |
|||||||||||
|
Kegiatan Penutup 1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan
apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa
belajar banyak dari keragaman tersebut. 2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari
kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah
kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi
selanjutnya? 3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi,
mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi.
Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak
ada yang terlewatkan. 4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri
kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima
kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan
kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi
dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua. |
10 menit |
||||||||||
G.
Asesmen/Penilaian
Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi
Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan
berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan
dan bertanya dengan kalimat yang jelas.
Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan
Rubrik Penilaian:
Penilaian Sikap: Observasi
Kelas
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Observasi Kelas |
|
|
Penilaian Diri |
|
|
Penilaian Antar Teman |
Penilaian Pengetahuan: Tes
Lisan
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Penugasan |
|
|
Diskusi Kelompok |
|
|
Tes Tertulis |
|
|
Tes Lisan |
Penilaian Keterampilan:
Kinerja Diskusi
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Proyek |
|
|
Produk |
|
|
Presentasi |
|
|
Study Lapangan |
Lembar Penilaian Diri
Peserta Didik
Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk:
Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang
sebenarnya
|
No |
Pernyataan |
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1 |
Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. |
|
|
|
|
|
2 |
Saya beribadah tepat waktu. |
|
|
|
|
|
3 |
Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya berani mengakui kesalahan saya. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan. |
|
|
|
|
|
7 |
Saya mengembalikan barang yang saya pinjam. |
|
|
|
|
|
8 |
Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan |
|
|
|
|
|
9 |
Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan. |
|
|
|
|
|
10 |
Saya datang kesekolah tepat waktu. |
|
|
|
|
Lembar Penilaian Diri
Kegiatan Diskusi Kelompok
Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
|
No |
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
1 |
Aktif dalam
mengemukan ide |
√ |
|
|
2 |
Mendengarkan
teman yang sedang berpendapat |
√ |
|
|
3 |
Aktif
mengajukan pertanyaan |
√ |
|
|
4 |
Aktif
membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas |
√ |
|
|
5 |
|
√ |
|
Lembar Kerja
Kelompok Diskusi
|
Nama Anggota Kelompok |
1. ……………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………… 4. ……………………………………………………………… 5. ………………………………………………………………
|
|
Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok |
|
|
Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain |
|
|
Catatan Guru |
|
PENILAIAN PENGETAHUAN
Pilihan
Ganda
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
Tes Tertulis
Nama :
Kelas
:
Tanggal
Kegiatan :
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !
1.
Bagaimana peran
teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem
agribisnis tanaman?
2.
Sebutkan
langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3.
Apa peran
pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4.
Jelaskan
pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5.
Bagaimana
implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan
ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?
Penskoran Soal Uraian
|
Nomor |
Penyelesaian/Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Siswa
dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. |
3 |
|
2 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik
dan benar, tapi kurang lengkap. |
2 |
|
3 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah
sebagian besar. |
1 |
|
4 |
Siswa tidak dapat
menjawab dengan benar |
0 |
|
Skor
maksimum |
|
|
H.
Rencana Tindak Lanjut
F. Rencana Tindak Lanjut
·
Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan
untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.
·
Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan
sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.
·
Interaksi Guru dan Orang
Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam
mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik
reguler.
G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:
1.
Apakah pendekatan yang saya
gunakan efektif dalam membimbing diskusi?
2.
Apakah semua peserta didik
mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?
Refleksi Siswa:
1.
Apa yang telah saya
pelajari dari diskusi ini?
2.
Bagaimana saya dapat
meningkatkan kemampuan berbicara saya?
III. LAMPIRAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak
Indonesia"
Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan
membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah
dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita
mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya.
Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur
tersebut.
Bahan/Alat/Sumber:
- Cerita
"Aku Anak Indonesia"
- Alat tulis
(pensil, pulpen, atau laptop)
- Catatan
atau buku catatan
Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak
Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik
cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman
terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.
Langkah-langkah:
- Bacalah
cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
- Identifikasi
tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
- Kenali
tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik
masing-masing tokoh?
- Analisis
alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
- Perhatikan
latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi
jalannya cerita?
- Cari
unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
- Tuliskan
jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.
Pertanyaan:
- Apa tema
utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
- Siapakah
tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
- Bagaimana
alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
- Apa latar
tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi
cerita?
- Adakah
konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
- Apakah ada
pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?
Selamat mengerjakan tugas!
Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban
Anda.
BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA
Buku siswa
GLOSARIUM
- Bangga:
- Perasaan
kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
- Identitas Nasional:
- Kesadaran
akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat
Indonesia.
- Kebhinekaan:
- Keragaman
budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
- Pancasila:
- Dasar
ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat
Indonesia.
- Bhinneka Tunggal Ika:
- Semboyan
nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang
menekankan persatuan dalam keberagaman.
- Gotong Royong:
- Semangat
bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
- Warisan Budaya:
- Nilai-nilai,
tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari
kehidupan anak Indonesia.
- Patriotisme:
- Rasa cinta
dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan
tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
- Kemandirian:
- Kemampuan
untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa.
- Pendidikan Karakter:
- Proses
pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk
generasi yang unggul.
- Wawasan Nusantara:
- Pemahaman
yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di
seluruh wilayah Indonesia.
- Kreativitas dan Inovasi:
- Kemampuan
untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk
kemajuan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 +
1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic
Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017.
Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas, dkk.
2019. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, Irene C. &
Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8.
Heinemann.
Hancock, Marjorie R.
2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in
K-8 Classrooms. Pearson.
McGraw-Hill Reading
Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C.
2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan
Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar
Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy. dkk.
(Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford
Press.
Robb. Laura. 2003.
Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching
Resources.
Vadasy, Patricia, F.
& J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The
Guilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind
in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA:
Harvard University Press
………………..,
.. Juli 20..
Mengetahui
Kepala SD/MI Guru
Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.
MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-3
I.
INFORMASI UMUM
A.
Identitas Sekolah
|
Nama
Penyusun |
: |
Institusi |
: SDN 1 Jayamekar |
|
Tahun
Pembuatan |
: 20.. |
Mata
Pelajaran |
: BAHASA INDONESIA |
|
Jenjang |
: SD |
Kelas |
: VI (ENAM) Reguler |
|
Kode |
: |
Fase |
: Fase C |
|
Tema |
: Bangga Menjadi Anak Indonesia |
||
|
Materi Pokok |
: Membaca untuk
Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia” dan Surat Resmi |
||
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP |
||
|
Kata Kunci |
: menjura Berdentang berdegup siang
bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur |
||
|
Capaian Pembelajaran |
: Pada akhir fase C,
peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat
terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan
pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks
narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan
informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan
tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya;
menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih
terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah
pengetahuan, dan keterampilan. |
||
|
|
|
||
Fase C Berdasarkan Elemen.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Menyimak |
Peserta
didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan
mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai
dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk
lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. |
|
Membaca
dan Memirsa |
Peserta
didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan
fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek,
fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. |
|
Berbicara dan Mempresentasikan |
Peserta
didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan
meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru
yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat
sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun.
Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif,
kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. |
|
Menulis |
Peserta
didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan
kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca.
Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk
menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. |
B.
Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
Prasyarat Pengetahuan:
1.
Memahami sejarah
perkembangan Bahasa Indonesia.
2.
Mengetahui konteks dan
peristiwa penting yang memengaruhi perkembangan Bahasa Indonesia.
3.
Memiliki pemahaman dasar
tentang struktur dan ciri khas Bahasa Indonesia.
Prasyarat Keterampilan:
1.
Mampu membaca dengan
pemahaman teks berbahasa Indonesia.
2.
Dapat mengidentifikasi
informasi utama dalam teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia."
3.
Mampu mengekstrak informasi
penting dari surat resmi.
C.
Profil Pelajar Pancasila
1.
Beriman dan Bertakwa kepada
Tuhan yang Maha Esa
2.
Bergotong Royong
3.
Bernalar Kritis
D.
Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi Pokok
·
Pastikan terdapat akses
kepada teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan contoh surat resmi
yang akan dijadikan bahan bacaan.
·
Persiapkan bahan bacaan
tambahan yang relevan untuk mendukung pemahaman lebih lanjut.
Media :
· Siapkan perangkat lunak atau perangkat keras yang
dibutuhkan untuk membaca teks, seperti komputer, laptop, tablet, atau
smartphone.
· Gunakan aplikasi pembaca dokumen atau browser untuk
membuka teks secara efisien.
Sumber
Belajar
Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga
E.
Target Peserta Didik
Perangkat
ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik
reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan
pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
F.
Jumlah siswa
v Maksimum 25 - 35 Siswa
G.
Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).
Teknik
v Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi
kelompok.
II.
KEGIATAN INTI
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu berdiskusi
dengan baik mengenai asalusul dan ciri anak Indonesia.
B.
Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna
Pemahaman Bermakna (Pengalaman
Bermakna): Pada pembelajaran ini, kami akan menciptakan pengalaman bermakna
dengan mengaitkan materi "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan Surat
Resmi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan diajak untuk
merespons dan merelasi konsep sejarah bahasa Indonesia dalam kehidupan
sekarang.
Kegiatan akan melibatkan diskusi
kelompok, penelitian kecil, atau mungkin wawancara dengan orang tua atau
anggota keluarga yang mungkin memiliki pengetahuan lebih tentang sejarah bahasa
Indonesia. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat merasakan relevansi
sejarah bahasa dengan perkembangan bahasa Indonesia saat ini.
Penggunaan metode ini diharapkan
dapat memberikan kesan mendalam dan memberikan pemahaman bermakna kepada
peserta didik, sehingga mereka tidak hanya menghafal fakta sejarah, tetapi juga
dapat mengaitkannya dengan realitas kehidupan mereka sendiri.
Melalui pengalaman bermakna ini,
diharapkan peserta didik dapat menginternalisasi konsep-konsep sejarah bahasa
Indonesia dengan lebih baik, sehingga pembelajaran tidak hanya menjadi kegiatan
rutin di dalam kelas, tetapi juga menjadi pengalaman yang membekas dan bernilai
untuk kehidupan sehari-hari mereka.
C.
Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan bacaan atau materi dari
buku paket, media cetak, media video, dan website.
2. Membaca materi
pembelajaran
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik
4. Menyiapkan alat dan
bahan yang digunakan dalam pembelajaran
D.
Apersepsi
Dalam memulai pembelajaran
ini, kita akan melakukan apersepsi sebagai langkah awal untuk membangun minat
dan motivasi peserta didik terhadap materi yang akan dipelajari. Apersepsi
dilakukan dengan cara membahas pertanyaan atau topik terkait yang sudah dikenal
oleh peserta didik, sehingga mereka dapat mengaitkan pengetahuan yang telah
dimiliki dengan materi baru.
Salah satu cara yang bisa
digunakan adalah memunculkan pertanyaan seperti:
1.
"Apa yang sudah kalian
ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sejauh ini?"
2.
"Apakah kalian pernah
menulis atau menerima surat resmi? Bagaimana pengalaman kalian?"
Melalui diskusi ini,
diharapkan peserta didik dapat merespon dan berbagi pengetahuan serta
pengalaman mereka terkait materi pembelajaran. Apersepsi yang baik dapat
membantu menciptakan suasana belajar yang positif dan membuat peserta didik
lebih terlibat dalam proses pembelajaran.
E.
Pertanyaan Pemantik
·
Apa yang Anda ketahui
tentang sejarah bahasa Indonesia sebelumnya?
·
Bagaimana sejarah bahasa
Indonesia memengaruhi penggunaan bahasa kita sehari-hari?
·
Menurut Anda, mengapa
penting untuk memahami sejarah bahasa Indonesia?
·
Apakah Anda pernah menemui
kata atau ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki asal-usul sejarah yang
menarik? Ceritakan.
·
Bagaimana perkembangan
teknologi berpengaruh pada cara kita menggunakan bahasa dalam surat resmi?
·
Apa perbedaan antara bahasa
formal dan bahasa informal dalam surat resmi?
F.
Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit) |
Alokasi Waktu |
||||||||||
|
Kegiatan
Pendahuluan Pembukaan: ü Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan
keberkahan dalam pembelajaran. ü Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. ü Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk
membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas.
Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter
temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter
dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya,
dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan
energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun
ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini. Peserta didik menentukan dua karakter baik atau
kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau
binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian,
peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan
kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung
elang.” Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan
mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri
masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan
kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut. Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan
sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah
mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk
akan menyakiti hati teman. |
20 menit |
||||||||||
|
Kegiatan Inti |
|
||||||||||
|
Kegiatan 5 Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia” Membaca Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada
fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh
penerbit dalam bentuk glosarium sesuai untuk jenjangnya. Tip Pembelajaran •
Sebelum meminta peserta didik
membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk
mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan. •
Pastikan peserta didik memahami
pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan. •
Ingatkan peserta didik untuk
tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan
menghasilkan informasi yang dicari. Inspirasi Kegiatan Berlatihlah memindai bacaan dengan artikel lain dari surat kabar,
majalah, atau internet yang sesuai tema. Sebelum membaca, tulis pertanyaan atau informasi yang dicari di papan
tulis. Beri batas waktu membaca dengan mengaktifkan stopwatch. Setelah waktu membaca habis, peserta didik boleh berlomba menuliskan
jawaban di papan tulis. Jawaban Menandai Informasi dalam Bacaan “Sekilas Sejarah Bahasa
Indonesia” Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928 (1). Pada saat itu, para
pemuda dari berbagai pelosok nusantara berkumpul dalam rapat pemuda dan
berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang
satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
(2). Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda (3). Unsur
ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia
merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia (4). Pada tahun 1928 itulah
bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional (5).
Selanjutnya, bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara
pada 18 Agustus 1945 saat Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (6). Dalam UndangUndang Dasar
1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36)
(7). Secara teknis, yang disebut bahasa Indonesia pada saat itu adalah bahasa
Melayu Modern (8). Penamaan bahasa Indonesia semata untuk mengemban visi
persatuan nasional (9). Pada era kebangkitan nasional, nama Indonesia yang
berasal dari kata Indus (Hindia) dan Nesia yang berarti kepulauan sudah
banyak digunakan sebagai nama-nama organisasi antikolonial (10). Pada awal
abad ke-20, politik etis yang diterapkan oleh Belanda mampu mendidik
tokoh-tokoh bumiputra yang semakin sadar akan eksploitasi pemerintah Belanda
atas tanah milik pribumi (11). Kaum terdidik yang menguasai bahasa Belanda
ini sadar bahwa keterampilan berbahasa Belanda hanya dimiliki oleh sebagian
kecil orang (12). Para pemuda menolak menggunakan bahasa ini karena ingin
melepaskan diri dari identitas yang dibentuk oleh penjajah (13). Bahasa Melayu dipilih sebagai bahasa nasional karena pada saat itu bahasa
Melayu sudah dikenal sebagai lingua franca di kepulauan Nusantara, bahkan di
kawasan Asia Tenggara (14). Lingua franca adalah bahasa perhubungan atau
bahasa yang menjembatani pihak-pihak yang menggunakan bahasa yang berbeda
(15). Bahasa Melayu digunakan secara luas oleh para pedagang di kepulauan
Nusantara (16). Penutur bahasa Melayu memang tidak sebanyak penutur bahasa Jawa, yang
merupakan bahasa mayoritas pada saat itu (17). Namun bahasa Melayu adalah
bahasa yang paling banyak menyebar di seluruh nusantara (18). Alasan lain
dipilihnya bahasa Melayu adalah karena bahasa ini tidak mempunyai tingkat
tutur seperti yang ada dalam bahasa Jawa (19). Bahasa Melayu, cikal bakal
bahasa Indonesia sifatnya egaliter atau setara, tanpa tingkatan tertentu bagi
penuturnya (20). Bahasa ini sederhana dan tidak menganggap satu kelompok lebih tinggi derajatnya dibanding kelompok yang lain (21). Oleh karena
itu, bahasa Indonesia adalah bahasa yang sukses menjadi bahasa pemersatu
bangsa (22).
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi: 1. Diferensiasi Konten:
2. Diferensiasi Proses:
3. Diferensiasi Produk:
|
510 menit |
||||||||||
|
Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan
membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian
mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada
berdasarkan sudut pandang peserta didik. Kalau ada
murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan
bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang
masing-masing |
|||||||||||
|
Kegiatan Penutup 1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan
apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa
belajar banyak dari keragaman tersebut. 2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari
kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah
kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi
selanjutnya? 3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi,
mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi.
Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak
ada yang terlewatkan. 4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri
kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima
kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan
kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi
dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua. |
10 menit |
||||||||||
G.
Asesmen/Penilaian
Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi
Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan
berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan
dan bertanya dengan kalimat yang jelas.
Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan
Rubrik Penilaian:
Penilaian Sikap: Observasi
Kelas
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Observasi Kelas |
|
|
Penilaian Diri |
|
|
Penilaian Antar Teman |
Penilaian Pengetahuan: Tes
Lisan
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Penugasan |
|
|
Diskusi Kelompok |
|
|
Tes Tertulis |
|
|
Tes Lisan |
Penilaian Keterampilan:
Kinerja Diskusi
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Proyek |
|
|
Produk |
|
|
Presentasi |
|
|
Study Lapangan |
Lembar Penilaian Diri
Peserta Didik
Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk:
Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang
sebenarnya
|
No |
Pernyataan |
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1 |
Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. |
|
|
|
|
|
2 |
Saya beribadah tepat waktu. |
|
|
|
|
|
3 |
Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya berani mengakui kesalahan saya. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan. |
|
|
|
|
|
7 |
Saya mengembalikan barang yang saya pinjam. |
|
|
|
|
|
8 |
Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan |
|
|
|
|
|
9 |
Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan. |
|
|
|
|
|
10 |
Saya datang kesekolah tepat waktu. |
|
|
|
|
Lembar Penilaian Diri
Kegiatan Diskusi Kelompok
Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
|
No |
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
1 |
Aktif dalam
mengemukan ide |
√ |
|
|
2 |
Mendengarkan
teman yang sedang berpendapat |
√ |
|
|
3 |
Aktif
mengajukan pertanyaan |
√ |
|
|
4 |
Aktif
membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas |
√ |
|
|
5 |
|
√ |
|
Lembar Kerja
Kelompok Diskusi
|
Nama Anggota Kelompok |
1. ……………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………… 4. ……………………………………………………………… 5. ……………………………………………………………… |
|
Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok |
|
|
Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain |
|
|
Catatan Guru |
|
PENILAIAN PENGETAHUAN
Pilihan
Ganda
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
Tes Tertulis
Nama :
Kelas
:
Tanggal
Kegiatan :
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !
1.
Bagaimana peran
teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem
agribisnis tanaman?
2.
Sebutkan
langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3.
Apa peran
pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4.
Jelaskan
pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5.
Bagaimana
implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan
ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?
Penskoran Soal Uraian
|
Nomor |
Penyelesaian/Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Siswa
dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. |
3 |
|
2 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik
dan benar, tapi kurang lengkap. |
2 |
|
3 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah
sebagian besar. |
1 |
|
4 |
Siswa tidak dapat
menjawab dengan benar |
0 |
|
Skor
maksimum |
|
|
H.
Rencana Tindak Lanjut
F. Rencana Tindak Lanjut
·
Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan
untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.
·
Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan
sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.
·
Interaksi Guru dan Orang
Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam
mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik
reguler.
G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:
1.
Apakah pendekatan yang saya
gunakan efektif dalam membimbing diskusi?
2.
Apakah semua peserta didik
mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?
Refleksi Siswa:
1.
Apa yang telah saya
pelajari dari diskusi ini?
2.
Bagaimana saya dapat
meningkatkan kemampuan berbicara saya?
III. LAMPIRAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak
Indonesia"
Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan
membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah
dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita
mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya.
Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur
tersebut.
Bahan/Alat/Sumber:
- Cerita
"Aku Anak Indonesia"
- Alat tulis
(pensil, pulpen, atau laptop)
- Catatan
atau buku catatan
Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak
Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik
cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman
terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.
Langkah-langkah:
- Bacalah
cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
- Identifikasi
tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
- Kenali
tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik
masing-masing tokoh?
- Analisis
alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
- Perhatikan
latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi
jalannya cerita?
- Cari
unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
- Tuliskan
jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.
Pertanyaan:
- Apa tema
utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
- Siapakah
tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
- Bagaimana
alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
- Apa latar
tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi
cerita?
- Adakah
konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
- Apakah ada
pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?
Selamat mengerjakan tugas!
Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban
Anda.
BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA
Buku siswa
GLOSARIUM
- Bangga:
- Perasaan
kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
- Identitas Nasional:
- Kesadaran
akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat
Indonesia.
- Kebhinekaan:
- Keragaman
budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
- Pancasila:
- Dasar
ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat
Indonesia.
- Bhinneka Tunggal Ika:
- Semboyan
nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang
menekankan persatuan dalam keberagaman.
- Gotong Royong:
- Semangat
bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
- Warisan Budaya:
- Nilai-nilai,
tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari
kehidupan anak Indonesia.
- Patriotisme:
- Rasa cinta
dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan
tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
- Kemandirian:
- Kemampuan
untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa.
- Pendidikan Karakter:
- Proses
pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk
generasi yang unggul.
- Wawasan Nusantara:
- Pemahaman
yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di
seluruh wilayah Indonesia.
- Kreativitas dan Inovasi:
- Kemampuan
untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk
kemajuan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 +
1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic
Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017.
Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas, dkk.
2019. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, Irene C. &
Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8.
Heinemann.
Hancock, Marjorie R.
2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in
K-8 Classrooms. Pearson.
McGraw-Hill Reading
Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C.
2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan
Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar
Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy. dkk.
(Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford
Press.
Robb. Laura. 2003.
Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching
Resources.
Vadasy, Patricia, F.
& J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The
Guilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind
in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA:
Harvard University Press
………………..,
.. Juli 20..
Mengetahui
Kepala SD/MI Guru
Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.
MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-4
I.
INFORMASI UMUM
A.
Identitas Sekolah
|
Nama
Penyusun |
: |
Institusi |
: SDN 1 Jayamekar |
|
Tahun
Pembuatan |
: 20.. |
Mata
Pelajaran |
: BAHASA INDONESIA |
|
Jenjang |
: SD |
Kelas |
: VI (ENAM) Reguler |
|
Kode |
: |
Fase |
: Fase C |
|
Tema |
: Bangga Menjadi Anak Indonesia |
||
|
Materi Pokok |
: Surel
dari Lani: Membandingkan Kehidupan Diaspora Indonesia dan Menulis Surel |
||
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP |
||
|
Kata Kunci |
: menjura Berdentang berdegup siang
bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur |
||
|
Capaian Pembelajaran
|
: Pada akhir fase C,
peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat
terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan
pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks
narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan
informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan
tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya;
menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih
terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah
pengetahuan, dan keterampilan. |
||
|
|
|
||
Fase C Berdasarkan Elemen.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Menyimak |
Peserta
didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan
mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai
dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk
lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio. |
|
Membaca
dan Memirsa |
Peserta
didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan
fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek,
fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. |
|
Berbicara dan Mempresentasikan |
Peserta
didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan
meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru
yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat
sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun.
Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif,
kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. |
|
Menulis |
Peserta
didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan
kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca.
Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk
menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. |
B.
Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
Prasyarat Pengetahuan:
- Identifikasi
pengetahuan dasar yang diperlukan untuk memahami dan menganalisis
kehidupan diaspora Indonesia.
- Jelaskan konsep utama
yang relevan dengan topik, seperti sejarah migrasi, budaya diaspora, dan
pengaruhnya terhadap identitas Indonesia.
Prasyarat Keterampilan:
- Tentukan keterampilan
kunci yang dibutuhkan dalam membandingkan kehidupan diaspora Indonesia.
- Jelaskan cara
mengumpulkan dan menganalisis data terkait kehidupan diaspora, serta
kemampuan untuk menyusun pembandingan yang informatif.
C.
Profil Pelajar Pancasila
- Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang
Maha Esa
- Bergotong Royong
- Bernalar Kritis
D.
Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi Pokok
Saya membutuhkan dukungan
dalam penyediaan materi pembelajaran yang relevan dan informatif mengenai
kehidupan diaspora Indonesia. Bantuan dalam bentuk artikel, buku, atau dokumen
terkait akan sangat membantu dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada
peserta kegiatan.
Media :
Permohonan bantuan dalam
penyediaan media pembelajaran, seperti proyektor, layar, atau perangkat
audio-visual, akan sangat mendukung kelancaran presentasi dan diskusi selama
kegiatan.
Sumber
Belajar
Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga
E.
Target Peserta Didik
Perangkat
ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik
reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan
pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
F.
Jumlah siswa
v Maksimum 25 - 35 Siswa
G.
Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).
Teknik
v Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi
kelompok.
II.
KEGIATAN INTI
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mencari
informasi dalam bacaan dengan memindai bacaan.
B.
Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna
Pada tahap ini, para pelajar akan
diajak untuk mengalami dan memahami secara mendalam materi pembelajaran melalui
pengalaman bermakna. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman
langsung terkait dengan perbandingan kehidupan diaspora Indonesia dan
keterampilan menulis surel. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:
1. Wawancara dengan Diaspora
Indonesia: Pelajar akan berkesempatan untuk
mewawancarai diaspora Indonesia yang telah menjalani kehidupan di luar negeri.
Mereka dapat menanyakan pengalaman, tantangan, dan kebahagiaan yang mereka
temui dalam menyesuaikan diri dengan budaya baru. Hal ini akan memberikan
pemahaman yang lebih mendalam tentang realitas kehidupan diaspora.
2. Simulasi Menulis Surel: Para pelajar akan diberi
kesempatan untuk berpartisipasi dalam simulasi menulis surel. Mereka dapat
mengeksplorasi berbagai situasi komunikasi yang mungkin dihadapi oleh diaspora
Indonesia dan menuliskan surel dengan menggunakan bahasa yang tepat serta memperhatikan
norma-norma komunikasi yang berlaku.
3. Diskusi Kelompok: Melalui diskusi kelompok,
pelajar akan dapat bertukar pikiran dan pengalaman mereka terkait perbandingan
kehidupan diaspora Indonesia. Diskusi ini akan membantu mereka menggali
pemahaman yang lebih luas dan melihat perspektif yang beragam.
4. Kunjungan Virtual: Jika memungkinkan, pelajar dapat
melakukan kunjungan virtual ke komunitas diaspora Indonesia atau melibatkan
narasumber dari berbagai latar belakang budaya. Ini akan membantu mereka
merasakan keberagaman budaya dan kehidupan diaspora secara langsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
para pelajar dapat merasakan pengalaman nyata yang dapat memperdalam pemahaman
mereka tentang materi pembelajaran dan mengaitkannya dengan kehidupan
sehari-hari.
C.
Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan bacaan atau materi dari
buku paket, media cetak, media video, dan website.
2. Membaca materi
pembelajaran
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik
4. Menyiapkan alat dan
bahan yang digunakan dalam pembelajaran
D.
Apersepsi
Apersepsi pada modul ini
dirancang untuk membangkitkan pemahaman awal serta minat para pelajar terhadap
topik pembelajaran. Berikut beberapa kegiatan apersepsi yang dapat dilakukan:
1. Diskusi Pendahuluan: Mulailah pembelajaran dengan
diskusi ringan mengenai diaspora Indonesia dan kegiatan menulis surel. Tanyakan
kepada para pelajar apakah mereka memiliki pengetahuan awal tentang tema
tersebut dan apa yang ingin mereka ketahui lebih lanjut.
2. Video Pendek: Tampilkan video pendek yang
menggambarkan kehidupan diaspora Indonesia dan memberikan gambaran singkat
tentang proses menulis surel. Diskusikan bersama mengenai kesan dan pertanyaan
yang muncul setelah menonton video.
3. Cerita Pendek: Bagikan cerita pendek atau
kutipan tentang pengalaman hidup diaspora Indonesia. Ajak para pelajar untuk
membaca dan merespon, baik secara tertulis maupun lisan, mengenai pemikiran
mereka terkait cerita tersebut.
4. Permainan Asosiasi Kata: Lakukan permainan asosiasi kata
yang terkait dengan diaspora dan menulis surel. Ini dapat membantu membangun
hubungan antara pengetahuan yang sudah dimiliki oleh para pelajar dengan topik
pembelajaran yang akan dijelaskan.
5. Foto-foto Inspiratif: Tampilkan foto-foto inspiratif
tentang kehidupan diaspora dan kegiatan menulis surel. Biarkan para pelajar
mengamati dan berbagi pemikiran mereka terkait gambar-gambar tersebut.
Melalui kegiatan apersepsi ini,
diharapkan para pelajar dapat merasa tertarik, terlibat, dan siap untuk
menggali lebih dalam materi pembelajaran yang akan disampaikan.
E.
Pertanyaan Pemantik
Pertanyaan pemantik bertujuan
untuk merangsang rasa ingin tahu dan pemikiran kritis para pelajar terkait
materi pembelajaran. Berikut adalah beberapa pertanyaan pemantik yang dapat
digunakan:
1. **Bagaimana pengaruh kehidupan
diaspora Indonesia terhadap perkembangan dan keberagaman budaya Indonesia di
luar negeri?
2. **Apakah menurutmu menulis surel
masih relevan dalam era teknologi dan komunikasi digital? Mengapa?
3. **Apa yang dapat kita pelajari
dari pengalaman hidup diaspora Indonesia yang mungkin tidak kita temui dalam
kehidupan sehari-hari di Indonesia?
4. **Bagaimana peran pancasila dalam
membentuk identitas dan integrasi diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia?
5. **Mengapa penting bagi kita untuk
memahami dan menghargai kehidupan diaspora Indonesia?
6. **Bagaimana keterampilan menulis
surel dapat membantu kita dalam berkomunikasi secara efektif, terutama dalam
situasi yang memerlukan kelembutan dan kehati-hatian?
Pertanyaan-pertanyaan ini dapat
digunakan sebagai panduan untuk diskusi kelompok atau sebagai tugas refleksi
individu. Dengan merangsang pertanyaan ini, diharapkan para pelajar dapat lebih
aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mengembangkan pemikiran kritis
mereka terhadap topik yang dibahas.
F.
Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit) |
Alokasi Waktu |
|
Kegiatan
Pendahuluan Pembukaan: ü Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan
keberkahan dalam pembelajaran. ü Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. ü Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.
KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU
Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk
membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas.
Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter
temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter
dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya,
dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan
energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun
ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.
Peserta didik menentukan dua karakter baik atau
kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau
binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian,
peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan
kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung
elang.”
Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan
mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri
masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.” Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan
kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.
Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan
sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah
mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk
akan menyakiti hati teman.
|
20 menit |
|
Kegiatan Inti |
|
|
Kegiatan 7 Surel dari Lani: Membandingkan Kehidupan Diaspora Indonesia Berbicara Penyebab terjadinya sesuatu masalah atau kejadian, hubungan
sebab-akibat yang lebih kompleks, pengategorian (persamaan dan perbedaan
kelompok orang, tempat, dan kejadian). Elaborasi perasaan diri sendiri dan
orang lain.
Tip Pembelajaran •
Sebelum meminta peserta didik
membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk
mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan. •
Pastikan peserta didik memahami
pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan. •
Ingatkan peserta didik untuk
tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan
menghasilkan informasi yang dicari.
Inspirasi Kegiatan Buatlah kelompok-kelompok dari peserta didik yang mempunyai orang tua
dari daerah yang berbeda di Indonesia. Mintalah peserta didik ini berbicara
dalam kelompok mereka untuk menceritakan perbedaan tradisi ketika
memperingati hari raya, termasuk tradisi cara berkunjung, cara berpakaian,
menu makanan, dan lain-lain. Peserta didik lain boleh mengajukan pertanyaan
atau memberikan tambahan dari pengalamannya sendiri.
Jawaban Membaca Surat Pribadi: 1.
Lani tinggal di Sydney. 2.
Sebelum pulang ke Indonesia,
Hana tinggal sekota dengan Lani di Sydney. “Ini bukan tempat salat Id yang
sama seperti ketika kamu masih ada di sini,” demikian kalimat dalam surat
Lani. 3. Vegetarian adalah orang yang (karena alasan keagamaan atau kesehatan)
tidak makan daging, tetapi makan sayuran dan hasil tumbuhan
Kesalahan Umum Peserta didik kehilangan fokus dan hanya melihat kata-kata secara acak.
Bantu peserta didik agar fokus dengan memahami terlebih dahulu kata-kata
kunci dari pertanyaan atau informasi yang dicari. Berikan banyak latihan
untuk peserta didik.
Kegiatan 8 Menulis Surel Menulis
Menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang kombinasi semua
huruf. Menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan kalimat
majemuk bertingkat dan setara.
Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya,
tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat
dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal
kalimat.
Tip Pembelajaran •
Tugas menulis surat ini lebih
membebaskan peserta didik untuk mengungkapkan yang dia rasakan atau
menuliskan pengalaman. Fokus penilaian adalah pada pembentukan kalimat yang
sudah bervariasi dan penggunaan kata sambung antarkalimat yang lebih luwes
dengan memperhatikan ragam bahasa dan tingkat tutur. •
Kalau peserta didik macet dalam
menulis, bantulah dia dengan menawarkan ide-ide atau mengajukan pertanyaan
yang memantik ide.
Inspirasi Kegiatan Sebagai pemantik ide, peserta didik memilih salah satu topik untuk
menulis surat: 1.
Menjadi Hana dan membalas surel
dari Lani. 2.
Menjadi teman sekelas Hana dan
menulis surat untuk seorang sahabat yang bersekolah di tempat lain,
menceritakan bahwa ada murid baru (Hana) di kelas 6. 3.
Menjadi diri sendiri dan
berkirim kabar tentang bulan pertama bersekolah di kelas 6. Surat atau surel
bisa ditujukan kepada siapa saja, termasuk untuk ibu atau bapak guru. 4.
Kalau memungkinkan, bangunlah
relasi dengan sebuah panti jompo dan ajak peserta didik menulis surat untuk
para penghuninya. Peserta didik bisa menceritakan pengalaman mereka dan
menanyakan kabar dari penghuni panti. Bersiap-siaplah untuk mendapatkan balasan
cerita istimewa, kadang dalam bentuk tulisan tangan yang sangat indah.
Kesalahan Umum Peserta didik masih terlalu banyak menggunakan bahasa lisan dan
menuangkannya begitu saja ke dalam bahasa tulisan. Berikan koreksi dan umpan
balik agar peserta didik bisa menulis lebih baik lagi ke depannya.
Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi: Diferensiasi Konten:
1. Kesulitan Teks Tambahan:
2. Tugas Tambahan untuk
Pemahaman Emosi:
Diferensiasi
Proses:
1. Metode Penelitian Mandiri:
2. Diskusi Reflektif:
Diferensiasi
Produk:
|
510 menit |
|
Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan
membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian
mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada
berdasarkan sudut pandang peserta didik. Kalau ada
murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan
bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta
didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan
konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang
masing-masing |
|
|
Kegiatan Penutup Apresiasi: Terima kasih kepada
semua peserta didik yang telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan membaca
dan menulis surat. Apresiasi juga untuk kerjasama dalam pembentukan
kelompok-kelompok untuk berbagi pengalaman tradisi hari raya. Evaluasi: Mari kita evaluasi
proses pembelajaran ini. Adakah kendala atau kesulitan yang dihadapi?
Bagaimana cara kita dapat mengatasi kendala tersebut agar kegiatan
selanjutnya dapat berjalan lebih lancar? Konsolidasi: Mari kita
konsolidasikan pemahaman kita tentang perbedaan kehidupan diaspora Indonesia
melalui surel dari Lani. Bagaimana kita dapat menggabungkan informasi dari
berbagai kelompok untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif? Penutup (doa, salam): Sebagai
penutup, mari kita tutup kegiatan ini dengan doa untuk keselamatan dan
keberkahan bagi kita semua. Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan
pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan diaspora Indonesia. |
10 menit |
G.
Asesmen/Penilaian
Judul: Membandingkan Kehidupan
Diaspora Indonesia Tujuan:
- Peserta
didik dapat menyebutkan penyebab terjadinya suatu masalah atau kejadian.
- Peserta
didik mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat yang lebih kompleks.
- Peserta
didik dapat mengategorikan persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat,
dan kejadian.
- Peserta
didik dapat mengelaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.
Teknik:
- Projek
(Membuat kelompok-kelompok dan berbicara tentang perbedaan tradisi di
Indonesia)
Rubrik Penilaian - Penilaian
Sikap:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Observasi Kelas |
|
|
Penilaian Diri |
|
|
Penilaian Antar Teman |
Rubrik Penilaian - Penilaian
Pengetahuan:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Penugasan |
|
|
Diskusi Kelompok |
|
|
Tes Tertulis |
|
|
Tes Lisan |
Rubrik Penilaian - Penilaian
Keterampilan:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Proyek |
|
|
Produk |
|
|
Presentasi |
|
|
Study Lapangan |
C.
Kegiatan
8: Menulis Surel
Judul: Menulis Surel Tujuan:
- Peserta
didik dapat menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang
kombinasi semua huruf.
- Peserta
didik mampu menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan
kalimat majemuk bertingkat dan setara.
- Peserta
didik dapat menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda
tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya.
- Peserta
didik dapat menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata.
- Peserta
didik dapat menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat.
Teknik:
- Menulis
(Menulis surat dengan topik yang diberikan)
Rubrik Penilaian - Penilaian
Sikap:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Observasi Kelas |
|
|
Penilaian Diri |
|
|
Penilaian Antar Teman |
Rubrik Penilaian - Penilaian Pengetahuan:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Penugasan |
|
|
Diskusi Kelompok |
|
|
Tes Tertulis |
|
|
Tes Lisan |
Rubrik Penilaian - Penilaian Keterampilan:
|
Kriteria |
Skor (1-5) |
|
Proyek |
|
|
Produk |
|
|
Presentasi |
|
|
Study Lapangan |
rtanya dengan kalimat jelas | Baik, Cukup, Kurang |
Lembar Penilaian Diri
Peserta Didik
Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk:
Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2
(kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang
sebenarnya
|
No |
Pernyataan |
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1 |
Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas. |
|
|
|
|
|
2 |
Saya beribadah tepat waktu. |
|
|
|
|
|
3 |
Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya berani mengakui kesalahan saya. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan. |
|
|
|
|
|
7 |
Saya mengembalikan barang yang saya pinjam. |
|
|
|
|
|
8 |
Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan |
|
|
|
|
|
9 |
Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan. |
|
|
|
|
|
10 |
Saya datang kesekolah tepat waktu. |
|
|
|
|
Lembar Penilaian Diri
Kegiatan Diskusi Kelompok
Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
|
No |
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
1 |
Aktif dalam
mengemukan ide |
√ |
|
|
2 |
Mendengarkan
teman yang sedang berpendapat |
√ |
|
|
3 |
Aktif
mengajukan pertanyaan |
√ |
|
|
4 |
Aktif
membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas |
√ |
|
|
5 |
|
√ |
|
Lembar Kerja
Kelompok Diskusi
|
Nama Anggota Kelompok |
1. ……………………………………………………………… 2. ……………………………………………………………… 3. ……………………………………………………………… 4. ……………………………………………………………… 5. ………………………………………………………………
|
|
Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok |
|
|
Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain |
|
|
Catatan Guru |
|
PENILAIAN PENGETAHUAN
Pilihan
Ganda
Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :
I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
Tes Tertulis
Nama :
Kelas
:
Tanggal
Kegiatan :
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !
1.
Bagaimana peran
teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem
agribisnis tanaman?
2.
Sebutkan
langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3.
Apa peran
pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4.
Jelaskan
pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5.
Bagaimana
implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan
ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?
Penskoran Soal Uraian
|
Nomor |
Penyelesaian/Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Siswa
dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. |
3 |
|
2 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik
dan benar, tapi kurang lengkap. |
2 |
|
3 |
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah
sebagian besar. |
1 |
|
4 |
Siswa tidak dapat
menjawab dengan benar |
0 |
|
Skor
maksimum |
|
|
H.
Rencana Tindak Lanjut
F. Rencana Tindak Lanjut
- Pengayaan: Berikan tugas tambahan kepada peserta
didik yang menunjukkan pemahaman tinggi untuk memperluas pengetahuannya.
- Remedial: Lakukan kegiatan remedial untuk peserta
didik yang memerlukan bantuan tambahan dalam pemahaman materi.
- Interaksi Guru dan Orang Tua Murid:
Berkomunikasilah dengan orang tua untuk memberikan informasi mengenai
kemajuan peserta didik.
G. Refleksi Guru dan Siswa
Refleksi Guru:
- Bagaimana
penggunaan teknik observasi dalam menilai sikap peserta didik selama
kegiatan 7?
- Apa yang
dapat ditingkatkan dalam penyampaian materi untuk meningkatkan pemahaman
peserta didik pada kegiatan 8?
Refleksi Siswa:
- Bagaimana
perasaan Anda ketika berpartisipasi dalam kegiatan kelompok pada kegiatan
7?
- Apa yang
Anda pelajari dalam menulis surat pada kegiatan 8 yang tidak Anda ketahui
sebelumnya?
III. LAMPIRAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Judul: "Mengenal Proses Fotosintesis pada
Tumbuhan"
Pendahuluan: Pada lembar
kerja ini, peserta didik akan diajak untuk memahami proses fotosintesis pada
tumbuhan. Fotosintesis merupakan suatu proses yang sangat penting bagi
kehidupan karena melibatkan konversi energi matahari menjadi energi kimia yang
dapat digunakan oleh tumbuhan. Mari kita eksplorasi lebih lanjut!
Bahan/Alat/Sumber:
- Buku
referensi tentang fotosintesis
- Akses
internet untuk mencari informasi tambahan
- Kertas dan
alat tulis
Tujuan:
- Memahami
konsep dasar fotosintesis.
- Mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis.
- Menjelaskan
proses fotosintesis secara berurutan.
Langkah-langkah:
- Membaca
buku referensi tentang fotosintesis.
- Menelusuri
informasi tambahan melalui internet.
- Menyusun
poin-poin utama yang ditemukan.
- Menuliskan
penjelasan tentang proses fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.
- Membuat
diagram sederhana yang menggambarkan proses fotosintesis.
- Mencari
contoh tumbuhan yang memiliki adaptasi khusus terkait fotosintesis.
Pertanyaan:
- Apa yang
dimaksud dengan fotosintesis?
- Sebutkan
faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses fotosintesis.
- Bagaimana
proses fotosintesis terjadi secara umum?
- Mengapa
fotosintesis penting bagi tumbuhan?
- Berikan
contoh tumbuhan yang memiliki adaptasi khusus terkait proses fotosintesis.
Peserta didik dapat mencari
informasi dalam bacaan dengan memindai bacaan, mencatat poin-poin penting, dan
merangkumnya dalam lembar kerja ini. Selamat menjelajahi dunia fotosintesis!
BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA
Buku siswa
GLOSARIUM
- Bangga:
- Perasaan
kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
- Identitas Nasional:
- Kesadaran
akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat
Indonesia.
- Kebhinekaan:
- Keragaman
budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
- Pancasila:
- Dasar
ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat
Indonesia.
- Bhinneka Tunggal Ika:
- Semboyan
nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang
menekankan persatuan dalam keberagaman.
- Gotong Royong:
- Semangat
bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
- Warisan Budaya:
- Nilai-nilai,
tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari
kehidupan anak Indonesia.
- Patriotisme:
- Rasa cinta
dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan
tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
- Kemandirian:
- Kemampuan
untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan
bangsa.
- Pendidikan Karakter:
- Proses
pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk
generasi yang unggul.
- Wawasan Nusantara:
- Pemahaman
yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di
seluruh wilayah Indonesia.
- Kreativitas dan Inovasi:
- Kemampuan
untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk
kemajuan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 +
1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic
Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017.
Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas, dkk.
2019. This is Balanced Literacy. Corwin.
Fountas, Irene C. &
Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8.
Heinemann.
Hancock, Marjorie R.
2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in
K-8 Classrooms. Pearson.
McGraw-Hill Reading
Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C.
2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan
Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar
Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy. dkk.
(Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford
Press.
Robb. Laura. 2003.
Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching
Resources.
Vadasy, Patricia, F.
& J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The
Guilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind
in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA:
Harvard University Press
………………..,
.. Juli 20..
Mengetahui
Kepala SD/MI Guru
Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.
Komentar
Posting Komentar