Modul ajar Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 1 Kurmer

 

        MODUL AJAR BAB 1                 PERTEMUAN KE-1


I.           INFORMASI UMUM

A.   Identitas Sekolah

Nama Penyusun

:

Institusi             

: SDN 1 Jayamekar

Tahun Pembuatan

: 20../20...         

Mata Pelajaran

: BAHASA INDONESIA

Jenjang  

: SD

Kelas

: VI (ENAM) Reguler

Kode      

:

Fase

: Fase C

Tema

: Bangga Menjadi Anak Indonesia

Materi Pokok

: Menyimak Cerpen “Aku Anak Indonesia” dan Unsur Intrinsik Cerpen “Aku Anak Indonesia”

Alokasi Waktu    

: 5 JP

Kata Kunci

: menjura Berdentang berdegup siang bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur

Capaian Pembelajaran

 

: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

 

 

Fase C Berdasarkan Elemen.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

B.         Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)

Prasyarat Pengetahuan:

1.     Memahami kosa kata bahasa Indonesia dengan baik.

2.     Memiliki pemahaman dasar tentang struktur cerpen, termasuk unsur-unsur narasi, dialog, dan deskripsi.

3.     Memahami konteks sosial dan budaya Indonesia sebagai latar belakang cerpen "Aku Anak Indonesia".

4.     Mengetahui beberapa teknik penyusunan cerpen, seperti pengembangan karakter dan alur cerita.

 

Prasyarat Keterampilan:

1.     Mampu mengidentifikasi tema utama dan pesan yang ingin disampaikan dalam cerpen.

2.     Mampu mengenali karakter-karakter utama dan pendukung, serta hubungan antar merek

3.     Mampu merangkum ide-ide utama dan peristiwa penting dalam cerpen secara singkat.

4.     Mampu menganalisis perasaan dan motivasi karakter dalam cerpen.

5.     Mampu membuat pertanyaan-pertanyaan yang relevan terkait dengan isi cerpen.

6.     Mampu menyatakan pandangan pribadi terkait dengan cerita dan mengekspresikan pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.

C.         Profil Pelajar Pancasila

1.     Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa

2.     Bergotong Royong

3.     Bernalar Kritis

 

D.        Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)

Materi Pokok

·       Untuk menyimak cerpen "Aku Anak Indonesia," persiapkan materi berupa teks cerpen itu sendiri. Pastikan teks cerpen tersedia dalam bentuk yang mudah diakses dan dibaca, misalnya dalam bentuk cetak atau digital.

 

Media :

Media Pembelajaran

1. Buku Siswa

2. Artikel sesuai tema

3. Buku bacaan sesuai tema

4. Globe, peta, atlas

5. Komputer/gawai dan jaringan internet (apabila tersedia)

 

Sumber Belajar

Buku Siswa, globe, peta dunia, atau atlas

 

E.         Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

1.       Peserta didik reguler/tipikal

2.       Peserta didik dengan pencapaian tinggi

3.       Peserta didik dengan kesulitan belajar

 

F.         Jumlah siswa

v  Maksimum 25 - 35 Siswa

 

G.        Model Pembelajaran

Metode

Problem-Based Learning (PBL)

Project-Based Learning (PjBL).

 

Teknik

v  Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

 

II.         KEGIATAN INTI

A.        Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menyimak dengan baik, mengenali tokoh dalam cerita dan memahami alur cerita ketika guru membacakan cerpen.

 

B.        Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna

Melalui cerpen "Aku Anak Indonesia," diharapkan siswa dapat merasakan dan memahami makna keberagaman dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

C.        Persiapan Pembelajaran

1.       Guru menyiapkan bacaan atau materi dari buku paket, media cetak, media video, dan website.

2.       Membaca materi pembelajaran

3.       Menyiapkan lembar kerja peserta didik 

4.       Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran

 

D.        Apersepsi

Penggunaan Media:

a.      Gunakan media visual seperti video singkat yang menampilkan potret kehidupan anak-anak Indonesia dari berbagai suku dan latar belakang.

b.     Diskusikan kesan dan perasaan siswa setelah menonton video tersebut.

 

Cerita Pendek atau Anekdot:

a.      Ceritakan cerita pendek atau anekdot yang terkait dengan tema keberagaman dan persatuan di Indonesia.

b.     Dorong siswa untuk berbagi cerita atau pengalaman pribadi mereka terkait keberagaman.

 

Kaitkan dengan Pengalaman Pribadi:

a. Ajukan pertanyaan yang mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman pribadi siswa, seperti, "Bagaimana keberagaman budaya pernah memengaruhi atau memperkaya kehidupan sehari-hari kamu?"

 

E.         Pertanyaan Pemantik

1.     Bagaimana cerpen "Aku Anak Indonesia" mencerminkan nilai-nilai Pancasila?

2.     Apa pesan atau makna yang dapat diambil dari keberagaman budaya yang disajikan dalam cerpen?

Tugas kamu adalah mengisi Format di atas mengacu kepada informasi yang diberikan. Indonesian Menyimak Cerpen “Aku Anak Indonesia”

 

F.         Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Pembukaan:

ü  Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.

ü  Sapaan dan salam kepada semua peserta didik.

ü  Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.

 

KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU

 

Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas. Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya, dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.

 

Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.”

 

Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri masing-masing di depan kelas. Contoh:

“Saya seperti burung elang.”

Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.

 

Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman.

 

 

 

 

20

 menit

Kegiatan Inti

 

Kegiatan 1

Menyimak

Cerpen “Aku Anak Indonesia” Menyimak Peserta didik menyimak dengan saksama, memahami, memaknai instruksi yang lebih kompleks sesuai jenjangnya, memahami dan menganalisis ide pokok dan ide yang lebih terperinci dalam paparan guru atau teman dan dalam teks audiovisual dan teks aural (teks yang dibacakan, misalnya buku atau yang dibacakan nyaring atau siaran berita).

 

Membaca

Mengidentifikasi dan memahami kata-kata yang memiliki makna jamak yang sering digunakan sehari-hari (misalnya keberagaman, warisan) dan kata-kata baru (misalnya globalisasi) pada teks sesuai jenjangnya dengan menggunakan petunjuk visual dan konteks kalimat yang mendukung.

Tip Pembelajaran

Agar tujuan menyimak tercapai, guru memberikan arahan apa yang seharusnya dilakukan oleh peserta didik ketika menyimak: memahami alur cerita, mengidentifikasi nama-nama tokoh, dan mencatat kata-kata baru yang belum dipahami.

 

Guru membacakan dengan kecepatan sedang sambil memerankan suara yang berbeda untuk setiap karakter dalam cerita. Guru dapat membuat topi kertas sederhana dengan tulisan nama tokoh yang diperankan ketika membacakan tentang tokoh tersebut.

 

Setiap selesai membaca satu alinea, guru memberi jeda dan menanyakan bila ada kosakata yang belum dipahami. Peserta didik menuliskan arti kosakata baru dan contoh kalimatnya di buku tulis masing-masing. Lalu peserta didik diminta maju menuliskan kata-kata tersebut di papan tulis.

 

Inspirasi Kegiatan

Guru memandu peserta didik untuk memerankan kisah tersebut, dengan plot cerita yang sama, namun percakapannya dibuat spontan dan boleh improvisasi.

 

Ketika berdiskusi, guru bisa meminta peserta didik yang mempunyai pengalaman menjadi murid baru atau pernah berteman dengan murid baru untuk menceritakan pengalamannya.

 

Kesalahan Umum

Guru membaca terlalu cepat. Guru membaca terlalu lirih sehingga kurang bisa didengar oleh peserta didik yang duduk di belakang.

 

 

Jawaban Memahami Cerpen “Aku Anak Indonesia”

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Hana. Hana khawatir tidak dapat diterima oleh teman-teman di sekolah barunya. Kekhawatiran Hana tidak terbukti karena teman-teman baru Hana terbuka berkenalan dengannya dan senang membantunya dalam menyesuaikan diri di sekolah barunya. Setuju, anak-anak Indonesia bersifat terbuka, berkawan, dan senang membantu.

 

Kegiatan 2

Unsur Intrinsik Cerpen “Aku Anak Indonesia”

 

Membaca

Mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada teks naratif yang sesuai jenjangnya serta solusi yang dilakukan oleh tokoh tersebut.

 

Jawaban Tokoh Cerita dan Sifatnya

No

Nama Tokoh

Sifat Tokoh

Tindakannya

1

Hana

Mandiri, berani, dan terbuka, tetapi kadang suka cemas

Cemas menghadapi hari pertama sekolahnya, tetapi dia berangkat sekolah sendiri, berani berpendapat dan memperkenalkan dirinya secara terbuka

2

Juna

Ceria, ramah, suka menjadi pusat perhatian

Mengacungkan tangan dan bertanya kepada Hana di depan kelas

3

Ibu Pertiwi

Penuh perhatian dan berwawasan luas

Membesarkan hati dan memberikan penjelasan yang baik

4

Salim

Aktif dan percaya diri

Menanggapi pertanyaan guru secara cepat dan berteriak spontan saat melihat sesuatu yang mengejutkannya

 

Hana cemas menghadapi menghadapi hari pertama sekolahnya karena ia baru pindah dari luar negeri.

 

Tindakan Hana Secara terbuka Hana memperkenalkan diri dan berbagi dengan temantemannya.

 

Penyelesaian Masalah Hana Ibu guru membantu Hana mengatasi kekhawatirannya dengan memperkenalkannya kepada temantemannya sebagai anak Indonesia. Hana juga mau belajar memperlancar bahasa Indonesianya. Ayah Hana juga membantu agar Hana dapat lebih cepat akrab dengan teman-temannya.

 

 

Inspirasi Kegiatan

·       Setelah para peserta didik mendapatkan kesimpulan tentang sifat tokoh, adakan pantomim untuk menggambarkan karakter setiap tokoh. Satu peserta didik berpantomim dengan memilih tokoh tertentu, dan peserta didik lain menebak.

Tip Pembelajaran

         Arahkan peserta didik untuk tidak hanya mengidentifikasi tokoh dan plot saja, tetapi mencari kaitan antara dua unsur intrinsik tersebut.

         Arahkan peserta didik untuk mengambil kesimpulan sifat tokoh dari memahami cara tokoh menjalani permasalahannya dalam cerita.

Kesalahan Umum Peserta didik cenderung melihat sifat atau karakter tokoh dari kata sifat atau penggambaran secara eksplisit. Guru sebaiknya memandu peserta didik untuk lebih mengeksplorasi sifat dan karakter tokoh yang tersirat dalam cerita

 

Instrumen Penilaian

Isi kolom dengan nama peserta didik!

Belum mampu mengidentifikasi tokoh, permasalahan, dan solusinya

 

Nilai = 1

Mampu mengidentifikasi beberapa tokoh, permasalahan, dan solusinya dengan bantuan guru

 

Nilai = 2

Mampu mengidentifikasi tokoh-tokoh utama, permasalahan, dan solusinya secara mandiri

 

Nilai = 3

Mampu mengidentifikasi semua tokoh, permasalahan, dan solusinya secara mandiri

 

Nilai = 4

 

 

 

 

 

 

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:

Diferensiasi Konten:

1.     Peserta Didik Level 1 (Nilai = 1):

    • Guru memberikan bantuan ekstra dengan menyediakan daftar kata-kata sulit beserta artinya.
    • Peserta didik fokus pada pemahaman alur cerita tanpa harus mencatat kata-kata baru.

2.     Peserta Didik Level 2 (Nilai = 2):

    • Guru memberikan daftar kata-kata sulit sebelum membaca cerpen.
    • Peserta didik diminta mencatat kata-kata baru dan menggambarkan situasi dalam cerita yang memunculkan kata-kata tersebut.

3.     Peserta Didik Level 3 (Nilai = 3):

    • Peserta didik diberi tugas tambahan untuk mencari sinonim atau antonim dari kata-kata baru yang ditemui.
    • Guru memberikan variasi teks audiovisual terkait dengan tema cerita untuk memperkaya pengalaman menyimak.

4.     Peserta Didik Level 4 (Nilai = 4):

    • Peserta didik diajak untuk membuat cerita pendek dengan alur yang berbeda tetapi tetap menggunakan kosakata baru yang dipelajari.

 

Diferensiasi Proses:

1.     Peserta Didik Level 1 (Nilai = 1):

    • Guru memberikan panduan lebih rinci saat menyimak, seperti memberi petunjuk secara langsung untuk mencari nama tokoh.

2.     Peserta Didik Level 2 (Nilai = 2):

    • Peserta didik diberi kesempatan untuk berdiskusi kecil sebelum menyimak, berbagi pemahaman awal tentang tema cerita.

3.     Peserta Didik Level 3 (Nilai = 3):

    • Setelah menyimak, peserta didik diajak untuk berdiskusi dalam kelompok kecil tentang makna cerita secara mendalam.

4.     Peserta Didik Level 4 (Nilai = 4):

    • Peserta didik diberi tanggung jawab untuk memimpin sesi diskusi, menunjukkan pemahaman mendalam tentang cerita.

Diferensiasi Produk:

1.     Peserta Didik Level 1 (Nilai = 1):

    • Peserta didik diminta membuat poster sederhana yang menunjukkan tokoh dan alur cerita.

2.     Peserta Didik Level 2 (Nilai = 2):

    • Membuat dialog pendek antara dua tokoh dalam cerita dan mempresentasikannya di depan kelas.

3.     Peserta Didik Level 3 (Nilai = 3):

    • Membuat reka ulang cerpen dengan perubahan signifikan pada alur cerita dan menuliskan alasannya.

4.     Peserta Didik Level 4 (Nilai = 4):

    • Membuat proyek kreatif seperti skenario untuk drama berbasis cerpen dengan pengembangan karakter yang lebih dalam.

 

 

 

 

 

 

510

menit

Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada berdasarkan sudut pandang peserta didik.

 

Kalau ada murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang masing-masing

 

Kegiatan Penutup

Apresiasi:

Peserta didik dapat memberikan apresiasi terhadap cerpen "Aku Anak Indonesia" dengan merespons pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa yang paling menarik dari cerita ini?
  • Bagaimana perasaan Hana menghadapi hari pertama di sekolah barunya?
  • Apa yang dapat dipelajari dari sikap teman-teman Hana terhadapnya?

Evaluasi:

Peserta didik diminta untuk mengevaluasi pengalaman mereka dalam memahami cerpen. Beberapa pertanyaan evaluatif antara lain:

  • Apakah ada bagian cerpen yang sulit dipahami? Mengapa?
  • Bagaimana cerpen ini dapat dihubungkan dengan pengalaman pribadi atau lingkungan sekitar?

Konsolidasi:

Melalui diskusi kelompok kecil, peserta didik dapat membandingkan kesimpulan mereka tentang cerpen ini. Guru dapat memberikan pertanyaan panduan, seperti:

  • Bagaimana kalian mengatasi kesulitan memahami cerpen?
  • Apakah ada pendapat yang berbeda tentang pesan moral cerpen?

Penutup (Doa, Salam):

Kegiatan ditutup dengan doa bersama atau salam hangat, menyatukan pengalaman dan pembelajaran dalam suasana positif.

 

 

 

 

 

 

 

10

menit

 

G.      Asesmen/Penilaian

Judul: Menyimak dan Membaca Cerpen "Aku Anak Indonesia" Tujuan: Peserta didik dapat menyimak cerpen dengan saksama dan memahami, serta mengidentifikasi unsur intrinsik cerpen.

Teknik:

·       Observasi (Menyimak)

·       Kinerja (Membaca)

·       Tes tertulis (Mengidentifikasi Unsur Intrinsik)

Rubrik Penilaian:

1.     Penilaian Menyimak Cerpen "Aku Anak Indonesia"

Kegiatan Inti

Penilaian Sikap

Penilaian Pengetahuan

Penilaian Keterampilan

Menyimak Cerpen

Observasi Kelas

Penilaian diri

-

 

 

2.     Penilaian Membaca dan Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerpen "Aku Anak Indonesia"

Kegiatan Inti

Penilaian Sikap

Penilaian Pengetahuan

Penilaian Keterampilan

Membaca dan Mengidentifikasi Unsur

-

Penugasan

-

Intrinsik Cerpen "Aku Anak Indonesia"

Diskusi Kelompok

 

 

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

 

Nama Sekolah                 :  

Kelas/Semester               :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

 

No

Pernyataan

1

2

3

4

1

Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.

 

 

 

 

2

Saya beribadah tepat waktu.

 

 

 

 

3

Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya.

 

 

 

 

4

Saya berani mengakui kesalahan saya.

 

 

 

 

5

Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

 

 

 

 

6

Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.

 

 

 

 

7

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.

 

 

 

 

8

Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

 

 

 

 

9

Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.

 

 

 

 

10

Saya datang kesekolah tepat waktu.

 

 

 

 

 

 

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

 

Nama Siswa                     :

Kelas                                 :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Aktif dalam mengemukan ide

 

2

Mendengarkan teman yang sedang berpendapat

 

3

Aktif mengajukan pertanyaan

 

4

Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas

 

5

 

 

 

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

 

 

Nama Anggota Kelompok

1. ………………………………………………………………

2. ………………………………………………………………

3. ………………………………………………………………

4. ………………………………………………………………

5. ………………………………………………………………

 

 

 

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Guru

 

 

 

 

 

 

 

 

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

 

Nama                                     :

Kelas                                      :

Tanggal Kegiatan                 :

 

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

 

Tes Tertulis

 

Nama                             :

Kelas                               :

Tanggal Kegiatan         :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1.       Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis tanaman?

2.       Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang efektif.

3.       Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis tanaman?

4.       Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.

5.       Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penskoran Soal Uraian

Nomor

Penyelesaian/Kunci Jawaban

Skor

1

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar.

3

2

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap.

2

3

Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar.

1

4

Siswa tidak dapat menjawab dengan benar

0

Skor maksimum

 

 

H.      Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut:

·       Pengayaan: Memberikan tugas tambahan atau literatur ekstra kepada peserta didik yang telah mencapai nilai maksimal.

·       Remedial: Menyelenggarakan sesi tambahan atau memberikan latihan tambahan kepada peserta didik yang memerlukan bantuan tambahan.

·       Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Memberikan laporan kemajuan kepada orang tua dan mengadakan pertemuan jika diperlukan.

G. Refleksi Guru dan Siswa:

1.     Refleksi Guru:

·       Apakah metode pembelajaran yang saya gunakan efektif dalam mencapai tujuan?

·       Bagaimana respons peserta didik terhadap kegiatan ini?

·       Apakah ada aspek-aspek yang perlu diperbaiki dalam penyajian materi?

2.     Refleksi Siswa:

·       Apa yang telah saya pelajari dari kegiatan ini?

·       Apa tantangan utama yang saya alami dalam menyimak dan membaca cerpen?

·       Apakah saya merasa sudah mencapai tujuan pembelajaran?

 

III. LAMPIRAN                                                                                                                                       

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: Menguak Misteri Cerita Pendek

Pendahuluan: Pada kesempatan ini, kita akan menjelajahi dunia cerita pendek (cerpen) melalui kegiatan mendengarkan (menyimak). Peserta didik akan diajak untuk lebih memahami tokoh dalam cerita dan meresapi alur cerita yang dibacakan oleh guru.

Bahan/Alat/Sumber:

  1. Cerita Pendek (cerpen) pilihan guru.
  2. Papan tulis dan spidol.
  3. Gambar tokoh cerita (jika diperlukan).
  4. Audio cerpen (jika memungkinkan).

Tujuan:

  1. Peserta didik dapat menyimak dengan baik saat guru membacakan cerpen.
  2. Peserta didik mampu mengenali tokoh-tokoh dalam cerita.
  3. Peserta didik dapat memahami alur cerita yang dibacakan.

Langkah-langkah:

  1. Pengantar Cerita Pendek: Guru memperkenalkan konsep cerita pendek dan menjelaskan keunikan strukturnya.
  2. Pemilihan Cerpen: Guru memilih cerpen yang sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik.
  3. Penyimakan Cerpen: Guru membacakan cerpen dengan intonasi dan ekspresi yang sesuai, melibatkan peserta didik untuk mendengarkan dengan aktif.
  4. Diskusi Tokoh Cerita: Peserta didik berdiskusi tentang tokoh-tokoh yang muncul dalam cerita, mencoba memahami karakter, sifat, dan peran masing-masing tokoh.
  5. Analisis Alur Cerita: Peserta didik diberi kesempatan untuk merinci alur cerita, mengidentifikasi bagian awal, tengah, dan akhir serta peristiwa penting yang terjadi.
  6. Pertanyaan Refleksi: Guru memberikan pertanyaan refleksi terkait cerita yang telah dibacakan, mendorong peserta didik untuk mengemukakan pemikiran dan pendapat pribadi.

Pertanyaan:

  1. Bagaimana pendapatmu tentang tokoh utama dalam cerita?
  2. Apakah ada bagian cerita yang membuatmu penasaran atau terkesan?
  3. Bagaimana alur cerita memengaruhi pemahamanmu tentang keseluruhan cerita?
  4. Apakah ada keterkaitan antara cerita ini dengan kehidupan sehari-hari kita?
  5. Jika kamu menjadi salah satu tokoh dalam cerita, apa yang akan kamu lakukan?

Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap cerita pendek dan memperkaya pengalaman mendengar mereka. Selamat berexplorasi dalam dunia cerita!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa


 

GLOSARIUM

  1. Bangga:
    • Perasaan kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
  2. Identitas Nasional:
    • Kesadaran akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Indonesia.
  3. Kebhinekaan:
    • Keragaman budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
  4. Pancasila:
    • Dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  5. Bhinneka Tunggal Ika:
    • Semboyan nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
  6. Gotong Royong:
    • Semangat bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
  7. Warisan Budaya:
    • Nilai-nilai, tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari kehidupan anak Indonesia.
  8. Patriotisme:
    • Rasa cinta dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
  9. Kemandirian:
    • Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
  10. Pendidikan Karakter:
    • Proses pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang unggul.
  11. Wawasan Nusantara:
    • Pemahaman yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Kreativitas dan Inovasi:
    • Kemampuan untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary

Grades. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson.

McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.

Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford Press.

Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching Resources.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

 

 

 

 

……………….., .. Juli 20..

Mengetahui

Kepala SD/MI                                                                                                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

……………………………………                                                                                                                 …………………………………….

NIP/NRK.                                                                                                                                                                     NIP/NRK.

 

   

MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-2

I.           INFORMASI UMUM

A.   Identitas Sekolah

Nama Penyusun

:

Institusi             

: SD/MI...

Tahun Pembuatan

: 20..    

Mata Pelajaran

: BAHASA INDONESIA

Jenjang  

: SD/MI

Kelas

: VI (ENAM) Reguler

Kode      

:

Fase

: Fase C

Tema

: Bangga Menjadi Anak Indonesia

Materi Pokok

: Berdiskusi: Asal-usul Anak Indonesia dan Mengisi Formulir

Alokasi Waktu    

: 5 JP

Kata Kunci

: menjura Berdentang berdegup siang bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur

Capaian Pembelajaran

 

: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

 

 

Fase C Berdasarkan Elemen.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

B.         Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)

Prasyarat Pengetahuan:

1.     Memahami sejarah awal masyarakat Indonesia, termasuk migrasi manusia dan perkembangan budaya.

2.     Mengetahui beragam suku bangsa di Indonesia dan peranannya dalam membentuk keanekaragaman budaya.

3.     Memahami keberagaman bahasa daerah dan bahasa nasional sebagai identitas bangsa.

4.     Mengetahui peristiwa sejarah penting yang membentuk Indonesia sebagai negara merdeka.

 

Prasyarat Keterampilan:

1.     Mampu menyusun narasi sejarah perkembangan masyarakat Indonesia.

2.     Mampu mengidentifikasi perbedaan budaya antar suku bangsa di Indonesia.

3.     Mampu berkomunikasi dengan bahasa daerah dan bahasa nasional.

4.     Mampu menganalisis dampak peristiwa sejarah terhadap pembentukan identitas bangsa.

C.         Profil Pelajar Pancasila

1.     Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa

2.     Bergotong Royong

3.     Bernalar Kritis

 

D.        Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)

Materi Pokok

Materi pembelajaran harus disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku dan kebutuhan anak-anak Indonesia. Gunakan pendekatan yang menarik dan relevan untuk meningkatkan minat belajar mereka.

 

Media :

Sediakan media pembelajaran yang beragam, seperti buku-buku teks, materi audiovisual, dan perangkat lunak pendidikan. Teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman belajar anak-anak.

 

Sumber Belajar

Buku Siswa atau buku cerita lain terkait tema

 

E.         Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

1.       Peserta didik reguler/tipikal

2.       Peserta didik dengan pencapaian tinggi

3.       Peserta didik dengan kesulitan belajar

 

F.         Jumlah siswa

v  Maksimum 25 - 35 Siswa

 

G.        Model Pembelajaran

Metode

Problem-Based Learning (PBL)

Project-Based Learning (PjBL).

 

Teknik

v  Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

 

II.         KEGIATAN INTI

A.        Tujuan Pembelajaran

Setelah menyimak dan membaca ulang cerita“Aku Anak Indonesia”,peserta didik mampu menyebutkan unsur intrinsik cerita

 

B.        Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna

Pemahaman Bermakna (Pengalaman Bermakna): Pada pengalaman pembelajaran ini, siswa akan diajak untuk melakukan eksplorasi mendalam tentang asal-usul anak Indonesia melalui serangkaian kegiatan yang menarik dan bermakna. Guru akan memfasilitasi perjalanan pemahaman siswa dengan:

1.     Penelitian Kelompok: Siswa akan dibagi menjadi kelompok kecil dan diberi tugas untuk melakukan penelitian tentang asal-usul anak Indonesia. Mereka akan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti buku, artikel, dan wawancara dengan orang tua atau anggota keluarga yang memiliki pengetahuan tentang keturunan dan sejarah keluarga.

2.     Pertunjukan Budaya: Siswa akan diminta untuk menyajikan hasil penelitian mereka dalam bentuk pertunjukan budaya. Setiap kelompok dapat menampilkan informasi mereka melalui pementasan drama, tarian, atau presentasi multimedia. Hal ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami secara verbal tetapi juga melalui pengalaman visual dan auditori.

3.     Kunjungan Virtual: Melibatkan siswa dalam kunjungan virtual ke tempat-tempat bersejarah atau budaya yang terkait dengan asal-usul anak Indonesia. Ini dapat dilakukan melalui media online, seperti video dokumenter, situs web interaktif, atau pertemuan virtual dengan ahli sejarah.

4.     Diskusi Kelompok: Setelah pertunjukan budaya dan kunjungan virtual, siswa akan terlibat dalam diskusi kelompok untuk membahas temuan mereka. Guru akan memberikan panduan pertanyaan untuk merangsang pemikiran kritis dan mendalam tentang hubungan antara asal-usul anak Indonesia dan nilai-nilai Pancasila.

Melalui pengalaman-pengalaman ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan fakta tentang asal-usul mereka tetapi juga dapat merasakan nilai-nilai seperti gotong royong dan keberagaman yang merupakan bagian integral dari identitas anak Indonesia

C.        Persiapan Pembelajaran

1.       Guru menyiapkan bacaan atau materi dari buku paket, media cetak, media video, dan website.

2.       Membaca materi pembelajaran

3.       Menyiapkan lembar kerja peserta didik 

4.       Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran

D.        Apersepsi

Sebelum memulai pembelajaran, guru akan melakukan kegiatan apersepsi untuk merangsang minat dan perhatian siswa terhadap materi pembelajaran "Asal-usul Anak Indonesia dan Mengisi Formulir". Kegiatan apersepsi ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan menyiapkan pikiran siswa agar lebih responsif terhadap materi.

E.         Pertanyaan Pemantik

Guru dapat mengajukan pertanyaan awal yang menarik dan relevan dengan pengalaman siswa sehari-hari terkait asal-usul dan identitas mereka sebagai anak Indonesia. Pertanyaan ini dapat merangsang pemikiran siswa dan membangkitkan minat mereka untuk belajar lebih lanjut.

F.         Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Pembukaan:

ü  Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.

ü  Sapaan dan salam kepada semua peserta didik.

ü  Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.

KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU

Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas. Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya, dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.

 

Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.”

Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri masing-masing di depan kelas. Contoh:

“Saya seperti burung elang.”

Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.

Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman.

 

 

 

20

 menit

Kegiatan Inti

 

Berbicara

Berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menanggapi pernyataan teman diskusi, menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik bahasan diskusi. Menanyakan pertanyaan dengan kalimat yang jelas sehingga dipahami oleh teman diskusi.

Tip Pembelajaran

       Untuk diskusi pertama di kelas, guru bisa menjadi pemandu/ pemimpin diskusi. Tugasnya adalah memberi contoh bagaimana memandu diskusi dengan baik, yaitu dengan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan pendapat dan memberikan contoh bertanya lebih lanjut tentang pendapat tersebut. Selanjutnya, memberi kesempatan peserta didik lain untuk menyanggah.

       Untuk diskusi selanjutnya, peserta didik bisa menjadi pemimpin diskusi.

Inspirasi Kegiatan

       Agar diskusi menjadi lebih semarak, tata ruang kelas seperti dalam gelar wicara (talkshow) di televisi.

       Salah seorang peserta didik menjadi tuan rumah (host), sementara beberapa peserta didik lain menjadi panelis atau narasumber.

       Sematkan peran tertentu untuk para narasumber, misalnya anak Indonesia yang lahir di negara tertentu, anak Indonesia dengan orang tua campuran, dan anak Indonesia yang sudah lama tinggal di luar negeri.

Kesalahan Umum

       Kadang peserta didik atau bahkan guru menertawakan pendapat peserta didik lain yang terlalu naif atau lucu. Sebaiknya hal ini dihindari karena peserta didik tersebut bisa merasa diremehkan. Hormati setiap pendapat meskipun berbeda dengan pendapat orang kebanyakan. Tanyakan alasan di balik pendapat tersebut.

       Guru tidak bisa menahan diri “mematahkan” pendapat peserta didik. Sebaiknya guru memberikan contoh pada seisi kelas untuk mendengarkan pendapat peserta didik dengan saksama.

 

Kegiatan 4

Mengisi Formulir

Menulis Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat

 

 

Tip Pembelajaran

       Sampaikan kepada peserta didik pentingnya keterampilan mengisi formulir yang akan terus kita pakai sepanjang hayat, misalnya formulir KTP, pendaftaran sekolah, pengajuan paspor dan visa, dan pengajuan beasiswa.

       Berikan contoh-contoh formulir dengan format yang berbeda.

       Ingatkan peserta didik untuk hanya memberikan data/informasi pribadi kepada pihak/instansi resmi yang bisa dipercaya.

 

Inspirasi Kegiatan

       Mintalah peserta didik untuk membawa contoh-contoh formulir yang ada di rumah. Diskusikan persamaan dan perbedaan formulir tersebut dan cara pengisiannya.

       Lalu peserta didik menerapkan pengetahuannya tentang pengisian formulir dengan bermain peran. Secara berpasangan, seorang peserta didik berperan sebagai seorang petugas perpustakaan dan teman yang lain menjadi calon pengguna perpustakaan (pemustaka). Petugas perpustakaan memberikan formulir dan calon pemustaka mengisinya.

 

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:

1. Diferensiasi Konten:

  • Peserta didik dapat memilih topik berbeda terkait asal-usul mereka atau keluarga mereka.
  • Materi tambahan dapat diberikan kepada peserta didik yang lebih lanjut tertarik pada sejarah atau budaya tertentu.

2. Diferensiasi Proses:

  • Peserta didik dapat memilih apakah ingin berpartisipasi langsung atau menyampaikan pendapat melalui tulisan.
  • Diskusi dapat diadakan dalam bentuk forum daring untuk memfasilitasi partisipasi dari peserta didik yang lebih pemalu.

 

3. Diferensiasi Produk:

  • Peserta didik dapat membuat presentasi visual, esai, atau poster untuk mengekspresikan hasil diskusi mereka.
  • Produk dapat disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing siswa.

 

 

 

 

 

 

510

menit

Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada berdasarkan sudut pandang peserta didik.

Kalau ada murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang masing-masing

 

Kegiatan Penutup

1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi. Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa belajar banyak dari keragaman tersebut.

2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi selanjutnya?

3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi, mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi. Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan.

4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

10

menit

 

G.      Asesmen/Penilaian

Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi

Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan dan bertanya dengan kalimat yang jelas.

Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan

Rubrik Penilaian:

Penilaian Sikap: Observasi Kelas

Kriteria

Skor (1-5)

Observasi Kelas

Penilaian Diri

Penilaian Antar Teman

 

Penilaian Pengetahuan: Tes Lisan

Kriteria

Skor (1-5)

Penugasan

Diskusi Kelompok

Tes Tertulis

Tes Lisan

Penilaian Keterampilan: Kinerja Diskusi

Kriteria

Skor (1-5)

Proyek

Produk

Presentasi

Study Lapangan

 

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

 

Nama Sekolah                 :  

Kelas/Semester               :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

 

No

Pernyataan

1

2

3

4

1

Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.

 

 

 

 

2

Saya beribadah tepat waktu.

 

 

 

 

3

Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya.

 

 

 

 

4

Saya berani mengakui kesalahan saya.

 

 

 

 

5

Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

 

 

 

 

6

Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.

 

 

 

 

7

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.

 

 

 

 

8

Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

 

 

 

 

9

Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.

 

 

 

 

10

Saya datang kesekolah tepat waktu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

 

Nama Siswa                     :

Kelas                                 :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Aktif dalam mengemukan ide

 

2

Mendengarkan teman yang sedang berpendapat

 

3

Aktif mengajukan pertanyaan

 

4

Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas

 

5

 

 

 

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

 

 

Nama Anggota Kelompok

1. ………………………………………………………………

2. ………………………………………………………………

3. ………………………………………………………………

4. ………………………………………………………………

5. ………………………………………………………………

 

 

 

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Guru

 

 

 

 

 

 

 

 

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

 

Nama                                     :

Kelas                                      :

Tanggal Kegiatan                 :

 

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

 

 

 

Tes Tertulis

 

Nama                             :

Kelas                               :

Tanggal Kegiatan         :

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1.       Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis tanaman?

2.       Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang efektif.

3.       Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis tanaman?

4.       Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.

5.       Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

 

 

Penskoran Soal Uraian

Nomor

Penyelesaian/Kunci Jawaban

Skor

1

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar.

3

2

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap.

2

3

Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar.

1

4

Siswa tidak dapat menjawab dengan benar

0

Skor maksimum

 

 

H.      Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut

·       Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.

·       Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.

·       Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik reguler.

G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:

1.     Apakah pendekatan yang saya gunakan efektif dalam membimbing diskusi?

2.     Apakah semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?

Refleksi Siswa:

1.     Apa yang telah saya pelajari dari diskusi ini?

2.     Bagaimana saya dapat meningkatkan kemampuan berbicara saya?

 

 

 

 

 

 

III. LAMPIRAN                                                                                                                                       

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak Indonesia"

Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya. Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur tersebut.

Bahan/Alat/Sumber:

  1. Cerita "Aku Anak Indonesia"
  2. Alat tulis (pensil, pulpen, atau laptop)
  3. Catatan atau buku catatan

Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.

Langkah-langkah:

  1. Bacalah cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
  2. Identifikasi tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
  3. Kenali tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik masing-masing tokoh?
  4. Analisis alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
  5. Perhatikan latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi jalannya cerita?
  6. Cari unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
  7. Tuliskan jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.

Pertanyaan:

  1. Apa tema utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
  2. Siapakah tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
  3. Bagaimana alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
  4. Apa latar tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi cerita?
  5. Adakah konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
  6. Apakah ada pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?

Selamat mengerjakan tugas! Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban Anda.

 

 

 

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa


 

 

GLOSARIUM

  1. Bangga:
    • Perasaan kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
  2. Identitas Nasional:
    • Kesadaran akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Indonesia.
  3. Kebhinekaan:
    • Keragaman budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
  4. Pancasila:
    • Dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  5. Bhinneka Tunggal Ika:
    • Semboyan nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
  6. Gotong Royong:
    • Semangat bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
  7. Warisan Budaya:
    • Nilai-nilai, tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari kehidupan anak Indonesia.
  8. Patriotisme:
    • Rasa cinta dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
  9. Kemandirian:
    • Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
  10. Pendidikan Karakter:
    • Proses pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang unggul.
  11. Wawasan Nusantara:
    • Pemahaman yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Kreativitas dan Inovasi:
    • Kemampuan untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary

Grades. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson.

McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.

Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford Press.

Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching Resources.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

 

……………….., .. Juli 20..

Mengetahui

Kepala SD/MI                                                                                                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

……………………………………                                                                                                                 …………………………………….

NIP/NRK.                                                                                                                                                                     NIP/NRK.

 




MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-2

I.           INFORMASI UMUM

A.   Identitas Sekolah

Nama Penyusun

:

Institusi             

: SDN 1 Jayamekar

Tahun Pembuatan

: 20..    

Mata Pelajaran

: BAHASA INDONESIA

Jenjang  

: SD

Kelas

: VI (ENAM) Reguler

Kode      

:

Fase

: Fase C

Tema

: Bangga Menjadi Anak Indonesia

Materi Pokok

: Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia” dan Surat Resmi

Alokasi Waktu    

: 5 JP

Kata Kunci

: menjura Berdentang berdegup siang bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur

Capaian Pembelajaran

 

: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

 

 

Fase C Berdasarkan Elemen.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

B.         Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)

Prasyarat Pengetahuan:

1.     Memahami sejarah perkembangan Bahasa Indonesia.

2.     Mengetahui konteks dan peristiwa penting yang memengaruhi perkembangan Bahasa Indonesia.

3.     Memiliki pemahaman dasar tentang struktur dan ciri khas Bahasa Indonesia.

 

 

Prasyarat Keterampilan:

1.     Mampu membaca dengan pemahaman teks berbahasa Indonesia.

2.     Dapat mengidentifikasi informasi utama dalam teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia."

3.     Mampu mengekstrak informasi penting dari surat resmi.

C.         Profil Pelajar Pancasila

1.     Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa

2.     Bergotong Royong

3.     Bernalar Kritis

 

D.        Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)

Materi Pokok

·       Pastikan terdapat akses kepada teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan contoh surat resmi yang akan dijadikan bahan bacaan.

·       Persiapkan bahan bacaan tambahan yang relevan untuk mendukung pemahaman lebih lanjut.

 

Media :

·       Siapkan perangkat lunak atau perangkat keras yang dibutuhkan untuk membaca teks, seperti komputer, laptop, tablet, atau smartphone.

·       Gunakan aplikasi pembaca dokumen atau browser untuk membuka teks secara efisien.

 

Sumber Belajar

Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga

 

E.         Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

1.       Peserta didik reguler/tipikal

2.       Peserta didik dengan pencapaian tinggi

3.       Peserta didik dengan kesulitan belajar

 

F.         Jumlah siswa

v  Maksimum 25 - 35 Siswa

 

G.        Model Pembelajaran

Metode

Problem-Based Learning (PBL)

Project-Based Learning (PjBL).

 

Teknik

v  Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

 

 

II.         KEGIATAN INTI

A.        Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu berdiskusi dengan baik mengenai asalusul dan ciri anak Indonesia.

 

B.        Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna

Pemahaman Bermakna (Pengalaman Bermakna): Pada pembelajaran ini, kami akan menciptakan pengalaman bermakna dengan mengaitkan materi "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan Surat Resmi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan diajak untuk merespons dan merelasi konsep sejarah bahasa Indonesia dalam kehidupan sekarang.

Kegiatan akan melibatkan diskusi kelompok, penelitian kecil, atau mungkin wawancara dengan orang tua atau anggota keluarga yang mungkin memiliki pengetahuan lebih tentang sejarah bahasa Indonesia. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat merasakan relevansi sejarah bahasa dengan perkembangan bahasa Indonesia saat ini.

Penggunaan metode ini diharapkan dapat memberikan kesan mendalam dan memberikan pemahaman bermakna kepada peserta didik, sehingga mereka tidak hanya menghafal fakta sejarah, tetapi juga dapat mengaitkannya dengan realitas kehidupan mereka sendiri.

Melalui pengalaman bermakna ini, diharapkan peserta didik dapat menginternalisasi konsep-konsep sejarah bahasa Indonesia dengan lebih baik, sehingga pembelajaran tidak hanya menjadi kegiatan rutin di dalam kelas, tetapi juga menjadi pengalaman yang membekas dan bernilai untuk kehidupan sehari-hari mereka.

 

C.        Persiapan Pembelajaran

1.       Guru menyiapkan bacaan atau materi dari buku paket, media cetak, media video, dan website.

2.       Membaca materi pembelajaran

3.       Menyiapkan lembar kerja peserta didik 

4.       Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran

 

D.        Apersepsi

Dalam memulai pembelajaran ini, kita akan melakukan apersepsi sebagai langkah awal untuk membangun minat dan motivasi peserta didik terhadap materi yang akan dipelajari. Apersepsi dilakukan dengan cara membahas pertanyaan atau topik terkait yang sudah dikenal oleh peserta didik, sehingga mereka dapat mengaitkan pengetahuan yang telah dimiliki dengan materi baru.

Salah satu cara yang bisa digunakan adalah memunculkan pertanyaan seperti:

1.     "Apa yang sudah kalian ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sejauh ini?"

2.     "Apakah kalian pernah menulis atau menerima surat resmi? Bagaimana pengalaman kalian?"

Melalui diskusi ini, diharapkan peserta didik dapat merespon dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka terkait materi pembelajaran. Apersepsi yang baik dapat membantu menciptakan suasana belajar yang positif dan membuat peserta didik lebih terlibat dalam proses pembelajaran.

 

E.         Pertanyaan Pemantik

·       Apa yang Anda ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sebelumnya?

·       Bagaimana sejarah bahasa Indonesia memengaruhi penggunaan bahasa kita sehari-hari?

·       Menurut Anda, mengapa penting untuk memahami sejarah bahasa Indonesia?

·       Apakah Anda pernah menemui kata atau ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki asal-usul sejarah yang menarik? Ceritakan.

·       Bagaimana perkembangan teknologi berpengaruh pada cara kita menggunakan bahasa dalam surat resmi?

·       Apa perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal dalam surat resmi?

 

F.         Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Pembukaan:

ü  Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.

ü  Sapaan dan salam kepada semua peserta didik.

ü  Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.

 

KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU

 

Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas. Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya, dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.

 

Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.”

 

Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri masing-masing di depan kelas. Contoh:

“Saya seperti burung elang.”

Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.

 

Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman.

 

 

 

 

20

 menit

Kegiatan Inti

 

Kegiatan 5

Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia”

 

Membaca

Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh penerbit dalam bentuk glosarium sesuai untuk jenjangnya.

 

Tip Pembelajaran

         Sebelum meminta peserta didik membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan.

         Pastikan peserta didik memahami pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan.

         Ingatkan peserta didik untuk tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan menghasilkan informasi yang dicari.

 

Inspirasi Kegiatan

Berlatihlah memindai bacaan dengan artikel lain dari surat kabar, majalah, atau internet yang sesuai tema.

 

Sebelum membaca, tulis pertanyaan atau informasi yang dicari di papan tulis.

 

Beri batas waktu membaca dengan mengaktifkan stopwatch.

 

Setelah waktu membaca habis, peserta didik boleh berlomba menuliskan jawaban di papan tulis.

 

Jawaban Menandai Informasi dalam Bacaan “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia”

 

Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia

 

Bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928 (1). Pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok nusantara berkumpul dalam rapat pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia (2). Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda (3). Unsur ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia (4). Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional (5). Selanjutnya, bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada 18 Agustus 1945 saat Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (6). Dalam UndangUndang Dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36) (7).

 

Secara teknis, yang disebut bahasa Indonesia pada saat itu adalah bahasa Melayu Modern (8). Penamaan bahasa Indonesia semata untuk mengemban visi persatuan nasional (9). Pada era kebangkitan nasional, nama Indonesia yang berasal dari kata Indus (Hindia) dan Nesia yang berarti kepulauan sudah banyak digunakan sebagai nama-nama organisasi antikolonial (10). Pada awal abad ke-20, politik etis yang diterapkan oleh Belanda mampu mendidik tokoh-tokoh bumiputra yang semakin sadar akan eksploitasi pemerintah Belanda atas tanah milik pribumi (11). Kaum terdidik yang menguasai bahasa Belanda ini sadar bahwa keterampilan berbahasa Belanda hanya dimiliki oleh sebagian kecil orang (12). Para pemuda menolak menggunakan bahasa ini karena ingin melepaskan diri dari identitas yang dibentuk oleh penjajah (13).

 

 

Bahasa Melayu dipilih sebagai bahasa nasional karena pada saat itu bahasa Melayu sudah dikenal sebagai lingua franca di kepulauan Nusantara, bahkan di kawasan Asia Tenggara (14). Lingua franca adalah bahasa perhubungan atau bahasa yang menjembatani pihak-pihak yang menggunakan bahasa yang berbeda (15). Bahasa Melayu digunakan secara luas oleh para pedagang di kepulauan Nusantara (16).

 

Penutur bahasa Melayu memang tidak sebanyak penutur bahasa Jawa, yang merupakan bahasa mayoritas pada saat itu (17). Namun bahasa Melayu adalah bahasa yang paling banyak menyebar di seluruh nusantara (18). Alasan lain dipilihnya bahasa Melayu adalah karena bahasa ini tidak mempunyai tingkat tutur seperti yang ada dalam bahasa Jawa (19). Bahasa Melayu, cikal bakal bahasa Indonesia sifatnya egaliter atau setara, tanpa tingkatan tertentu bagi penuturnya (20). Bahasa ini sederhana dan tidak menganggap satu kelompok lebih tinggi derajatnya dibanding kelompok yang lain (21). Oleh karena itu, bahasa Indonesia adalah bahasa yang sukses menjadi bahasa pemersatu bangsa (22).

 

Pertanyaan

Informasi jawaban di kalimat ke

Sejak kapan bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional?

1

 

 

 

 

 

 


Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:

1. Diferensiasi Konten:

  • Peserta didik dapat memilih topik berbeda terkait asal-usul mereka atau keluarga mereka.
  • Materi tambahan dapat diberikan kepada peserta didik yang lebih lanjut tertarik pada sejarah atau budaya tertentu.

2. Diferensiasi Proses:

  • Peserta didik dapat memilih apakah ingin berpartisipasi langsung atau menyampaikan pendapat melalui tulisan.
  • Diskusi dapat diadakan dalam bentuk forum daring untuk memfasilitasi partisipasi dari peserta didik yang lebih pemalu.

3. Diferensiasi Produk:

  • Peserta didik dapat membuat presentasi visual, esai, atau poster untuk mengekspresikan hasil diskusi mereka.
  • Produk dapat disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing siswa.

 

 

 

 

 

 

510

menit

Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada berdasarkan sudut pandang peserta didik.

Kalau ada murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang masing-masing

 

Kegiatan Penutup

1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi. Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa belajar banyak dari keragaman tersebut.

2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi selanjutnya?

3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi, mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi. Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan.

4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

10

menit

 

G.      Asesmen/Penilaian

Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi

Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan dan bertanya dengan kalimat yang jelas.

Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan

Rubrik Penilaian:

Penilaian Sikap: Observasi Kelas

Kriteria

Skor (1-5)

Observasi Kelas

Penilaian Diri

Penilaian Antar Teman

Penilaian Pengetahuan: Tes Lisan

Kriteria

Skor (1-5)

Penugasan

Diskusi Kelompok

Tes Tertulis

Tes Lisan

Penilaian Keterampilan: Kinerja Diskusi

Kriteria

Skor (1-5)

Proyek

Produk

Presentasi

Study Lapangan

 

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

 

Nama Sekolah                 :  

Kelas/Semester               :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

 

No

Pernyataan

1

2

3

4

1

Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.

 

 

 

 

2

Saya beribadah tepat waktu.

 

 

 

 

3

Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya.

 

 

 

 

4

Saya berani mengakui kesalahan saya.

 

 

 

 

5

Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

 

 

 

 

6

Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.

 

 

 

 

7

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.

 

 

 

 

8

Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

 

 

 

 

9

Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.

 

 

 

 

10

Saya datang kesekolah tepat waktu.

 

 

 

 

 

 

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

 

Nama Siswa                     :

Kelas                                 :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Aktif dalam mengemukan ide

 

2

Mendengarkan teman yang sedang berpendapat

 

3

Aktif mengajukan pertanyaan

 

4

Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas

 

5

 

 

 

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

 

 

Nama Anggota Kelompok

1. ………………………………………………………………

2. ………………………………………………………………

3. ………………………………………………………………

4. ………………………………………………………………

5. ………………………………………………………………

 

 

 

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Guru

 

 

 

 

 

 

 

 

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

 

Nama                                     :

Kelas                                      :

Tanggal Kegiatan                 :

 

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

 

Tes Tertulis

 

Nama                             :

Kelas                               :

Tanggal Kegiatan         :

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1.       Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis tanaman?

2.       Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang efektif.

3.       Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis tanaman?

4.       Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.

5.       Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

 

 

Penskoran Soal Uraian

Nomor

Penyelesaian/Kunci Jawaban

Skor

1

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar.

3

2

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap.

2

3

Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar.

1

4

Siswa tidak dapat menjawab dengan benar

0

Skor maksimum

 

 

 

 

 

H.      Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut

·       Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.

·       Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.

·       Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik reguler.

G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:

1.     Apakah pendekatan yang saya gunakan efektif dalam membimbing diskusi?

2.     Apakah semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?

Refleksi Siswa:

1.     Apa yang telah saya pelajari dari diskusi ini?

2.     Bagaimana saya dapat meningkatkan kemampuan berbicara saya?

 

III. LAMPIRAN                                                                                                                                       

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak Indonesia"

Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya. Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur tersebut.

Bahan/Alat/Sumber:

  1. Cerita "Aku Anak Indonesia"
  2. Alat tulis (pensil, pulpen, atau laptop)
  3. Catatan atau buku catatan

Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.

Langkah-langkah:

  1. Bacalah cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
  2. Identifikasi tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
  3. Kenali tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik masing-masing tokoh?
  4. Analisis alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
  5. Perhatikan latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi jalannya cerita?
  6. Cari unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
  7. Tuliskan jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.

Pertanyaan:

  1. Apa tema utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
  2. Siapakah tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
  3. Bagaimana alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
  4. Apa latar tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi cerita?
  5. Adakah konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
  6. Apakah ada pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?

Selamat mengerjakan tugas! Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban Anda.

 

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa


 

 

GLOSARIUM

  1. Bangga:
    • Perasaan kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
  2. Identitas Nasional:
    • Kesadaran akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Indonesia.
  3. Kebhinekaan:
    • Keragaman budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
  4. Pancasila:
    • Dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  5. Bhinneka Tunggal Ika:
    • Semboyan nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
  6. Gotong Royong:
    • Semangat bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
  7. Warisan Budaya:
    • Nilai-nilai, tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari kehidupan anak Indonesia.
  8. Patriotisme:
    • Rasa cinta dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
  9. Kemandirian:
    • Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
  10. Pendidikan Karakter:
    • Proses pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang unggul.
  11. Wawasan Nusantara:
    • Pemahaman yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Kreativitas dan Inovasi:
    • Kemampuan untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary

Grades. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson.

McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.

Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford Press.

Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching Resources.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

 

 

……………….., .. Juli 20..

Mengetahui

Kepala SD/MI                                                                                                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

……………………………………                                                                                                                 …………………………………….

NIP/NRK.                                                                                                                                                                     NIP/NRK.

 

 


MODUL AJAR BAB 1 PERTEMUAN KE-3

I.           INFORMASI UMUM

A.   Identitas Sekolah

Nama Penyusun

:

Institusi             

: SDN 1 Jayamekar

Tahun Pembuatan

: 20..    

Mata Pelajaran

: BAHASA INDONESIA

Jenjang  

: SD

Kelas

: VI (ENAM) Reguler

Kode      

:

Fase

: Fase C

Tema

: Bangga Menjadi Anak Indonesia

Materi Pokok

: Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia” dan Surat Resmi

Alokasi Waktu    

: 5 JP

Kata Kunci

: menjura Berdentang berdegup siang bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur

Capaian Pembelajaran

 

: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

 

 

Fase C Berdasarkan Elemen.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

B.         Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)

Prasyarat Pengetahuan:

1.     Memahami sejarah perkembangan Bahasa Indonesia.

2.     Mengetahui konteks dan peristiwa penting yang memengaruhi perkembangan Bahasa Indonesia.

3.     Memiliki pemahaman dasar tentang struktur dan ciri khas Bahasa Indonesia.

 

 

Prasyarat Keterampilan:

1.     Mampu membaca dengan pemahaman teks berbahasa Indonesia.

2.     Dapat mengidentifikasi informasi utama dalam teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia."

3.     Mampu mengekstrak informasi penting dari surat resmi.

C.         Profil Pelajar Pancasila

1.     Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa

2.     Bergotong Royong

3.     Bernalar Kritis

 

D.        Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)

Materi Pokok

·       Pastikan terdapat akses kepada teks "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan contoh surat resmi yang akan dijadikan bahan bacaan.

·       Persiapkan bahan bacaan tambahan yang relevan untuk mendukung pemahaman lebih lanjut.

 

Media :

·       Siapkan perangkat lunak atau perangkat keras yang dibutuhkan untuk membaca teks, seperti komputer, laptop, tablet, atau smartphone.

·       Gunakan aplikasi pembaca dokumen atau browser untuk membuka teks secara efisien.

 

Sumber Belajar

Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga

 

E.         Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

1.       Peserta didik reguler/tipikal

2.       Peserta didik dengan pencapaian tinggi

3.       Peserta didik dengan kesulitan belajar

 

F.         Jumlah siswa

v  Maksimum 25 - 35 Siswa

 

G.        Model Pembelajaran

Metode

Problem-Based Learning (PBL)

Project-Based Learning (PjBL).

 

Teknik

v  Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

 

 

II.         KEGIATAN INTI

A.        Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu berdiskusi dengan baik mengenai asalusul dan ciri anak Indonesia.

 

B.        Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna

Pemahaman Bermakna (Pengalaman Bermakna): Pada pembelajaran ini, kami akan menciptakan pengalaman bermakna dengan mengaitkan materi "Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia" dan Surat Resmi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan diajak untuk merespons dan merelasi konsep sejarah bahasa Indonesia dalam kehidupan sekarang.

Kegiatan akan melibatkan diskusi kelompok, penelitian kecil, atau mungkin wawancara dengan orang tua atau anggota keluarga yang mungkin memiliki pengetahuan lebih tentang sejarah bahasa Indonesia. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat merasakan relevansi sejarah bahasa dengan perkembangan bahasa Indonesia saat ini.

Penggunaan metode ini diharapkan dapat memberikan kesan mendalam dan memberikan pemahaman bermakna kepada peserta didik, sehingga mereka tidak hanya menghafal fakta sejarah, tetapi juga dapat mengaitkannya dengan realitas kehidupan mereka sendiri.

Melalui pengalaman bermakna ini, diharapkan peserta didik dapat menginternalisasi konsep-konsep sejarah bahasa Indonesia dengan lebih baik, sehingga pembelajaran tidak hanya menjadi kegiatan rutin di dalam kelas, tetapi juga menjadi pengalaman yang membekas dan bernilai untuk kehidupan sehari-hari mereka.

 

C.        Persiapan Pembelajaran

1.       Guru menyiapkan bacaan atau materi dari buku paket, media cetak, media video, dan website.

2.       Membaca materi pembelajaran

3.       Menyiapkan lembar kerja peserta didik 

4.       Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran

 

D.        Apersepsi

Dalam memulai pembelajaran ini, kita akan melakukan apersepsi sebagai langkah awal untuk membangun minat dan motivasi peserta didik terhadap materi yang akan dipelajari. Apersepsi dilakukan dengan cara membahas pertanyaan atau topik terkait yang sudah dikenal oleh peserta didik, sehingga mereka dapat mengaitkan pengetahuan yang telah dimiliki dengan materi baru.

Salah satu cara yang bisa digunakan adalah memunculkan pertanyaan seperti:

1.     "Apa yang sudah kalian ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sejauh ini?"

2.     "Apakah kalian pernah menulis atau menerima surat resmi? Bagaimana pengalaman kalian?"

Melalui diskusi ini, diharapkan peserta didik dapat merespon dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka terkait materi pembelajaran. Apersepsi yang baik dapat membantu menciptakan suasana belajar yang positif dan membuat peserta didik lebih terlibat dalam proses pembelajaran.

 

E.         Pertanyaan Pemantik

·       Apa yang Anda ketahui tentang sejarah bahasa Indonesia sebelumnya?

·       Bagaimana sejarah bahasa Indonesia memengaruhi penggunaan bahasa kita sehari-hari?

·       Menurut Anda, mengapa penting untuk memahami sejarah bahasa Indonesia?

·       Apakah Anda pernah menemui kata atau ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki asal-usul sejarah yang menarik? Ceritakan.

·       Bagaimana perkembangan teknologi berpengaruh pada cara kita menggunakan bahasa dalam surat resmi?

·       Apa perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal dalam surat resmi?

 

F.         Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Pembukaan:

ü  Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.

ü  Sapaan dan salam kepada semua peserta didik.

ü  Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.

 

KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU

 

Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas. Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya, dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.

 

Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.”

 

Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri masing-masing di depan kelas. Contoh:

“Saya seperti burung elang.”

Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.

 

Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman.

 

 

 

 

20

 menit

Kegiatan Inti

 

Kegiatan 5

Membaca untuk Mencari Informasi: Teks “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia”

 

Membaca

Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh penerbit dalam bentuk glosarium sesuai untuk jenjangnya.

 

Tip Pembelajaran

         Sebelum meminta peserta didik membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan.

         Pastikan peserta didik memahami pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan.

         Ingatkan peserta didik untuk tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan menghasilkan informasi yang dicari.

 

Inspirasi Kegiatan

Berlatihlah memindai bacaan dengan artikel lain dari surat kabar, majalah, atau internet yang sesuai tema.

 

Sebelum membaca, tulis pertanyaan atau informasi yang dicari di papan tulis.

 

Beri batas waktu membaca dengan mengaktifkan stopwatch.

 

Setelah waktu membaca habis, peserta didik boleh berlomba menuliskan jawaban di papan tulis.

 

Jawaban Menandai Informasi dalam Bacaan “Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia”

 

Sekilas Sejarah Bahasa Indonesia

 

Bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928 (1). Pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok nusantara berkumpul dalam rapat pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia (2). Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda (3). Unsur ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia (4). Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional (5). Selanjutnya, bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada 18 Agustus 1945 saat Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (6). Dalam UndangUndang Dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36) (7).

 

Secara teknis, yang disebut bahasa Indonesia pada saat itu adalah bahasa Melayu Modern (8). Penamaan bahasa Indonesia semata untuk mengemban visi persatuan nasional (9). Pada era kebangkitan nasional, nama Indonesia yang berasal dari kata Indus (Hindia) dan Nesia yang berarti kepulauan sudah banyak digunakan sebagai nama-nama organisasi antikolonial (10). Pada awal abad ke-20, politik etis yang diterapkan oleh Belanda mampu mendidik tokoh-tokoh bumiputra yang semakin sadar akan eksploitasi pemerintah Belanda atas tanah milik pribumi (11). Kaum terdidik yang menguasai bahasa Belanda ini sadar bahwa keterampilan berbahasa Belanda hanya dimiliki oleh sebagian kecil orang (12). Para pemuda menolak menggunakan bahasa ini karena ingin melepaskan diri dari identitas yang dibentuk oleh penjajah (13).

 

 

Bahasa Melayu dipilih sebagai bahasa nasional karena pada saat itu bahasa Melayu sudah dikenal sebagai lingua franca di kepulauan Nusantara, bahkan di kawasan Asia Tenggara (14). Lingua franca adalah bahasa perhubungan atau bahasa yang menjembatani pihak-pihak yang menggunakan bahasa yang berbeda (15). Bahasa Melayu digunakan secara luas oleh para pedagang di kepulauan Nusantara (16).

 

Penutur bahasa Melayu memang tidak sebanyak penutur bahasa Jawa, yang merupakan bahasa mayoritas pada saat itu (17). Namun bahasa Melayu adalah bahasa yang paling banyak menyebar di seluruh nusantara (18). Alasan lain dipilihnya bahasa Melayu adalah karena bahasa ini tidak mempunyai tingkat tutur seperti yang ada dalam bahasa Jawa (19). Bahasa Melayu, cikal bakal bahasa Indonesia sifatnya egaliter atau setara, tanpa tingkatan tertentu bagi penuturnya (20). Bahasa ini sederhana dan tidak menganggap satu kelompok lebih tinggi derajatnya dibanding kelompok yang lain (21). Oleh karena itu, bahasa Indonesia adalah bahasa yang sukses menjadi bahasa pemersatu bangsa (22).

 

Pertanyaan

Informasi jawaban di kalimat ke

Sejak kapan bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional?

1

 

 

 

 

 

 

 

 

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:

1. Diferensiasi Konten:

  • Peserta didik dapat memilih topik berbeda terkait asal-usul mereka atau keluarga mereka.
  • Materi tambahan dapat diberikan kepada peserta didik yang lebih lanjut tertarik pada sejarah atau budaya tertentu.

2. Diferensiasi Proses:

  • Peserta didik dapat memilih apakah ingin berpartisipasi langsung atau menyampaikan pendapat melalui tulisan.
  • Diskusi dapat diadakan dalam bentuk forum daring untuk memfasilitasi partisipasi dari peserta didik yang lebih pemalu.

3. Diferensiasi Produk:

  • Peserta didik dapat membuat presentasi visual, esai, atau poster untuk mengekspresikan hasil diskusi mereka.
  • Produk dapat disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing siswa.

 

 

 

 

 

 

510

menit

Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada berdasarkan sudut pandang peserta didik.

Kalau ada murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang masing-masing

 

Kegiatan Penutup

1. Apresiasi: Mari kita saling memberikan apresiasi kepada teman-teman yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi. Setiap pandangan dan pendapat memiliki nilai tersendiri, dan kita bisa belajar banyak dari keragaman tersebut.

2. Evaluasi: Sebelum kita berakhir, mari kita evaluasi bersama bagaimana jalannya diskusi hari ini. Apa yang telah kita pelajari? Apakah ada hal-hal yang dapat ditingkatkan untuk diskusi selanjutnya?

3. Konsolidasi: Sebagai langkah konsolidasi, mari kita simpulkan poin-poin penting yang telah diungkapkan dalam diskusi. Hal ini akan membantu kita merangkum ide-ide utama dan memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan.

4. Penutup (Doa, Salam): Sebelum kita mengakhiri kegiatan ini, mari kita bersama-sama mengucapkan doa sebagai ungkapan terima kasih atas keberlanjutan pembelajaran hari ini. Semoga kita selalu diberikan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih atas partisipasi dan kesetiaan teman-teman semua. Salam persahabatan untuk kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

10

menit

 

G.      Asesmen/Penilaian

Judul: Berbicara dan Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi

Tujuan: Meningkatkan keterampilan berbicara dan berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menggunakan kata kunci yang relevan dan bertanya dengan kalimat yang jelas.

Teknik: Observasi, Kinerja, Tes Lisan

Rubrik Penilaian:

Penilaian Sikap: Observasi Kelas

Kriteria

Skor (1-5)

Observasi Kelas

Penilaian Diri

Penilaian Antar Teman

Penilaian Pengetahuan: Tes Lisan

Kriteria

Skor (1-5)

Penugasan

Diskusi Kelompok

Tes Tertulis

Tes Lisan

Penilaian Keterampilan: Kinerja Diskusi

Kriteria

Skor (1-5)

Proyek

Produk

Presentasi

Study Lapangan

 

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

 

Nama Sekolah                 :  

Kelas/Semester               :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

 

No

Pernyataan

1

2

3

4

1

Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.

 

 

 

 

2

Saya beribadah tepat waktu.

 

 

 

 

3

Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya.

 

 

 

 

4

Saya berani mengakui kesalahan saya.

 

 

 

 

5

Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

 

 

 

 

6

Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.

 

 

 

 

7

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.

 

 

 

 

8

Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

 

 

 

 

9

Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.

 

 

 

 

10

Saya datang kesekolah tepat waktu.

 

 

 

 

 

 

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

 

Nama Siswa                     :

Kelas                                 :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Aktif dalam mengemukan ide

 

2

Mendengarkan teman yang sedang berpendapat

 

3

Aktif mengajukan pertanyaan

 

4

Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas

 

5

 

 

 

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

 

 

Nama Anggota Kelompok

1. ………………………………………………………………

2. ………………………………………………………………

3. ………………………………………………………………

4. ………………………………………………………………

5. ………………………………………………………………

 

 

 

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Guru

 

 

 

 

 

 

 

 

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

 

Nama                                     :

Kelas                                      :

Tanggal Kegiatan                 :

 

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

 

Tes Tertulis

 

Nama                             :

Kelas                               :

Tanggal Kegiatan         :

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1.       Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis tanaman?

2.       Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang efektif.

3.       Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis tanaman?

4.       Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.

5.       Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

 

 

Penskoran Soal Uraian

Nomor

Penyelesaian/Kunci Jawaban

Skor

1

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar.

3

2

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap.

2

3

Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar.

1

4

Siswa tidak dapat menjawab dengan benar

0

Skor maksimum

 

 

 

 

 

H.      Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut

·       Pengayaan: Menyediakan materi tambahan dan diskusi tambahan untuk peserta yang telah mencapai tingkat keterampilan yang tinggi.

·       Remedial: Menyelenggarakan kelas tambahan atau memberikan sumber daya tambahan untuk peserta yang membutuhkan bantuan ekstra.

·       Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam mengidentifikasi kebutuhan dan kemajuan anak serta memberikan umpan balik reguler.

G. Refleksi Guru dan Siswa Refleksi Guru:

1.     Apakah pendekatan yang saya gunakan efektif dalam membimbing diskusi?

2.     Apakah semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berbicara?

Refleksi Siswa:

1.     Apa yang telah saya pelajari dari diskusi ini?

2.     Bagaimana saya dapat meningkatkan kemampuan berbicara saya?

 

III. LAMPIRAN                                                                                                                                       

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: Menemukan Unsur Intrinsik Cerita "Aku Anak Indonesia"

Pendahuluan: Pada pertemuan kali ini, kita akan menyimak dan membaca ulang cerita berjudul "Aku Anak Indonesia". Tugas kita adalah dapat menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Unsur intrinsik cerita mencakup berbagai aspek seperti tema, tokoh, alur, latar, dan lain sebagainya. Mari kita telaah cerita dengan seksama untuk mengidentifikasi unsur-unsur tersebut.

Bahan/Alat/Sumber:

  1. Cerita "Aku Anak Indonesia"
  2. Alat tulis (pensil, pulpen, atau laptop)
  3. Catatan atau buku catatan

Tujuan: Setelah membaca ulang cerita "Aku Anak Indonesia", peserta didik diharapkan mampu menyebutkan unsur intrinsik cerita tersebut. Tujuan lainnya adalah melatih kemampuan analisis dan pemahaman terhadap unsur-unsur yang membangun suatu cerita.

Langkah-langkah:

  1. Bacalah cerita "Aku Anak Indonesia" dengan seksama.
  2. Identifikasi tema cerita. Apa pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penulis?
  3. Kenali tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita. Bagaimana karakteristik masing-masing tokoh?
  4. Analisis alur cerita. Bagaimana perkembangan cerita dari awal hingga akhir?
  5. Perhatikan latar tempat dan waktu cerita. Sejauh mana latar tersebut memengaruhi jalannya cerita?
  6. Cari unsur-unsur lain seperti konflik, puncak cerita, dan penyelesaian.
  7. Tuliskan jawaban-jawaban Anda dalam buku catatan atau lembar kerja ini.

Pertanyaan:

  1. Apa tema utama yang terkandung dalam cerita "Aku Anak Indonesia"?
  2. Siapakah tokoh utama dalam cerita, dan bagaimana karakteristiknya?
  3. Bagaimana alur cerita mengalir dari awal hingga akhir?
  4. Apa latar tempat dan waktu cerita, dan sejauh mana latar tersebut memengaruhi cerita?
  5. Adakah konflik utama dalam cerita, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan?
  6. Apakah ada pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini?

Selamat mengerjakan tugas! Pastikan untuk memberikan argumen dan bukti dari cerita yang mendukung jawaban Anda.

 

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa


 

 

GLOSARIUM

  1. Bangga:
    • Perasaan kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
  2. Identitas Nasional:
    • Kesadaran akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Indonesia.
  3. Kebhinekaan:
    • Keragaman budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
  4. Pancasila:
    • Dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  5. Bhinneka Tunggal Ika:
    • Semboyan nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
  6. Gotong Royong:
    • Semangat bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
  7. Warisan Budaya:
    • Nilai-nilai, tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari kehidupan anak Indonesia.
  8. Patriotisme:
    • Rasa cinta dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
  9. Kemandirian:
    • Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
  10. Pendidikan Karakter:
    • Proses pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang unggul.
  11. Wawasan Nusantara:
    • Pemahaman yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Kreativitas dan Inovasi:
    • Kemampuan untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.


 

 

DAFTAR PUSTAKA

Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary

Grades. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson.

McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.

Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford Press.

Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching Resources.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

 

 

……………….., .. Juli 20..

Mengetahui

Kepala SD/MI                                                                                                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

……………………………………                                                                                                                 …………………………………….

NIP/NRK.                                                                                                                                                                     NIP/NRK.

 

             MODUL AJAR BAB 1                 PERTEMUAN KE-4



I.           INFORMASI UMUM

A.   Identitas Sekolah

Nama Penyusun

:

Institusi             

: SDN 1 Jayamekar

Tahun Pembuatan

: 20..    

Mata Pelajaran

: BAHASA INDONESIA

Jenjang  

: SD

Kelas

: VI (ENAM) Reguler

Kode      

:

Fase

: Fase C

Tema

: Bangga Menjadi Anak Indonesia

Materi Pokok

: Surel dari Lani: Membandingkan Kehidupan Diaspora Indonesia dan Menulis Surel

Alokasi Waktu    

: 5 JP

Kata Kunci

: menjura Berdentang berdegup siang bolong menyanggah menciut membesarkan hati buah tangancendera matadoktorarsitektur

Capaian Pembelajaran

 

: Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

 

 

Fase C Berdasarkan Elemen.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

B.         Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)

Prasyarat Pengetahuan:

    1. Identifikasi pengetahuan dasar yang diperlukan untuk memahami dan menganalisis kehidupan diaspora Indonesia.
    2. Jelaskan konsep utama yang relevan dengan topik, seperti sejarah migrasi, budaya diaspora, dan pengaruhnya terhadap identitas Indonesia.

Prasyarat Keterampilan:

    1. Tentukan keterampilan kunci yang dibutuhkan dalam membandingkan kehidupan diaspora Indonesia.
    2. Jelaskan cara mengumpulkan dan menganalisis data terkait kehidupan diaspora, serta kemampuan untuk menyusun pembandingan yang informatif.

 

C.         Profil Pelajar Pancasila

  1. Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  2. Bergotong Royong
  3. Bernalar Kritis

 

D.        Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)

Materi Pokok

Saya membutuhkan dukungan dalam penyediaan materi pembelajaran yang relevan dan informatif mengenai kehidupan diaspora Indonesia. Bantuan dalam bentuk artikel, buku, atau dokumen terkait akan sangat membantu dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta kegiatan.

 

Media :

Permohonan bantuan dalam penyediaan media pembelajaran, seperti proyektor, layar, atau perangkat audio-visual, akan sangat mendukung kelancaran presentasi dan diskusi selama kegiatan.

 

Sumber Belajar

Buku Siswa, pengalaman pribadi, kisah dalam keluarga

 

E.         Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

1.       Peserta didik reguler/tipikal

2.       Peserta didik dengan pencapaian tinggi

3.       Peserta didik dengan kesulitan belajar

 

F.         Jumlah siswa

v  Maksimum 25 - 35 Siswa

 

G.        Model Pembelajaran

Metode

Problem-Based Learning (PBL)

Project-Based Learning (PjBL).

 

Teknik

v  Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

 

II.         KEGIATAN INTI

A.        Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mencari informasi dalam bacaan dengan memindai bacaan.

 

B.         Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna

Pada tahap ini, para pelajar akan diajak untuk mengalami dan memahami secara mendalam materi pembelajaran melalui pengalaman bermakna. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung terkait dengan perbandingan kehidupan diaspora Indonesia dan keterampilan menulis surel. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

1.     Wawancara dengan Diaspora Indonesia: Pelajar akan berkesempatan untuk mewawancarai diaspora Indonesia yang telah menjalani kehidupan di luar negeri. Mereka dapat menanyakan pengalaman, tantangan, dan kebahagiaan yang mereka temui dalam menyesuaikan diri dengan budaya baru. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang realitas kehidupan diaspora.

2.     Simulasi Menulis Surel: Para pelajar akan diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam simulasi menulis surel. Mereka dapat mengeksplorasi berbagai situasi komunikasi yang mungkin dihadapi oleh diaspora Indonesia dan menuliskan surel dengan menggunakan bahasa yang tepat serta memperhatikan norma-norma komunikasi yang berlaku.

3.     Diskusi Kelompok: Melalui diskusi kelompok, pelajar akan dapat bertukar pikiran dan pengalaman mereka terkait perbandingan kehidupan diaspora Indonesia. Diskusi ini akan membantu mereka menggali pemahaman yang lebih luas dan melihat perspektif yang beragam.

4.     Kunjungan Virtual: Jika memungkinkan, pelajar dapat melakukan kunjungan virtual ke komunitas diaspora Indonesia atau melibatkan narasumber dari berbagai latar belakang budaya. Ini akan membantu mereka merasakan keberagaman budaya dan kehidupan diaspora secara langsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat merasakan pengalaman nyata yang dapat memperdalam pemahaman mereka tentang materi pembelajaran dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

 

C.         Persiapan Pembelajaran

1.       Guru menyiapkan bacaan atau materi dari buku paket, media cetak, media video, dan website.

2.       Membaca materi pembelajaran

3.       Menyiapkan lembar kerja peserta didik 

4.       Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran

 

D.        Apersepsi

Apersepsi pada modul ini dirancang untuk membangkitkan pemahaman awal serta minat para pelajar terhadap topik pembelajaran. Berikut beberapa kegiatan apersepsi yang dapat dilakukan:

1.     Diskusi Pendahuluan: Mulailah pembelajaran dengan diskusi ringan mengenai diaspora Indonesia dan kegiatan menulis surel. Tanyakan kepada para pelajar apakah mereka memiliki pengetahuan awal tentang tema tersebut dan apa yang ingin mereka ketahui lebih lanjut.

2.     Video Pendek: Tampilkan video pendek yang menggambarkan kehidupan diaspora Indonesia dan memberikan gambaran singkat tentang proses menulis surel. Diskusikan bersama mengenai kesan dan pertanyaan yang muncul setelah menonton video.

3.     Cerita Pendek: Bagikan cerita pendek atau kutipan tentang pengalaman hidup diaspora Indonesia. Ajak para pelajar untuk membaca dan merespon, baik secara tertulis maupun lisan, mengenai pemikiran mereka terkait cerita tersebut.

4.     Permainan Asosiasi Kata: Lakukan permainan asosiasi kata yang terkait dengan diaspora dan menulis surel. Ini dapat membantu membangun hubungan antara pengetahuan yang sudah dimiliki oleh para pelajar dengan topik pembelajaran yang akan dijelaskan.

5.     Foto-foto Inspiratif: Tampilkan foto-foto inspiratif tentang kehidupan diaspora dan kegiatan menulis surel. Biarkan para pelajar mengamati dan berbagi pemikiran mereka terkait gambar-gambar tersebut.

Melalui kegiatan apersepsi ini, diharapkan para pelajar dapat merasa tertarik, terlibat, dan siap untuk menggali lebih dalam materi pembelajaran yang akan disampaikan.

 

E.         Pertanyaan Pemantik

Pertanyaan pemantik bertujuan untuk merangsang rasa ingin tahu dan pemikiran kritis para pelajar terkait materi pembelajaran. Berikut adalah beberapa pertanyaan pemantik yang dapat digunakan:

1.     **Bagaimana pengaruh kehidupan diaspora Indonesia terhadap perkembangan dan keberagaman budaya Indonesia di luar negeri?

2.     **Apakah menurutmu menulis surel masih relevan dalam era teknologi dan komunikasi digital? Mengapa?

3.     **Apa yang dapat kita pelajari dari pengalaman hidup diaspora Indonesia yang mungkin tidak kita temui dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia?

4.     **Bagaimana peran pancasila dalam membentuk identitas dan integrasi diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia?

5.     **Mengapa penting bagi kita untuk memahami dan menghargai kehidupan diaspora Indonesia?

6.     **Bagaimana keterampilan menulis surel dapat membantu kita dalam berkomunikasi secara efektif, terutama dalam situasi yang memerlukan kelembutan dan kehati-hatian?

Pertanyaan-pertanyaan ini dapat digunakan sebagai panduan untuk diskusi kelompok atau sebagai tugas refleksi individu. Dengan merangsang pertanyaan ini, diharapkan para pelajar dapat lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mengembangkan pemikiran kritis mereka terhadap topik yang dibahas.

 

F.         Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)

Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Pembukaan:

ü  Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.

ü  Sapaan dan salam kepada semua peserta didik.

ü  Absensi peserta untuk memastikan kehadiran.

 

KUIS KARAKTER DAN KEMAMPUAN BAIKKU

 

Kegiatan pembuka berupa kuis ini bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih akrab setelah libur kenaikan kelas. Setelah lima tahun bersama, tentu para peserta didik sudah mengenal karakter temantemannya. Kuis ini akan membantu mengenali dan mengapresiasi karakter dan kemampuan baik yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Harapannya, dengan hanya menyebutkan sifat-sifat baik, kegiatan ini akan menebarkan energi positif yang akan menghangatkan suasana belajar pada awal tahun ajaran. Bapak/Ibu guru pun dipersilakan untuk bergabung dalam permainan ini.

 

Peserta didik menentukan dua karakter baik atau kemampuan yang dimilikinya. Lalu peserta didik membayangkan dua benda atau binatang yang memiliki karakter atau kemampuan tersebut. Secara bergantian, peserta didik mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing di depan kelas. Contoh: “Saya seperti burung elang.”

 

Bergantian dengan teman-teman, peserta didik akan mengucapkan benda atau binatang yang menggambarkan keunikan diri masing-masing di depan kelas. Contoh:

“Saya seperti burung elang.”

Kemudian, peserta didik lain menebak karakter dan kemampuan yang diwakili oleh benda/hewan tersebut.

 

Kesalahan Umum: peserta didik mungkin menyebutkan sifat buruk untuk mengejek. Ingatkan mereka tujuan permainan ini adalah mengapresiasi karakter baik dan kebaikan teman. Menyebutkan sifat yang buruk akan menyakiti hati teman.

 

 

 

 

20

 menit

Kegiatan Inti

 

Kegiatan 7

Surel dari Lani: Membandingkan Kehidupan Diaspora Indonesia

Berbicara Penyebab terjadinya sesuatu masalah atau kejadian, hubungan sebab-akibat yang lebih kompleks, pengategorian (persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat, dan kejadian). Elaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.

 

Tip Pembelajaran

         Sebelum meminta peserta didik membaca, sampaikan terlebih dahulu tujuan membaca teks tersebut, yaitu untuk mencari informasi tertentu, bukan untuk memahami secara keseluruhan.

         Pastikan peserta didik memahami pertanyaan atau informasi yang akan dicari pada bacaan.

         Ingatkan peserta didik untuk tidak perlu membaca seluruh kalimat, fokuslah pada kata-kata kunci yang akan menghasilkan informasi yang dicari.

 

Inspirasi Kegiatan

Buatlah kelompok-kelompok dari peserta didik yang mempunyai orang tua dari daerah yang berbeda di Indonesia. Mintalah peserta didik ini berbicara dalam kelompok mereka untuk menceritakan perbedaan tradisi ketika memperingati hari raya, termasuk tradisi cara berkunjung, cara berpakaian, menu makanan, dan lain-lain. Peserta didik lain boleh mengajukan pertanyaan atau memberikan tambahan dari pengalamannya sendiri.

 

Jawaban Membaca Surat Pribadi:

1.     Lani tinggal di Sydney.

2.     Sebelum pulang ke Indonesia, Hana tinggal sekota dengan Lani di Sydney. “Ini bukan tempat salat Id yang sama seperti ketika kamu masih ada di sini,” demikian kalimat dalam surat Lani.

3.       Vegetarian adalah orang yang (karena alasan keagamaan atau kesehatan) tidak makan daging, tetapi makan sayuran dan hasil tumbuhan

 

Kesalahan Umum

Peserta didik kehilangan fokus dan hanya melihat kata-kata secara acak. Bantu peserta didik agar fokus dengan memahami terlebih dahulu kata-kata kunci dari pertanyaan atau informasi yang dicari. Berikan banyak latihan untuk peserta didik.

 

Kegiatan 8

Menulis Surel

Menulis

 

Menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang kombinasi semua huruf.

Menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan kalimat majemuk bertingkat dan setara.

 

Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat.

 

Tip Pembelajaran

         Tugas menulis surat ini lebih membebaskan peserta didik untuk mengungkapkan yang dia rasakan atau menuliskan pengalaman. Fokus penilaian adalah pada pembentukan kalimat yang sudah bervariasi dan penggunaan kata sambung antarkalimat yang lebih luwes dengan memperhatikan ragam bahasa dan tingkat tutur.

         Kalau peserta didik macet dalam menulis, bantulah dia dengan menawarkan ide-ide atau mengajukan pertanyaan yang memantik ide.

 

Inspirasi Kegiatan

Sebagai pemantik ide, peserta didik memilih salah satu topik untuk menulis surat:

1.     Menjadi Hana dan membalas surel dari Lani.

2.     Menjadi teman sekelas Hana dan menulis surat untuk seorang sahabat yang bersekolah di tempat lain, menceritakan bahwa ada murid baru (Hana) di kelas 6.

3.     Menjadi diri sendiri dan berkirim kabar tentang bulan pertama bersekolah di kelas 6. Surat atau surel bisa ditujukan kepada siapa saja, termasuk untuk ibu atau bapak guru.

4.     Kalau memungkinkan, bangunlah relasi dengan sebuah panti jompo dan ajak peserta didik menulis surat untuk para penghuninya. Peserta didik bisa menceritakan pengalaman mereka dan menanyakan kabar dari penghuni panti. Bersiap-siaplah untuk mendapatkan balasan cerita istimewa, kadang dalam bentuk tulisan tangan yang sangat indah.

 

Kesalahan Umum

Peserta didik masih terlalu banyak menggunakan bahasa lisan dan menuangkannya begitu saja ke dalam bahasa tulisan. Berikan koreksi dan umpan balik agar peserta didik bisa menulis lebih baik lagi ke depannya.

 

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:

Diferensiasi Konten:

1.     Kesulitan Teks Tambahan:

    • Berikan kelompok peserta didik teks tambahan yang lebih kompleks tentang kehidupan diaspora Indonesia. Misalnya, artikel jurnal atau laporan penelitian.
    • Persiapkan pertanyaan tambahan yang mendorong pemahaman mendalam dan analisis yang lebih kompleks.

2.     Tugas Tambahan untuk Pemahaman Emosi:

    • Mintalah peserta didik untuk mengekspresikan perasaan karakter dalam surat Lani dengan menggunakan puisi atau gambar yang mencerminkan emosi yang ada.
    • Diskusikan bagaimana perbedaan budaya dapat memengaruhi perasaan seseorang dan bagaimana karakter dalam surat mungkin meresponnya.

Diferensiasi Proses:

1.     Metode Penelitian Mandiri:

    • Berikan opsi bagi peserta didik untuk melakukan penelitian mandiri tentang kehidupan diaspora Indonesia melalui sumber-sumber online atau wawancara.
    • Minta mereka untuk menyajikan temuan mereka secara kreatif, seperti melalui poster, presentasi, atau dramatization.

2.     Diskusi Reflektif:

    • Setelah kegiatan kelompok, fasilitasi diskusi reflektif di mana peserta didik membandingkan pengalaman kelompok mereka dengan kehidupan sehari-hari mereka sendiri.
    • Dorong peserta didik untuk merenungkan bagaimana perbedaan budaya mempengaruhi persepsi dan nilai-nilai.

Diferensiasi Produk:

  1. Proyek Kreatif:
    • Minta peserta didik untuk membuat proyek kreatif seperti video pendek, podcast, atau pameran seni yang mencerminkan perbedaan budaya diaspora Indonesia.
    • Evaluasi berdasarkan kreativitas, ketepatan informasi, dan kemampuan berbicara secara efektif.

 

 

 

 

 

 

510

menit

Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. Guru kemudian mengembangkan peran membuat kesimpulan terbaik atas permasalahan yang ada berdasarkan sudut pandang peserta didik.

Kalau ada murid baru di kelas saya, saya akan berkenalan dengannya dan menawarkan bantuan supaya dia tidak merasa sungkan di sekolah barunya. Catatan: Peserta didik bisa mempunyai jawaban lain selama masih masuk akal atau sesuai dengan konteks. Jawaban berbeda-beda sesuai dengan daerah asal dan latar belakang masing-masing

 

Kegiatan Penutup

Apresiasi: Terima kasih kepada semua peserta didik yang telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan membaca dan menulis surat. Apresiasi juga untuk kerjasama dalam pembentukan kelompok-kelompok untuk berbagi pengalaman tradisi hari raya.

Evaluasi: Mari kita evaluasi proses pembelajaran ini. Adakah kendala atau kesulitan yang dihadapi? Bagaimana cara kita dapat mengatasi kendala tersebut agar kegiatan selanjutnya dapat berjalan lebih lancar?

Konsolidasi: Mari kita konsolidasikan pemahaman kita tentang perbedaan kehidupan diaspora Indonesia melalui surel dari Lani. Bagaimana kita dapat menggabungkan informasi dari berbagai kelompok untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif?

Penutup (doa, salam): Sebagai penutup, mari kita tutup kegiatan ini dengan doa untuk keselamatan dan keberkahan bagi kita semua. Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan diaspora Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

10

menit

 

G.      Asesmen/Penilaian

 

Judul: Membandingkan Kehidupan Diaspora Indonesia Tujuan:

  • Peserta didik dapat menyebutkan penyebab terjadinya suatu masalah atau kejadian.
  • Peserta didik mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat yang lebih kompleks.
  • Peserta didik dapat mengategorikan persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat, dan kejadian.
  • Peserta didik dapat mengelaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.

Teknik:

  • Projek (Membuat kelompok-kelompok dan berbicara tentang perbedaan tradisi di Indonesia)

 

 

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian - Penilaian Sikap:

Kriteria

Skor (1-5)

Observasi Kelas

Penilaian Diri

Penilaian Antar Teman

Rubrik Penilaian - Penilaian Pengetahuan:

Kriteria

Skor (1-5)

Penugasan

Diskusi Kelompok

Tes Tertulis

Tes Lisan

Rubrik Penilaian - Penilaian Keterampilan:

Kriteria

Skor (1-5)

Proyek

Produk

Presentasi

Study Lapangan

 

C.      Kegiatan 8: Menulis Surel

Judul: Menulis Surel Tujuan:

  • Peserta didik dapat menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang kombinasi semua huruf.
  • Peserta didik mampu menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan kalimat majemuk bertingkat dan setara.
  • Peserta didik dapat menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya.
  • Peserta didik dapat menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata.
  • Peserta didik dapat menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat.







Teknik:

  • Menulis (Menulis surat dengan topik yang diberikan)

Rubrik Penilaian - Penilaian Sikap:

Kriteria

Skor (1-5)

Observasi Kelas

Penilaian Diri

Penilaian Antar Teman

Rubrik Penilaian - Penilaian Pengetahuan:

Kriteria

Skor (1-5)

Penugasan

Diskusi Kelompok

Tes Tertulis

Tes Lisan

Rubrik Penilaian - Penilaian Keterampilan:

Kriteria

Skor (1-5)

Proyek

Produk

Presentasi

Study Lapangan

rtanya dengan kalimat jelas | Baik, Cukup, Kurang |

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

 

Nama Sekolah                 :  

Kelas/Semester               :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

 

No

Pernyataan

1

2

3

4

1

Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.

 

 

 

 

2

Saya beribadah tepat waktu.

 

 

 

 

3

Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai agamanya.

 

 

 

 

4

Saya berani mengakui kesalahan saya.

 

 

 

 

5

Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

 

 

 

 

6

Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.

 

 

 

 

7

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.

 

 

 

 

8

Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

 

 

 

 

9

Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.

 

 

 

 

10

Saya datang kesekolah tepat waktu.

 

 

 

 

 

 

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

 

Nama Siswa                     :

Kelas                                 :  

Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Aktif dalam mengemukan ide

 

2

Mendengarkan teman yang sedang berpendapat

 

3

Aktif mengajukan pertanyaan

 

4

Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan tugas

 

5

 

 

 

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

 

 

Nama Anggota Kelompok

1. ………………………………………………………………

2. ………………………………………………………………

3. ………………………………………………………………

4. ………………………………………………………………

5. ………………………………………………………………

 

 

 

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Catatan Guru

 

 

 

 

 

 

 

 

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

 

Nama                                     :

Kelas                                      :

Tanggal Kegiatan                 :

 

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

Tes Tertulis

 

Nama                             :

Kelas                               :

Tanggal Kegiatan         :

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1.       Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis tanaman?

2.       Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang efektif.

3.       Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis tanaman?

4.       Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.

5.       Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

 

 

Penskoran Soal Uraian

Nomor

Penyelesaian/Kunci Jawaban

Skor

1

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar.

3

2

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap.

2

3

Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar.

1

4

Siswa tidak dapat menjawab dengan benar

0

Skor maksimum

 

 

H.      Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut

  • Pengayaan: Berikan tugas tambahan kepada peserta didik yang menunjukkan pemahaman tinggi untuk memperluas pengetahuannya.
  • Remedial: Lakukan kegiatan remedial untuk peserta didik yang memerlukan bantuan tambahan dalam pemahaman materi.
  • Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Berkomunikasilah dengan orang tua untuk memberikan informasi mengenai kemajuan peserta didik.

G. Refleksi Guru dan Siswa

Refleksi Guru:

  1. Bagaimana penggunaan teknik observasi dalam menilai sikap peserta didik selama kegiatan 7?
  2. Apa yang dapat ditingkatkan dalam penyampaian materi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada kegiatan 8?

Refleksi Siswa:

  1. Bagaimana perasaan Anda ketika berpartisipasi dalam kegiatan kelompok pada kegiatan 7?
  2. Apa yang Anda pelajari dalam menulis surat pada kegiatan 8 yang tidak Anda ketahui sebelumnya?

 

 

 

 

 

 

III. LAMPIRAN                                                                                                                                       

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: "Mengenal Proses Fotosintesis pada Tumbuhan"

Pendahuluan: Pada lembar kerja ini, peserta didik akan diajak untuk memahami proses fotosintesis pada tumbuhan. Fotosintesis merupakan suatu proses yang sangat penting bagi kehidupan karena melibatkan konversi energi matahari menjadi energi kimia yang dapat digunakan oleh tumbuhan. Mari kita eksplorasi lebih lanjut!

Bahan/Alat/Sumber:

  1. Buku referensi tentang fotosintesis
  2. Akses internet untuk mencari informasi tambahan
  3. Kertas dan alat tulis

Tujuan:

  1. Memahami konsep dasar fotosintesis.
  2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis.
  3. Menjelaskan proses fotosintesis secara berurutan.

Langkah-langkah:

  1. Membaca buku referensi tentang fotosintesis.
  2. Menelusuri informasi tambahan melalui internet.
  3. Menyusun poin-poin utama yang ditemukan.
  4. Menuliskan penjelasan tentang proses fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.
  5. Membuat diagram sederhana yang menggambarkan proses fotosintesis.
  6. Mencari contoh tumbuhan yang memiliki adaptasi khusus terkait fotosintesis.

Pertanyaan:

  1. Apa yang dimaksud dengan fotosintesis?
  2. Sebutkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses fotosintesis.
  3. Bagaimana proses fotosintesis terjadi secara umum?
  4. Mengapa fotosintesis penting bagi tumbuhan?
  5. Berikan contoh tumbuhan yang memiliki adaptasi khusus terkait proses fotosintesis.

Peserta didik dapat mencari informasi dalam bacaan dengan memindai bacaan, mencatat poin-poin penting, dan merangkumnya dalam lembar kerja ini. Selamat menjelajahi dunia fotosintesis!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa


 

 

GLOSARIUM

  1. Bangga:
    • Perasaan kebahagiaan dan kepuasan atas identitas sebagai warga negara Indonesia.
  2. Identitas Nasional:
    • Kesadaran akan karakteristik unik dan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Indonesia.
  3. Kebhinekaan:
    • Keragaman budaya, suku, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
  4. Pancasila:
    • Dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima asas, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  5. Bhinneka Tunggal Ika:
    • Semboyan nasional yang berarti "Berbeda-beda tapi tetap satu" yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
  6. Gotong Royong:
    • Semangat bekerja sama dan tolong-menolong dalam masyarakat Indonesia.
  7. Warisan Budaya:
    • Nilai-nilai, tradisi, seni, dan peninggalan sejarah yang menjadi bagian integral dari kehidupan anak Indonesia.
  8. Patriotisme:
    • Rasa cinta dan dedikasi yang kuat terhadap tanah air, menunjukkan kesetiaan dan tanggung jawab sebagai anak Indonesia.
  9. Kemandirian:
    • Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
  10. Pendidikan Karakter:
    • Proses pembentukan nilai-nilai positif dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang unggul.
  11. Wawasan Nusantara:
    • Pemahaman yang mendalam tentang keberagaman geografis, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Kreativitas dan Inovasi:
    • Kemampuan untuk berpikir kreatif, menciptakan solusi baru, dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.


 

 

DAFTAR PUSTAKA

Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary

Grades. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson.

McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education.

Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices.The Guilford Press.

Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic Teaching Resources.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

 

 

……………….., .. Juli 20..

Mengetahui

Kepala SD/MI                                                                                                                                                             Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

……………………………………                                                                                                                 …………………………………….

NIP/NRK.                                                                                                                                                                     NIP/NRK.

 


Komentar

Popular Gurur Garsel Berbagi