Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 2 Kelas 6
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama
penyusun : _______________________________ Nama
Sekolah : SDN 1 Jayamekar Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap) |
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama penyusun : __________________________ Nama Sekolah : __________________________ Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap) |
|
A.INFORMASI UMUM |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Identitas Sekolah |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a) Nama Penyusun |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b) NIP/NUPTK |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c) Nama Sekolah |
SDN 1 Jayamekar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d) Alokasi Waktu |
9 Pertemuan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e) Mata Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
f)
Jumlah Siswa |
- |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
g) Kelas / Semester |
VI / II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
h) Fase |
C |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kompetensi Dan Capaian Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Materi Pokok |
●
Liburan Perpisahan Kelas |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Capaian Pembelajaran |
●
Menyimak ●
Peserta didik mampu menganalisis
informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan
urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif
dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan
dan/atau didengar) dan audio. ●
Membaca dan Memirsa ●
Peserta didik mampu membaca
kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta
memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal,
konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi
dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan
pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. ●
Berbicara dan Mempresentasikan ●
Peserta didik mampu menyampaikan
informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur
sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma
budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan
orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,
hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif,
dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. ●
Menulis ●
Peserta didik mampu menulis teks
eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan,
pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan
hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan
kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan
norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan
kiasan. ●
Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Profil Pelajar Pancasila |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berakhlak
Mulya |
Elemen Kunci Berakhlak Mulia: ●
Akhlak beragama:
Mengenal sifat-sifat Tuhan dan menghayati bahwa intidari
sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang ●
Akhlak pribadi: Menyadari bahwa menjaga dan
merawat diri penting dilakukan bersamaan dengan menjaga dan merawat orang
lain danlingkungan sekitarnya ●
Akhlak kepada manusia: Mengutamakan persamaan dan
kemanusiaan diatas perbedaan serta menghargai perbedaan yang ada dengan orang
lain ●
Akhlak kepada alam: Menyadari pentingnya merawat
lingkungansekitarnya sehingga dia tidak merusak atau menyalahgunakan
lingkunganalam, agar alam tetap layak dihuni oleh seluruh makhluk hidup saat
inimaupun generasi mendatang ●
Akhlak bernegara: Memahami serta menunaikan hak dan
kewajibannyasebagai warga negara yang baik serta menyadari perannya sebagai
warganegara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berkebinekaan
Global |
Elemen Kunci Berkebinekaan Global: ●
Mengenal dan Menghargai Budaya: mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam
kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta
mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis
bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional,
nasional dan global. ●
Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan
sesama: memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan
menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah kekayaan perspektif
sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap sesama. ●
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman
kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya
yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta
kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif
membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta
berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gotong
Royong |
Elemen Kunci Gotong Royong: ●
Kolaborasi: bekerja bersama dengan
orang lain disertai perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain
dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. ●
Kepedulian: memperhatikan dan
bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di lingkungan fisik sosial. ●
Berbagi: memberi dan menerima
segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan
mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama
sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Mandiri |
Elemen Kunci Mandiri: ●
Kesadaran akan diri dan situasi
yang dihadapi : Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang
dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan
dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan
pengembangan dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang
terjadi. ●
Regulasi diri: mampu mengatur
pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bernalar
Kritis |
Elemen Kunci Bernalar Kritis: ●
Memperoleh dan memproses informasi
dan gagasan: memiliki rasa keingintahuan, mengajukan pertanyaan yang relevan,
mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh,
serta mengolah informasi tersebut. ●
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran: dalam pengambilan keputusan, menggunakan nalarnya sesuai dengan
kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan
melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. ●
Merefleksi pemikiran dan proses
berpikir: melakukan refleksi terhadap berpikir itu sendiri (metakognisi) dan
berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia
sampai pada suatu simpulan. ●
Mengambil keputusan: mengambil
keputusan dengan tepat berdasarkan informasi yang relevan dari berbagai
sumber, fakta dan data yang mendukung. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kreatif |
Elemen Kunci Kreatif: ●
Menghasilkan gagasan yang
orisinal: menghasilkan gagasan yang terbentuk dari hal paling sederhana,
seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan, sampai dengan gagasan yang
kompleks untuk kemudian mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya
guna mengatasi persoalan dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. ●
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal: menghasilkan karya yang didorong oleh minat dan kesukaannya
pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan
dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
Sarana, Alat dan Bahan, Materi / Sumber Belajar, Target Peserta Didik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Sarana |
●
Ruang kelas / outdoor |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Alat
Dan bahan |
●
Alat tulis, Komputer/Laptop,
Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Materi
/ Sumber belajar |
●
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia,
Modul, Buku, Slide, Video, Gambar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Target
Peserta Didik |
●
Peserta didik kelas VI
yang menjadi target yaitu peserta didik reguler atau inklusif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Ketersediaan Materi, Asesmen, Unit Kegiatan, Model Pembelajaran, Strategi
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Ketersediaan
Materi |
●
Pengayaan untuk siswa ●
Alternatif penjelasan, metode
pembelajaran, atau pemahaman materi oleh siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Assesmen
|
●
Assesmen individu atau kelompok ●
Tes
tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Unit
kegiatan |
●
Individu / kelompok |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Model
Pembelajaran |
●
Tatap muka ●
Metode yang relevan untuk
mengoptimalisasikan potensi peserta didik dan pendekatan saintifik sesuai
dengan kurikulum baru menekankan antara lain observasi, bertanya, refleksi,
diskusi, presentasi, dan unjuk kerja. Rencana pembelajaran meliputi analisis
kompetensi, analisis konteks, identifikasi permasalahan (kesenjangan antara
harapan dan kenyataan), penentuan strategi yang meliputi pemilihan model,
materi, metode, dan media pembelajaran untuk mencapai kompetensi bertolak
dari konteks. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e.Strategi
Pembelajaran |
●
Pembelajaran Bahasa Indonesia di
kelas 6 membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan memahami
bahasa lisan dan tertulis. Strategi pembelajaran literasi di kelas
meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara,
mempresentasikan gagasan, serta menulis. Untuk meningkatkan kecakapan
literasi peserta didik kelas 6, strategi memahami bacaan dilakukan sebelum,
selama, dan sesudah membaca teks. Dalam kegiatan literasi berimbang, hal ini
dilakukan melalui kegiatan menyimak buku yang dibacakan, membaca
bersama-sama, serta kegiatan membaca terbimbing. ●
Berikut model kegiatan literasi
berimbang: Contoh kegiatan literasi bersama peserta
didik: ●
Membacakan nyaring dan
mendiskusikan bacaan ●
Memberikan pendapat atau
pengalaman terkait tema buku dan mempresentasikannya ●
Membaca terbimbing dan berdiskusi
tentang bacaan ●
Menuliskan kata atau kalimat
paling menarik dari buku yang dibaca ●
Memirsa gambar dan
mendiskusikannya ●
Aktivitas belajar di luar kelas
untuk mengamati, berkarya, dan mencipta ●
terkait tema pembelajaran,
misalnya mengunjungi perpustakaan, taman bacaan, atau tempat lain yang
sesuai. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. KOMPETENSI INTI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.Kata Kunci, Tujuan Pembelajaran, Pemahaman Bermakna,
Pertanyaan Pemantik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Kata kunci |
●
Merancang anggaran ●
Menganalisis iklan ●
Menulis kuitansi ●
Menulis fiksi ilmiah |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. Tujuan Pembelajaran |
●
Dalam bab ini kalian membuat skala
prioritas dari berbagai kebutuhan, belajar membelanjakan uang, dan membuat
keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan. Kalian juga membuat anggaran,
menulis kuitansi, dan membuat tulisan fiksi ilmiah. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Pemahaman Bermakna |
●
Bapak dan Ibu Guru, bab ini
mengajarkan pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan. Keterampilan ini
penting untuk diajarkan pada peserta didik agar mereka bijaksana
membelanjakan uang dan percaya diri dalam mengambil keputusan dengan berbagai
pertimbangan. Diharapkan, setelah membaca, memahami dan mendiskusikan wacana
dalam bab ini, peserta didik bisa: ●
Memahami cara-cara pengambilan
keputusan melalui rapat kelas ●
Membandingkan iklan dan membuat
keputusan ●
Memahami perkembangan teknologi
transaksi keuangan dan membuat prediksi masa depan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Pertanyaan Pemantik |
●
Lihat halaman dalam Bab ini di
buku siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.Kegiatan
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Aktivitas Kegiatan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Pembuka Kegiatan pembuka ini bertujuan untuk melatih peserta didik mengambil
keputusan dengan cepat. Pertanyaan dapat diubah dan ditambah sesuai dengan
kondisi. Permainan ini juga membuat peserta didik bergerak dan aktif. Pada
akhir permainan, peserta didik dapat membentuk kelompok dengan teman yang
mempunyai preferensi yang sama. Dari sini peserta didik (dan guru) dapat
belajar bahwa preferensi tiap orang berbeda dan tidak ada salahnya mempunyai pendapat
yang berbeda dengan peserta didik kebanyakan. Agar pilihan yang ditanyakan lebih jelas, guru dapat menuliskan
pilihan tersebut dengan spidol di kertas tebal ukuran A4. Ketika membuat
pertanyaan, pegang kertas pilihan pertama, misalnya “pantai” di tangan kanan
dan kertas bertuliskan “gunung” di tangan kiri. Peserta didik langsung
mengambil keputusan untuk berada di sisi kiri atau kanan guru. Kesalahan Umum: peserta didik terlalu lama mengambil keputusan.
Yakinkan mereka bahwa permainan ini tidak berisiko apa-apa, tidak ada salah
benar, dan tidak ada nilai atau hukuman. Ajak peserta didik untuk belajar
mengambil keputusan cepat dan menikmati permainan bersama teman |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 1 Membaca Cerpen “Liburan Perpisahan Kelas” Membaca Mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh
cerita pada teks naratif yang sesuai jenjangnya serta solusi yang dilakukan
oleh tokoh tersebut Kunci Jawaban Memahami Bacaan “Liburan
Perpisahan Kelas” 1. Kelas 6 ingin menentukan tujuan liburan perpisahan kelas. 2. Mereka mempertimbangkan tujuan liburan dengan mencatat semua
kemungkinan, mengerucutkannya menjadi tiga pilihan dengan pertimbangan jarak,
kemudian meminta pendapat peserta didikmenceritakan alasan memilih tujuan
liburan tersebut. 3. Kota yang paling banyak diminati adalah Yogyakarta. 4. Menurut saya, cara mereka mengambil keputusan dengan voting
sudah tepat karena rapat tidak menghasilkan mufakat atau setuju semuanya. 5. Saya akan tetap menghargai keputusan kelas meskipun berbeda
dengan keinginan saya sendiri. 6. Bu Tiwi adalah guru kelas 6 SD Pesisir. 7. Bu Tiwi tidak ikut berpendapat karena ia ingin memberikan
kesempatan kepada murid-muridnya untuk bermusyawarah menentukan sendiri
tujuan berwisata. 8. Juna malu dikunjungi nenek dan kakeknya karena nenek dan
kakeknya akan memeluk-meluknya dan memanjakannya di depan teman-temannya. Catatan: peserta didik boleh
mempunyai pendapat lain yang berbeda, asalkan didukung alasan yang kuat. Kosakata Baru dalam Bacaan “Liburan Perpisahan
Kelas” KBBI https://kbbi.kemdikbud.go.id - anggaran: n perkiraan;
perhitungan - agenda: n acara (yang
akan dibicarakan dalam rapat) - iuran: n jumlah uang
yang dibayarkan anggota perkumpulan kepada bendahara setiap bulan (untuk
biaya administrasi, rapat anggota, dan sebagainya) - uang kas: uang yang disimpan dalam kas, milik suatu perkumpulan
atau instansi pemerintah - bendahara: n penanggung
jawab (pemegang) atau pengurus keuangan (yayasan, perkumpulan, dan
sebagainya); bendahari - destinasi: n tempat
tujuan; tempat tujuan pengiriman - urun rembuk: memberikan sumbang saran; bermusyawarah; urun
pendapat - valid: a menurut cara
yang semestinya; berlaku; sahih - voting: n pengambilan
suara terbanyak - mufakat: n persetujuan;
kata sepakat - mayoritas: n jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri
tertentu - menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yang
tidak memperlihatkan ciri itu - abstain: v tidak
memberikan suara (dalam pemungutan suara); tidak menentukan sikap; 2 a ragu-ragu - pemungutan: n proses,
cara, perbuatan memungut - sekretaris: n orang
(pegawai, anggota pengurus) yang diserahi pekerjaan tulis-menulis, atau
surat-menyurat, dan sebagainya; penulis; panitera Kunci Jawaban Kosakata Baru dalam Bacaan
Liburan Perpisahan Kelas Arti kata “suara” dalam kalimat
akhirnya, siswa kelas enam melakukan pemungutan suara untuk menentukan suara
terbanyak adalah pendapat atau pernyataan setuju atau tidak atas suatu usul. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 2 Debat: Liburan ke Luar Kota, Penting atau
Tidak Penting? Berbicara Penyebab terjadinya sesuatu masalah atau kejadian, hubungan
sebab-akibat yang lebih kompleks, pengategorian (persamaan dan perbedaan
kelompok orang, tempat, dan kejadian). Elaborasi perasaan diri sendiri dan
orang lain. Tip Pembelajaran Dalam debat, tidak ada satu kelompok yang lebih benar daripada yang
lain. Setiap kelompok pro dan kontra bisa memenangkan debat jika bisa
menyampaikan argumen dengan lebih baik. Beri kesempatan kepada peserta didik untuk menyiapkan materi debatnya
dengan baik. Bantulah mereka menemukan alasan-alasan untuk mendukung argumen
utama mereka. Ingatkan peserta didik agar tetap menjaga etika berbicara yang baik,
yaitu mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan lawan bicara. Ketika berbicara usahakan untuk langsung ke pokok permasalahan, tidak
bertele-tele, dan tidak menghabiskan waktu Inspirasi Kegiatan Jika peserta didik sudah cukup percaya diri dalam melakukan debat,
kegiatan ini dapat diulang dengan tema lain yang berhubungan dengan masalah
yang dihadapi peserta didik sehari-hari. Panggung debat juga dapat ditata seperti dalam debat kepresidenan. Kesalahan Umum Sering ada kesalahan persepsi bahwa debat adalah hal yang sia-sia.
Sampaikan kepada peserta didik bahwa debat bertujuan untuk melatih kita
menyampaikan pendapat dan mempertahankan pendapat tersebut. Pada saat yang
sama juga berusaha menyanggah pendapat lawan debat dan mengajak lawan untuk
menyetujui pendapat kita. Tidak masalah jika pada akhirnya pendapat
masing-masing tetap berbeda karena tujuan debat bukan untuk mengambil
keputusan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 3 Skala Prioritas dan Merancang Anggaran Membaca Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dan membandingkannya dengan pengetahuan yang dimilikinya. Tip Pembelajaran ·
Untuk memberi wawasan kepada peserta didik,
diskusikan terlebih dahulu apa itu kebutuhan dan keinginan. Dari sini peserta
didik diminta menempatkan prioritas pada hal-hal yang penting terlebih
dahulu. ·
Latar belakang sosial ekonomi peserta didik
beragam. Sesuaikan materi kegiatan ini dengan kondisi di sekolah Bapak/Ibu
Guru. ·
Dalam merancang anggaran, sisakan 10% dari
bujet untuk cadangan atau mengantisipasi hal-hal yang belum terpikirkan. Inspirasi Kegiatan Peserta didik diajak bermain peran untuk menyiapkan pesta perpisahan.
Buatlah kelompok berisi 3—4 orang
dan ambil peran sebagai berikut: - panitia pesta (beberapa kelompok), tugasnya membuat anggaran
pesta dan membelanjakannya - vendor katering, tugasnya membuat daftar harga jenis-jenis
makanan yang bisa dipesan - vendor dekorasi, tugasnya membuat paket-paket dekorasi pesta - vendor sewa kursi dan meja, tugasnya membuat paket persewaan
untuk pesta - vendor sound system,
tugasnya membuat paket persewaan sound
system - vendor manajemen artis, tugasnya membuat daftar harga artis/band
dan - pembawa acara yang bisa diundang untuk menghibur Kesalahan Umum Kadang peserta didik memberikan prioritas yang lebih tinggi untuk
keinginan yang sebenarnya bukan kebutuhan. Bantulah peserta didik untuk
mengurutkan dari kebutuhan yang paling dasar dulu, baru kemudian bisa
memenuhi keinginannya. Catatan: peserta didik boleh mempunyai prioritas yang berbeda |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 4 Mempelajari Iklan Membaca Mengembangkan kategori yang lebih terperinci, misalnya membandingkan
objek atau keadaan, berdasarkan pemahamannya terhadap tulisan dan gambar
dalam teks naratif dan informasional yang sesuai jenjangnya. Penginapan yang saya pilih: Penginapan 2 Alasan: Harga per malam per orang untuk penginapan nomor 2 sebesar
Rp100.000,00 masih cukup terjangkau. Meskipun masih lebih mahal daripada
penginapan 1, harga ini sudah termasuk sarapan. Lokasi penginapan 2 juga
lebih dekat dengan pusat kota sehingga kami bisa jalan kaki di waktu luang. Penginapan 2 tidak memiliki kolam renang, tapi fasilitas ini tidak
begitu penting buat kami. Instrumen Penilaian Catatan penilaian: cek kelengkapan tabel perbandingan yang dibuat
peserta didik dan cermati alasan peserta didik memilih penginapan. Semua
pilihan bisa dibenarkan asal didukung alasan dan pertimbangan yang kuat. Isi kolom dengan nama peserta didik. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 5 Menulis Kuitansi Menulis Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya,
tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat
dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal
kalimat. Kesalahan Umum Peserta didik kurang teliti menuliskan format nominal uang. Mintalah
peserta didik untuk memeriksa kembali setelah menuliskan kuitansi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 6 Membaca Teks “Uang Elektronik dan Otomatisasi” Membaca Menjelaskan perubahan kejadian/karakter/latar/konflik/alur cerita pada
teks naratif yang terus meningkat sesuai jenjangnya. Menjelaskan gagasan atau
konsep di dalam teks informasional yang terus meningkat sesuai jenjangnya. Kesalahan Umum Sebagian peserta didik mungkin masih merasa asing tema yang
dibicarakan karena tidak sesuai dengan pengalaman kehidupan mereka
sehari-hari. Bantu peserta didik untuk lebih paham dengan mendiskusikan
materi ini sebelum membaca, misalnya memberi banyak contoh melalui foto atau
video. Kunci Jawaban Pemahaman Bacaan ●
Uang elektronik tidak memakan
tempat di dalam dompet dan bisa diisi ulang sesuai kebutuhan. ●
Menurut saya, otomatisasi
mempunyai dampak baik yang lebih banyak. Otomatisasi akan semakin memudahkan
pekerjaan manusia dan juga bisa membantu orang yang mempunyai disabilitas.
Memang otomatisasi akan menghilangkan beberapa pekerjaan, namun manusia ●
adalah makhluk yang mudah
beradaptasi dan bisa menemukan pekerjaan lainnya. ●
Untuk sekarang ini, supermarket
tanpa kasir belum cocok dibangun di Indonesia. Kita masih mempunyai banyak
sekali tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan. Teknologi tersebut juga
kemungkinan masih terlalu mahal daripada membayar pegawai. Mungkin dalam sepuluh ●
tahun lagi, supermarket tanpa
kasir akan ada di Indonesia, tapi tidak untuk waktu sekarang. ●
Uang kartal adalah jenis uang yang
dikeluarkan oleh Bank Indonesia, sedangkan uang giral adalah uang yang
dikeluarkan oleh bank umum selain Bank Indonesia yang bisa berbentuk surat
berharga, cek, kartu kredit, dan kartu debit. ●
Saya suka uang kartal karena lebih
umum dipakai di mana-mana. ●
Hana lebih suka uang kertas karena
gambarnya bagus dan dapat dipegang langsung sehingga menimbulkan rasa
memiliki uang. ●
Perkembangan Jenis-Jenis Uang
Catatan: peserta didik bisa mempunyai pendapat lain. Cermati apakah alasan
yang diberikan logis. Kreativitas dalam berpikir dengan sudut pandang yang
berbeda akan membuka ruang diskusi dan proses berpikir tingkat tinggi. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 7 Merangkum: Perkembangan Teknologi Transaksi
Keuangan Membaca Merefleksi
pengetahuan baru yang diperoleh dan membandingkannya dengan pengetahuan
yang dimilikinya Catatan: Peserta didik boleh
mempunyai prediksi lain sepanjang itu masuk akal dan diletakkan di kolom
sesuai dengan kategori. Instrumen Penilaian Isi
kolom dengan nama peserta didik. Kosakata Baru dalam Bacaan Uang Elektronik dan
Otomatisasi KBBI https://kbbi.kemdikbud.go.id ●
uang kartal: Ek uang yang berupa logam atau kertas (sebagaimana yang dipakai
untuk jual beli sehari-hari) ●
uang giral: k alat pembayar (penukar) dalam bentuk surat-surat berharga
(seperti cek) ●
uang tunai: uang kontan (uang
kertas dan uang logam yang tersedia dan langsung dapat digunakan) ●
swalayan: n pelayanan sendiri oleh pembeli karena perusahaan tidak
menyediakan pramuniaga ●
memindai: v Komp mengopi gambar atau teks ke dalam komputer dalam bentuk
digital ●
debit: n uang yang harus ditagih dari orang lain; piutang ●
akun: n Komp catatan tentang nama pengguna, kata sandi, dan hak untuk
mengakses jaringan atau sistem daring |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 8 Menulis Fiksi Ilmiah Menulis Peserta didik mampu menulis teks naratif sederhana dengan awal,
tengah, akhir, dengan elemen intrinsik seperti dialog untuk menarik pembaca.
Peserta didik mampu menulis dengan tata kalimat yang baik. Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya,
tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat
dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal
kalimat. Tip Pembelajaran • Kegiatan ini merupakan asesmen formatif. Bagilah kegiatan
menulis ini menjadi tugas-tugas yang lebih kecil: mencari ide, menentukan
tokoh, membuat kerangka, meriset atau mencari inspirasi dengan membaca atau
menonton film, menulis cerita lengkap, dan menyunting. • Beri umpan balik untuk setiap langkah-langkah yang dilakukan. • Kalau peserta didik macet dalam menulis, bantulah dia dengan
menawarkan ide-ide atau mengajukan pertanyaan yang memantik ide. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Penutup ●
Peserta didik membuat
rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan ●
Guru membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
REFLEKSI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Releksi Diri Guru Tuliskan
pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. Berikan
tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan kondisi guru saat
dalam proses pembelajaran. Isilah
pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. ASESMEN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi
Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil releksi sikap peserta didik dan
pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada
proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri
Peserta Didik a. Isikan identitas peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Antarteman
Peserta Didik a. Isikan identitas teman peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen Diagnostik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gaya belajar : kinestetik, orditori, visual,
audiovisual Pembelajaran/strategi/ asesmen/ sumber belajar/akomodasi : konstruktif,
saintifik, inquiry, PBL, PjBL, Discovery Bukti Kemajuan Belajar : Formatif, sumatif, produk |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen dan Instrumen Penilaian 1. Asesmen Diagnosis Asesmen diagnosis dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pembelajaran
untukmemetakan peserta didik sehingga merekamendapatkan pendampingan yang
sesuai dengan kebutuhannya. Asesmen diagnosis dilakukan pada kompetensi yang
dirasa penting bagi guru. Misalnya, pada bulan pertama, guru kelas 6
seharusnya telah dapat memetakan peserta didik yang dapat menyimak dan
memahami instruksi yang lebih kompleks, menemukan informasi pada teks yang
dibaca, dapat menceritakan pengamatan dan pengalamannya, menjawab pertanyaan
sesuai dengan jenjang, dan menulis teks naratif atau deskriptif sederhana. Berikut ini adalah contoh soal asesmen diagnosis. Guru dapat membuat
soal yang dianggap sesuai dengan kompetensi yang dianggap perlu diketahui
guru pada awal tahun. Menyimak Minta peserta didik untuk memperagakan instruksi yang didengar.
(Bergeser ke kanan satu langkah, maju satu langkah, hadap kanan, balik kanan,
kaki kanan ke depan.) Minta peserta didik untuk menggambar instruksi yang didengar. (Gambar
sebuah kotak di tengah kertas. Lalu gambar sebuah segitiga di atas kotak. Di
dalam segitiga tersebut, tambahkan dua lingkaran kecil.) Minta peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari teks yang dibaca. (Bacakan sebuah paragraf singkat. Lalu berilah pertanyaan yang
berhubungan dengan isi paragraf.) Tidak hanya dengan menjawab pertanyaan, tetapi peserta didik juga
dapat menunjukkan pemahaman bacaan dengan membuat pertanyaan sendiri
berdasarkan teks. Membaca Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks narasi singkat. Ajukan
pertanyaan: Apa judul teks tersebut? Siapa nama tokohnya? Apa masalah yang
dihadapi oleh tokoh? Apa pesan dari cerita tersebut? Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks informatif yang singkat.
Ajukan pertanyaan sesuai isi teks. Ajukan pertanyaan: Apa nama judul teks
tersebut? Sebutkan 3 informasi yang kalian dengar dari teks tersebut. Apa
yang dimaksud dengan … (kosakata) .... Apa arti imbuhan - pada kata …. Berbicara Minta peserta didik untuk menceritakan apa yang dilihat sepanjang
perjalanan pergi dan pulang sekolah. Minta peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya tentang sebuah
topik (persahabatan, kerusakan lingkungan, dan lainnya). |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ASESSMEN
MINAT DAN BAKAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
ASESMEN
MINAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. LKPD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
LKPD LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas
pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VI
/ ....... Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. ................................................................................. Penilaian Pembelajaran : …………………………………………………….. Guru
memberi tugas kepada peserta didik yang belum mencapai nilai KBM. ●
Guru bertanya
kepada peserta didik mengenai hal-hal yang belum mereka pahami. ●
Berdasarkan
hal-hal yang belum mereka pahami, guru mengajak peserta didik untuk
mempelajari kembali dengan memberikan Serta Tugas materi tambahan untuk
menambah pengetahuan peserta didik. ●
Guru memberi
penilaian ulang dengan pertanyaan yang lebih sederhana sesuai materi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Kegiatan Peserta Didik Tanggal
:
......................................................................................... Lingkup/Materi
Pembelajaran :
......................................................................................... Nama
Peserta Didik :
......................................................................................... Fase/Kelas
: C / VI 1. Panduan Umum Sama dengan konsep panduan umum pada aktivitas
pembelajaran 2. Panduan
Aktivitas Pembelajaran Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7
orang. Lakukan aktivitas pembelajaran ………………….. secara berpasangan dengan teman peserta
didik satu kelompok. Perhatikan penjelasan berikut ini. Cara bermain aktivitas pembelajaran ………………………………….. antara lain: 1)
……………………………………………………………………………. 2)
…………………………………………………………………………. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
BAHAN BACAAN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Jurnal membaca adalah kegiatan
untuk mencatat pengalaman membaca. Agar tidak menjadi tugas yang menjemukan,
hendaknya dihindari mewajibkan peserta didik membuat resensi utuh setiap kali
selesai membaca. Tujuan dari jurnal membaca ini hanyalah mencatat informasi
buku yang dibaca, ringkasan isi atau kisah, dan hal lain yang dianggap
menarik dan berkesan. ●
Jurnal membaca bisa dituliskan di
buku tulis atau ditulis di atas kartu buatan sendiri dari kertas
manila/karton. Jurnal ini bisa dipajang di pojok baca.
Jurnal Menulis Tujuan dari kegiatan jurnal menulis ini adalah membiasakan peserta
didik untuk menuliskan idenya secara rutin. Mintalah peserta didik untuk
menulis tiap akhir pekan. Pada hari Senin, mintalah beberapa peserta didik
untuk membacakan tulisannya di depan kelas secara sukarela. Tunjuklah
beberapa peserta didik yang belum pernah maju. Ajari peserta didik lain untuk
mengapresiasi tulisan temannya. Jurnal menulis ini bisa ditulis di buku tulis biasa atau buku tulis
khusus untuk jurnal menulis. Untuk kelas 6, targetnya adalah menulis satu
paragraph berisi empat atau lima kalimat. Tulisan bisa berupa satu paragraf
utuh maupun kalimat-kalimat terpisah, asal masih dalam tema yang sama. Ide-ide tulisan: 1.
Narasi yang disusun secara kronologis (urut),
misalnya kegiatan sehari-hari di rumah atau kegiatan ketika libur akhir
pekan. 2.
Deskripsi terhadap sesuatu, misalnya tentang
sifat adik atau anggota keluarga lainnya. 3.
Teks eksposisi yang memaparkan tentang
sesuatu, misalnya pengamatan terhadap tanaman bunga yang ditemui di dekat
rumah. 4.
Teks argumentasi yang berisi gagasan, misalnya
tentang mengatasi masalah lingkungan di sekitar rumah. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Glosarium |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
alur konten capaian
pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang. alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi
yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik. asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil
pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi
pembelajaran tertentu. asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal tahun ajaran guna memetakan
kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat. asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh
guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran. asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi
keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir
periode belajar. buku pengayaan: buku yang digunakan sebagai penunjang atau pelengkap buku
pelajaran utama. capaian pembelajaran: kemampuan di akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui
serangkaian proses pembelajaran. fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi. fi : cerita rekaan
(roman, novel, dan sebagainya). intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar
memahami makna kalimat tersebut dengan benar. kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu. literasi dasar: kecakapan membaca dan menulis permulaan yang harus dikuasai di
jenjang awal pendidikan formal. literasi fi al: adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan
pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat
keputusan yang efektif dalam konteks fi nsial untuk meningkatkan
kesejahteraan fi nsial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi
dalam lingkungan masyarakat. lembar amatan: catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk diamati
guru. media digital: format konten yang dapat diakses oleh perangkat-perangkat
digital. membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain
secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca. motorik halus: kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang melibatkan
saraf, tulang, dan otot, untuk melakukan aktivitas tertentu. nonfi teks yang
berdasarkan kenyataan atau fakta. peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan
sesuatu agar orang lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses
yang diperagakan tersebut. perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan
bertahap agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan
buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada
di kelas. proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa kegiatan
untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses
mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. prediksi: prakiraan tentang sesuatu. teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya
sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang
dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya. teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu,
misalnya maksud dan tujuan sesuatu. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Daftar Pustaka |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Culham,
Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic Teaching Resources. Dewayani, Sofie.
2017. Menghidupkan Literasi
di Ruang Kelas.
Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius. Fisher,
Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin. Fountas,
Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades
PreK to 8. Heinemann. Hancock,
Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books
and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson. McGraw-Hill
Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education. Oliverio,
Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series. Pusat
Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran.
Pusmenjar Kemendikbud RI. Rasinski,
Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best
Practices. The Guilford Press. Robb. Laura.
2003. Teaching Reading in
Social Studies, Science, and Math. Scholastic
Teaching Resources. Vadasy,
Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling
Students. The Guilford Press. Vygotsky,
L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes.
Cambridge, MA: Harvard University Press. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama
penyusun : _______________________________ Nama
Sekolah : _______________________________ Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap)
|
|
A.INFORMASI UMUM |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Identitas
Sekolah |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Nama
Penyusun |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. NIP/NUPTK |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Nama
Sekolah |
SDN 1 Jayamekar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Alokasi
Waktu |
8 Pertemuan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e. Mata
Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
f. Jumlah
Siswa |
- |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
g. Kelas
/ Semester |
VI / II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
h. Fase |
C |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kompetensi Dan Capaian Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Materi Pokok |
●
Aku Bisa Berempati |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Capaian Pembelajaran (Sesuai Surat BSKAP 033/H/KR/2022 Tentang
Revisi Capaiaan Pembelajaran) |
●
Menyimak ●
Peserta didik mampu menganalisis
informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan
urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif
dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan
dan/atau didengar) dan audio. ●
Membaca dan Memirsa ●
Peserta didik mampu membaca
kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta
memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal,
konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi
dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan
pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. ●
Berbicara dan Mempresentasikan ●
Peserta didik mampu menyampaikan
informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur
sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma
budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan
orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,
hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif,
dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. ●
Menulis ●
Peserta didik mampu menulis teks
eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan,
pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan
hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan
kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan
norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan
kiasan. ●
Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Profil Pelajar Pancasila |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berakhlak
Mulya |
Elemen
Kunci Berakhlak Mulia: ●
Akhlak beragama: Mengenal sifat-sifat Tuhan dan menghayati
bahwa intidari sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang ●
Akhlak pribadi: Menyadari bahwa menjaga dan
merawat diri penting dilakukan bersamaan dengan menjaga dan merawat orang
lain danlingkungan sekitarnya ●
Akhlak kepada manusia: Mengutamakan
persamaan dan kemanusiaan diatas perbedaan serta menghargai perbedaan yang
ada dengan orang lain ●
Akhlak kepada alam: Menyadari
pentingnya merawat lingkungansekitarnya sehingga dia tidak merusak atau
menyalahgunakan lingkunganalam, agar alam tetap layak dihuni oleh seluruh
makhluk hidup saat inimaupun generasi mendatang ●
Akhlak bernegara: Memahami serta
menunaikan hak dan kewajibannyasebagai warga negara yang baik serta menyadari
perannya sebagai warganegara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berkebinekaan
Global |
Elemen
Kunci Berkebinekaan Global: ●
Mengenal dan Menghargai Budaya: mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam
kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta
mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis
bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional,
nasional dan global. ●
Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan
sesama: memperhatikan, memahami, menerima
keberadaan, dan menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah
kekayaan perspektif sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap
sesama. ●
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman
kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya
yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta
kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif
membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta
berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gotong
Royong |
Elemen
Kunci Gotong Royong: ●
Kolaborasi: bekerja bersama dengan
orang lain disertai perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain
dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. ●
Kepedulian: memperhatikan dan
bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di lingkungan fisik sosial. ●
Berbagi: memberi dan menerima
segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan
mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama
sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Mandiri
|
Elemen
Kunci Mandiri: ●
Kesadaran akan diri dan situasi
yang dihadapi : Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang
dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan
dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan pengembangan
dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi. ●
Regulasi diri: mampu mengatur
pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bernalar
Kritis |
Elemen
Kunci Bernalar Kritis: ●
Memperoleh dan memproses informasi
dan gagasan: memiliki rasa keingintahuan, mengajukan pertanyaan yang relevan,
mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh,
serta mengolah informasi tersebut. ●
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran: dalam pengambilan keputusan, menggunakan nalarnya sesuai dengan
kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan
melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. ●
Merefleksi pemikiran dan proses
berpikir: melakukan refleksi terhadap berpikir itu sendiri (metakognisi) dan
berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia
sampai pada suatu simpulan. ●
Mengambil keputusan: mengambil
keputusan dengan tepat berdasarkan informasi yang relevan dari berbagai
sumber, fakta dan data yang mendukung. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kreatif
|
Elemen
Kunci Kreatif: ●
Menghasilkan gagasan yang
orisinal: menghasilkan gagasan yang terbentuk dari hal paling sederhana,
seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan, sampai dengan gagasan yang
kompleks untuk kemudian mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya
guna mengatasi persoalan dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. ●
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal: menghasilkan karya yang didorong oleh minat dan kesukaannya
pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan
dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
Sarana, Alat dan Bahan, Materi / Sumber Belajar, Target Peserta Didik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Sarana |
●
Ruang kelas / outdoor |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Alat
Dan bahan |
●
Alat tulis, Komputer/Laptop,
Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Materi
/ Sumber belajar |
●
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia,
Modul, Buku, Slide, Video, Gambar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Target
Peserta Didik |
●
Peserta didik kelas VI
yang menjadi target yaitu peserta didik reguler atau inklusif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Ketersediaan Materi, Asesmen, Unit Kegiatan, Model Pembelajaran, Strategi
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Ketersediaan
Materi |
●
Pengayaan untuk siswa ●
Alternatif penjelasan, metode
pembelajaran, atau pemahaman materi oleh siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Assesmen
|
●
Assesmen individu atau kelompok ●
Tes
tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Unit
kegiatan |
●
Individu / kelompok |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Model
Pembelajaran |
●
Tatap muka ●
Metode yang relevan untuk
mengoptimalisasikan potensi peserta didik dan pendekatan saintifik sesuai
dengan kurikulum baru menekankan antara lain observasi, bertanya, refleksi,
diskusi, presentasi, dan unjuk kerja. Rencana pembelajaran meliputi analisis
kompetensi, analisis konteks, identifikasi permasalahan (kesenjangan antara
harapan dan kenyataan), penentuan strategi yang meliputi pemilihan model,
materi, metode, dan media pembelajaran untuk mencapai kompetensi bertolak
dari konteks. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e.Strategi
Pembelajaran |
●
Pembelajaran Bahasa Indonesia di
kelas 6 membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan memahami
bahasa lisan dan tertulis. Strategi pembelajaran literasi di kelas
meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara,
mempresentasikan gagasan, serta menulis. Untuk meningkatkan kecakapan
literasi peserta didik kelas 6, strategi memahami bacaan dilakukan sebelum,
selama, dan sesudah membaca teks. Dalam kegiatan literasi berimbang, hal ini
dilakukan melalui kegiatan menyimak buku yang dibacakan, membaca
bersama-sama, serta kegiatan membaca terbimbing. ●
Berikut model kegiatan literasi
berimbang:
Contoh kegiatan literasi bersama peserta
didik: ●
Membacakan nyaring dan
mendiskusikan bacaan ●
Memberikan pendapat atau
pengalaman terkait tema buku dan mempresentasikannya ●
Membaca terbimbing dan berdiskusi
tentang bacaan ●
Menuliskan kata atau kalimat
paling menarik dari buku yang dibaca ●
Memirsa gambar dan
mendiskusikannya ●
Aktivitas belajar di luar kelas
untuk mengamati, berkarya, dan mencipta ●
terkait tema pembelajaran,
misalnya mengunjungi perpustakaan, taman bacaan, atau tempat lain yang
sesuai. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. KOMPETENSI INTI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.Kata Kunci, Tujuan Pembelajaran,
Pemahaman Bermakna, Pertanyaan Pemantik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Kata kunci |
●
Ungkapan dan peribahasa ●
Drama sederhana ●
Menyimak dan menulis puisi ●
Kalimat majemuk bertingkat ●
Menulis resensi buku |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. Tujuan Pembelajaran |
●
Melalui bab ini kalian bisa
mengambil hikmah dari cerpen tentang empati dan mempraktikkan dalam kehidupan
sehari-hari. Kalian semakin mahir menggunakan ungkapan, peribahasa, dan
kalimat majemuk bertingkat, serta terampil membuat puisi dan menulis resensi
buku. Kalian juga dapat membedakan antara mitos dengan fakta. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Pemahaman Bermakna |
●
Bapak dan Ibu Guru, bab ini akan
mengajarkan peserta didik untuk berempati pada teman yang sedang mengalami
masalah atau sedang sakit. Selain itu, peserta didik juga diajari untuk
berempati pada penyandang disabilitas. ●
Setelah membaca, memahami, dan
mendiskusikan wacana dalam bab ini, diharapkan peserta didik bisa: ●
Menunjukkan empati pada teman ●
Menolak perundungan, berani
menegur pelaku perundungan, dan berani membela korban ●
Memahami kebutuhan penyandang
disabilitas ●
Mengapresiasi puisi untuk
menghaluskan perasaan dan membuatnya lebih peka |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Pertanyaan Pemantik |
●
Lihat halaman dalam Bab ini di
buku siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.Kegiatan
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Aktivitas Kegiatan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Pembuka Bab tentang empati ini dibuka oleh “Permainan Emoji” yang tujuannya
untuk mencoba memahami perasaan orang lain. Sebelum bermain, guru dan peserta
didik bergotong-royong menyiapkan kartu dan poster emoji. Keduanya bisa
dicetak atau digambar sendiri. Poster emoji bisa berbentuk lingkaran yang
diberi gagang (sebesar raket tenis meja) agar mudah untuk
diangkat/ditunjukkan.
Siapa di antara peserta didik di kelas yang selalu tepat menebak
perasaan orang lain? Sarankan padanya untuk kuliah di jurusan Psikologi. Tantangan: kadang peserta didik yang mendapatkan kartu situasi tidak
tahu apa yang dirasakannya. Tunggu sampai dia mengenali perasaannya. Bisa
jadi emosi yang dia rasakan campur aduk dan dia perlu menunjukkan dua emoji.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan
1 Membaca
Cerita “Teman Baru Frida” Membaca Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks
yang dibacakan berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan dan gambar pendukung.
Kunci
Jawaban Memahami Bacaan “Teman Baru Frida” Frida menangis karena dia kaget, takut, dan cemas mendapatkan haid
pertamanya. Jawaban peserta didik bisa berbeda-beda sesuai dengan pengalaman
masing- masing. 3. Di awal cerita, Hanafi adalah anak yang tega mengolok-olok Frida
sampai menangis. Namun, di akhir cerita dia menyadari kesalahannya dan
meminta maaf pada Frida. Muti membiarkan Frida menangis agar ia merasa lega. Muti menganggap Salma lebih banyak pengalaman, khususnya dalam masalah
haid. Frida beruntung karena di UKS tersedia pembalut dan seragam yang bisa
dipinjam untuk ganti. Jawaban peserta didik bisa berbeda-beda sesuai dengan pengalaman
masing- masing. Laki-laki juga perlu mendapatkan
pengetahuan tentang menstruasi agar mereka memahami apa yang
dialami oleh ibu, saudara, dan teman perempuannya. Pengetahuan tentang
kesehatan reproduksi ini juga penting untuk menghadapi masa pubertas. Menurut saya, semua sekolah harus menyediakan pembalut wanita, celana
dalam dan seragam ganti agar ketika ada yang haidnya bocor, bisa segera ganti
dan tidak ketinggalan pelajaran. Sekolah juga perlu menyediakan informasi
tentang menstruasi seperti buku saku yang dibagikan untuk seluruh peserta
didik, baik perempuan maupun laki-laki, agar mereka juga memahami apa yang
dialami teman perempuannya dan bisa berempati. Catatan: peserta didik bebas mempunyai pendapat lain. Guru dapat memberikan
pertanyaan pemahaman bacaan
yang lain atau menambahkan pertanyaan.
Kunci Jawaban Peta Cerita
Kosakata Baru Kosakata Baru dalam Bacaan “Teman Baru Frida” KBBI >>> https://kbbi.kemdikbud.go.id ● haid: n peristiwa
fisiologis dan siklis pada perempuan dalam masa reproduksi dengan keluarnya
darah dari rahim sebagai akibat pelepasan selaput lendir ● rahim; menstruasi; 2 v keluar darah dari rahim perempuan
dewasa setiap bulan sebagai bagian dari siklus hidup biologisnya ● pembalut: n sesuatu
yang dipakai untuk membalut; -wanita pembalut yang dipakai wanita pada masa
haid ● datang bulan: n haid ● urung: v batal; tidak jadi mengantisipasi: v membuat perhitungan (ramalan, dugaan) tentang hal-hal yang
belum (akan) terjadi; memperhitungkan sebelum terjadi
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 2 Diskusi: Mitos atau Fakta? Membaca Membedakan informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang
sesuai dengan jenjangnya. Mengirim dan menjawab email, berpartisipasi pada diskusi daring, serta
memahami etika keamanan menggunakan internet. Mengunduh informasi tertulis dan visual dari sumber daring untuk
melengkapi presentasinya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 3 Memahami dan Menggunakan Ungkapan dan
Peribahasa Membaca Membedakan
informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang sesuai dengan jenjangnya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bermain Peran Kegiatan 4 Bermain Peran dan Menunjukkan Empati Berbicara Berbicara
dengan sopan (menggunakan maaf, tolong, dan terima kasih). Berbicara
dengan volume yang tepat sesuai konteks dan tempat berbicara, berbicara
dengan jelas sehingga dipahami lawan bicara. Menanggapi dengan aktif ketika
berbicara dengan kelompok pendengar yang berbeda (teman, guru, dan orang
dewasa di sekitarnya).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan
5 Apresiasi
Puisi Menyimak Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks
yang dibacakan berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan dan
gambar pendukung.
Membaca Menjelaskan ide pokok dan banyak ide pendukung dari sebuah teks sastra
dan informasional yang terus meningkat sesuai jenjangnya.
Kunci
Jawaban Pemahaman Bacaan “Kisah Sedih tentang Telepon Genggam” 1.
Tema puisi “Kisah Sedih Tentang
Telepon Genggam” adalah tentang anak yang kesepian. 2.
Perasaan yang paling dominan dalam
puisi ini: sedih dan bosan. Kalimat di alinea keempat, “Telepon genggam
mencuri segalanya, ingatan orangorang, ibuku, teman-temanku, kegembiraanku”
dapat diartikan bahwa tokoh tidak bisa merasa gembira lagi karena kegembiraannya
dicuri. 3.
Keberadaan telepon genggam semakin
mengurangi interaksi atau kegiatan bersama di dunia nyata. Ibu dan
teman-teman sang tokoh lebih asyik dengan dunia maya di telepon genggamnya
daripada bermain, mengobrol, dan berinteraksi dengannya. 4.
Penulis mengkritik orang-orang
yang lebih asyik bergaul di dunia maya dengan telepon genggamnya daripada
berhubungan atau berteman di dunia nyata. 5.
Telepon genggam bisa memberikan
banyak manfaat dan hiburan, tetapi kita perlu menggunakannya secara bijak
agar telepon genggam tidak mengambil alih hidup kita.
Catatan:
peserta didik boleh mempunyai pendapat lain yang berbeda, asalkan didukung
alasan yang kuat.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 6 Membaca artikel “Menyesap Sepi di Kafe Sunyi” Membaca Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dan membandingkannya dengan
pengetahuan yang dimilikinya. Membaca dan mengucapkan kata-kata baru yang digunakan dalam konteks
topik tertentu berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf.
Kunci Jawaban Pertanyaan Pemahaman Bacaan
“Menyesap Sepi di Kafe Sunyi” 1.
Difabel bermakna kemampuan berbeda
yang dimiliki seseorang, baik karena kondisi fisik maupun mentalnya. Kalimat
“Sunyi House of Coffee and Hope memiliki enam pegawai, seluruhnya difabel.
Dika (24) menjadi satusatunya barista difabel dengan tunadaksa, sementara
lainnya tunarungu” menunjukkan contoh bentuk-bentuk difabel. 2.
Hal yang membuat Kafe Sunyi
berbeda dari kafe lainnya adalah kafe ini suasananya sangat sunyi, pramusaji
dan pembeli menggunakan bahasa isyarat, dan seluruh pegawainya merupakan
difabel. 3.
Mempelajari bahasa isyarat untuk
orang tanpa disabilitas cukup penting supaya bisa berkomunikasi dengan
difabel. Sebaiknya sekolah mengajarkan dasar-dasar bahasa isyarat ini. 4.
Menurut saya, lebih baik kita
menggunakan istilah sesuai yang disarankan oleh komunitas teman-teman
difabel. Kalau mereka ingin dipanggil teman tuli, kita sebaiknya memanggil
mereka seperti itu. 5.
Kalau suatu saat nanti saya
menjadi pengusaha, saya bersedia mempekerjakan penyandang disabilitas karena
mereka tetap bisa bekerja meski dengan cara yang sedikit berbeda. 6.
Penyandang disabilitas akan lebih
banyak berkunjung ke Kafe Sunyi karena belum banyak tempat lain yang ramah
difabel, baik dari segi desain ruangan dan seluruh fasilitas. Catatan:
peserta didik bisa mempunyai jawaban yang lain. 7.
Penulis memilih “Menyesap Sepi di
Kafe Sunyi” untuk menggambarkan suasana makan dan minum yang khas di Kafe
Sunyi. 8.
Jawaban berbeda-beda, sesuai
dengan pengalaman masing-masing. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 7 Kalimat Majemuk Bertingkat Menulis Menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan
kalimat majemuk bertingkat dan setara |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 8 Menulis Resensi Buku Menulis Menuliskan pendapat singkat terhadap bacaan secara kreatif, misalnya
dalam bentuk surat kepada penulis atau resensi buku. Mengategorikan informasi
pada bacaan, simpulan, dan pendapatnya dalam pengatur grafis yang lebih
kompleks Tip
Pembelajaran Kegiatan ini merupakan asesmen formatif. Mintalah peserta didik untuk melihat Jurnal Membaca dan memilih salah
satu buku favoritnya. Catatan yang sudah ditulis bisa jadi modal untuk
membuat resensi lengkap. Dorong peserta didik untuk tidak takut atau ragu menyampaikan kritik
terhadap penulis. Resensi tidak hanya memuat pujian atau ulasan yang
bagus-bagus saja.
Instrumen Penilaian Isi
kolom dengan nama peserta didik! Resensi
buku dianggap baik jika memenuhi enam unsur berikut: ● judul yang menarik (berbeda dari judul buku yang diresensi) ● data buku lengkap ● pembukaan dan penutup ● sinopsis ● kelebihan dan kekurangan buku ● ditulis dengan tata bahasa baik
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Penutup ●
Peserta didik membuat
rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan ●
Guru membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
REFLEKSI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Releksi Diri Guru Tuliskan
pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. Berikan
tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan kondisi guru saat
dalam proses pembelajaran. Isilah
pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. ASESMEN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi
Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil releksi sikap peserta didik dan
pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada
proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri
Peserta Didik a.
Isikan identitas peserta didik. b.
Berikan tanda centang (3) pada
kolom YA atau TIDAK sesuai dengan keyakinan peserta didik. c.
Isilah pernyataan berikut dengan
jujur.
Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Antarteman
Peserta Didik a.
Isikan identitas teman peserta
didik. b.
Berikan tanda centang (3) pada
kolom YA atau TIDAK sesuai dengan keyakinan peserta didik. c.
Isilah pernyataan berikut dengan
jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen Diagnostik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gaya belajar : kinestetik,
orditori, visual, audiovisual Pembelajaran/strategi/ asesmen/ sumber belajar/akomodasi
: konstruktif,
saintifik, inquiry, PBL, PjBL, Discovery Bukti Kemajuan Belajar : Formatif, sumatif, produk |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen
dan Instrumen Penilaian
1.
Asesmen Diagnosis Asesmen diagnosis dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pembelajaran
untukmemetakan peserta didik sehingga merekamendapatkan pendampingan yang
sesuai dengan kebutuhannya. Asesmen diagnosis dilakukan pada kompetensi yang
dirasa penting bagi guru. Misalnya, pada bulan pertama, guru kelas 6
seharusnya telah dapat memetakan peserta didik yang dapat menyimak dan
memahami instruksi yang lebih kompleks, menemukan informasi pada teks yang
dibaca, dapat menceritakan pengamatan dan pengalamannya, menjawab pertanyaan
sesuai dengan jenjang, dan menulis teks naratif atau deskriptif sederhana. Berikut ini adalah contoh soal asesmen diagnosis. Guru dapat membuat
soal yang dianggap sesuai dengan kompetensi yang dianggap perlu diketahui
guru pada awal tahun.
Menyimak Minta peserta didik untuk memperagakan instruksi yang didengar.
(Bergeser ke kanan satu langkah, maju satu langkah, hadap kanan, balik kanan,
kaki kanan ke depan.) Minta peserta didik untuk menggambar instruksi yang didengar. (Gambar
sebuah kotak di tengah kertas. Lalu gambar sebuah segitiga di atas kotak. Di
dalam segitiga tersebut, tambahkan dua lingkaran kecil.) Minta peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari teks yang dibaca. (Bacakan sebuah paragraf singkat. Lalu berilah pertanyaan yang
berhubungan dengan isi paragraf.) Tidak hanya dengan menjawab pertanyaan, tetapi peserta didik juga
dapat menunjukkan pemahaman bacaan dengan membuat pertanyaan sendiri
berdasarkan teks.
Membaca Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks narasi singkat. Ajukan
pertanyaan: Apa judul teks tersebut? Siapa nama tokohnya? Apa masalah yang
dihadapi oleh tokoh? Apa pesan dari cerita tersebut? Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks informatif yang singkat.
Ajukan pertanyaan sesuai isi teks. Ajukan pertanyaan: Apa nama judul teks
tersebut? Sebutkan 3 informasi yang kalian dengar dari teks tersebut. Apa
yang dimaksud dengan … (kosakata) .... Apa arti imbuhan - pada kata ….
Berbicara Minta peserta didik untuk menceritakan apa yang dilihat sepanjang
perjalanan pergi dan pulang sekolah. Minta peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya tentang sebuah
topik (persahabatan, kerusakan lingkungan, dan lainnya).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ASESSMEN
MINAT DAN BAKAT NAMA : KELAS : Di bawah ini
terdapat sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√)
pada pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
ASESMEN
MINAT NAMA : KELAS : Di bawah ini
terdapat sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√)
pada pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. LKPD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
LKPD LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas
pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VI
/ ....... Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. .................................................................................
Penilaian Pembelajaran : ……………………………………………………..
Guru
memberi tugas kepada peserta didik yang belum mencapai nilai KBM. ● Guru bertanya kepada peserta didik mengenai hal-hal yang belum
mereka pahami. ● Berdasarkan hal-hal yang belum mereka pahami, guru mengajak
peserta didik untuk mempelajari kembali dengan memberikan Serta Tugas materi
tambahan untuk menambah pengetahuan peserta didik. ●
Guru memberi penilaian ulang
dengan pertanyaan yang lebih sederhana sesuai materi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Kegiatan Peserta Didik Tanggal
:
......................................................................................... Lingkup/Materi
Pembelajaran :
......................................................................................... Nama
Peserta Didik :
......................................................................................... Fase/Kelas
: C / VI
1. Panduan Umum Sama
dengan konsep panduan umum pada aktivitas pembelajaran 2. Panduan Aktivitas Pembelajaran a.
Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. b.
Lakukan aktivitas pembelajaran …………………..
secara berpasangan dengan teman peserta didik satu kelompok. c.
Perhatikan penjelasan berikut ini. Cara
bermain aktivitas pembelajaran ………………………………….. antara lain: 1)
……………………………………………………………………………. 2)
…………………………………………………………………………. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
BAHAN BACAAN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Jurnal membaca adalah kegiatan
untuk mencatat pengalaman membaca. Agar tidak menjadi tugas yang menjemukan,
hendaknya dihindari mewajibkan peserta didik membuat resensi utuh setiap kali
selesai membaca. Tujuan dari jurnal membaca ini hanyalah mencatat informasi
buku yang dibaca, ringkasan isi atau kisah, dan hal lain yang dianggap
menarik dan berkesan. ●
Jurnal membaca bisa dituliskan di
buku tulis atau ditulis di atas kartu buatan sendiri dari kertas
manila/karton. Jurnal ini bisa dipajang di pojok baca.
Jurnal
Menulis Tujuan dari kegiatan jurnal menulis ini adalah membiasakan peserta
didik untuk menuliskan idenya secara rutin. Mintalah peserta didik untuk
menulis tiap akhir pekan. Pada hari Senin, mintalah beberapa peserta didik
untuk membacakan tulisannya di depan kelas secara sukarela. Tunjuklah
beberapa peserta didik yang belum pernah maju. Ajari peserta didik lain untuk
mengapresiasi tulisan temannya. Jurnal menulis ini bisa ditulis di buku tulis biasa atau buku tulis
khusus untuk jurnal menulis. Untuk kelas 6, targetnya adalah menulis satu
paragraph berisi empat atau lima kalimat. Tulisan bisa berupa satu paragraf
utuh maupun kalimat-kalimat terpisah, asal masih dalam tema yang sama.
Ide-ide tulisan: 1. Narasi yang disusun secara kronologis (urut), misalnya kegiatan
sehari-hari di rumah atau kegiatan ketika libur akhir pekan. 2. Deskripsi terhadap sesuatu, misalnya tentang sifat adik atau
anggota keluarga lainnya. 3. Teks eksposisi yang memaparkan tentang sesuatu, misalnya pengamatan
terhadap tanaman bunga yang ditemui di dekat rumah. 4. Teks argumentasi yang berisi gagasan, misalnya tentang mengatasi
masalah lingkungan di sekitar rumah.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Glosarium |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
alur konten
capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang. alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi
yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik. asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil
pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi
pembelajaran tertentu. asesmen
diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal
tahun ajaran guna memetakan kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan
penanganan yang tepat. asesmen
formatif: pengambilan data kemajuan
belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau peserta didik dalam proses
pembelajaran. asesmen
sumatif: penilaian hasil belajar secara
menyeluruh yang meliputi keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan
biasanya dilakukan pada akhir periode belajar. buku
pengayaan: buku yang digunakan sebagai
penunjang atau pelengkap buku pelajaran utama. capaian
pembelajaran: kemampuan di akhir masa
pembelajaran yang diperoleh melalui serangkaian proses pembelajaran. fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi. fi : cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya). intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar
memahami makna kalimat tersebut dengan benar. kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu. literasi
dasar: kecakapan membaca dan menulis
permulaan yang harus dikuasai di jenjang awal pendidikan formal. literasi fi
al: adalah pengetahuan dan kecakapan
untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar
dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks fi nsial untuk
meningkatkan kesejahteraan fi nsial, baik individu maupun sosial, dan dapat
berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat. lembar
amatan: catatan yang berisi keterampilan
peserta didik untuk diamati guru. media
digital: format konten yang dapat diakses
oleh perangkat-perangkat digital. membaca
nyaring: membacakan buku atau kutipan
dari buku kepada orang lain secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat
membaca. motorik
halus: kemampuan untuk menggerakkan
anggota tubuh yang melibatkan saraf, tulang, dan otot, untuk melakukan
aktivitas tertentu. nonfi teks yang berdasarkan kenyataan atau fakta. peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan
sesuatu agar orang lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses
yang diperagakan tersebut. perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan
bertahap agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. pojok baca
kelas: bagian dari kelas yang
dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk
dibaca peserta didik selama berada di kelas. proyek kelas:
tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa
kegiatan untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian
proses mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. prediksi: prakiraan tentang sesuatu. teks
deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu
sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar,
mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai dengan citra
penulisnya. teks
eksposisi: teks yang bertujuan untuk
memberikan informasi tertentu, misalnya maksud dan tujuan sesuatu.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Daftar Pustaka |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Culham,
Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic Teaching Resources. Dewayani, Sofie.
2017. Menghidupkan Literasi
di Ruang Kelas.
Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius. Fisher,
Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin. Fountas,
Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades
PreK to 8. Heinemann. Hancock,
Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books
and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson. McGraw-Hill
Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education. Oliverio,
Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series. Pusat
Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran.
Pusmenjar Kemendikbud RI. Rasinski,
Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best
Practices. The Guilford Press. Robb. Laura.
2003. Teaching Reading in
Social Studies, Science, and Math. Scholastic
Teaching Resources. Vadasy,
Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling
Students. The Guilford Press. Vygotsky,
L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes.
Cambridge, MA: Harvard University Press.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama
penyusun : _______________________________ Nama
Sekolah : _______________________________ Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap)
|
|
A.INFORMASI UMUM |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Identitas
Sekolah |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Nama
Penyusun |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. NIP/NUPTK |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Nama
Sekolah |
SDN 1 Jayamekar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Alokasi
Waktu |
8 Pertemuan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e. Mata
Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
f. Jumlah
Siswa |
- |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
g. Kelas
/ Semester |
VI / II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
h. Fase |
C |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kompetensi Dan Capaian Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Materi Pokok |
●
Aku Bisa Berempati |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Capaian Pembelajaran (Sesuai Surat BSKAP 033/H/KR/2022 Tentang
Revisi Capaiaan Pembelajaran) |
●
Menyimak ●
Peserta didik mampu menganalisis
informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan
urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif
dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan
dan/atau didengar) dan audio. ●
Membaca dan Memirsa ●
Peserta didik mampu membaca
kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta
memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal,
konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi
dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan
pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. ●
Berbicara dan Mempresentasikan ●
Peserta didik mampu menyampaikan
informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur
sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma
budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan
orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,
hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif,
dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. ●
Menulis ●
Peserta didik mampu menulis teks
eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan,
pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan
hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan
kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan
norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan
kiasan. ●
Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Profil Pelajar Pancasila |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berakhlak
Mulya |
Elemen
Kunci Berakhlak Mulia: ●
Akhlak beragama: Mengenal sifat-sifat Tuhan dan menghayati
bahwa intidari sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang ●
Akhlak pribadi: Menyadari bahwa menjaga dan
merawat diri penting dilakukan bersamaan dengan menjaga dan merawat orang
lain danlingkungan sekitarnya ●
Akhlak kepada manusia: Mengutamakan
persamaan dan kemanusiaan diatas perbedaan serta menghargai perbedaan yang
ada dengan orang lain ●
Akhlak kepada alam: Menyadari
pentingnya merawat lingkungansekitarnya sehingga dia tidak merusak atau
menyalahgunakan lingkunganalam, agar alam tetap layak dihuni oleh seluruh
makhluk hidup saat inimaupun generasi mendatang ●
Akhlak bernegara: Memahami serta
menunaikan hak dan kewajibannyasebagai warga negara yang baik serta menyadari
perannya sebagai warganegara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berkebinekaan
Global |
Elemen
Kunci Berkebinekaan Global: ●
Mengenal dan Menghargai Budaya: mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam
kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta
mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis
bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional,
nasional dan global. ●
Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan
sesama: memperhatikan, memahami, menerima
keberadaan, dan menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah
kekayaan perspektif sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap
sesama. ●
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman
kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya
yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta
kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif
membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta
berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gotong
Royong |
Elemen
Kunci Gotong Royong: ●
Kolaborasi: bekerja bersama dengan
orang lain disertai perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain
dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. ●
Kepedulian: memperhatikan dan
bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di lingkungan fisik sosial. ●
Berbagi: memberi dan menerima
segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan
mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama
sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Mandiri
|
Elemen
Kunci Mandiri: ●
Kesadaran akan diri dan situasi
yang dihadapi : Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang
dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan
dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan pengembangan
dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi. ●
Regulasi diri: mampu mengatur
pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bernalar
Kritis |
Elemen
Kunci Bernalar Kritis: ●
Memperoleh dan memproses informasi
dan gagasan: memiliki rasa keingintahuan, mengajukan pertanyaan yang relevan,
mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh,
serta mengolah informasi tersebut. ●
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran: dalam pengambilan keputusan, menggunakan nalarnya sesuai dengan
kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan
melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. ●
Merefleksi pemikiran dan proses
berpikir: melakukan refleksi terhadap berpikir itu sendiri (metakognisi) dan
berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia
sampai pada suatu simpulan. ●
Mengambil keputusan: mengambil
keputusan dengan tepat berdasarkan informasi yang relevan dari berbagai
sumber, fakta dan data yang mendukung. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kreatif
|
Elemen
Kunci Kreatif: ●
Menghasilkan gagasan yang
orisinal: menghasilkan gagasan yang terbentuk dari hal paling sederhana,
seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan, sampai dengan gagasan yang
kompleks untuk kemudian mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya
guna mengatasi persoalan dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. ●
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal: menghasilkan karya yang didorong oleh minat dan kesukaannya
pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan
dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
Sarana, Alat dan Bahan, Materi / Sumber Belajar, Target Peserta Didik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Sarana |
●
Ruang kelas / outdoor |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Alat
Dan bahan |
●
Alat tulis, Komputer/Laptop,
Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Materi
/ Sumber belajar |
●
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia,
Modul, Buku, Slide, Video, Gambar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Target
Peserta Didik |
●
Peserta didik kelas VI
yang menjadi target yaitu peserta didik reguler atau inklusif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Ketersediaan Materi, Asesmen, Unit Kegiatan, Model Pembelajaran, Strategi
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Ketersediaan
Materi |
●
Pengayaan untuk siswa ●
Alternatif penjelasan, metode
pembelajaran, atau pemahaman materi oleh siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Assesmen
|
●
Assesmen individu atau kelompok ●
Tes
tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Unit
kegiatan |
●
Individu / kelompok |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Model
Pembelajaran |
●
Tatap muka ●
Metode yang relevan untuk
mengoptimalisasikan potensi peserta didik dan pendekatan saintifik sesuai
dengan kurikulum baru menekankan antara lain observasi, bertanya, refleksi,
diskusi, presentasi, dan unjuk kerja. Rencana pembelajaran meliputi analisis
kompetensi, analisis konteks, identifikasi permasalahan (kesenjangan antara
harapan dan kenyataan), penentuan strategi yang meliputi pemilihan model,
materi, metode, dan media pembelajaran untuk mencapai kompetensi bertolak
dari konteks. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e.Strategi
Pembelajaran |
●
Pembelajaran Bahasa Indonesia di
kelas 6 membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan memahami
bahasa lisan dan tertulis. Strategi pembelajaran literasi di kelas
meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara,
mempresentasikan gagasan, serta menulis. Untuk meningkatkan kecakapan
literasi peserta didik kelas 6, strategi memahami bacaan dilakukan sebelum,
selama, dan sesudah membaca teks. Dalam kegiatan literasi berimbang, hal ini
dilakukan melalui kegiatan menyimak buku yang dibacakan, membaca
bersama-sama, serta kegiatan membaca terbimbing. ●
Berikut model kegiatan literasi
berimbang:
Contoh kegiatan literasi bersama peserta
didik: ●
Membacakan nyaring dan
mendiskusikan bacaan ●
Memberikan pendapat atau
pengalaman terkait tema buku dan mempresentasikannya ●
Membaca terbimbing dan berdiskusi
tentang bacaan ●
Menuliskan kata atau kalimat
paling menarik dari buku yang dibaca ●
Memirsa gambar dan
mendiskusikannya ●
Aktivitas belajar di luar kelas
untuk mengamati, berkarya, dan mencipta ●
terkait tema pembelajaran,
misalnya mengunjungi perpustakaan, taman bacaan, atau tempat lain yang
sesuai. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. KOMPETENSI INTI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.Kata Kunci, Tujuan Pembelajaran,
Pemahaman Bermakna, Pertanyaan Pemantik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Kata kunci |
●
Ungkapan dan peribahasa ●
Drama sederhana ●
Menyimak dan menulis puisi ●
Kalimat majemuk bertingkat ●
Menulis resensi buku |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. Tujuan Pembelajaran |
●
Melalui bab ini kalian bisa
mengambil hikmah dari cerpen tentang empati dan mempraktikkan dalam kehidupan
sehari-hari. Kalian semakin mahir menggunakan ungkapan, peribahasa, dan
kalimat majemuk bertingkat, serta terampil membuat puisi dan menulis resensi
buku. Kalian juga dapat membedakan antara mitos dengan fakta. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Pemahaman Bermakna |
●
Bapak dan Ibu Guru, bab ini akan
mengajarkan peserta didik untuk berempati pada teman yang sedang mengalami
masalah atau sedang sakit. Selain itu, peserta didik juga diajari untuk
berempati pada penyandang disabilitas. ●
Setelah membaca, memahami, dan
mendiskusikan wacana dalam bab ini, diharapkan peserta didik bisa: ●
Menunjukkan empati pada teman ●
Menolak perundungan, berani
menegur pelaku perundungan, dan berani membela korban ●
Memahami kebutuhan penyandang
disabilitas ●
Mengapresiasi puisi untuk
menghaluskan perasaan dan membuatnya lebih peka |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Pertanyaan Pemantik |
●
Lihat halaman dalam Bab ini di
buku siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.Kegiatan
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Aktivitas Kegiatan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Pembuka Bab tentang empati ini dibuka oleh “Permainan Emoji” yang tujuannya
untuk mencoba memahami perasaan orang lain. Sebelum bermain, guru dan peserta
didik bergotong-royong menyiapkan kartu dan poster emoji. Keduanya bisa
dicetak atau digambar sendiri. Poster emoji bisa berbentuk lingkaran yang
diberi gagang (sebesar raket tenis meja) agar mudah untuk
diangkat/ditunjukkan.
Siapa di antara peserta didik di kelas yang selalu tepat menebak
perasaan orang lain? Sarankan padanya untuk kuliah di jurusan Psikologi. Tantangan: kadang peserta didik yang mendapatkan kartu situasi tidak
tahu apa yang dirasakannya. Tunggu sampai dia mengenali perasaannya. Bisa
jadi emosi yang dia rasakan campur aduk dan dia perlu menunjukkan dua emoji.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan
1 Membaca
Cerita “Teman Baru Frida” Membaca Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks
yang dibacakan berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan dan gambar pendukung.
Kunci
Jawaban Memahami Bacaan “Teman Baru Frida” Frida menangis karena dia kaget, takut, dan cemas mendapatkan haid
pertamanya. Jawaban peserta didik bisa berbeda-beda sesuai dengan pengalaman
masing- masing. 3. Di awal cerita, Hanafi adalah anak yang tega mengolok-olok Frida
sampai menangis. Namun, di akhir cerita dia menyadari kesalahannya dan
meminta maaf pada Frida. Muti membiarkan Frida menangis agar ia merasa lega. Muti menganggap Salma lebih banyak pengalaman, khususnya dalam masalah
haid. Frida beruntung karena di UKS tersedia pembalut dan seragam yang bisa
dipinjam untuk ganti. Jawaban peserta didik bisa berbeda-beda sesuai dengan pengalaman
masing- masing. Laki-laki juga perlu mendapatkan
pengetahuan tentang menstruasi agar mereka memahami apa yang
dialami oleh ibu, saudara, dan teman perempuannya. Pengetahuan tentang
kesehatan reproduksi ini juga penting untuk menghadapi masa pubertas. Menurut saya, semua sekolah harus menyediakan pembalut wanita, celana
dalam dan seragam ganti agar ketika ada yang haidnya bocor, bisa segera ganti
dan tidak ketinggalan pelajaran. Sekolah juga perlu menyediakan informasi
tentang menstruasi seperti buku saku yang dibagikan untuk seluruh peserta
didik, baik perempuan maupun laki-laki, agar mereka juga memahami apa yang
dialami teman perempuannya dan bisa berempati. Catatan: peserta didik bebas mempunyai pendapat lain. Guru dapat memberikan
pertanyaan pemahaman bacaan
yang lain atau menambahkan pertanyaan.
Kunci Jawaban Peta Cerita
Kosakata Baru Kosakata Baru dalam Bacaan “Teman Baru Frida” KBBI >>> https://kbbi.kemdikbud.go.id ● haid: n peristiwa
fisiologis dan siklis pada perempuan dalam masa reproduksi dengan keluarnya
darah dari rahim sebagai akibat pelepasan selaput lendir ● rahim; menstruasi; 2 v keluar darah dari rahim perempuan
dewasa setiap bulan sebagai bagian dari siklus hidup biologisnya ● pembalut: n sesuatu
yang dipakai untuk membalut; -wanita pembalut yang dipakai wanita pada masa
haid ● datang bulan: n haid ● urung: v batal; tidak jadi mengantisipasi: v membuat perhitungan (ramalan, dugaan) tentang hal-hal yang
belum (akan) terjadi; memperhitungkan sebelum terjadi
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 2 Diskusi: Mitos atau Fakta? Membaca Membedakan informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang
sesuai dengan jenjangnya. Mengirim dan menjawab email, berpartisipasi pada diskusi daring, serta
memahami etika keamanan menggunakan internet. Mengunduh informasi tertulis dan visual dari sumber daring untuk
melengkapi presentasinya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 3 Memahami dan Menggunakan Ungkapan dan
Peribahasa Membaca Membedakan
informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang sesuai dengan jenjangnya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bermain Peran Kegiatan 4 Bermain Peran dan Menunjukkan Empati Berbicara Berbicara
dengan sopan (menggunakan maaf, tolong, dan terima kasih). Berbicara
dengan volume yang tepat sesuai konteks dan tempat berbicara, berbicara
dengan jelas sehingga dipahami lawan bicara. Menanggapi dengan aktif ketika
berbicara dengan kelompok pendengar yang berbeda (teman, guru, dan orang
dewasa di sekitarnya).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan
5 Apresiasi
Puisi Menyimak Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks
yang dibacakan berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan dan
gambar pendukung.
Membaca Menjelaskan ide pokok dan banyak ide pendukung dari sebuah teks sastra
dan informasional yang terus meningkat sesuai jenjangnya.
Kunci
Jawaban Pemahaman Bacaan “Kisah Sedih tentang Telepon Genggam” 1.
Tema puisi “Kisah Sedih Tentang
Telepon Genggam” adalah tentang anak yang kesepian. 2.
Perasaan yang paling dominan dalam
puisi ini: sedih dan bosan. Kalimat di alinea keempat, “Telepon genggam
mencuri segalanya, ingatan orangorang, ibuku, teman-temanku, kegembiraanku”
dapat diartikan bahwa tokoh tidak bisa merasa gembira lagi karena kegembiraannya
dicuri. 3.
Keberadaan telepon genggam semakin
mengurangi interaksi atau kegiatan bersama di dunia nyata. Ibu dan
teman-teman sang tokoh lebih asyik dengan dunia maya di telepon genggamnya
daripada bermain, mengobrol, dan berinteraksi dengannya. 4.
Penulis mengkritik orang-orang
yang lebih asyik bergaul di dunia maya dengan telepon genggamnya daripada
berhubungan atau berteman di dunia nyata. 5.
Telepon genggam bisa memberikan
banyak manfaat dan hiburan, tetapi kita perlu menggunakannya secara bijak
agar telepon genggam tidak mengambil alih hidup kita.
Catatan:
peserta didik boleh mempunyai pendapat lain yang berbeda, asalkan didukung
alasan yang kuat.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 6 Membaca artikel “Menyesap Sepi di Kafe Sunyi” Membaca Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dan membandingkannya dengan
pengetahuan yang dimilikinya. Membaca dan mengucapkan kata-kata baru yang digunakan dalam konteks
topik tertentu berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf.
Kunci Jawaban Pertanyaan Pemahaman Bacaan
“Menyesap Sepi di Kafe Sunyi” 1.
Difabel bermakna kemampuan berbeda
yang dimiliki seseorang, baik karena kondisi fisik maupun mentalnya. Kalimat
“Sunyi House of Coffee and Hope memiliki enam pegawai, seluruhnya difabel.
Dika (24) menjadi satusatunya barista difabel dengan tunadaksa, sementara
lainnya tunarungu” menunjukkan contoh bentuk-bentuk difabel. 2.
Hal yang membuat Kafe Sunyi
berbeda dari kafe lainnya adalah kafe ini suasananya sangat sunyi, pramusaji
dan pembeli menggunakan bahasa isyarat, dan seluruh pegawainya merupakan
difabel. 3.
Mempelajari bahasa isyarat untuk
orang tanpa disabilitas cukup penting supaya bisa berkomunikasi dengan
difabel. Sebaiknya sekolah mengajarkan dasar-dasar bahasa isyarat ini. 4.
Menurut saya, lebih baik kita
menggunakan istilah sesuai yang disarankan oleh komunitas teman-teman
difabel. Kalau mereka ingin dipanggil teman tuli, kita sebaiknya memanggil
mereka seperti itu. 5.
Kalau suatu saat nanti saya
menjadi pengusaha, saya bersedia mempekerjakan penyandang disabilitas karena
mereka tetap bisa bekerja meski dengan cara yang sedikit berbeda. 6.
Penyandang disabilitas akan lebih
banyak berkunjung ke Kafe Sunyi karena belum banyak tempat lain yang ramah
difabel, baik dari segi desain ruangan dan seluruh fasilitas. Catatan:
peserta didik bisa mempunyai jawaban yang lain. 7.
Penulis memilih “Menyesap Sepi di
Kafe Sunyi” untuk menggambarkan suasana makan dan minum yang khas di Kafe
Sunyi. 8.
Jawaban berbeda-beda, sesuai
dengan pengalaman masing-masing. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 7 Kalimat Majemuk Bertingkat Menulis Menulis kalimat yang lebih bervariasi: kalimat sederhana dan
kalimat majemuk bertingkat dan setara |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 8 Menulis Resensi Buku Menulis Menuliskan pendapat singkat terhadap bacaan secara kreatif, misalnya
dalam bentuk surat kepada penulis atau resensi buku. Mengategorikan informasi
pada bacaan, simpulan, dan pendapatnya dalam pengatur grafis yang lebih
kompleks Tip
Pembelajaran Kegiatan ini merupakan asesmen formatif. Mintalah peserta didik untuk melihat Jurnal Membaca dan memilih salah
satu buku favoritnya. Catatan yang sudah ditulis bisa jadi modal untuk
membuat resensi lengkap. Dorong peserta didik untuk tidak takut atau ragu menyampaikan kritik
terhadap penulis. Resensi tidak hanya memuat pujian atau ulasan yang
bagus-bagus saja.
Instrumen Penilaian Isi
kolom dengan nama peserta didik! Resensi
buku dianggap baik jika memenuhi enam unsur berikut: ● judul yang menarik (berbeda dari judul buku yang diresensi) ● data buku lengkap ● pembukaan dan penutup ● sinopsis ● kelebihan dan kekurangan buku ● ditulis dengan tata bahasa baik
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Penutup ●
Peserta didik membuat
rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan ●
Guru membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
REFLEKSI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Releksi Diri Guru Tuliskan
pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. Berikan
tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan kondisi guru saat
dalam proses pembelajaran. Isilah
pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. ASESMEN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi
Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil releksi sikap peserta didik dan
pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada
proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri
Peserta Didik a.
Isikan identitas peserta didik. b.
Berikan tanda centang (3) pada
kolom YA atau TIDAK sesuai dengan keyakinan peserta didik. c.
Isilah pernyataan berikut dengan
jujur.
Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Antarteman
Peserta Didik a.
Isikan identitas teman peserta
didik. b.
Berikan tanda centang (3) pada
kolom YA atau TIDAK sesuai dengan keyakinan peserta didik. c.
Isilah pernyataan berikut dengan
jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen Diagnostik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gaya belajar : kinestetik,
orditori, visual, audiovisual Pembelajaran/strategi/ asesmen/ sumber belajar/akomodasi
: konstruktif,
saintifik, inquiry, PBL, PjBL, Discovery Bukti Kemajuan Belajar : Formatif, sumatif, produk |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen
dan Instrumen Penilaian
1.
Asesmen Diagnosis Asesmen diagnosis dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pembelajaran
untukmemetakan peserta didik sehingga merekamendapatkan pendampingan yang
sesuai dengan kebutuhannya. Asesmen diagnosis dilakukan pada kompetensi yang
dirasa penting bagi guru. Misalnya, pada bulan pertama, guru kelas 6
seharusnya telah dapat memetakan peserta didik yang dapat menyimak dan
memahami instruksi yang lebih kompleks, menemukan informasi pada teks yang
dibaca, dapat menceritakan pengamatan dan pengalamannya, menjawab pertanyaan
sesuai dengan jenjang, dan menulis teks naratif atau deskriptif sederhana. Berikut ini adalah contoh soal asesmen diagnosis. Guru dapat membuat
soal yang dianggap sesuai dengan kompetensi yang dianggap perlu diketahui
guru pada awal tahun.
Menyimak Minta peserta didik untuk memperagakan instruksi yang didengar.
(Bergeser ke kanan satu langkah, maju satu langkah, hadap kanan, balik kanan,
kaki kanan ke depan.) Minta peserta didik untuk menggambar instruksi yang didengar. (Gambar
sebuah kotak di tengah kertas. Lalu gambar sebuah segitiga di atas kotak. Di
dalam segitiga tersebut, tambahkan dua lingkaran kecil.) Minta peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari teks yang dibaca. (Bacakan sebuah paragraf singkat. Lalu berilah pertanyaan yang
berhubungan dengan isi paragraf.) Tidak hanya dengan menjawab pertanyaan, tetapi peserta didik juga
dapat menunjukkan pemahaman bacaan dengan membuat pertanyaan sendiri
berdasarkan teks.
Membaca Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks narasi singkat. Ajukan
pertanyaan: Apa judul teks tersebut? Siapa nama tokohnya? Apa masalah yang
dihadapi oleh tokoh? Apa pesan dari cerita tersebut? Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks informatif yang singkat.
Ajukan pertanyaan sesuai isi teks. Ajukan pertanyaan: Apa nama judul teks
tersebut? Sebutkan 3 informasi yang kalian dengar dari teks tersebut. Apa
yang dimaksud dengan … (kosakata) .... Apa arti imbuhan - pada kata ….
Berbicara Minta peserta didik untuk menceritakan apa yang dilihat sepanjang
perjalanan pergi dan pulang sekolah. Minta peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya tentang sebuah
topik (persahabatan, kerusakan lingkungan, dan lainnya).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ASESSMEN
MINAT DAN BAKAT NAMA : KELAS : Di bawah ini
terdapat sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√)
pada pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
ASESMEN
MINAT NAMA : KELAS : Di bawah ini
terdapat sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√)
pada pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. LKPD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
LKPD LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas
pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VI
/ ....... Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. .................................................................................
Penilaian Pembelajaran : ……………………………………………………..
Guru
memberi tugas kepada peserta didik yang belum mencapai nilai KBM. ● Guru bertanya kepada peserta didik mengenai hal-hal yang belum
mereka pahami. ● Berdasarkan hal-hal yang belum mereka pahami, guru mengajak
peserta didik untuk mempelajari kembali dengan memberikan Serta Tugas materi
tambahan untuk menambah pengetahuan peserta didik. ●
Guru memberi penilaian ulang
dengan pertanyaan yang lebih sederhana sesuai materi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Kegiatan Peserta Didik Tanggal
:
......................................................................................... Lingkup/Materi
Pembelajaran :
......................................................................................... Nama
Peserta Didik :
......................................................................................... Fase/Kelas
: C / VI
1. Panduan Umum Sama
dengan konsep panduan umum pada aktivitas pembelajaran 2. Panduan Aktivitas Pembelajaran a.
Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. b.
Lakukan aktivitas pembelajaran …………………..
secara berpasangan dengan teman peserta didik satu kelompok. c.
Perhatikan penjelasan berikut ini. Cara
bermain aktivitas pembelajaran ………………………………….. antara lain: 1)
……………………………………………………………………………. 2)
…………………………………………………………………………. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
BAHAN BACAAN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Jurnal membaca adalah kegiatan
untuk mencatat pengalaman membaca. Agar tidak menjadi tugas yang menjemukan,
hendaknya dihindari mewajibkan peserta didik membuat resensi utuh setiap kali
selesai membaca. Tujuan dari jurnal membaca ini hanyalah mencatat informasi
buku yang dibaca, ringkasan isi atau kisah, dan hal lain yang dianggap
menarik dan berkesan. ●
Jurnal membaca bisa dituliskan di
buku tulis atau ditulis di atas kartu buatan sendiri dari kertas
manila/karton. Jurnal ini bisa dipajang di pojok baca.
Jurnal
Menulis Tujuan dari kegiatan jurnal menulis ini adalah membiasakan peserta
didik untuk menuliskan idenya secara rutin. Mintalah peserta didik untuk
menulis tiap akhir pekan. Pada hari Senin, mintalah beberapa peserta didik
untuk membacakan tulisannya di depan kelas secara sukarela. Tunjuklah
beberapa peserta didik yang belum pernah maju. Ajari peserta didik lain untuk
mengapresiasi tulisan temannya. Jurnal menulis ini bisa ditulis di buku tulis biasa atau buku tulis
khusus untuk jurnal menulis. Untuk kelas 6, targetnya adalah menulis satu
paragraph berisi empat atau lima kalimat. Tulisan bisa berupa satu paragraf
utuh maupun kalimat-kalimat terpisah, asal masih dalam tema yang sama.
Ide-ide tulisan: 1. Narasi yang disusun secara kronologis (urut), misalnya kegiatan
sehari-hari di rumah atau kegiatan ketika libur akhir pekan. 2. Deskripsi terhadap sesuatu, misalnya tentang sifat adik atau
anggota keluarga lainnya. 3. Teks eksposisi yang memaparkan tentang sesuatu, misalnya pengamatan
terhadap tanaman bunga yang ditemui di dekat rumah. 4. Teks argumentasi yang berisi gagasan, misalnya tentang mengatasi
masalah lingkungan di sekitar rumah.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Glosarium |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
alur konten
capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang. alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi
yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik. asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil
pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi
pembelajaran tertentu. asesmen
diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal
tahun ajaran guna memetakan kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan
penanganan yang tepat. asesmen
formatif: pengambilan data kemajuan
belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau peserta didik dalam proses
pembelajaran. asesmen
sumatif: penilaian hasil belajar secara
menyeluruh yang meliputi keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan
biasanya dilakukan pada akhir periode belajar. buku
pengayaan: buku yang digunakan sebagai
penunjang atau pelengkap buku pelajaran utama. capaian
pembelajaran: kemampuan di akhir masa
pembelajaran yang diperoleh melalui serangkaian proses pembelajaran. fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi. fi : cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya). intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar
memahami makna kalimat tersebut dengan benar. kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu. literasi
dasar: kecakapan membaca dan menulis
permulaan yang harus dikuasai di jenjang awal pendidikan formal. literasi fi
al: adalah pengetahuan dan kecakapan
untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar
dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks fi nsial untuk
meningkatkan kesejahteraan fi nsial, baik individu maupun sosial, dan dapat
berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat. lembar
amatan: catatan yang berisi keterampilan
peserta didik untuk diamati guru. media
digital: format konten yang dapat diakses
oleh perangkat-perangkat digital. membaca
nyaring: membacakan buku atau kutipan
dari buku kepada orang lain secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat
membaca. motorik
halus: kemampuan untuk menggerakkan
anggota tubuh yang melibatkan saraf, tulang, dan otot, untuk melakukan
aktivitas tertentu. nonfi teks yang berdasarkan kenyataan atau fakta. peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan
sesuatu agar orang lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses
yang diperagakan tersebut. perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan
bertahap agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. pojok baca
kelas: bagian dari kelas yang
dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk
dibaca peserta didik selama berada di kelas. proyek kelas:
tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa
kegiatan untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian
proses mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. prediksi: prakiraan tentang sesuatu. teks
deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu
sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar,
mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai dengan citra
penulisnya. teks
eksposisi: teks yang bertujuan untuk
memberikan informasi tertentu, misalnya maksud dan tujuan sesuatu.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Daftar Pustaka |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Culham,
Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary
Grades. Scholastic Teaching Resources. Dewayani, Sofie.
2017. Menghidupkan Literasi
di Ruang Kelas.
Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius. Fisher,
Douglas, dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Corwin. Fountas,
Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades
PreK to 8. Heinemann. Hancock,
Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books
and Teachers in K-8 Classrooms. Pearson. McGraw-Hill
Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education. Oliverio,
Donna C. 2007. Painless Junior Writing. Barron’s Educational Series. Pusat
Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran.
Pusmenjar Kemendikbud RI. Rasinski,
Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best
Practices. The Guilford Press. Robb. Laura.
2003. Teaching Reading in
Social Studies, Science, and Math. Scholastic
Teaching Resources. Vadasy,
Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling
Students. The Guilford Press. Vygotsky,
L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes.
Cambridge, MA: Harvard University Press.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama
penyusun : _______________________________ Nama
Sekolah : _______________________________ Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap)
|
|
A.INFORMASI UMUM |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Identitas Sekolah |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Nama Penyusun |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. NIP/NUPTK |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Nama Sekolah |
SDN 1 Jayamekar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Alokasi Waktu |
6 Pertemuan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e. Mata Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
f.
Jumlah Siswa |
- |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
g. Kelas / Semester |
VI / II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
h. Fase |
C |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kompetensi Dan Capaian Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Materi Pokok |
●
Aman di Dunia Maya |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Capaian Pembelajaran |
●
Menyimak ●
Peserta didik mampu menganalisis
informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan
urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif
dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan
dan/atau didengar) dan audio. ●
Membaca dan Memirsa ●
Peserta didik mampu membaca
kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta
memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal,
konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi
dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan
pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. ●
Berbicara dan Mempresentasikan ●
Peserta didik mampu menyampaikan
informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur
sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma
budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan
orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,
hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif,
dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. ●
Menulis ●
Peserta didik mampu menulis teks
eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan,
pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan
hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan
kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan
norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan
kiasan. ●
Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Profil Pelajar Pancasila |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berakhlak
Mulya |
Elemen Kunci Berakhlak Mulia: ●
Akhlak beragama:
Mengenal sifat-sifat Tuhan dan menghayati bahwa intidari
sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang ●
Akhlak pribadi: Menyadari bahwa menjaga dan
merawat diri penting dilakukan bersamaan dengan menjaga dan merawat orang
lain danlingkungan sekitarnya ●
Akhlak kepada manusia: Mengutamakan persamaan dan
kemanusiaan diatas perbedaan serta menghargai perbedaan yang ada dengan orang
lain ●
Akhlak kepada alam: Menyadari pentingnya merawat
lingkungansekitarnya sehingga dia tidak merusak atau menyalahgunakan
lingkunganalam, agar alam tetap layak dihuni oleh seluruh makhluk hidup saat
inimaupun generasi mendatang ●
Akhlak bernegara: Memahami serta menunaikan hak dan
kewajibannyasebagai warga negara yang baik serta menyadari perannya sebagai
warganegara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berkebinekaan
Global |
Elemen Kunci Berkebinekaan Global: ●
Mengenal dan Menghargai Budaya: mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam
kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta
mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis
bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional,
nasional dan global. ●
Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan
sesama: memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan
menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah kekayaan perspektif
sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap sesama. ●
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman
kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya
yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta
kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif
membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta
berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gotong
Royong |
Elemen Kunci Gotong Royong: ●
Kolaborasi: bekerja bersama dengan
orang lain disertai perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain
dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. ●
Kepedulian: memperhatikan dan
bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di lingkungan fisik sosial. ●
Berbagi: memberi dan menerima
segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan
mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama
sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Mandiri |
Elemen Kunci Mandiri: ●
Kesadaran akan diri dan situasi
yang dihadapi : Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang
dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan
dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan
pengembangan dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang
terjadi. ●
Regulasi diri: mampu mengatur
pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bernalar
Kritis |
Elemen Kunci Bernalar Kritis: ●
Memperoleh dan memproses informasi
dan gagasan: memiliki rasa keingintahuan, mengajukan pertanyaan yang relevan,
mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh,
serta mengolah informasi tersebut. ●
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran: dalam pengambilan keputusan, menggunakan nalarnya sesuai dengan
kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan
melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. ●
Merefleksi pemikiran dan proses
berpikir: melakukan refleksi terhadap berpikir itu sendiri (metakognisi) dan
berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia
sampai pada suatu simpulan. ●
Mengambil keputusan: mengambil
keputusan dengan tepat berdasarkan informasi yang relevan dari berbagai
sumber, fakta dan data yang mendukung. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kreatif |
Elemen Kunci Kreatif: ●
Menghasilkan gagasan yang
orisinal: menghasilkan gagasan yang terbentuk dari hal paling sederhana,
seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan, sampai dengan gagasan yang
kompleks untuk kemudian mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya
guna mengatasi persoalan dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. ●
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal: menghasilkan karya yang didorong oleh minat dan kesukaannya
pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan
dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. Sarana, Alat dan Bahan, Materi / Sumber Belajar, Target
Peserta Didik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Sarana |
●
Ruang kelas / outdoor |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Alat
Dan bahan |
●
Alat tulis, Komputer/Laptop,
Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Materi
/ Sumber belajar |
●
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia,
Modul, Buku, Slide, Video, Gambar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Target
Peserta Didik |
●
Peserta didik kelas VI
yang menjadi target yaitu peserta didik reguler atau inklusif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Ketersediaan Materi, Asesmen, Unit Kegiatan, Model Pembelajaran, Strategi
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Ketersediaan
Materi |
●
Pengayaan untuk siswa ●
Alternatif penjelasan, metode
pembelajaran, atau pemahaman materi oleh siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Assesmen
|
●
Assesmen individu atau kelompok ●
Tes
tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Unit
kegiatan |
●
Individu / kelompok |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Model
Pembelajaran |
●
Tatap muka ●
Metode yang relevan untuk
mengoptimalisasikan potensi peserta didik dan pendekatan saintifik sesuai
dengan kurikulum baru menekankan antara lain observasi, bertanya, refleksi,
diskusi, presentasi, dan unjuk kerja. Rencana pembelajaran meliputi analisis
kompetensi, analisis konteks, identifikasi permasalahan (kesenjangan antara
harapan dan kenyataan), penentuan strategi yang meliputi pemilihan model,
materi, metode, dan media pembelajaran untuk mencapai kompetensi bertolak
dari konteks. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e.Strategi
Pembelajaran |
●
Pembelajaran Bahasa Indonesia di
kelas 6 membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan memahami
bahasa lisan dan tertulis. Strategi pembelajaran literasi di kelas
meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara,
mempresentasikan gagasan, serta menulis. Untuk meningkatkan kecakapan
literasi peserta didik kelas 6, strategi memahami bacaan dilakukan sebelum,
selama, dan sesudah membaca teks. Dalam kegiatan literasi berimbang, hal ini
dilakukan melalui kegiatan menyimak buku yang dibacakan, membaca
bersama-sama, serta kegiatan membaca terbimbing. ●
Berikut model kegiatan literasi
berimbang:
Contoh kegiatan literasi bersama peserta
didik: ●
Membacakan nyaring dan
mendiskusikan bacaan ●
Memberikan pendapat atau
pengalaman terkait tema buku dan mempresentasikannya ●
Membaca terbimbing dan berdiskusi
tentang bacaan ●
Menuliskan kata atau kalimat
paling menarik dari buku yang dibaca ●
Memirsa gambar dan
mendiskusikannya ●
Aktivitas belajar di luar kelas
untuk mengamati, berkarya, dan mencipta ●
terkait tema pembelajaran,
misalnya mengunjungi perpustakaan, taman bacaan, atau tempat lain yang
sesuai. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. KOMPETENSI INTI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.Kata Kunci, Tujuan Pembelajaran, Pemahaman Bermakna,
Pertanyaan Pemantik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Kata kunci |
●
Membedakan teks fiksi dan nonfiksi ●
Membuat kerangka esai argumentatif ●
Menulis esai argumentatif ●
Menyunting naskah sendiri ●
Membuat daftar pustaka |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. Tujuan Pembelajaran |
●
Pada bab ini kalian dapat
mengetahui cara agar tetap aman di dunia maya. Kalian bisa membedakan teks
fiksi dan nonfiksi, juga menulis sesuai topik yang kalian minati sebagai
tugas akhir. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Pemahaman Bermakna |
●
Tentang Tema Ini ●
Bapak dan Ibu Guru, bab penutup di
kelas 6 ini lebih menekankan untuk proyek tugas akhir: Menulis Esai
Argumentatif. ●
Peserta didik diharapkan bisa
menghasilkan karya tulis yang berkualitas ketika lulus Sekolah Dasar. Materi
di bab ini akan memandu peserta didik menulis dalam tahap-tahap. ●
Selain itu, wacana yang penting
dibahas dalam bab ini adalah tentang keamanan di dunia maya. Untuk kebutuhan
riset, peserta didik perlu menggunakan internet untuk mencari informasi. Oleh ●
karena itu, bahasan tentang
keamanan di dunia maya menjadi penting agar peserta didik dapat menggunakan
internet dengan sehat. ●
Untuk sekolah yang belum mempunyai
akses internet, informasi untuk riset tulisan peserta didik dapat diusahakan
dari buku, kliping, koran, majalah, maupun wawancara dengan orang tua atau
guru. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Pertanyaan Pemantik |
●
Lihat halaman dalam Bab ini di
buku siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.Kegiatan
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Aktivitas Kegiatan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Pembuka Kegiatan 1 Membaca Esai: Pada Masa Depan, Robot akan
Menggantikan Pekerjaan Manusia Membaca Menjelaskan ide pokok dan banyak ide pendukung dari sebuah teks sastra dan informasional yang terus meningkat sesuai jenjangnya. Menyampaikan pendapat terhadap teks naratif yang sesuai jenjangnya. Menyampaikan pendapat terhadap informasi pada teks informasional yang
sesuai jenjangnya.
Tip Pembelajaran ●
Teks ini adalah contoh esai
argumentatif yang ditulis dengan singkat (180 kata), jelas, dan mempunyai
struktur argumen yang baik. Ajaklah peserta didik untuk memahami argumen
penulis secara keseluruhan dan menemukan ide pokok serta tiga argumen
pendukung. ●
Sampaikan kepada peserta didik
bahwa di akhir bab ini, peserta didik akan bisa membuat karya esai seperti
esai mengenai robot tersebut, dengan jumlah kata sekitar 250--400 kata.
Gunakan kegiatan jurnal menulis di akhir pekan untuk mendukung proyek menulis
esai ini.
Kunci Jawaban Pemahaman Bacaan “Pada Masa
Depan, Robot akan Menggantikan Pekerjaan Manusia” 1. Ide pokok dari esai tersebut adalah robot akan mengambil alih
pekerjaan manusia. 2. Argumen penulis: - Sekarang sudah banyak hal yang bisa dilakukan oleh robot. - Robot mempunyai banyak keunggulan dibandingkan manusia. - Pada masa depan, harga robot lebih murah daripada gaji karyawan. 3. Saya setuju dengan isi esai tersebut. Kemajuan teknologi dan
perubahan tidak dapat dihindari. Lebih baik kita bersiap untuk menghadapi
tantangan tersebut, antara lain dengan meningkatkan kualitas diri. 4. Belajar sepanjang hayat artinya seseorang terus belajar selama
dia hidup, tidak hanya belajar ketika berada di sekolah atau bangku kuliah. 5. Tabel hal-hal yang bisa digantikan robot dan hal-hal yang tidak
bisa digantikan robot. Catatan: peserta didik mungkin mempunyai pendapat yang berbeda asalkan
masuk akal atau sesuai dengan konteksnya
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 2 Menulis Esai Argumentatif Tahap 1 dan 2:
Memilih Topik dan Membuat Kerangka Menulis Menulis sebuah topik dengan struktur naratif, deskripsi, eksposisi,
argumentasi, dan prosedur sederhana dengan bantuan pendukung visual untuk
beragam tujuan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 3 Membedakan Teks Fiksi dan Nonfiksi Membaca Membedakan
informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang sesuai dengan
jenjangnya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 4 Membaca Tip Aman di Dunia Maya Membaca Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada
fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh
penerbit dalam bentuk glosarium yang sesuai dengan jenjangnya.
Tip Pembelajaran Internet menjadi semakin penting dalam kehidupan kita. Kemajuan
teknologi, dengan segala kebaikannya, juga mempunyai ancaman bagi
penggunanya, antara lain masalah keamanan. Peserta didik sebagai pengguna
internet harus paham hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari
terjadinya kejahatan di dunia maya.
Kesalahan Umum Peserta didik yang belum pernah mengakses internet mungkin akan
kesulitan memahami tip ini. Guru bisa memberi penjelasan dengan mengumpamakan
internet sebagai etalase kaca yang bisa dilihat semua orang. Apa pun yang
dimasukkan ke etalase tersebut, semua orang bisa melihatnya. Untuk itu,
peserta didik harus hati-hati ketika menampilkan atau mengunggah sesuatu ke
dunia maya karena kemungkinan besar hal yang sudah diunggah tidak bisa
dihapus kembali.
Inspirasi Kegiatan ·
Buatlah diskusi kelas dengan topik: Perlukah
orang tua dan pemerintah melakukan sensor? ·
Selama ini pemerintah sudah melakukan sensor
dengan memblokir beberapa situs yang dianggap tidak sehat, yaitu situs yang
berisi pornografi. Namun akibatnya, beberapa situs yang sebenarnya berisi
edukasi kesehatan reproduksi juga ikut disensor. Bagaimana sebaiknya mekanisme
sensor ini? ·
Diskusi dengan peserta didik akan menarik
karena ada perspektif anak yang selama ini tidak pernah dipertimbangkan oleh
pemerintah dan orang tua ketika melakukan sensor. Apakah menurut anak-anak
sendiri mereka bisa memutuskan mana situs yang sehat dan tidak sehat, tanpa
orang dewasa repot-repot melakukan sensor?
Tip: topik ini bisa ditulis peserta didik menjadi
esai argumentatif
Kunci Jawaban Menyimak Bacaan “Tip Aman di
Dunia Maya” 1.
Kita harus berperilaku baik di dunia maya
karena meskipun tidak bertatap muka secara langsung, orang-orang di balik
layar gawai atau computer adalah orang-orang yang sama dengan kita di dunia
nyata. 2.
Di dunia maya kita memang harus hati-hati
memilih teman karena belum tentu yang ingin berteman dengan kita adalah orang
yang identitasnya seperti yang dia tampilkan di dunia maya. 3.
Hal yang termasuk informasi pribadi antara
lain: nama lengkap, alamat, tanggal lahir, nomor telepon, dan data bank. Kita
tidak boleh membagikan informasi pribadi secara daring agar data tersebut
tidak disalahgunakan untuk penipuan. 4.
Ketika mengalami perundungan daring saya akan
memberi tahu orang tua saya dan istirahat sebentar dari menggunakan internet. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 5 Menulis Esai Argumentatif Tahap 3 dan 4:
Melakukan Riset dan Menulis Draf Membaca Mengidentifikasi
sumber informasi lain untuk mengklarifikasi pemahamannya terhadap
teks naratif dan informasional.
Menulis Menulis
sebuah topik dengan struktur naratif, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan
prosedur sederhana dengan bantuan pendukung visual untuk beragam tujuan
tips Riset perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan menulis agar hal yang
ditulis tidak hanya berdasarkan asumsi belaka. Bimbing peserta didik untuk
membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin dia ketahui dan bantulah
menemukan sumber informasi tepercaya. Bersamaan dengan melakukan riset mencari informasi dan data, peserta
didik juga harus melakukan pencatatan Daftar Pustaka. Hal ini perlu dilakukan
agar peserta didik tidak lupa mencantumkan sumber. Tekankan kepada peserta didik untuk tidak ragu-ragu menuliskan draf
pertama. Menulis draf pertama harus dilakukan sebebas-bebasnya tanpa khawatir
ada kesalahan. Nanti peserta didik akan kembali memeriksa tulisannya ketika
menyunting.
Inspirasi Menulis adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Atur
ruangan kelas agar mendukung suasana menulis, misalnya dengan memutar musik
klasik sebagai latar belakang. Bebaskan peserta didik untuk memilih tempat
favoritnya untuk menulis, misalnya di pojok baca, di perpustakaan, dan di
bawah pohon.
Kesalahan Peserta
didik kadang menyalin begitu saja kalimat yang dia temukan di sebuah artikel.
Hal ini tidak boleh dilakukan. Plagiat sangat dilarang di dunia akademik.
Bantu peserta didik untuk merangkum data dan informasi dan tulis kembali
dengan kata-kata peserta didik sendiri. Kalau memang ingin menuliskan kalimat
tersebut secara utuh, gunakan tanda kutip dan sebutkan nama penulis
sumbernya. Jangan lupa untuk tetap menuliskan sumber tulisan di daftar
pustaka.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 6 Menulis Esai Argumentatif Tahap 5: Menyunting Naskah Menulis Menulis sebuah topik dengan struktur naratif,
deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan prosedur sederhana dengan bantuan
pendukung visual untuk beragam tujuan. Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda
titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan
fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat
dengan huruf kapital di awal kalimat.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Penutup ●
Peserta didik membuat
rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan ●
Guru membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
REFLEKSI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Releksi Diri Guru Tuliskan
pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. Berikan
tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan kondisi guru saat
dalam proses pembelajaran. Isilah
pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. ASESMEN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi
Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil releksi sikap peserta didik dan
pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada
proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri
Peserta Didik a. Isikan identitas peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Antarteman
Peserta Didik a. Isikan identitas teman peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen Diagnostik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gaya belajar : kinestetik, orditori, visual,
audiovisual Pembelajaran/strategi/ asesmen/ sumber belajar/akomodasi : konstruktif,
saintifik, inquiry, PBL, PjBL, Discovery Bukti Kemajuan Belajar : Formatif, sumatif, produk |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen dan Instrumen Penilaian 1. Asesmen Diagnosis Asesmen diagnosis dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pembelajaran
untukmemetakan peserta didik sehingga merekamendapatkan pendampingan yang
sesuai dengan kebutuhannya. Asesmen diagnosis dilakukan pada kompetensi yang
dirasa penting bagi guru. Misalnya, pada bulan pertama, guru kelas 6
seharusnya telah dapat memetakan peserta didik yang dapat menyimak dan
memahami instruksi yang lebih kompleks, menemukan informasi pada teks yang
dibaca, dapat menceritakan pengamatan dan pengalamannya, menjawab pertanyaan
sesuai dengan jenjang, dan menulis teks naratif atau deskriptif sederhana. Berikut ini adalah contoh soal asesmen diagnosis. Guru dapat membuat
soal yang dianggap sesuai dengan kompetensi yang dianggap perlu diketahui
guru pada awal tahun.
Menyimak Minta peserta didik untuk memperagakan instruksi yang didengar.
(Bergeser ke kanan satu langkah, maju satu langkah, hadap kanan, balik kanan,
kaki kanan ke depan.) Minta peserta didik untuk menggambar instruksi yang didengar. (Gambar
sebuah kotak di tengah kertas. Lalu gambar sebuah segitiga di atas kotak. Di
dalam segitiga tersebut, tambahkan dua lingkaran kecil.) Minta peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari teks yang dibaca. (Bacakan sebuah paragraf singkat. Lalu berilah pertanyaan yang
berhubungan dengan isi paragraf.) Tidak hanya dengan menjawab pertanyaan, tetapi peserta didik juga
dapat menunjukkan pemahaman bacaan dengan membuat pertanyaan sendiri
berdasarkan teks.
Membaca Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks narasi singkat. Ajukan
pertanyaan: Apa judul teks tersebut? Siapa nama tokohnya? Apa masalah yang
dihadapi oleh tokoh? Apa pesan dari cerita tersebut? Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks informatif yang singkat.
Ajukan pertanyaan sesuai isi teks. Ajukan pertanyaan: Apa nama judul teks
tersebut? Sebutkan 3 informasi yang kalian dengar dari teks tersebut. Apa
yang dimaksud dengan … (kosakata) .... Apa arti imbuhan - pada kata ….
Berbicara Minta peserta didik untuk menceritakan apa yang dilihat sepanjang
perjalanan pergi dan pulang sekolah. Minta peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya tentang sebuah
topik (persahabatan, kerusakan lingkungan, dan lainnya). |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ASESSMEN
MINAT DAN BAKAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
ASESMEN
MINAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. LKPD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
LKPD LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas
pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VI
/ ....... Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. .................................................................................
Penilaian Pembelajaran : ……………………………………………………..
Guru
memberi tugas kepada peserta didik yang belum mencapai nilai KBM. ●
Guru bertanya kepada peserta didik
mengenai hal-hal yang belum mereka pahami. ●
Berdasarkan hal-hal yang belum
mereka pahami, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari kembali dengan
memberikan Serta Tugas materi tambahan untuk menambah pengetahuan peserta
didik. ●
Guru memberi penilaian ulang
dengan pertanyaan yang lebih sederhana sesuai materi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Kegiatan Peserta Didik Tanggal
:
......................................................................................... Lingkup/Materi
Pembelajaran :
......................................................................................... Nama
Peserta Didik :
......................................................................................... Fase/Kelas
: C / VI
1. Panduan Umum Sama
dengan konsep panduan umum pada aktivitas pembelajaran 2. Panduan Aktivitas Pembelajaran a.
Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. b.
Lakukan aktivitas pembelajaran …………………..
secara berpasangan dengan teman peserta didik satu kelompok. c.
Perhatikan penjelasan berikut ini. Cara
bermain aktivitas pembelajaran ………………………………….. antara lain: 1)
……………………………………………………………………………. 2)
…………………………………………………………………………. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
BAHAN BACAAN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Jurnal membaca adalah kegiatan
untuk mencatat pengalaman membaca. Agar tidak menjadi tugas yang menjemukan,
hendaknya dihindari mewajibkan peserta didik membuat resensi utuh setiap kali
selesai membaca. Tujuan dari jurnal membaca ini hanyalah mencatat informasi
buku yang dibaca, ringkasan isi atau kisah, dan hal lain yang dianggap
menarik dan berkesan. ●
Jurnal membaca bisa dituliskan di
buku tulis atau ditulis di atas kartu buatan sendiri dari kertas
manila/karton. Jurnal ini bisa dipajang di pojok baca.
Jurnal Menulis Tujuan dari kegiatan jurnal menulis ini adalah membiasakan peserta
didik untuk menuliskan idenya secara rutin. Mintalah peserta didik untuk
menulis tiap akhir pekan. Pada hari Senin, mintalah beberapa peserta didik
untuk membacakan tulisannya di depan kelas secara sukarela. Tunjuklah
beberapa peserta didik yang belum pernah maju. Ajari peserta didik lain untuk
mengapresiasi tulisan temannya. Jurnal menulis ini bisa ditulis di buku tulis biasa atau buku tulis
khusus untuk jurnal menulis. Untuk kelas 6, targetnya adalah menulis satu
paragraph berisi empat atau lima kalimat. Tulisan bisa berupa satu paragraf
utuh maupun kalimat-kalimat terpisah, asal masih dalam tema yang sama.
Ide-ide tulisan: 1.
Narasi yang disusun secara kronologis (urut),
misalnya kegiatan sehari-hari di rumah atau kegiatan ketika libur akhir
pekan. 2.
Deskripsi terhadap sesuatu, misalnya tentang
sifat adik atau anggota keluarga lainnya. 3.
Teks eksposisi yang memaparkan tentang
sesuatu, misalnya pengamatan terhadap tanaman bunga yang ditemui di dekat
rumah. 4.
Teks argumentasi yang berisi gagasan, misalnya
tentang mengatasi masalah lingkungan di sekitar rumah.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Glosarium |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
alur konten capaian
pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang. alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi
yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik. asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil
pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi
pembelajaran tertentu. asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal tahun ajaran guna memetakan
kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat. asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh
guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran. asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi
keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir
periode belajar. buku pengayaan: buku yang digunakan sebagai penunjang atau pelengkap buku
pelajaran utama. capaian pembelajaran: kemampuan di akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui
serangkaian proses pembelajaran. fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi. fi : cerita rekaan
(roman, novel, dan sebagainya). intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar
memahami makna kalimat tersebut dengan benar. kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu. literasi dasar: kecakapan membaca dan menulis permulaan yang harus dikuasai di
jenjang awal pendidikan formal. literasi fi al: adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan
pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat
keputusan yang efektif dalam konteks fi nsial untuk meningkatkan
kesejahteraan fi nsial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi
dalam lingkungan masyarakat. lembar amatan: catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk diamati
guru. media digital: format konten yang dapat diakses oleh perangkat-perangkat
digital. membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain
secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca. motorik halus: kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang melibatkan
saraf, tulang, dan otot, untuk melakukan aktivitas tertentu. nonfi teks yang
berdasarkan kenyataan atau fakta. peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan
sesuatu agar orang lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses
yang diperagakan tersebut. perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan
bertahap agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan
buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada
di kelas. proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa kegiatan
untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses
mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. prediksi: prakiraan tentang sesuatu. teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya
sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang
dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya. teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu,
misalnya maksud dan tujuan sesuatu.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Daftar Pustaka |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing:
The Complete Guide for the Primary Grades. Scholastic Teaching Resources. Dewayani,
Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi
di Ruang Kelas.
Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius. Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced
Literacy. Corwin. Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010.
The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann. Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of
Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms.
Pearson. McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced
Literacy Guide. McGraw Hill Education. Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior
Writing. Barron’s Educational Series. Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020.
Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI. Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency
Instruction: Research-Based Best Practices. The Guilford Press. Robb.
Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies,
Science, and Math. Scholastic Teaching Resources. Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson.
2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press. Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The
Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard
University Press.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA |
|
Nama
penyusun : _______________________________ Nama
Sekolah : _______________________________ Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia Fase C,
Kelas / Semester : VI (Enam) / II (Genap)
|
|
A.INFORMASI UMUM |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Identitas Sekolah |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Nama Penyusun |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. NIP/NUPTK |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Nama Sekolah |
SDN 1 Jayamekar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Alokasi Waktu |
6 Pertemuan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e. Mata Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
f.
Jumlah Siswa |
- |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
g. Kelas / Semester |
VI / II |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
h. Fase |
C |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kompetensi Dan Capaian Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Materi Pokok |
●
Aman di Dunia Maya |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Capaian Pembelajaran |
●
Menyimak ●
Peserta didik mampu menganalisis
informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan
urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif
dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan
dan/atau didengar) dan audio. ●
Membaca dan Memirsa ●
Peserta didik mampu membaca
kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta
memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal,
konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi
dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan
pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual. ●
Berbicara dan Mempresentasikan ●
Peserta didik mampu menyampaikan
informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur
sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma
budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan
orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan,
hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif,
dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif. ●
Menulis ●
Peserta didik mampu menulis teks
eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan,
pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan
hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan
kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan
norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan
kiasan. ●
Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri
sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi
dengan penggunaan kosakata secara kreatif. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Profil Pelajar Pancasila |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berakhlak
Mulya |
Elemen Kunci Berakhlak Mulia: ●
Akhlak beragama:
Mengenal sifat-sifat Tuhan dan menghayati bahwa intidari
sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang ●
Akhlak pribadi: Menyadari bahwa menjaga dan
merawat diri penting dilakukan bersamaan dengan menjaga dan merawat orang
lain danlingkungan sekitarnya ●
Akhlak kepada manusia: Mengutamakan persamaan dan
kemanusiaan diatas perbedaan serta menghargai perbedaan yang ada dengan orang
lain ●
Akhlak kepada alam: Menyadari pentingnya merawat
lingkungansekitarnya sehingga dia tidak merusak atau menyalahgunakan
lingkunganalam, agar alam tetap layak dihuni oleh seluruh makhluk hidup saat
inimaupun generasi mendatang ●
Akhlak bernegara: Memahami serta menunaikan hak dan
kewajibannyasebagai warga negara yang baik serta menyadari perannya sebagai
warganegara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berkebinekaan
Global |
Elemen Kunci Berkebinekaan Global: ●
Mengenal dan Menghargai Budaya: mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam
kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta
mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis
bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional,
nasional dan global. ●
Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan
sesama: memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan
menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah kekayaan perspektif
sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap sesama. ●
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman
kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya
yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta
kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif
membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta
berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gotong
Royong |
Elemen Kunci Gotong Royong: ●
Kolaborasi: bekerja bersama dengan
orang lain disertai perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain
dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. ●
Kepedulian: memperhatikan dan
bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di lingkungan fisik sosial. ●
Berbagi: memberi dan menerima
segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan
mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama
sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Mandiri |
Elemen Kunci Mandiri: ●
Kesadaran akan diri dan situasi
yang dihadapi : Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang
dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan
dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan
pengembangan dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang
terjadi. ●
Regulasi diri: mampu mengatur
pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bernalar
Kritis |
Elemen Kunci Bernalar Kritis: ●
Memperoleh dan memproses informasi
dan gagasan: memiliki rasa keingintahuan, mengajukan pertanyaan yang relevan,
mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh,
serta mengolah informasi tersebut. ●
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran: dalam pengambilan keputusan, menggunakan nalarnya sesuai dengan
kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan
melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. ●
Merefleksi pemikiran dan proses
berpikir: melakukan refleksi terhadap berpikir itu sendiri (metakognisi) dan
berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia
sampai pada suatu simpulan. ●
Mengambil keputusan: mengambil
keputusan dengan tepat berdasarkan informasi yang relevan dari berbagai
sumber, fakta dan data yang mendukung. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kreatif |
Elemen Kunci Kreatif: ●
Menghasilkan gagasan yang
orisinal: menghasilkan gagasan yang terbentuk dari hal paling sederhana,
seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan, sampai dengan gagasan yang
kompleks untuk kemudian mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya
guna mengatasi persoalan dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. ●
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal: menghasilkan karya yang didorong oleh minat dan kesukaannya
pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan
dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. Sarana, Alat dan Bahan, Materi / Sumber Belajar, Target
Peserta Didik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Sarana |
●
Ruang kelas / outdoor |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Alat
Dan bahan |
●
Alat tulis, Komputer/Laptop,
Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Materi
/ Sumber belajar |
●
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia,
Modul, Buku, Slide, Video, Gambar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Target
Peserta Didik |
●
Peserta didik kelas VI
yang menjadi target yaitu peserta didik reguler atau inklusif |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Ketersediaan Materi, Asesmen, Unit Kegiatan, Model Pembelajaran, Strategi
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.Ketersediaan
Materi |
●
Pengayaan untuk siswa ●
Alternatif penjelasan, metode
pembelajaran, atau pemahaman materi oleh siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.Assesmen
|
●
Assesmen individu atau kelompok ●
Tes
tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c.Unit
kegiatan |
●
Individu / kelompok |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d.Model
Pembelajaran |
●
Tatap muka ●
Metode yang relevan untuk
mengoptimalisasikan potensi peserta didik dan pendekatan saintifik sesuai
dengan kurikulum baru menekankan antara lain observasi, bertanya, refleksi,
diskusi, presentasi, dan unjuk kerja. Rencana pembelajaran meliputi analisis
kompetensi, analisis konteks, identifikasi permasalahan (kesenjangan antara
harapan dan kenyataan), penentuan strategi yang meliputi pemilihan model,
materi, metode, dan media pembelajaran untuk mencapai kompetensi bertolak
dari konteks. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
e.Strategi
Pembelajaran |
●
Pembelajaran Bahasa Indonesia di
kelas 6 membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan memahami
bahasa lisan dan tertulis. Strategi pembelajaran literasi di kelas
meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara,
mempresentasikan gagasan, serta menulis. Untuk meningkatkan kecakapan
literasi peserta didik kelas 6, strategi memahami bacaan dilakukan sebelum,
selama, dan sesudah membaca teks. Dalam kegiatan literasi berimbang, hal ini
dilakukan melalui kegiatan menyimak buku yang dibacakan, membaca
bersama-sama, serta kegiatan membaca terbimbing. ●
Berikut model kegiatan literasi
berimbang:
Contoh kegiatan literasi bersama peserta
didik: ●
Membacakan nyaring dan
mendiskusikan bacaan ●
Memberikan pendapat atau
pengalaman terkait tema buku dan mempresentasikannya ●
Membaca terbimbing dan berdiskusi
tentang bacaan ●
Menuliskan kata atau kalimat
paling menarik dari buku yang dibaca ●
Memirsa gambar dan
mendiskusikannya ●
Aktivitas belajar di luar kelas
untuk mengamati, berkarya, dan mencipta ●
terkait tema pembelajaran,
misalnya mengunjungi perpustakaan, taman bacaan, atau tempat lain yang
sesuai. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. KOMPETENSI INTI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.Kata Kunci, Tujuan Pembelajaran, Pemahaman Bermakna,
Pertanyaan Pemantik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a. Kata kunci |
●
Membedakan teks fiksi dan nonfiksi ●
Membuat kerangka esai argumentatif ●
Menulis esai argumentatif ●
Menyunting naskah sendiri ●
Membuat daftar pustaka |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b. Tujuan Pembelajaran |
●
Pada bab ini kalian dapat
mengetahui cara agar tetap aman di dunia maya. Kalian bisa membedakan teks
fiksi dan nonfiksi, juga menulis sesuai topik yang kalian minati sebagai
tugas akhir. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
c. Pemahaman Bermakna |
●
Tentang Tema Ini ●
Bapak dan Ibu Guru, bab penutup di
kelas 6 ini lebih menekankan untuk proyek tugas akhir: Menulis Esai
Argumentatif. ●
Peserta didik diharapkan bisa
menghasilkan karya tulis yang berkualitas ketika lulus Sekolah Dasar. Materi
di bab ini akan memandu peserta didik menulis dalam tahap-tahap. ●
Selain itu, wacana yang penting
dibahas dalam bab ini adalah tentang keamanan di dunia maya. Untuk kebutuhan
riset, peserta didik perlu menggunakan internet untuk mencari informasi. Oleh ●
karena itu, bahasan tentang
keamanan di dunia maya menjadi penting agar peserta didik dapat menggunakan
internet dengan sehat. ●
Untuk sekolah yang belum mempunyai
akses internet, informasi untuk riset tulisan peserta didik dapat diusahakan
dari buku, kliping, koran, majalah, maupun wawancara dengan orang tua atau
guru. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
d. Pertanyaan Pemantik |
●
Lihat halaman dalam Bab ini di
buku siswa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.Kegiatan
Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Aktivitas Kegiatan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Pembuka Kegiatan 1 Membaca Esai: Pada Masa Depan, Robot akan
Menggantikan Pekerjaan Manusia Membaca Menjelaskan ide pokok dan banyak ide pendukung dari sebuah teks sastra dan informasional yang terus meningkat sesuai jenjangnya. Menyampaikan pendapat terhadap teks naratif yang sesuai jenjangnya. Menyampaikan pendapat terhadap informasi pada teks informasional yang
sesuai jenjangnya.
Tip Pembelajaran ●
Teks ini adalah contoh esai
argumentatif yang ditulis dengan singkat (180 kata), jelas, dan mempunyai
struktur argumen yang baik. Ajaklah peserta didik untuk memahami argumen
penulis secara keseluruhan dan menemukan ide pokok serta tiga argumen
pendukung. ●
Sampaikan kepada peserta didik
bahwa di akhir bab ini, peserta didik akan bisa membuat karya esai seperti
esai mengenai robot tersebut, dengan jumlah kata sekitar 250--400 kata.
Gunakan kegiatan jurnal menulis di akhir pekan untuk mendukung proyek menulis
esai ini.
Kunci Jawaban Pemahaman Bacaan “Pada Masa
Depan, Robot akan Menggantikan Pekerjaan Manusia” 1. Ide pokok dari esai tersebut adalah robot akan mengambil alih
pekerjaan manusia. 2. Argumen penulis: - Sekarang sudah banyak hal yang bisa dilakukan oleh robot. - Robot mempunyai banyak keunggulan dibandingkan manusia. - Pada masa depan, harga robot lebih murah daripada gaji karyawan. 3. Saya setuju dengan isi esai tersebut. Kemajuan teknologi dan
perubahan tidak dapat dihindari. Lebih baik kita bersiap untuk menghadapi
tantangan tersebut, antara lain dengan meningkatkan kualitas diri. 4. Belajar sepanjang hayat artinya seseorang terus belajar selama
dia hidup, tidak hanya belajar ketika berada di sekolah atau bangku kuliah. 5. Tabel hal-hal yang bisa digantikan robot dan hal-hal yang tidak
bisa digantikan robot. Catatan: peserta didik mungkin mempunyai pendapat yang berbeda asalkan
masuk akal atau sesuai dengan konteksnya
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 2 Menulis Esai Argumentatif Tahap 1 dan 2:
Memilih Topik dan Membuat Kerangka Menulis Menulis sebuah topik dengan struktur naratif, deskripsi, eksposisi,
argumentasi, dan prosedur sederhana dengan bantuan pendukung visual untuk
beragam tujuan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 3 Membedakan Teks Fiksi dan Nonfiksi Membaca Membedakan
informasi yang bersifat fakta dan fiksi pada teks yang sesuai dengan
jenjangnya.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 4 Membaca Tip Aman di Dunia Maya Membaca Menemukan dan mengidentifikasi informasi pada satu paragraf atau pada
fitur grafis (grafik, bagan, dll.) serta informasi lain yang ditambahkan oleh
penerbit dalam bentuk glosarium yang sesuai dengan jenjangnya.
Tip Pembelajaran Internet menjadi semakin penting dalam kehidupan kita. Kemajuan
teknologi, dengan segala kebaikannya, juga mempunyai ancaman bagi
penggunanya, antara lain masalah keamanan. Peserta didik sebagai pengguna
internet harus paham hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari
terjadinya kejahatan di dunia maya.
Kesalahan Umum Peserta didik yang belum pernah mengakses internet mungkin akan
kesulitan memahami tip ini. Guru bisa memberi penjelasan dengan mengumpamakan
internet sebagai etalase kaca yang bisa dilihat semua orang. Apa pun yang
dimasukkan ke etalase tersebut, semua orang bisa melihatnya. Untuk itu,
peserta didik harus hati-hati ketika menampilkan atau mengunggah sesuatu ke
dunia maya karena kemungkinan besar hal yang sudah diunggah tidak bisa
dihapus kembali.
Inspirasi Kegiatan ·
Buatlah diskusi kelas dengan topik: Perlukah
orang tua dan pemerintah melakukan sensor? ·
Selama ini pemerintah sudah melakukan sensor
dengan memblokir beberapa situs yang dianggap tidak sehat, yaitu situs yang
berisi pornografi. Namun akibatnya, beberapa situs yang sebenarnya berisi
edukasi kesehatan reproduksi juga ikut disensor. Bagaimana sebaiknya mekanisme
sensor ini? ·
Diskusi dengan peserta didik akan menarik
karena ada perspektif anak yang selama ini tidak pernah dipertimbangkan oleh
pemerintah dan orang tua ketika melakukan sensor. Apakah menurut anak-anak
sendiri mereka bisa memutuskan mana situs yang sehat dan tidak sehat, tanpa
orang dewasa repot-repot melakukan sensor?
Tip: topik ini bisa ditulis peserta didik menjadi
esai argumentatif
Kunci Jawaban Menyimak Bacaan “Tip Aman di
Dunia Maya” 1.
Kita harus berperilaku baik di dunia maya
karena meskipun tidak bertatap muka secara langsung, orang-orang di balik
layar gawai atau computer adalah orang-orang yang sama dengan kita di dunia
nyata. 2.
Di dunia maya kita memang harus hati-hati
memilih teman karena belum tentu yang ingin berteman dengan kita adalah orang
yang identitasnya seperti yang dia tampilkan di dunia maya. 3.
Hal yang termasuk informasi pribadi antara
lain: nama lengkap, alamat, tanggal lahir, nomor telepon, dan data bank. Kita
tidak boleh membagikan informasi pribadi secara daring agar data tersebut
tidak disalahgunakan untuk penipuan. 4.
Ketika mengalami perundungan daring saya akan
memberi tahu orang tua saya dan istirahat sebentar dari menggunakan internet. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 5 Menulis Esai Argumentatif Tahap 3 dan 4:
Melakukan Riset dan Menulis Draf Membaca Mengidentifikasi
sumber informasi lain untuk mengklarifikasi pemahamannya terhadap
teks naratif dan informasional.
Menulis Menulis
sebuah topik dengan struktur naratif, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan
prosedur sederhana dengan bantuan pendukung visual untuk beragam tujuan
tips Riset perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan menulis agar hal yang
ditulis tidak hanya berdasarkan asumsi belaka. Bimbing peserta didik untuk
membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin dia ketahui dan bantulah
menemukan sumber informasi tepercaya. Bersamaan dengan melakukan riset mencari informasi dan data, peserta
didik juga harus melakukan pencatatan Daftar Pustaka. Hal ini perlu dilakukan
agar peserta didik tidak lupa mencantumkan sumber. Tekankan kepada peserta didik untuk tidak ragu-ragu menuliskan draf
pertama. Menulis draf pertama harus dilakukan sebebas-bebasnya tanpa khawatir
ada kesalahan. Nanti peserta didik akan kembali memeriksa tulisannya ketika
menyunting.
Inspirasi Menulis adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Atur
ruangan kelas agar mendukung suasana menulis, misalnya dengan memutar musik
klasik sebagai latar belakang. Bebaskan peserta didik untuk memilih tempat
favoritnya untuk menulis, misalnya di pojok baca, di perpustakaan, dan di
bawah pohon.
Kesalahan Peserta
didik kadang menyalin begitu saja kalimat yang dia temukan di sebuah artikel.
Hal ini tidak boleh dilakukan. Plagiat sangat dilarang di dunia akademik.
Bantu peserta didik untuk merangkum data dan informasi dan tulis kembali
dengan kata-kata peserta didik sendiri. Kalau memang ingin menuliskan kalimat
tersebut secara utuh, gunakan tanda kutip dan sebutkan nama penulis
sumbernya. Jangan lupa untuk tetap menuliskan sumber tulisan di daftar
pustaka.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan 6 Menulis Esai Argumentatif Tahap 5: Menyunting Naskah Menulis Menulis sebuah topik dengan struktur naratif,
deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan prosedur sederhana dengan bantuan
pendukung visual untuk beragam tujuan. Menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda
titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan
fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat
dengan huruf kapital di awal kalimat.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Penutup ●
Peserta didik membuat
rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan ●
Guru membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
REFLEKSI |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Releksi Diri Guru Tuliskan
pokok bahasan dan pertemuan materi yang diajarkan. Berikan
tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan kondisi guru saat
dalam proses pembelajaran. Isilah
pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. ASESMEN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi
Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil releksi sikap peserta didik dan
pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada
proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Diri Sendiri
Peserta Didik a. Isikan identitas peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
Lembar Releksi Penilaian (Sikap) Antarteman
Peserta Didik a. Isikan identitas teman peserta didik. b. Berikan tanda centang (3) pada kolom YA atau TIDAK sesuai dengan
keyakinan peserta didik. c. Isilah pernyataan berikut dengan jujur.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen Diagnostik |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gaya belajar : kinestetik, orditori, visual,
audiovisual Pembelajaran/strategi/ asesmen/ sumber belajar/akomodasi : konstruktif,
saintifik, inquiry, PBL, PjBL, Discovery Bukti Kemajuan Belajar : Formatif, sumatif, produk |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen dan Instrumen Penilaian 1. Asesmen Diagnosis Asesmen diagnosis dilakukan pada minggu-minggu awal tahun pembelajaran
untukmemetakan peserta didik sehingga merekamendapatkan pendampingan yang
sesuai dengan kebutuhannya. Asesmen diagnosis dilakukan pada kompetensi yang
dirasa penting bagi guru. Misalnya, pada bulan pertama, guru kelas 6
seharusnya telah dapat memetakan peserta didik yang dapat menyimak dan
memahami instruksi yang lebih kompleks, menemukan informasi pada teks yang
dibaca, dapat menceritakan pengamatan dan pengalamannya, menjawab pertanyaan
sesuai dengan jenjang, dan menulis teks naratif atau deskriptif sederhana. Berikut ini adalah contoh soal asesmen diagnosis. Guru dapat membuat
soal yang dianggap sesuai dengan kompetensi yang dianggap perlu diketahui
guru pada awal tahun.
Menyimak Minta peserta didik untuk memperagakan instruksi yang didengar.
(Bergeser ke kanan satu langkah, maju satu langkah, hadap kanan, balik kanan,
kaki kanan ke depan.) Minta peserta didik untuk menggambar instruksi yang didengar. (Gambar
sebuah kotak di tengah kertas. Lalu gambar sebuah segitiga di atas kotak. Di
dalam segitiga tersebut, tambahkan dua lingkaran kecil.) Minta peserta didik untuk menjawab pertanyaan dari teks yang dibaca. (Bacakan sebuah paragraf singkat. Lalu berilah pertanyaan yang
berhubungan dengan isi paragraf.) Tidak hanya dengan menjawab pertanyaan, tetapi peserta didik juga
dapat menunjukkan pemahaman bacaan dengan membuat pertanyaan sendiri
berdasarkan teks.
Membaca Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks narasi singkat. Ajukan
pertanyaan: Apa judul teks tersebut? Siapa nama tokohnya? Apa masalah yang
dihadapi oleh tokoh? Apa pesan dari cerita tersebut? Minta peserta didik untuk membaca sebuah teks informatif yang singkat.
Ajukan pertanyaan sesuai isi teks. Ajukan pertanyaan: Apa nama judul teks
tersebut? Sebutkan 3 informasi yang kalian dengar dari teks tersebut. Apa
yang dimaksud dengan … (kosakata) .... Apa arti imbuhan - pada kata ….
Berbicara Minta peserta didik untuk menceritakan apa yang dilihat sepanjang
perjalanan pergi dan pulang sekolah. Minta peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya tentang sebuah
topik (persahabatan, kerusakan lingkungan, dan lainnya). |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ASESSMEN
MINAT DAN BAKAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
ASESMEN
MINAT NAMA : KELAS : Di bawah ini terdapat
sejumlah pernyatan tentang minat yang harus dipilih. Beri tanda (√) pada
pilihan jawaban YA / TIDAK pada kolom yang telah disediakan.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. LKPD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
LKPD LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas
pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VI
/ ....... Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. .................................................................................
Penilaian Pembelajaran : ……………………………………………………..
Guru
memberi tugas kepada peserta didik yang belum mencapai nilai KBM. ●
Guru bertanya kepada peserta didik
mengenai hal-hal yang belum mereka pahami. ●
Berdasarkan hal-hal yang belum
mereka pahami, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari kembali dengan
memberikan Serta Tugas materi tambahan untuk menambah pengetahuan peserta
didik. ●
Guru memberi penilaian ulang
dengan pertanyaan yang lebih sederhana sesuai materi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lembar
Kegiatan Peserta Didik Tanggal
:
......................................................................................... Lingkup/Materi
Pembelajaran :
......................................................................................... Nama
Peserta Didik :
......................................................................................... Fase/Kelas
: C / VI
1. Panduan Umum Sama
dengan konsep panduan umum pada aktivitas pembelajaran 2. Panduan Aktivitas Pembelajaran a.
Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. b.
Lakukan aktivitas pembelajaran …………………..
secara berpasangan dengan teman peserta didik satu kelompok. c.
Perhatikan penjelasan berikut ini. Cara
bermain aktivitas pembelajaran ………………………………….. antara lain: 1)
……………………………………………………………………………. 2)
…………………………………………………………………………. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
BAHAN BACAAN |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
●
Jurnal membaca adalah kegiatan
untuk mencatat pengalaman membaca. Agar tidak menjadi tugas yang menjemukan,
hendaknya dihindari mewajibkan peserta didik membuat resensi utuh setiap kali
selesai membaca. Tujuan dari jurnal membaca ini hanyalah mencatat informasi
buku yang dibaca, ringkasan isi atau kisah, dan hal lain yang dianggap
menarik dan berkesan. ●
Jurnal membaca bisa dituliskan di
buku tulis atau ditulis di atas kartu buatan sendiri dari kertas
manila/karton. Jurnal ini bisa dipajang di pojok baca.
Jurnal Menulis Tujuan dari kegiatan jurnal menulis ini adalah membiasakan peserta
didik untuk menuliskan idenya secara rutin. Mintalah peserta didik untuk
menulis tiap akhir pekan. Pada hari Senin, mintalah beberapa peserta didik
untuk membacakan tulisannya di depan kelas secara sukarela. Tunjuklah
beberapa peserta didik yang belum pernah maju. Ajari peserta didik lain untuk
mengapresiasi tulisan temannya. Jurnal menulis ini bisa ditulis di buku tulis biasa atau buku tulis
khusus untuk jurnal menulis. Untuk kelas 6, targetnya adalah menulis satu
paragraph berisi empat atau lima kalimat. Tulisan bisa berupa satu paragraf
utuh maupun kalimat-kalimat terpisah, asal masih dalam tema yang sama.
Ide-ide tulisan: 1.
Narasi yang disusun secara kronologis (urut),
misalnya kegiatan sehari-hari di rumah atau kegiatan ketika libur akhir
pekan. 2.
Deskripsi terhadap sesuatu, misalnya tentang
sifat adik atau anggota keluarga lainnya. 3.
Teks eksposisi yang memaparkan tentang
sesuatu, misalnya pengamatan terhadap tanaman bunga yang ditemui di dekat
rumah. 4.
Teks argumentasi yang berisi gagasan, misalnya
tentang mengatasi masalah lingkungan di sekitar rumah.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Glosarium |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
alur konten capaian
pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang. alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi
yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik. asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil
pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi
pembelajaran tertentu. asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal tahun ajaran guna memetakan
kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat. asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh
guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran. asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi
keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir
periode belajar. buku pengayaan: buku yang digunakan sebagai penunjang atau pelengkap buku
pelajaran utama. capaian pembelajaran: kemampuan di akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui
serangkaian proses pembelajaran. fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi. fi : cerita rekaan
(roman, novel, dan sebagainya). intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar
memahami makna kalimat tersebut dengan benar. kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan
tertentu. literasi dasar: kecakapan membaca dan menulis permulaan yang harus dikuasai di
jenjang awal pendidikan formal. literasi fi al: adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan
pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat
keputusan yang efektif dalam konteks fi nsial untuk meningkatkan
kesejahteraan fi nsial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi
dalam lingkungan masyarakat. lembar amatan: catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk diamati
guru. media digital: format konten yang dapat diakses oleh perangkat-perangkat
digital. membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain
secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca. motorik halus: kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang melibatkan
saraf, tulang, dan otot, untuk melakukan aktivitas tertentu. nonfi teks yang
berdasarkan kenyataan atau fakta. peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan
sesuatu agar orang lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses
yang diperagakan tersebut. perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan
bertahap agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan
buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada
di kelas. proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa kegiatan
untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses
mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. prediksi: prakiraan tentang sesuatu. teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya
sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang
dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya. teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu,
misalnya maksud dan tujuan sesuatu.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Daftar Pustaka |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing:
The Complete Guide for the Primary Grades. Scholastic Teaching Resources. Dewayani,
Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi
di Ruang Kelas.
Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius. Fisher, Douglas, dkk. 2019. This is Balanced
Literacy. Corwin. Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010.
The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann. Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of
Literature and Response: Children, Books and Teachers in K-8 Classrooms.
Pearson. McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced
Literacy Guide. McGraw Hill Education. Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior
Writing. Barron’s Educational Series. Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020.
Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI. Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency
Instruction: Research-Based Best Practices. The Guilford Press. Robb.
Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies,
Science, and Math. Scholastic Teaching Resources. Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson.
2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press. Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The
Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard
University Press.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Komentar
Posting Komentar