Materi IPAS Kelas 2 Semester 1 & 2 Kurmer

Materi IPAS Kelas 2 Semester 1 & 2 Kurmer

Di dalam Kurikulum Merdeka Fase A (Kelas 1 dan 2), konsep IPA dan IPS dipadukan menjadi mata pelajaran IPAS. Tujuannya adalah melatih siswa mengoptimalkan pancaindra untuk mengamati lingkungan sekitar, mengenali diri dan silsilah keluarga, serta memahami fenomena alam dasar secara sederhana.

📅 SEMESTER 1

Bab 1: Bagian Tubuh Makhluk Hidup

Siswa belajar mengenali bagian-bagian tubuh manusia (pancaindra), hewan, dan tumbuhan beserta kegunaannya masing-masing.

1. Tubuh Manusia dan Pancaindra

Manusia memiliki lima indra utama yang disebut Pancaindra:

  • 👁️ Mata (Indra Penglihat): Berfungsi untuk melihat warna, bentuk, dan ukuran benda.

  • 👂 Telinga (Indra Pendengar): Berfungsi mendengarkan berbagai bunyi (bunyi keras, lembut, merdu).

  • 👃 Hidung (Indra Pembau/Pencium): Berfungsi mencium bau wangi (bunga, parfum) atau bau tidak sedap (sampah).

  • 👅 Lidah (Indra Pengecap): Berfungsi merasakan makanan (manis, asin, asam, pahit, gurih).

  • 🖐️ Kulit (Indra Peraba): Berfungsi merasakan permukaan benda (halus, kasar, panas, dingin).

Cara Merawat Pancaindra: Membaca di tempat terang, tidak mendengarkan suara terlalu keras, rutin menyikat lidah, dan memakai tabir surya/membersihkan kulit setelah bermain.

2. Bagian Tubuh Hewan

Hewan di sekitar kita memiliki bagian tubuh luar yang unik sesuai cara hidupnya:

  • Kucing: Memiliki ekor untuk menjaga keseimbangan, kuping besar untuk pendengaran tajam, kumis (misai) untuk mendeteksi arah, dan bulu tebal agar tubuh tetap hangat.

  • Burung: Memiliki sayap untuk terbang, kaki untuk bertengger di dahan, paruh untuk mengambil makanan, dan tubuh yang ditutupi oleh bulu.

  • Ikan: Memiliki sirip untuk berenang, insang untuk bernapas di dalam air, dan tubuh yang ditutupi oleh sisik.

3. Bagian Tubuh Tumbuhan

Tumbuhan memiliki bagian utama yang menyokong kehidupannya:

  • Akar: Berada di dalam tanah, berfungsi menyerap air dan zat hara serta memperkokoh berdirinya tumbuhan.

  • Batang: Berfungsi mengalirkan air dari akar ke daun serta menopang cabang dan daun.

  • Daun: Tempat pembuatan makanan bagi tumbuhan (biasanya berwarna hijau karena mengandung klorofil).

  • Bunga: Alat perkembangbiakan tumbuhan yang nantinya berubah menjadi buah atau biji.

  • Buah & Biji: Daging buah melindungi biji, sementara biji berguna sebagai bakal tumbuhan baru jika ditanam.

Bab 2: Pertumbuhan Makhluk Hidup

Siswa mempelajari siklus hidup dan tahap pertumbuhan yang dialami oleh manusia, hewan, dan tumbuhan.

1. Pertumbuhan Manusia

Manusia mengalami perubahan ukuran tubuh (menjadi lebih tinggi dan berat) serta kemampuan seiring bertambahnya usia:

  • Tahapan: Bayi ➔ Balita ➔ Anak-anak (Sekolah Dasar) ➔ Remaja ➔ Dewasa ➔ Lansia (Kakek/Nenek).

  • Kebutuhan untuk Tumbuh: Makanan bergizi seimbang, air bersih, tidur yang cukup, dan olahraga teratur.

2. Pertumbuhan Hewan (Daur Hidup)

Hewan tumbuh melalui tahapan tertentu. Ada yang bentuknya mirip induknya sejak lahir, ada pula yang berubah bentuk (metamorfosis):

  • Ayam: Telur ➔ Telur Menetas ➔ Anak Ayam ➔ Ayam Dewasa.

  • Kucing: Anak Kucing ➔ Kucing Muda ➔ Kucing Dewasa (bentuknya sama, hanya ukuran bertambah besar).

  • Kupu-kupu: Telur ➔ Ulat (Larva) ➔ Kepompong (Pupa) ➔ Kupu-kupu.

3. Pertumbuhan Tumbuhan

Tumbuhan umumnya tumbuh dari biji:

  • Tahapan: Biji ➔ Tumbuh Tunas (Kecambah) ➔ Tumbuhan Muda (tumbuh daun kecil) ➔ Tumbuhan Dewasa (berbunga dan menghasilkan buah/biji baru).

Bab 3: Aku dan Keluargaku (Silsilah & Peran)

Bagian IPS yang mengenalkan siswa pada identitas diri, hubungan kekeluargaan, serta tanggung jawabnya di rumah dan sekolah.

1. Identitas Diri

Setiap anak itu unik. Identitas diri meliputi nama, ciri fisik (warna kulit, bentuk rambut), kegemaran (hobi), serta kelebihan masing-masing yang harus dihargai (toleransi).

2. Silsilah Keluarga

Bagan silsilah keluarga menggambarkan hubungan antaranggota keluarga secara runtun:

  • Keluarga Inti: Terdiri dari Ayah, Ibu, dan Anak.

  • Keluarga Besar: Meliputi Kakek dan Nenek (orang tua dari ayah/ibu), Paman dan Bibi (saudara ayah/ibu), serta Sepupu (anak dari paman/bibi).

3. Peran dan Tanggung Jawab

  • Di Rumah:

    • Ayah berperan sebagai kepala keluarga (mencari nafkah, melindungi keluarga).

    • Ibu mengurus rumah tangga dan mendidik anak.

    • Anak bertugas belajar dengan tekun serta membantu pekerjaan rumah yang ringan (merapikan tempat tidur, menyiram tanaman).

  • Di Sekolah: Siswa wajib menaati tata tertib sekolah, menghormati guru, berteman dengan baik, serta menjaga fasilitas kelas.

📅 SEMESTER 2

Bab 4: Wujud dan Sifat Benda

Siswa belajar mengenali jenis-jenis benda di sekitarnya berdasarkan wujud fisiknya serta bagaimana benda tersebut bisa berubah.

1. Perbedaan Benda Padat dan Benda Cair

Benda di sekitar kita memiliki wujud yang berbeda-beda:

  • Benda Padat:

    • Sifat: Bentuk dan ukurannya tetap, tidak berubah meskipun dipindahkan ke wadah lain, serta dapat digenggam.

    • Contoh: Pensil, buku, meja, batu, mainan plastik.

  • Benda Cair:

    • Sifat: Bentuknya selalu berubah-ubah mengikuti wadahnya, mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, dan tidak bisa digenggam.

    • Contoh: Air, minyak goreng, susu cair, kecap, sirup.

2. Perubahan Bentuk dan Wujud Benda

  • Perubahan Bentuk (Benda Padat): Benda padat bisa berubah bentuk jika diberi perlakuan atau gaya tertentu (ditekan, dipotong, dipukul).

    • Contoh: Kayu dipotong menjadi meja, tanah liat dibentuk menjadi pot bunga, plastisin ditekan menjadi berbagai bentuk mainan.

  • Perubahan Wujud Benda:

    • Mencair: Perubahan wujud dari padat menjadi cair akibat panas (Contoh: es batu yang diletakkan di luar ruangan atau lilin yang dinyalakan).

    • Membeku: Perubahan wujud dari cair menjadi padat akibat dingin (Contoh: air dimasukkan ke dalam freezer kulkas menjadi es).

    • Menguap: Perubahan wujud dari cair menjadi gas (Contoh: air mendidih yang dipanaskan terus-menerus akan berkurang karena menguap).

Bab 5: Matahari, Waktu, dan Cuaca

Siswa diajarkan untuk memahami hubungan posisi matahari dengan penentuan waktu, serta mengenali jenis cuaca.

1. Kedudukan Matahari dan Bayang-bayang

Matahari memancarkan energi panas dan cahaya. Kedudukan matahari berubah sepanjang hari:

  • Pagi Hari: Matahari terbit di sebelah Timur. Bayang-bayang benda berada di sebelah Barat (terlihat panjang).

  • Siang Hari: Matahari berada tepat di atas kepala kita. Bayang-bayang berada tepat di bawah kaki kita (terlihat sangat pendek).

  • Sore Hari: Matahari terbenam di sebelah Barat. Bayang-bayang benda berada di sebelah Timur (terlihat panjang kembali).

2. Konsep Waktu dan Aktivitas Sehari-hari

  • Pagi: Waktunya bangun tidur, sarapan, dan berangkat ke sekolah.

  • Siang: Waktunya pulang sekolah, makan siang, dan beristirahat.

  • Sore: Waktunya bermain bersama teman, mandi sore, dan mengulang pelajaran.

  • Malam: Keadaan gelap (bulan dan bintang terlihat), waktunya makan malam bersama keluarga dan tidur.

3. Cuaca di Sekitar Kita

Cuaca adalah keadaan udara di suatu tempat dalam waktu tertentu:

  • ☀️ Cerah: Matahari bersinar terang, udara terasa hangat/panas. (Aktivitas sesuai: menjemur pakaian, bermain di luar).

  • ☁️ Berawan: Banyak awan menutupi matahari di langit, udara terasa sejuk.

  • 🌫️ Mendung: Awan berwarna kelabu/gelap, pertanda akan turun hujan.

  • 🌧️ Hujan: Butiran air jatuh dari langit, udara terasa dingin. (Aktivitas sesuai: bermain di dalam rumah, memakai jaket/payung jika keluar).

Bab 6: Lingkungan Sekitar dan Perilaku Hidup Bersih

Siswa belajar mengenali jenis lingkungan di dekat mereka serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tersebut.

1. Lingkungan Alami dan Lingkungan Buatan

  • Lingkungan Alami: Lingkungan yang terbentuk dengan sendirinya oleh alam tanpa campur tangan manusia.

    • Contoh: Gunung, sungai, laut, hutan, pantai.

  • Lingkungan Buatan: Lingkungan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

    • Contoh: Sawah, waduk/bendungan, taman bermain, jalan raya, perumahan, sekolah.

2. Lingkungan Sehat vs Lingkungan Tidak Sehat

  • Ciri Lingkungan Sehat: Udara terasa segar dan bersih, tidak ada sampah yang berserakan, saluran air lancar dan jernih, serta banyak tanaman hijau subur.

  • Ciri Lingkungan Tidak Sehat: Udara terasa berbau atau berasap, sampah menumpuk dan dikerumuni lalat, air selokan mampet dan berwarna hitam keruh, gersang tanpa tumbuhan.

3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Siswa harus berperan aktif menjaga diri dan lingkungan dengan cara:

  • Mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan setelah bermain.

  • Membuang sampah pada tempatnya (memisahkan sampah plastik dan daun jika memungkinkan).

  • Ikut serta membersihkan rumah (merapikan kamar) dan piket di kelas.

  • Melakukan penghijauan dengan rajin menyiram tanaman di rumah atau sekolah.

Komentar

Popular Gurur Garsel Berbagi