Materi Seni Rupa kelas 5 Semester 1 & 2 Kurmer
Materi Seni Rupa kelas 5 Semester 1 & 2 Kurmer
Berikut adalah rangkuman materi pelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD / MI Semester 1 dan 2 berdasarkan kurikulum Merdeka (Kurmer).
Secara garis besar, materi kelas 5 berfokus pada eksplorasi lingkungan sekitar, pengenalan unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur), serta pemanfaatan bahan daur ulang dan kerajinan tradisional.
Rangkuman Materi Semester 1
Bab 1: Mengenal Unsur Rupa di Lingkungan Sekitar
Eksplorasi Objek: Mengamati unsur rupa (garis, bentuk, tekstur, warna) pada benda-benda di sekolah atau rumah.
Prinsip Keseimbangan: Memahami bagaimana menyusun unsur seni rupa agar terlihat seimbang (simetris atau asimetris).
Praktik: Menggambar atau membuat komposisi dua dimensi dari hasil pengamatan lingkungan.
Bab 2: Menggambar Prinsip Ritme dalam Seni Rupa
Pengertian Ritme (Irama): Pengulangan unsur rupa (garis, bentuk, atau warna) secara teratur untuk menciptakan kesan bergerak atau harmonis.
Jenis Ritme: Ritme pengulangan murni (sama persis), ritme alternatif (selang-seling), dan ritme progresif (bergradasi/berubah bertahap).
Praktik: Membuat gambar dekoratif atau pola batik sederhana yang menerapkan prinsip ritme.
Bab 3: Mengenal dan Mengeksplorasi Ikatan dan Simpul
Seni Makrame: Mengenal kerajinan tangan yang memanfaatkan teknik ikatan dan simpul tali.
Jenis Simpul Dasar: Simpul mati, simpul hidup, simpul pangkal, dan simpul rantai.
Praktik: Membuat karya fungsional sederhana seperti gantungan kunci, gelang, atau gantungan pot dari tali kur atau benang tebal.
Bab 4: Membuat Karya Seni dari Sampah Plastik
Kepedulian Lingkungan: Memahami dampak limbah plastik dan pentingnya recycle (daur ulang).
Quiz Memahami dampak limbah plastik dan pentingnya recycle (daur ulang)
Eksplorasi Bahan: Mengubah plastik bekas (kantong kresek, botol, sedotan) menjadi elemen estetis.
Praktik: Membuat bunga plastik, hiasan dinding, atau wadah serbaguna dari botol plastik bekas.
Rangkuman Materi Semester 2
Bab 5: Mengenal Ragam Hias Tradisional Nusantara
Kekayaan Budaya: Mempelajari motif ragam hias dari berbagai daerah di Indonesia (Geometris, Flora, Fauna, dan Figuratif).
Makna Simbolis: Memahami bahwa setiap motif tradisional memiliki cerita atau filosofi tertentu.
Praktik: Menggambar ragam hias daerah setempat atau memodifikasi ragam hias Nusantara pada media kertas/kain.
Bab 6: Membuat Karya Seni Rupa Tiga Dimensi (Kriya)
Karakteristik 3D: Memahami karya yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi (bisa dilihat dari segala arah).
Bahan Lunak: Mengeksplorasi pembuatan karya dari tanah liat, plastisin, atau clay tepung.
Praktik: Membuat miniatur benda, celengan, atau patung figuratif sederhana menggunakan teknik cetak, pilin, atau butsir.
Bab 7: Menggambar Berdasarkan Prinsip Perspektif
Pengertian Perspektif: Teknik menggambar objek sesuai dengan pandangan mata manusia (benda yang jauh terlihat kecil, benda yang dekat terlihat besar).
Titik Hilang (Vanishing Point): Mengenal konsep satu titik hilang dalam ruang atau jalan raya.
Praktik: Menggambar koridor sekolah, jalan raya, atau deretan bangunan menggunakan teknik perspektif satu titik hilang.
Bab 8: Pameran Karya Seni Rupa Sekolah
Apresiasi dan Publikasi: Belajar cara mengapresiasi karya sendiri dan orang lain.
Manajemen Pameran: Merencanakan, menyusun, dan memajang karya-karya yang telah dibuat selama semester 1 dan 2.
Praktik: Mengadakan pameran kelas atau sekolah mini, bertindak sebagai panitia, dan menjelaskan karya kepada pengunjung.
Karakteristik Pembelajaran Seni Rupa Kurikulum Merdeka
Berpusat pada Siswa: Siswa dibebaskan memilih media atau bahan yang ada di sekitar mereka (terutama bahan bekas).
Berbasis Proyek: Penilaian lebih banyak diambil dari proses pembuatan karya (project-based) daripada ujian teori.
Penyelarasan P5: Seringkali dikaitkan dengan Profil Pelajar Pancasila, seperti dimensi Kreatif, Gotong Royong (saat pameran/kerja kelompok), dan Berakhlak Mulia kepada Alam (saat mengolah sampah plastik).
Komentar
Posting Komentar