Istilah dalam kurikulum merdeka
Istilah dalam kurikulum merdeka
Kurikulum Merdeka memperkenalkan banyak istilah baru yang menjadi pondasi dalam penerapannya. Berikut adalah daftar istilah penting yang dikelompokkan agar lebih mudah dipahami:
1. Istilah Terkait Perangkat Ajar & Perencanaan
CP (Capaian Pembelajaran): Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase. CP menggantikan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada kurikulum sebelumnya.
TP (Tujuan Pembelajaran): Deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) yang diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran. TP disusun berdasarkan CP.
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran): Rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase.
Modul Ajar: Perangkat ajar yang disusun untuk membantu pendidik melaksanakan kegiatan pembelajaran. Modul ajar ini mirip dengan RPP, namun lebih lengkap karena berisi materi pembelajaran, lembar kerja, hingga asesmen.
2. Istilah Terkait Kerangka Kurikulum
Fase: Penahapan capaian pembelajaran. Kurikulum Merdeka tidak lagi menggunakan pembagian per kelas, melainkan per fase:
Fase A: Kelas 1–2 SD
Fase B: Kelas 3–4 SD
Fase C: Kelas 5–6 SD
Fase D: Kelas 7–9 SMP
Fase E: Kelas 10 SMA
Fase F: Kelas 11–12 SMA
P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila): Kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
3. Istilah Terkait Asesmen & Evaluasi
Asesmen Diagnostik: Asesmen yang dilakukan di awal (awal tahun ajaran atau awal materi) untuk mengetahui kondisi siswa (kognitif dan non-kognitif) agar guru dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa.
Asesmen Formatif: Penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung untuk memberikan umpan balik (feedback) bagi guru dan siswa.
Asesmen Sumatif: Penilaian yang dilakukan di akhir lingkup materi atau akhir semester/tahun untuk mengukur capaian hasil belajar siswa.
Pembelajaran Berdiferensiasi: Proses pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan belajar siswa yang beragam.
4. Istilah Terkait Struktur & Pelaksanaan
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP): Kurikulum yang disusun oleh masing-masing sekolah sebagai panduan operasional pembelajaran.
Intrakurikuler: Kegiatan pembelajaran utama yang dilakukan di kelas sesuai dengan struktur kurikulum.
Kokurikuler: Kegiatan yang dilakukan untuk memperdalam pemahaman materi intrakurikuler (dalam hal ini adalah P5).
Ekstrakurikuler: Kegiatan pengembangan minat dan bakat di luar jam pelajaran.
Profil Pelajar Pancasila
Sebagai catatan tambahan, tujuan akhir dari kurikulum ini adalah mencetak profil pelajar yang memiliki 6 dimensi utama:
Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia.
Berkebinekaan global.
Bergotong royong.
Mandiri.
Bernalar kritis.
Kreatif.
Komentar
Posting Komentar