Sandi Morse

 Sandi Morse


Pengertian Sandi Morse

Sandi morse sering disebut juga dengan kode morse. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sandi morse adalah kode berupa titik dan garis sebagai pengganti huruf, angka, dan tanda baca yang digunakan pada pengiriman dan penerimaan berita telekomunikasi.

Dengan kata lain sandi morse adalah metode penyampaian pesan lewat bentuk atau syarat, titik dan garis untuk mewakili huruf, angka, dan tanda baca. Jadi, garis (-) dan titik (.) ini nantinya akan membentuk kombinasi pola sesuai pesan yang ingin disampaikan.

Bunyi yang dihasilkan oleh simbol garis adalah bunyi panjang. Sementara simbol titik, bunyi yang dihasilkannya adalah bunyi pendek.

Walau zaman sudah semakin modern, penggunaan sandi morse masih banyak digunakan, loh. Sandi morse sering kali digunakan untuk memberikan sinyal “SOS” (…—…). Sinyal “SOS” merupakan suatu sinyal yang digunakan untuk memberikan tanda bahaya. Sinyal ini sudah disepakati dalam berbagai perjanjian maritim internasional.

Sejarah dan Penemu Sandi Morse

Sandi Morse ditemukan oleh seorang seniman Amerika Serikat pada Tahun 1833, bernama Samuel F.B. Morse. Awalnya, sandi morse digunakan pada telegraf untuk memudahkan penyampaian pesan. Pengiriman pesan sebelumnya yang menggunakan sebuah kompas penunjuk angka dan huruf di telegraf dinilai tidak praktis.

Sandi morse dianggap lebih efektif karena bisa ditransmisikan ke dalam bentuk detak sinyal elektrik di telegraf, ataupun sinyal mekanik, serta bisa juga dalam bentuk visual, seperti cahaya. Jadi, selain melalui telegraf, sandi morse banyak digunakan di berbagai media lain seperti senter, asap, dan lainnya.

Namun, sandi morse temuan samuel ini masih dirasa kurang praktis untuk digunakan dalam skala internasional, maka pada tahun 1851 sebuah konferensi di Eropa tepatnya di Berlin merumuskan ulang rumus sandi morse dan kita gunakan sampai sekarang formulanya.

Manfaat Sandi Morse

Setelah memahami pengertian dan menyimak sejarah singkat sandi morse, saatnya kita membahas manfaat sandi morse. Apa saja sih manfaat sandi morse selain sebagai kode “SOS”? Nah, beberapa manfaat sandi morse, di antaranya:

 

1. Sebagai media komunikasi

Manfaat utama sandi morse adalah sebagai media komunikasi, terutama komunikasi dengan jarak yang berjauhan. Sampai saat ini sandi morse sering digunakan dalam keadaan darurat atau bahaya.

Sinyal “SOS” akan dikirimkan menggunakan sandi morse untuk memanggil bantuan. Selain itu, sandi morse juga masih sering digunakan dalam dunia kelautan nasional maupun internasional.

 

2. Dipakai pada telegraf

Apabila membahas sandi morse, tentu tidak lepas dari telegraf. Seperti yang sudah dibahas di atas, awal muda kemunculan sandi morse digunakan untuk menyampaikan pesan melalui telegraf.

Dengan adanya sandi morse, telegraf bisa berfungsi dengan baik. Pesan yang dikirim melalui telegraf dengan sandi morse akan diterima dengan baik oleh penerima pesan. Pada zaman dahulu, militer juga menggunakan telegraf dengan sandi morse untuk mengirim dan menerima pesan.

 

3. Digunakan pada kegiatan pramuka

Siapa di sini yang aktif ikut pramuka di sekolahnya? Buat kalian yang aktif jadi anak pramuka pastinya sudah familiar dong dengan sandi morse. Dalam kegiatan pramuka, sandi morse menjadi salah satu sandi paling umum dipelajari. Biasanya, sandi morse dalam pramuka akan digunakan menggunakan peluit.

 

4. Untuk menyampaikan pesan rahasia

Seperti sandi lainnya, sandi morse juga berfungsi untuk mengirim pesan rahasia. Pesan rahasia yang dimaksud adalah pesan yang hanya bisa dibaca oleh orang-orang tertentu saja.

Nah, penyampaian pesan rahasia dengan sandi morse biasanya hanya digunakan dalam bidang intelegensi. Sandi-sandi morse yang digunakan hanya diketahui oleh kelompok-kelompok yang sudah saling sepakat. Wih, keren sekali yah!

Komentar

Popular Gurur Garsel Berbagi